Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 UKURAN PENYEBARAN DATA BERKELOMPOK Contoh:  Berikut adalah data harga saham pilihan pd bulan juni 2007 di BEJ. Hitung Mean deviasi dan standart deviasinya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 UKURAN PENYEBARAN DATA BERKELOMPOK Contoh:  Berikut adalah data harga saham pilihan pd bulan juni 2007 di BEJ. Hitung Mean deviasi dan standart deviasinya."— Transcript presentasi:

1 1 UKURAN PENYEBARAN DATA BERKELOMPOK Contoh:  Berikut adalah data harga saham pilihan pd bulan juni 2007 di BEJ. Hitung Mean deviasi dan standart deviasinya ! Kelas ke-IntervalJumlah Frekuensi (F)

2 2 UKURAN PENYEBARAN LAINNYA a.Range Inter Kuartil Rumus= Kuartil ke-3 – Kuartil ke-1 atau K3 – K1 b.Deviasi Kuartil Rumus = c. Jarak Persentil Rumus = P 90 – P 10

3 3 UKURAN KECONDONGAN (SKWENESS) Rumus Kecondongan: Sk =  - Mo atau Sk = 3(  - Md) 

4 4 CONTOH SOAL UKURAN KECONDONGAN Contoh untuk data tentang 20 harga saham pilihan pada bulan Maret 2003 di BEJ. Dari contoh pada soal 3-9 diketahui mediannya= 497,17, modus pada contoh 3-11=504,7, Standar deviasi dan nilai rata-rata pada contoh soal 4-8 diketahui 144,7 dan 490,7. Cobalah hitung koefisien kecondongannya! Penyelesaian: Rumus = Sk =  - Mo atau Sk = 3(  - Md)   Sk = 490,7 – 504,7 Sk = 3 (490,7 – 497,17) 144,7 144,7 Sk = - 0,10 Sk= -0,13 Dari kedua nilai Sk tersebut terlihat bahwa keduanya adalah negatif, jadi kurva condong negatif (ke kanan). Hal ini disebabkan adanya nilai yang sangat kecil, sehingga menurunkan nilai rata-rata hitungnya. Angka –0,10 dan –0,13 menunjukkan kedekatan dengan nilai 0, sehingga kurva tersebut, kecondongannya tidak terlalu besar, atau mendekati kurva normal.

5 5 UKURAN KERUNCINGAN (KURTOSIS) BENTUK KERUNCINGAN Rumus Keruncingan:  4 = 1/n  (x -  ) 4  4  4 = 1/n  (x -  ) 4  4

6 6 CONTOH SOAL UKURAN KERUNCINGAN Berikut ini adalah pertumbuhan ekonomi beberapa negara Asia tahun Hitunglah koefisien keruncingannya. Negara2002 Negara2002 Cina7,4 Korea Selatan6,0 Pilipina4,0 Malaysia4,5 Hongkong1,4 Singapura3,9 Indonesia5,8 Thailand6,1 Kamboja5,0 Vietnam5,7

7 7  X = 49,8;  =  X/n = 49,8/10=4,98;  (X-  ) 2 =24,516;  (X-  ) 4 =204,27 Dari data di atas  (x -  ) 4 = 204,27 Standar deviasi  =  (X-  ) 2 /n =  24,516/10 =  2,4516 = 1,6  4 = 1/n  (x -  ) 4 = 1/ ,27  4 1,6 4 = 20,427 = 3,27 6,25 Jadi nilai  4 =3,27 dan lebih kecil dari 3, maka kurvanya termasuk Platykurtic. X (X-  )(X-  ) 2 (X-  ) 4 7,4 2,425,8634,30 4,0 -0,980,960,92 1,4 -3,5812,82164,26 5,8 0,820,670,45 5,0 0,020,00 6,0 1,021,041,08 4,5 -0,480,230,05 3,9 -1,081,171,36 3,8 1,121,251,57 5,7 0,720,520,27 CONTOH SOAL UKURAN KERUNCINGAN

8 DATA BERKALA

9 Data deret berkala adalah sekumpulan data yang dicatat dalam suatu periode tertentu. Manfaat analisis data berkala adalah mengetahui kondisi masa mendatang atau meramalkan kondisi mendatang. Peramalan kondisi mendatang bermanfaat untuk perencanaan produksi, pemasaran, keuangan dan bidang lainnya.

