Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

S TATISTIK U PAH DAN P ENDAPATAN. S URVEI U PAH Ada 2 jenis Survei Upah Triwulanan Tahunan Survei Upah Buruh (SUB) Survei Struktur Upah (SSU)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "S TATISTIK U PAH DAN P ENDAPATAN. S URVEI U PAH Ada 2 jenis Survei Upah Triwulanan Tahunan Survei Upah Buruh (SUB) Survei Struktur Upah (SSU)"— Transcript presentasi:

1 S TATISTIK U PAH DAN P ENDAPATAN

2 S URVEI U PAH Ada 2 jenis Survei Upah Triwulanan Tahunan Survei Upah Buruh (SUB) Survei Struktur Upah (SSU)

3 S URVEI U PAH B URUH (SUB)

4 T UJUAN SUB Mengumpulkan data statistik upah secara berkala bagi buruh produksi/pelaksana yang berstatus di bawah pengawas/mandor/ supervisor Mengembangkan alat monitoring perkembangan upah buruh yang dapat dijadikan acuan kebijaksanaan ketenagakerjaan dan pengupahan di tingkat nasional dan regional

5 P ERIODE S URVEI & U NIT O BSERVASI  Periode Survei : triwulanan Triwulan I : April (keadaan Maret) Triwulan II : Juli (keadaan Juni) Triwulan III : Oktober (keadaan September) Triwulan IV: Januari (keadaan Desember)  Unit obeservasi : perusahaan (establisment)

6 S EJARAH SUB  1979/1980, SUB mulai diselenggarakan oleh BPS Cakupan : Pertambangan non-migas Industri Pengolahan Perhotelan Angkutan Darat Hambatan : kompleksitas permasalahan dalam pelaksanaan lapangan dan pengolahan data Penyajian data hasil SUB tidak tepat waktu

7 S EJARAH SUB (2)  Tahun 1992, SUB berubah cakupan dan kuesioner. Perubahan : Angkutan darat tidak dicakup lagi Jumlah sampel diperkecil Variabel dalam kuesioner disederhanakan Hambatan : keterlambatan pemasukan dokumen dari daerah/perusahaan, kesulitan pengisian kuesioner oleh perusahaan hasil pengumpulan data di lapangan tidak konsisten

8 S EJARAH SUB (3)  1998/1999, cakupan dan jumlah sampel SUB diperluas. cakupan : Industri pengolahan Pertambangan non migas Perhotelan dan restoran Perdagangan Besar dan Eceran Konstruksi Peternakan dan perikanan Jumlah sampel : 2401 perusahaan (tahun-tahun sebelumnya 1309 perusahaan)

9 S EJARAH SUB (4)  2008, dilakukan updating kerangka sampel SUB, cakupan berubah dan jumlah sampel diperbesar. Perubahan-perubahan : PerubahanLama Sekarang CakupanManufaktur, hotel & restoran, tambang nonmigas, perdagangan, konstruksi, peternakan & perikanan. Manufaktur, hotel, tambang nonmigas, perdagangan, peternakan & perikanan Sampling desainnasionalregional Kerangka sampelHasil sensus/survei akhir 1980-an Hasil Survei 2005/2006 dan SE 2006 Jumlah sampel2.401 perusahaan3.675 perusahaan Penggantian sampel BPS ProvinsiBPS RI

10 C AKUPAN SUB (2008 – SEKARANG )  Perusahaan-perusahaan yang bergerak di lapangan usaha : Industri pengolahan (besar & sedang) Perhotelan (bintang non bintang) Pertambangan non migas (yang sudah melakukan kegiatan penambangan) Perdagangan (besar & eceran) Pertanian (peternakan & perikanan)

11 K ERANGKA S AMPEL SampelKerangka Sampel Industri pengolahan Survei Industri Besar dan Sedang 2005 PerhotelanSurvei Hotel (VHT-L) 2006 Pertambangan non migas SE06 - UMB PerdaganganSE06 - UMB Peternakan dan perikanan Direktori perusahaan/usaha peternakan dan perikanan 2005

