Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi Kelompok 5 Robi AbrahamH0711092 Thithin Umi RH0711103 Tri Ratna JuniatiH0711106 Wahyu ArdiyantoH0711108 Yudhi PramudyaH0711114.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Presentasi Kelompok 5 Robi AbrahamH0711092 Thithin Umi RH0711103 Tri Ratna JuniatiH0711106 Wahyu ArdiyantoH0711108 Yudhi PramudyaH0711114."— Transcript presentasi:

1 Presentasi Kelompok 5 Robi AbrahamH Thithin Umi RH Tri Ratna JuniatiH Wahyu ArdiyantoH Yudhi PramudyaH

2 A. Pengertian dan Proses Terbentuknya Awan B. Teori Bowen dan Bergeron C. Macam-Macam Awan Ketinggian dan bentuk- bentuknya D. Peranan Awan

3 Pengertian Awan Awan adalah kumpulan tetesan air/kristal-kristal es di atmosfer yang terjadi karena uap air telah melampaui keadaan jenuh.

4 Proses singkat pembentukan awan

5 Proses Pembentukan Awan Penguapan Uap air terangkat ke atmosfer Titik-titik air Kondensasi Pendinginan (mengembun) pada (mengembun) pada debu-debu atmosfer debu-debu atmosfer Miliaran titik-titik air berkumpul membentuk awan

6 Teori Bowen (Pertumbuhan butir pada awan hangat)

7 Teori Bergeron (Pertumbuhan awan dingin) ► Hanya berlaku untuk awan dengan suhu sebagian atau seluruhnya < 0°C (campuran tetes air dan kristal es). ► Tekanan uap di atas es kurang dari tekanan uap di atas butir air, sehingga air menguap dan butiran es bertambah besar. ► Jika berat butir hujan telah melampaui daya dorong udara ke atas (arus naik) maka akan jatuh sebagai hujan. ► Pembentukan butiran hujan akan lebih sering terjadi pada awan cumulus yang tumbuh menjadi cumulunimbus, dengan puncak awan berada di bawah titik beku.

8 Jenis-jenis Awan Awan berdasarkan ketinggian Awan RendahAwan MenengahAwan TinggiAwan Vertikal Stratokumulus NimbostratusStratusAltostratusAltokumulusSirusSirostratusSirokumulusKumulus Kumulonimbus

9 Jenis-jenis awan berdasarkan ketinggian

10 nimbostratus Letaknya rendah < 610 m di atas bumi dan sangat luas, lapisannya melebar seperti kabut yang berlapis-lapis, berwarna abu-abu, pinggirnya bergerigi, menghasilkan hujan gerimis/salju. stratus Awan ini memiliki bentuk yang tidak menentu, tepinya compang-camping tak beraturan, tebal, berwarna putih kegelapan, menimbulkan gerimis/salju. stratokumulus Awan bertumpuk dan membentuk gulungan besar seperti gelombang, halus, lapisannya tidak begitu tebal, berwarna putih keabu-abuan dengan tepian terang, diantaranya masih sedikit terlihat langit biru berselang-seling, tidak membawa hujan. Awan Rendah back

11 Awan ini kecil- kecil tetapi banyak, biasanya berbentuk seperti bola yang tebal atau bergulung- gulung melingkar seperti macaroni, berwarna putih atau abu-abu. altokumulus Awan ini luas, tampak seperti alas/selendang, berwarna keabu- abuan, bagian yang mengahdap sinar matahari tampak lebih terang, mengandung hujan. altostratus Awan Menengah back

12 sirostratus Tampak seperti kelambu putih halus, luas menutupi langit sehingga tampak cerah, mempunyai struktur serat dan kadang terlihat seeprti anyaman yang tidak teratur, awan ini sering memberikan fenomena “halo” pada saat bulan bersinar. Awan ini halus, struktur berserat, tampak seperti bulu ayam, sering tersusun sebagai pita yang melengkung, berwarna putih, tidak menimbulkan hujan. sirus sirokumulus Awan ini terputus-putus dan penuh kristal- kristal es, tampak seperti gerombolan domba, berwarna putih, tebal, dapat menimbulkan bayangan. back

13 kumuluskumulonimbus Letaknya rendah, tidak menyatu/terpisah-pisah, bagian dasarnya berwarna hitam dan di atasnya putih berbentuk kubah seperti kapas, memiliki puncak-puncak berkepul-kepul membulat agak tinggi dan memiliki dasar horizontal, tebal, terbentuk pada siang hari dalam udara yang naik, bagian yang berhadapan daengan matahari kelihatan terang, jika hanya memperoleh sinar sebelah saja akan menimbulkan bayangan yang berwarna kelabu, awan ini biasanya menghasilkan hujan. Awan ini merupakan salah satu awan yang menimbulkan hujan disertai dengan petir. Memmiliki volume yang besar, tebal, tampak seperti menara/gunung dengan pundak yang melebar. Ahli meteorologis telah mempelajari bagaimana awan cumulonimbus terbentuk dan bagaimana awan ini menghasilkan hujan, hujan es, dan kilat. back

14 Peranan Awan Merefleksikan sinar matahari yang masuk Merefleksikan sinar matahari yang masuk Mengurangi jumlah radiasi yang di terima bumi Mengurangi jumlah radiasi yang di terima bumi Memproduksi hujan (tempat terjadinya proses-proses butiran es) Memproduksi hujan (tempat terjadinya proses-proses butiran es) Pembersihan atmosfer. Pembersihan atmosfer. Mengurangi pemanasan diferensial bumi antara siang dan malam. Mengurangi pemanasan diferensial bumi antara siang dan malam.

15 selesai


Download ppt "Presentasi Kelompok 5 Robi AbrahamH0711092 Thithin Umi RH0711103 Tri Ratna JuniatiH0711106 Wahyu ArdiyantoH0711108 Yudhi PramudyaH0711114."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google