Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengujian Struktur Control Pengujian Kondisi Pengujian Kondisi Metode desain test case yang menggunakan kondisi logis yang ada pada suatu program. –Kondisi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengujian Struktur Control Pengujian Kondisi Pengujian Kondisi Metode desain test case yang menggunakan kondisi logis yang ada pada suatu program. –Kondisi."— Transcript presentasi:

1

2 Pengujian Struktur Control Pengujian Kondisi Pengujian Kondisi Metode desain test case yang menggunakan kondisi logis yang ada pada suatu program. –Kondisi sederhana adalah variabel Boolean atau suatu persamaan hubungan (relasional). Contoh : IF A = 0 THEN …… IF A = 1 THEN ……. IF A = B THEN …… IF A < B THEN …… IF A > B TEHN …… IF A <= B THEN …… IF A >= B THEN …… IF A <> B THEN ……

3 Persamaan relational dapat mengambil bentuk : E1 (operator relasional) E2 Dimana : E1 dan E2 a/ persamaan aritmatika Operator relasional a/ salah satu dari operator berikut ini : “ ”, dan “≥”

4 Kondisi gabungan terdiri dari dua atau lebih kondisi sederhana, operator Boolean, dan tanda kurung. Contoh : IF (A > B AND A > C) THEN …… IF (A > B AND A B AND A < C) THEN …… IF (A > B AND A B AND A <= C) THEN…… IF (A> B OR A > C) THEN …… IF (A> B OR A B OR A < C) THEN …… IF (A > B OR A B OR A <= C) THEN…… Operator Boolean yang diijinkan dalam suatu kondisi gabungan meliputi : OR (“ﺍ”), AND (“&”), dan NOT (“¬”) Kondisi tanpa persamaan relasional disebut persamaan Boolean.

5 Komponen-komponen yang mungkin ada dalam suatu kondisi meliputi : Komponen-komponen yang mungkin ada dalam suatu kondisi meliputi : 1.Operator Boolean, 2.Variabel Boolean, 3.Tanda kurung Boolean (mengelilingi suatu kondisi gabungan atau sederhana), 4.Operator relasional, dan 5.Persamaan aritmatika.

6 Bila suatu kondisi tidak benar, maka paling tidak salah satu komponen dari kondisi tersebut salah. Tipe kesalahan pada suatu kondisi meliputi : Kesalahan operator Boolean (adanya operator yg salah/hilang /ekstra) Kesalahan operator Boolean (adanya operator yg salah/hilang /ekstra) Kesalahan variabel Boolean Kesalahan variabel Boolean Kesalahan tanda kurung Boolean Kesalahan tanda kurung Boolean Kesalahan operator relasional Kesalahan operator relasional Kesalahan persamaan aritmatika Kesalahan persamaan aritmatika

7 Kesalahan operator Boolean (adanya operator yg salah/hilang /ekstra) Kesalahan operator Boolean (adanya operator yg salah/hilang /ekstra) Cth : Lagi:=‘Y’; Ulang:= Lagi=‘Y’ and Lagi=‘y’ IF ulang = True Then goto awal Kesalahan variabel Boolean Kesalahan variabel Boolean cth : Lagi:=‘Y’; Ulang:= Lagi=‘Y’ and Lagi=‘y’ IF ulg = True Then goto awal

8 Kesalahan tanda kurung Boolean Kesalahan tanda kurung Boolean cth : IF NOT (KETEMU=TRUE and i>5) then write (‘Data tidak ada’); Kesalahan operator relasional Kesalahan operator relasional cth : Nilai:=N≤80 IF Nilai=True then write (‘A’); else….

9 Kesalahan persamaan aritmatika Kesalahan persamaan aritmatika cth : t:=10;a:=5;B:=4 L:= a + b * t /2

10 Yg benar : Yg benar : 1. Ulang:= Lagi=‘Y’ OR Lagi=‘y’ 2. IF Ulang = True Then 3. IF NOT(KETEMU=TRUE) and i>5 then write (‘Data tidak ada’); 4. Nilai:=N≥80

11 Pengujian Aliran Data Pengujian Aliran Data Memilih jalur pengujian dari suatu program sesuai dengan lokasi definisi menggunakan variabel-variabel pada program. Pengujian aliran data efektif untuk perlindungan dari kesalahan karena statemen pada suatu program berhubungan dengan yg lainnya sesuai dengan definisi dan penggunaan variabel. Masalah cakupan pengujian pengukuran dan pemilihan jalur pengujian lebih sulit dibandingkan dengan masalah yg berhubungan dengan pengujian kondisi.

12 END OF SLIDE


Download ppt "Pengujian Struktur Control Pengujian Kondisi Pengujian Kondisi Metode desain test case yang menggunakan kondisi logis yang ada pada suatu program. –Kondisi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google