12

13 P ENGGANTIAN S AMPEL (1) Alasan penggantian sampel 1. Perusahaan pindah ke provinsi lain 2. Perusahaan musiman (lebih sering tutup) 3. Perusahaan tutup 4. Tidak ditemukan di lapangan 5. Non respon Prosedur penggantian sampel Jika ditemukan perusahaan-perusahaan yang tidak dapat dicacah dengan alasan di atas, BPS Provinsi harus melaporkan ke BPS RI untuk dilakukan penggantian sampel.

14 P ENGGANTIAN S AMPEL (2) Prinsip penggantian sampel 1. Penggantian sampel dilakukan berdasarkan daftar histori pemilihan sampel yang telah disusun menurut strata, dan di dalam strata menurut size. 2. Untuk mengganti sebuah sampel perusahaan/usaha, diambil perusahaan/ usaha yang : a. belum terpilih menjadi sampel b. berada didalam strata yang sama seperti perusahaan/usaha yang akan diganti c. terdekat dengan perusahaan/usaha yang diganti dalam daftar yang telah diurutkan tadi (dengan kata lain, yang mempunyai MoS atau size terdekat) 3. Penimbang untuk perusahaan/usaha pengganti dihitung supaya membuat kontribusi tertimbang untuk pekerja sama persis dengan kontribusi tertimbang dari perusahaan/usaha yang diganti.

15 D ATA YANG DIKUMPULKAN  Keterangan umum perusahaan  Jumlah hari dan jam kerja dalam seminggu  Tunjangan teratur yang diterima dalam bentuk natura (barang/jasa)  Upah terendah dan tertinggi  Jumlah karyawan produksi/non produksi menurut jenis kelamin

16 D ATA YANG DIKUMPULKAN (2)  Jumlah karyawan produksi/pelaksana di bawah pengawas/ mandor/supervisor menurut status karyawan dan sistem pembayaran  Upah karyawan produksi/pelaksana di bawah pengawas/ mandor/supervisor dalam satu periode pembayaran yang mencakup : Upah/gaji pokok Tunjangan rutin dalam bentuk uang upah lembur

17 I NSTRUMEN Daftar isian/kuesioner Kartu laporan perusahaan (KLP) Buku pedoman pelaksanaan SUB SektorNama kuesionerWarna Industri pengolahanDaftar VU-1Merah PerhotelanDaftar VU-2Kuning Pertambangan non migas Daftar VU-3Biru PerdaganganDaftar VU-4Putih Peternakan & perikananDaftar VU-5Hijau

18 P ETUGAS L APANGAN Petugas pencacah - Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) - Staf BPS Kab/Kota yang ditunjuk Pengawas/pemeriksa - Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kab/Kota - Staf BPS Kab/Kota yang ditunjuk

19 P ENGUMPULAN D ATA Wawancara langsung Dilakukan melalui wawancara langsung dengan petugas perusahaan yang ditunjuk, untuk perusahaan berskala sedang yang file-file pendukungnya tidak terlalu rumit. Swacacah (mengisi kuesioner sendiri) Untuk perusahaan besar dimana diperlukan waktu untuk mempersiapkan file-file pendukung, pengisian kuesioner SUB dilakukan oleh petugas yang ditunjuk perusahaan yang sebelumnya telah menerima penjelasan mengenai tata cara pengisian kuesioner SUB dari KSK/petugas pencacah. Pada waktu yang telah ditentukan (paling lambat 2 minggu) KSK/petugas pencacah mengambil kembali kuesioner yang telah diisi oleh perusahaan.

20 P ENGOLAHAN D ATA Sentralisasi, pengolahan data dilakukan di BPS RI. Pengolahan data dilakukan setiap triwulan (4 putaran). Satu putaran pengolahan data dilakukan terhadap data 4 triwulan terakhir sekaligus, untuk mempertahankan keterbandingan. Contoh : Untuk pengolahan data SUB triwulan III 2010, maka yang diolah adalah data triwulan IV 2009 sampai dengan triwulan III 2010.