10 10 TREND Suatu gerakan kecenderungan naik atau turun dalam jangka panjang yang diperoleh dari rata-rata perubahan dari waktu ke waktu dan nilainya cukup rata (smooth ). Tahun (X) YY Trend PositifTrend Negatif

11 11 Metode Kuadrat Terkecil (Least Square Method) METODE ANALISIS TREND Menentukan garis trend yang mempunyai jumlah terkecil dari kuadrat selisih data asli dengan data pada garis trendnya.

12 Persamaan Garis Trend Y = a + b X X = Variabel bebas (Independent Variable) Y = Variabel tergantung (Dependent Variable) a = intercept (nilai Y ketika X = 0) b = kemiringan (slope) garis trend X = Variabel bebas (Independent Variable) Y = Variabel tergantung (Dependent Variable) a = intercept (nilai Y ketika X = 0) b = kemiringan (slope) garis trend Y = a + bX a =  Y/N b =  YX/  X 2 Y = a + bX a =  Y/N b =  YX/  X 2

13 Metode Kuadrat Terkecil (Least Square Method) Y = a + b X b = a =

14 Y = a + b X

15 Coding untuk tahun ganjil X (1) X – (2) Kode Waktu x (3) – 2008 = – 2008 = – 2008 = – 2008 = – 2008 = – 2008 = – 2008 =3

16 Coding untuk tahun genap X (1) X – (2) Kode Waktu x (3) – 2007,5 = -2,5 x 2 = – 2007,5 = -1,5 x 2 = – 2007,5 = -0,5 x 2 = – 2007,5 = 0,5 x 2 = – 2007,5 = 1,5 x 2= – 2007,5 = 2,5 x 2= 5

17 17 CONTOH METODE KUADRAT TERKECIL TahunPelanggan =Y Kode X (tahun) Y.XX2X ,0-2-10, ,6-5, , , ,2214,44  Y=30,6  Y.X=5,5  X 2 =10 Nilai a =  Y/n = 30,6/5 = 6,12 Nilai b =  YX/  X 2 = 5,5/10 = 0,55 Jadi persamaan trend = Y’= 6,12 + 0,55 X

18 18 Metode Kuadratis Y=a+bX+c X 2 Koefisien a, b, dan c dicari dengan rumus sebagai berikut: a = (  Y) (  X 4 ) – (  X 2 Y) (  X 2 )/ n (  X 4 ) - (  X 2 ) 2 b =  XY/  X 2 c = n(  X 2 Y) – (  X 2 ) (  Y)/ n (  X 4 ) - (  X 2 ) Untuk jangka waktu pendek, kemungkinan trend tidak bersifat linear. Metode kuadratis adalah contoh metode nonlinear METODE ANALISIS TREND

19 19 CONTOH METODE KUADRATIS TahunYXXYX2X2 X2YX2YX4X ,0-2-10,004,0020,0016, ,6-5,601,005,601, ,100, ,716,701,006,701, ,2214,404, , ,5010,0061,1034,00 a = (  Y) (  X 4 ) – (  X 2 Y) (  X 2 ) = (30.60 x 34.00) – (61.10 x 10.00) n (  X 4 ) - (  X 2 ) 2 70 = 429,4/70 = 6,13 b =  XY/  X 2 = 5.50/10 = 0,55 c = n(  X 2 Y) – (  X 2 ) (  Y) = (5 x 61.10) – (10.0 x 30.60) n (  X 4 ) - (  X 2 ) = -0,0017 Jadi persamaan kuadratisnya adalah Y = 6,13+0,55X – 0,0017X 2


Download ppt "1 UKURAN PENYEBARAN DATA BERKELOMPOK Contoh:  Berikut adalah data harga saham pilihan pd bulan juni 2007 di BEJ. Hitung Mean deviasi dan standart deviasinya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google