Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Siklus Manajemen Pengetahuan. Tujuan Pembelajaran 1.Memahami kunci utama model teoritis Manajemen Pengetahuan yang digunakan saat ini 2.Menghubungkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Siklus Manajemen Pengetahuan. Tujuan Pembelajaran 1.Memahami kunci utama model teoritis Manajemen Pengetahuan yang digunakan saat ini 2.Menghubungkan."— Transcript presentasi:

1 Siklus Manajemen Pengetahuan

2 Tujuan Pembelajaran 1.Memahami kunci utama model teoritis Manajemen Pengetahuan yang digunakan saat ini 2.Menghubungkan kerangka kerja MP dengan konsep MP dan langkah-langkah utama dalam siklus MP 3.Menjelaskan model sistem adaptif kompleks dari MP yang dapat mengatur konten yang subyektif dan dinamis

3 Kerangka Pemikiran Pengetahuan bersifat subyektif, kompleks dan dinamis, sehingga diperlukan pendekatan MP yang bersifat holistik Pengukuran diperlukan untuk dapat memonitor perkembangan hingga tercapainya benefit yang diharapkan dari MP Inovasi pada produk, jasa, dan sistem dapat terjadi apabila ada knowledge

4

5 Transformasi Informasi menjadi Pengetahuan Comparison Consequences Connections Conservations

6

7 Kerangka Pemikiran ( 80/20 rule) Tacit knowledge  sulit ditranslasikan secara formal, personal, sulit dikumunikasikan, dan merupakan akar dari semua pengetahuan (80%) Explicit knowledge  telah dikodifikasi, diekspresikan secara formal dan bahasa, mudah dibagikan dan disimpan, dapat dinyatakan dengan kata-kata dan algoritma, tapi hanya mengandung sedikit pengetahuan (20%)

8 Manajemen Pengetahuan dibentuk dari berbagai karakteristik personal dan pengembangan personal. Manajemen Pengetahuan membentuk keputusan-keputusan strategis, dan dari keputusan-keputusan tsb terbentuklah market knowledge dan competitors knowledge. TERNYATA……!

9 Market knowledge membentuk usaha-usaha inovatif dan menghasilkan inovasi. competitors knowledge membentuk usaha- usaha kompetitif dan menghasilkan daya saing. TERNYATA……!

10 Manajemen Pengetahuan Sebagai Fondasi Learning Organization Adanya perubahan paradigma, Tjakaraatmadja dan Lantu (2006) mendefinisikan “era pengetahuan sebagai suatu zaman dimana faktor dominan yang dimiliki manusia dan dibutuhkan untuk mengelola sistem kerja adalah kualitas pikiran (knowledge content) yang digunakan dan diinternalisasikan pada setiap proses produksi yang akhirnya diwujudkan dalam bentuk barang dan jasa”. # fasilitas fisik  Tingkat kualitas pengetahuan (kreativitas, inovasi, dan pengetahuan).

11 Learning organization memiliki makna kemampuan organisasi dalam menciptakan, mengumpulkan, memperoleh, memanfaatkan, dan menstransfer pengetahuan, serta memodifikasi perilaku untuk merefleksikan pengetahuan dan pandangan baru.

12 Proses MP Identifikasi(observasi) lokasi pengetahuan dan sumber pengetahuan dalam organisasi. Translasi pengetahuan berharga menjadi bentuk eksplisit  kodifikasi pengetahuan, sehingga memudahkan penyebaran. Simpan dalam “corporate memory”

13 Siklus MP: “Pengetahuan akan diciptakan, pengetahuan itu selanjutnya akan disimpan dalam medianya penyimpanan, pengetahuan dibagi dan disebarluaskan, akan banyak orang yang memprosesnya menjadi sebuah pengetahuan baru, pengetahuan baru ini yang selajutnya akan mengikuti siklus.”

14 Empat didasarkan pada Nonaka ( 1994) berfokus pada cara-cara pengetahuan diubah melalui interaksi antara pengetahuan tacit dan eksplisit, Nonaka mengidentifikasi empat cara mengelola pengetahuan antara lain : sosialisasi, eksternalisasi, internalisasi, dan kombinasi. Proses Transfer Pengetahuan

15 Dalam sebuah model (Akhmad Hidayatno, 2006) yaitu model SECI (Socialization, Externalization, Combination dan Internalization). Socialization adalah proses transfer informasi diantara individu dalam suatu organisasi dengan cara melalui proses percakapan. Dalam proses ini terjadi transfer dari tacit knowledge ke tacit knowledge. Externalization, yaitu transfer dari tacit knowledge ke dalam explicit knowledge. Misalnya:penulisan buku, jurnal, majalah dan lain-lain. Combination adalah transfer dari explicit knowledge ke explicit knowledge. Misalnya: merangkum buku, presentasi, laporan, dan dokumen rencana. Internalization adalah transfer dari explicit knowledge ke tacit knowledge. Misalnya: guru mengajar didalam kelas, simulasi,dan eksperimen.