21 P ENGOLAHAN D ATA (2) Proses Imputasi Proses imputasi dilakukan pada data perusahaan yang tidak lengkap. Imputasi dilakukan dengan memperhitungkan trend data triwulan sebelum/sesudahnya. Contoh : Pada pengolahan data SUB triwulan III 2010, data Perusahaan A hanya tersedia untuk triwulan IV 2009, triwulan I 2010 dan triwulan III Maka data triwulan II 2010 Perusahaan A diimputasi berdasarkan data dari triw IV 2009, triw I 2010 dan triw III 2010.

22 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN Upah Nominal Rata-rata upah per bulan yang diterima buruh produksi/pelaksana dibawah pengawas/mandor/ supervisor dalam bentuk uang. Indeks upah nominal Indeks Upah Nominal adalah Indeks (angka) yang menggambarkan perubahan (naik atau turun) upah nominal tahun berjalan terhadap upah nominal pada tahun dasar. Tahun dasar 2007 =100 Indeks Upah Nominal = Upah Nominal pada Tahun berjalan X 100 Rata-rata Upah Nominal pada Tahun Dasar

23 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN (2) Contoh penghitungan indeks upah nominal : Upah nominal sektor Industri kuartal I tahun 2010 = , rata-rata upah nominal (tahun dasar) 2007 = , maka : Artinya ada kenaikan upah nominal di sektor industri pada Q1/2010 dibandingkan rata-rata upah tahun dasar (2007) sebesar 12,6 persen. Indeks Upah Nominal Q1/2010 = X 100= 112,

24 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN (3) Upah Riil Upah Riil adalah upah nominal yang telah dideflasikan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK 2007 = 100). Sehingga upah riil dapat lebih mencerminkan tingkat upah buruh dengan lebih realistis. Upah riil dapat lebih menggambarkan kesejahteraan (tingkat daya beli) buruh karena telah menyesuaikan dengan perkembangan tingkat biaya hidup (IHK). Tahun dasar 2007 =100 Upah Riil = Upah Nominal pada Tahun berjalan X 100 Indeks Harga Konsumen

25 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN (4) Contoh penghitungan upah riil Upah nominal sektor hotel Q3/2010 = IHK bulan September 2010 = 123,2, maka : Artinya dengan upah nominal pada Q3/2010, pekerja memperoleh upah secara riil sebesar pada level harga yang sama pada tahun Upah Riil Q3/2009 = X 100= ,2

26 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN (5) Indeks Upah Riil Indeks Upah Riil adalah indeks (angka) yang menggambarkan perkembangan (naik atau turun) upah riil tahun berjalan terhadap rata-rata upah nominal tahun dasar (2007=100) Tahun dasar 2007 =100 Indeks Upah Riil = Upah Riil pada Tahun berjalan X 100 Rata-rata Upah Nominal pada Tahun Dasar

27 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN (6) Contoh penghitungan indeks upah riil Upah nominal sektor pertambangan non migas pada Q4/2009 = IHK bulan Desember 2009 = 117,0. Sedangkan rata-rata upah nominal 2007 = , maka Artinya dengan pendapatan di Q4/2009, tingkat daya beli pekerja/masyarakat pada umumnya mengalami penurunan kurang lebih 27,5 persen dibanding tahun Indeks Upah Riil Q4/2009 = X 100= 72,

28 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN (6) Median Upah Median dari upah nominal per perusahaan : - per sektor - per triwulan Contoh : Median upah sektor industri triwulan III 2009 = Rp ,- dapat diartikan bahwa separuh dari total buruh industri memperoleh upah dibawah Rp ,- per bulan Kelebihan : tidak terpengaruh upah nominal perusahaan yang sangat tinggi atau sangat rendah.

