Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ROBERT IRWANTO, 3250406035 Pengaruh Pembuangan Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Kualitas Air Sumur Di Kelurahan Krobokan Kota Semarang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ROBERT IRWANTO, 3250406035 Pengaruh Pembuangan Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Kualitas Air Sumur Di Kelurahan Krobokan Kota Semarang."— Transcript presentasi:

1 ROBERT IRWANTO, 3250406035 Pengaruh Pembuangan Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Kualitas Air Sumur Di Kelurahan Krobokan Kota Semarang

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : ROBERT IRWANTO - NIM : 3250406035 - PRODI : Geografi - JURUSAN : Geografi - FAKULTAS : Ilmu Sosial - EMAIL : natalis_robert pada domain yahoo.co.id - PEMBIMBING 1 : Dra. Erni Suharini, M.Si - PEMBIMBING 2 : Drs. Purwadi Suhandini, S.U - TGL UJIAN : 2011-02-14

3 Judul Pengaruh Pembuangan Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Kualitas Air Sumur Di Kelurahan Krobokan Kota Semarang

4 Abstrak Air merupakan sumber daya alam yang diperlukan untuk hajat hidup orang banyak, bahkan oleh semua makhluk hidup. Oleh karena itu sumber daya air harus dilindungi agar tetap dapat dimanfaatkan dengan baik oleh manusia serta makhluk hidup yang lain. Akibat dari proses kegiatan manusia yang menyebabkan kondisi sumber daya air yang ada akan semakin menurun kualitas maupun kuantitasnya. Pengelolaan suatu industri dan pembuangan limbah yang tidak di lakukan dengan benar akan berpengaruh terhadap kualitas sumber daya air yang ada di sekitarnya. Aktifitas manusia dapat pula mengakibatkan dampak negatif seperti pencemaran terhadap lingkungan. Seperti pencemaran air yang terjadi di Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat. Di tengah-tengah permukiman penduduk berdiri industri tahu yang sisa limbah cair industrinya dibuang ke sungai sehingga mengakibatkan pencemaran air di sekitar lingkungan tersebut. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah pengaruh limbah cair industri tahu terhadap kualitas air sumur penduduk di Kelurahan Krobokan Kota Semarang?. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh limbah cair industri tahu terhadap kualitas air sumur penduduk di Kelurahan Krobokan dan untuk pertimbangan pemerintah dalam mengatasi permasalahan pencemaran limbah cair industri tahu di Kelurahan Krobokan Kota Semarang. Populasi penelitian ini meliputi air sumur penduduk yang berada di sekitar industri tahu di Kelurahan Krobokan Kota Semarang yang berjumlah 28 sumur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara purpusif yaitu sampel yang telah ditentukan. Sampel penelitian terdiri dari 4 sampel air sumur dengan ketentuan 2 sampel air sumur dengan jarak 10 meter di bagian hilir dan 2 sampel air sumur dengan jarak 10 meter di bagian hulu karena dikhawatirkan arah aliran air permukaan tidak sama dengan arah aliran air tanah. Sampel air sumur diambil pada musim penghujan, yaitu tanggal 6 Oktober 2010 jam 10 pagi atau pada saat pembuangan air limbah tahu ke sungai. Variabel dalam penelitian ini adalah kualitas air sumur penduduk di Kelurahan Krobokan Kota Semarang yang meliputi aspek fisika dan kimia. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara pemeriksaan laboratorium dan untuk menganalisis data menggunakan teknik komparatif. Hasil uji laboratorium pada sampel air sumur penduduk dapat diketahui bahwa parameter fisika yaitu warna pada sampel Air Sumur 1 dan Air Sumur 2 mengalami penyimpangan dengan baku mutu air bersih karena di atas batas yang diperbolehkan, namun pada sampel Air Sumur 3 dan Air Sumur 4 telah sesuai dengan standar baku mutu air bersih. Pada sampel Air Sumur 1, Air Sumur 2, Air Sumur 3, dan Air Sumur 4 semuanya tidak berasa dan tidak berbau sehingga telah sesuai dengan standar baku mutu air bersih. Suhu pada semua sampel air sumur ix memiliki suhu 27,5°C sehingga telah sesuai dengan baku mutu air bersih. Kekeruhan pada semua sampel air sumur masih di bawah normal sehingga telah sesuai dengan baku mutu air bersih. Zat Padat Terlarut (TDS) pada semua sampel air sumur masih di bawah batas yang diperbolehkan sehingga telah sesuai dengan baku mutu air bersih. Sedangkan parameter kimia yaitu kesadahan jumlah pada sampel Air Sumur 1, Air Sumur 2, Air Sumur 3, dan Air Sumur 4 telah sesuai dengan baku mutu air bersih karena masih di bawah batas yang diperbolehkan. Klorida pada semua sampel air sumur telah sesuai dengan standar baku mutu air bersih karena masih di bawah batas yang dianjurkan. pH pada semua sampel air sumur masih di bawah batas maksimum dan di atas batas minimum sehingga telah sesuai dengan baku mutu air bersih. Zat organik pada semua sampel air sumur telah sesuai dengan baku mutu air bersih karena masih dibawah batas yang diperbolehkan. Kromium valensi pada semua sampel air sumur telah sesuai dengan baku mutu air bersih. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa kualitas fisika pada sampel Air Sumur 1 dan Air Sumur 2 tidak memenuhi standar kualitas air bersih karena parameter warna tidak sesuai dengan baku mutu air bersih, namun sampel Air Sumur 3 dan Air Sumur 4 telah memenuhi standar kualitas air bersih. Sedangkan kualitas kimia pada sampel Air Sumur 1, Air Sumur 2, Air Sumur 3, dan Air Sumur 4 telah sesuai dengan baku mutu air bersih. Dampak yang ditimbulkan akibat pembuangan limbah cair industri tahu di Kelurahan Krobokan Kota Semarang, dari parameter yang menyimpang seperti pH, BOD, dan COD yaitu bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah supaya masyarakat di Kelurahan Krobokan menggunakan air PDAM untuk minum dan memasak. Bagi pemerintah sebaiknya memberikan bantuan air bersih yang layak untuk di konsumsi dengan cara membuat saluran pipanisasi air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah warga. Serta bagi pemilik industri tahu seharusnya membuat pengolahan limbah atau IPAL (Instalasi Pengolahan Air dan Limbah) yang lebih modern.

