Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Pada ahir kalimat  Akhir singkatan nama orang  Pada ahir singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan  Singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Pada ahir kalimat  Akhir singkatan nama orang  Pada ahir singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan  Singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat."— Transcript presentasi:

1

2  Pada ahir kalimat  Akhir singkatan nama orang  Pada ahir singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan  Singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum  Dibelakang angka/ huruf dalam suatu bagan, ikhtisar atau daftar  Memisahkan jam, menit dan detik yang menunjukkan jangka waktu

3  Memisahkan ribuan, jutaan yang tidak menunjukkan jumlah  Singkatan yang terdiri dari huruf-huruf awal kata atau suku kata, atau gabungan keduanya, yang terdapat didalam nama badan pemerintahan, lembaga-lembaga yang sudah diterima oleh masyarakat  Lambang kimia, satuan ukuran, takaran dan mata uang  Akhir judul  Dibelakang alamat pengirim, tanggal surat atau nama dan alamat surat

4  Dipakai diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan Contoh: Saya membeli kertas, pena, dan peniti. Satu, dua,…..tiga!  Untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata (seperti: tetapi atau melainkan). Contoh: Saya ingin datang, tetapi hari hujan. Didi bukan anak saya, melainkan anak Pak Kamsi.

5  Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimat. Contoh: Kalau hari hujan, saya tidak akan pergi. Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.  Di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat. Termasuk di dalamnya oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, akan tetapi. Contoh: Oleh karena itu, kita harus berhati-hati. Jadi, soalnya tidak semudah itu.

6  Memisahkan kata seperti o, ya, wah, aduh, kasihan, dsb. dari kata yang lain yang terdapat dalam kalimat. Contoh: O, begitu? Wah, bukan main!  Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. Contoh: Kata Ibu, “Saya gembira sekali”. “Saya gembira sekali”, kata Ibu, “karena kamu lulus”.

7  Diantara (i) nama dan alamat, (ii) bagian- bagian alamat, (iii) tempat dan tanggal, dan (iv) nama tempat dan wilyah atau negeri yang ditulis berurutan. Contoh: Sdr. Abdul, Jalan Pisang Baru 1, Bogor, Jawa Barat.  Menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. Contoh: Alisjahbana, Sutan Takdir Tata Bahasa Baru Indonesia.

8  Di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. Contoh: W.J.S. Poerwadarminta, Bahasa Indonesia Untuk Karang-mengarang (Jogjakarta:UP Indonesia, 1976), hlm.4.  Diantara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya. Contoh: B. Ratulangi, S.E. Ny. Badingah, M.A.

9  Di muka angka persepuluhan at diantara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Contoh: 12,4 m Rp12,23  Mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.Guru saya, Pak Ahmad, pandai sekali. Contoh: Daerah kami, misalnya,………….. Bandingkan: Semua siswa yang lulus ujian mendaftarkan………….

10  Untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. Contoh: Atas bantuan Agus, saya mengucapkan terima kasih.  Tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru. Contoh: ”Dimana Anda tinggal?” tanya Karim. ”Berdiri lurus-lurus!” perintahnya.

11  Menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun. Contoh: Ali ’kan kusurati. (’kan= akan) Januari ’99. (Januari 1999)

12  Di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim. Contoh: No.7/PK/1989 Jalan Kramat III/19 Tahun anggaran 2009/2010  Pengganti kata atau, tiap. Contoh: Dikirimkan lewat darat/laut. Harganya Rp230/lembar

13  Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.Tanya Basri,”Engkau dengar bunyi ’kring-kring’ tadi?”  Mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau ungkapan asing.Feed-back ’balikan’

14  Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain. Contoh: ”Saya belum siap”, kata Mira. Pasal 36 UUD 1945 berbunyi,”Bahasa…..”  Mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam kalimat. Contoh: Bacalah ”Bola Lampu” dalam buku Dari Suatu Masa, dari Suatu Tempat. Sajak ”Berdiri Aku” terdapat pada halaman 5.

15  Mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang memiliki arti khusus. Contoh: Perkejaan itu dilaksanakan dengan cara ”coba dan ralat” saja.  Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung. Contoh: Kata Tono, ”Saya juga ikut.”

16  Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat. Contoh: Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan ”si Hitam”.


Download ppt " Pada ahir kalimat  Akhir singkatan nama orang  Pada ahir singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan  Singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google