29 L EVEL D ATA Data statistik upah yang dihasilkan SUB dipublikasikan pada level nasional. Untuk sektor industri (karena sampelnya cukup besar) data statistik upah dapat dirinci menurut kelompok wilayah : - Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten - Jawa Tengah dan DI Yogyakarta - Jawa Timur dan Bali - Luar Jawa-Bali

30 S URVEI S TRUKTUR U PAH (SSU)

31 T UJUAN Mendapatkan data statistik upah yang lebih rinci yaitu upah menurut jenis kelamin dan jenis jabatan/pekerjaan untuk : - karyawan non produksi/pelaksana - karyawan produksi/pelaksana berstatus lebih rendah dari pengawas/mandor/ supervisor. - karyawan produksi/pelaksana pada tingkat pengawas/mandor/supervisor ke atas.

32 P ERIODE P ENCACAHAN SSU dilaksanakan BPS sejak tahun Periode survei : tahunan Pencacahan pada perusahaan terpilih dilakukan pada bulan Juli (bersamaan dengan SUB triwulan II) untuk mencatat keterangan/ informasi mengenai struktur upah sesuai dengan periode pembayaran perusahaan pada bulan Juni.

33 K ESAMAAN SSU D ENGAN SUB Cakupan/ruang lingkup Perusahaan industri besar/sedang, hotel bintang/non bintang, pertambangan non migas, perdagangan besar/eceran, peternakan dan perikanan. Sampel SSU sama dengan sampel SUB Kerangka sampel Metodologi penarikan sampel Jumlah sampel Prosedur penggantian sampel Pengumpulan data Wawancara langsung Swacacah Petugas lapangan Petugas pencacah Pengawas/pemeriksa

34 I NSTRUMEN Daftar isian/kuesioner Kartu laporan perusahaan (KLP) Buku pedoman pelaksanaan SSU SektorNama kuesionerWarna Industri pengolahanDaftar VS-1Merah PerhotelanDaftar VS-2Kuning Pertambangan non migas Daftar VS-3Biru PerdaganganDaftar VS-4Putih Peternakan & perikananDaftar VS-5Hijau

35 D ATA YANG D IKUMPULKAN Keterangan umum perusahaan Jumlah hari dan jam kerja seminggu Tunjangan teratur yang diterima dalam bentuk natura (barang/jasa) Jumlah karyawan perusahaan menurut jenis kelamin, yang mencakup : karyawan non produksi/pelaksana karyawan produksi/pelaksana dibawah pengawas/mandor/supervisor karyawan produksi/pelaksana pada tingkat pengawas/mandor/supervisor ke atas

36 D ATA YANG D IKUMPULKAN (2) Sistem pembayaran, upah minimum dan maksimum, jumlah upah (upah pokok, tunjangan dan upah lembur), dirinci menurut jenis kelamin dan jenis jabatan untuk : karyawan non produksi/pelaksana karyawan produksi/pelaksana dibawah pengawas/mandor/supervisor karyawan produksi/pelaksana pada tingkat pengawas/mandor/supervisor ke atas Keterangan lainnya Sistem pengupahan Organisasi pekerja/karyawan PHK Diklat karyawan

37 P ENGOLAHAN D ATA Pengolahan SSU dilakukan setahun sekali (satu putaran). Satu putaran pengolahan berisi angka untuk beberapa tahun terakhir menurut kondisi pemasukan dokumen terakhir. Misal : Publikasi SSU tahun 2010 berisi angka tahun 2009 dan Data diolah apa adanya sesuai dengan keadaan pemasukan dokumen terakhir. Tidak ada proses imputasi

38 I NDIKATOR YANG D IHASILKAN Rata-rata upah per jenis kelamin o sektor o untuk sektor industri, dirinci sampai dengan 3 digit KBLI o kelompok wilayah (region) o jenis pekerjaan/jabatan karyawan produksi/pelaksana di bawah pengawas/mandor/supervisor pengawas/mandor/supervisor dan beberapa tingkat di atasnya tenaga ahli karyawan non produksi : - manajer- sekretaris - akuntan- tenaga administrasi - Sopir- satpam - tenaga penjualan