5 Kata Kunci Kualitas air sumur

6 Referensi Aswan, Asmi. 1996. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta : PT. Mutiara Sumber Widya. Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air (Bagi pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan). Yogyakarta : Kanisius. Lee, Richard. 1988. Hidrologi Hutan. Yogyakarta : Gdjah Mada Press. Linsley, Ray. 1989. Teknik Sumber Daya Air. Jakarta : Erlangga. Nurjijanto. 2000. Pencemaran Lingkungan. Bandung : ITB-PRESS. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Presiden Republik Indonesia. 2001. Jakarta. Purwadarminto, W.J.S. 1989. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka. Santoso, Kukuh. 2001. Pengantar Ilmu Lingkungan. Semarang : FMIPA UNNES. Sugiharto. 1987. Dasar – Dasar Pengelolaan Air Limbah. Jakarta : UI-PRESS. Surbakti. 1989. Teknologi Penyediaan Air Minum Sehat. Surakarta. Mutiara Solo. Suripin. 1987. Hidrologi Teknik. Surabaya : Usaha Nasional. Suyono. 1993. Pemanfaatan Air Tanah. Jakarta : Rineka Cipta. Tika, Pabundu. 2005. Metode Penelitian Geografi. Jakarta : Bumi Aksara. Sutrisno, Totok. dkk. 2004. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Jakarta : Rineka Cipta. Undang – Undang Republik Indonesia No. 23Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. 1997. Jakarta : Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3699.

7 Terima Kasih http://unnes.ac.id


Download ppt "ROBERT IRWANTO, 3250406035 Pengaruh Pembuangan Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Kualitas Air Sumur Di Kelurahan Krobokan Kota Semarang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google