16 Menangkap melalui: Eksternalisasi Internalisasi Berbagi melalui: Sosialisasi Bursa Aplikasi melalui: Arah Rutinitas Penemuan melalui: Kombinasi Sosialisasi Strategi dan Strategis MP:

17 Model Siklus MP yang Utama Model Zack (Meyer dan Zack, 1996) Model Bukowitz dan Williams (2000) Model McElroy (2003) Model Wiig (1993)

18 Siklus MP Zack Dasar Pemikiran : “Riset dan pengetahuan mengenai rancangan produk fisik dapat dikembangkan menjadi wilayah intelektual yang difungsikan sebagai landasan dari siklus MP”.

19 Siklus MP Zack Model Acquisition/ akuisisi Refinement/ perbaikan Storage Retrieval DistributionPresentation Call & Survey Analyze Interpret Report Edit & Format Decompose into K Units, Index, Link Indexed & Linked K Units Online via Web & Groupware Interactive selection of K Units Repository Content Structure Content Packaging Format Access Distribution Interactivity sourcessources usersusers

20 Siklus Bukowitz dan Williams Dasar Pemikiran: “Bagaimana organisasi menghasilkan (generate), memelihara (maintain), dan mengatur (deploy) kumpulan pengetahuan yang benar secara strategis untuk menciptakan nilai (value)”.

21 Siklus Bukowitz dan Williams Model Knowledge Get (memperoleh) Use (mengunakan) Learn (mempelajari) Contribute (keikutsertaan) Assess (menilai) Build (membangun) /Sustain(menopang) or : Divest (menyebarkan)

22 Siklus McElroy Dasar Pemikiran: “Siklus MP terdiri atas proses produksi pengetahuan dan integrasi pengetahuan, dengan pengulangan umpan-balik (feedback) ke dalam memori organisasi, berkeyakinan dan pengakuan, serta lingkungan pemrosesan bisnis (business-processing)”.

23 Siklus McElroy Model Knowledge Production Organizational Knowledge Integration Lingkup Memproses Pengetahuan Business Processing Environment Distributed Organizational Knowledge Base Double-loop learningBeliefs and Claims Single-loop learning

24 Siklus Wiig Dasar Pemikiran: “Tiga kondisi yang harus ada pada perusahaan untuk sukses dalam menjalankan bisnis”: 1.Memiliki bisnis (produk/jasa) dan pelanggan 2.Memiliki sumber daya (manusia, kapital, fasilitas) 3.Memiliki kemampuan untuk bertindak

25 Siklus Wiig Model Build Knowledge (Menyusun) Hold Knowledge (Memiliki) Pool Knowledge (Menyimpan) Use Knowledge (Menggunakan) -Learn from personal -experience -Formal education & training -Intelligence sources -Media, books -In people -In tangible forms -KM system (intranet, dbase) -Group of people -In work context -Embedded in work processes

26 Siklus Terintegrasi Dasar Pemikiran: “Tiga tingkatan utama:” Penangkapan dan/atau penciptaan pengetahuan Pembagian dan penyebaran pengetahuan Akuisisi dan aplikasi pengetahuan

27 Siklus Terintegrasi Model Knowledge Capture and/or Creation Knowledge Sharing and Dissemination Knowledge Acquisition and Application Assess Update Contextualize

28 Perbandingan Siklus KM Meyer-Zack (1996) Bukowitz- Williams (2003) McElroy(1999)Wiig(1993) Siklus KM Terintegrasi AcquisitionGet Individual & group learning CreationCreate/Capture RefinementUse Knowledge claim validation SourcingCreate/Capture Store/RetrieveLearn Information acquisition CompilationCreate/Capture DistributionContribute Knowledge validation Transformation Create/Capture and contextualize PresentationAssess Knowledge integration Dissemination Share, disseminate and assess Build/SustainApplication Acquisition and application Divest Value realization Update

29 Sekian dan Terima kasih


Download ppt "Siklus Manajemen Pengetahuan. Tujuan Pembelajaran 1.Memahami kunci utama model teoritis Manajemen Pengetahuan yang digunakan saat ini 2.Menghubungkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google