39 U PAH M INIMUM

40 Menurut Permen No.1 Th Pasal 1 Ayat 1; Upah Minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap. Upah ini berlaku bagi mereka yang lajang dan memiliki pengalaman kerja 0-1 tahun, berfungsi sebagai jaring pengaman, ditetapkan melalui Keputusan Gubernur berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pengupahan dan berlaku selama 1 tahun berjalan.

41 U PAH M INIMUM (2) Dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, penetapan Upah Minimum diatur dalam: a. Pasal 88: Pemerintah menetapkan upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup layak dan dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. b. Pasal 89: Upah Minimum diarahkan untuk pencapaian kebutuhan hidup layak, ditetapkan oleh Gubernur dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi dan/atau Bupati/Walikota.

42 M ANFAAT DAN K ENDALA P ELAKSANAAN UMP Manfaat UMP:  Memberikan kepastian terhadap buruh dan perusahaan  Berkaitan dengan daya beli  Instrumen pemerataan  Instrumen gender gap  Instrumen kemiskinan  Instrumen standar hidup pekerja Kendala Pelaksanaan UMP:  Skala perusahaan (besar/sedang/kecil/mikro)  Omzet perusahaan

43 U PAH M INIMUM P ROPINSI (UMP) UMP dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Ditetapkan berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) KHL adalah standar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh seorang pekerja/buruh lajang untuk dapat hidup layak baik secara fisik, non fisik dan sosial untuk kebutuhan 1 (satu) bulan.

44 K EBUTUHAN H IDUP L AYAK (KHL) Kebutuhan Hidup : barang dan jasa yang pokok untuk kelangsungan hidup Layak : yang dianggap cukup dalam jumlah tertentu pada waktu tertentu. Jumlah standar (perubahan sangat kecil) Waktu yang berubah sejalan dengan harga yang berubah (secara bermakna) KHL = ∑ Q i x P i, Q = Quantity (by assume) P = Price (by survey) i = komoditi

45 D ASAR DAN A SUMSI KHL Permen Nakertrans No.17/Permen/VIII/2005, tentang komponen dan pelaksanaan tahapan pencapaian kebutuhan hidup layak KHL = Standar kebutuhan yang harus dipenuhi Seorang pekerja/buruh Masa kerja kurang dari 1 tahun Status Lajang Layak fisik, non fisik, sosial Untuk 1 bulan

46 M EKANISME P ENENTUAN KHL  Ditentukan unsur tripartit: perwakilan serikat pekerja, pengusaha, pemerintah, dan pihak netral dari akademisi.  KHL berdasarkan Kepmenakertrans No. 17 tahun  Survei bulanan dari bulan Januari s/d September, sedangkan Oktober s/d Desember dilakukan prediksi.  Upah ditetapkan paling lambat 60 hari sebelum tanggal berlaku (1 Januari) oleh Gubernur.

47 P ROSES P ENENTUAN UMP BERDASARKAN KHL Data Pokok Produktivitas Pertumbuhan ekonomi Inflasi Daya beli Kondisi pasar kerja Upah daerah sekitar Kebutuhan hidup pekerja (dan keluarga) di daerah masing-masing Usaha paling tidak mampu (marjinal) Saran/pertimbangan Dewan Pengupahan KHL tahun ini Usulan UM tahun depan Ketetapan UM tahun depan Estimasi KHL tahun depan Data Pendukung

48 K OMPONEN KHL Jenis kebutuhan dalam KHL adalah jenis barang dan jasa yang tergabung dalam komponen KHL. Asumsi : 3000 kilo-kalori per hari Komponen KHL adalah kebutuhan dasar yang terdiri dari 46 komoditi dan terbagi ke dalam 7 kelompok komoditi, meliputi : Pangan (makanan dan minuman 11 jenis) Papan (perumahan dan fasilitasnya 19 jenis) Sandang (9 jenis) Pendidikan (1 jenis) Kesehatan (3 jenis) Transportasi (1 jenis) Rekreasi dan tabungan (2 jenis)

49 S URVEI KHL Untuk menentukan nilai KHL, Kemennakertrans menyelenggarakan Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Pada dasarnya Survei KHL adalah survei harga yang bertujuan untuk memperoleh nilai P (harga dari 46 komoditi yang termasuk dalam komponen KHL) dalam rumusan KHL = Q x P. Misalnya: Beras = 10 kg x Rp = Rp ,- Daging = 0.75 kg x Rp = Rp ,-, dst Menggunakan harga yang objektif dan secara ilmiah mewakili harga pasar (realistis). Generalisasi dari sejumlah pengamatan sampel.

50 S URVEI KHL (2) Responden dalam survei ini adalah penjual/pedagang/penyedia komoditi yang mempunyai tempat tetap serta mudah untuk diwawancarai. Lokasi survei terdiri dari : Pasar Sekitar pasar Pemukiman PDAM Penjual media cetak Salon/tukang cukur Tempat rekreasi Angkutan umum

51 T IM S URVEI KHL Survei KHL dilakukan oleh tim survei tripartit yang dibentuk DPP (Dewan Pengupahan Provinsi) dan/atau DPK (Dewan Pengupahan Kabupaten/ Kota) Unsur tripartit : Pemerintah, Pengusaha, Pekerja (serikat pekerja/buruh) Perbandingan 2 : 1 : 1 Diketuai oleh perwakilan BPS

52 P ERSENTASE BURUH / KARYAWAN / PEKERJA YANG DIBAYAR DIBAWAH UMP DAN SESUAI UMP, SAKERNAS 2006 – 2010 ) TahunDibayar dibawah UMP Dibayar sesuai UMP ,47 34,17 38,14 35,35 37,02 71,53 65,83 61,86 64,65 62,98

53 P ERSENTASE PERUSAHAAN INDUSTRI YANG UPAH MINIMUM KARYAWANNYA DIBAWAH UMP/UMR, SUB TahunTriwulanJawa Barat, Banten & DKI Jakarta Jawa Tengah & DI Yogyakarta Jawa Timur & Bali Luar Jawa- Bali Indonesia 2006Maret Juni September Desember 14,3 13,9 14,1 13,3 20,7 25,0 26,1 26,5 20,1 23,6 23,1 23,7 13,6 15,6 17,2 19,4 17,4 19,5 20,0 20,5 2007Maret Juni September Desember 12,7 12,6 12,0 12,8 27,9 30,4 32,5 33,4 24,1 24,4 24,9 24,5 19,0 18,9 17,4 15,3 20,7 21,2 21,3 21,2 2008Maret Juni September Desember 14,1 15,4 17,3 18,5 32,5 30,8 28,5 27,5 24,1 23,7 24,5 25,7 18,0 20,4 24,3 27,8 21,9 22,4 23,6 24,9 2009Maret Juni September Desember 17,9 17,3 17,0 17,8 25,8 24,3 23,1 21,9 24,8 24,0 23,5 22,3 26,1 24,6 22,5 20,3 23,7 22,6 21,5 20,5 2010Maret Juni Sept *) Des *) 16,9 15,8 14,1 13,4 20,8 19,5 18,0 16,4 22,1 21,2 20,3 23,2 18,8 17,8 16,7 15,7 19,5 18,4 17,1 16,3

54 Terima Kasih


Download ppt "S TATISTIK U PAH DAN P ENDAPATAN. S URVEI U PAH Ada 2 jenis Survei Upah Triwulanan Tahunan Survei Upah Buruh (SUB) Survei Struktur Upah (SSU)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google