Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Bab I A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? B.Konsep Berpikir Sinkronis.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Bab I A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? B.Konsep Berpikir Sinkronis."— Transcript presentasi:

1 Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Bab I A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? B.Konsep Berpikir Sinkronis dan DiakronisKonsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis B.Konsep Berpikir Sinkronis dan DiakronisKonsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman Latihan Daftar Isi Daftar Isi Daftar Isi Daftar Isi BAB I BAB I BAB I V BAB IV BAB III BAB III

2 Sejarah adalah kisah atau cerita yang mengupas peristiwa kehidupan manusia pada masa lampau. Peristiwa masa lampau dapat diketahui karena adanya bukti-bukti tertulis. Sumber sejarah yang dapat dijadikan sebagai bukti tertulis yaitu prasasti, piagam, kitab- kitab, dokumen, daun lontar, foto, pita kaset, dan sebagainya. A.Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

3 B.Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis 1.Cara Berpikir Sinkronis a.Mengamati kehidupan sosial secara meluas berdimensi ruang. b.Memandang kehidupan masyarakat sebagai sebuah sistem yang terstruktur dan saling berkaitan antara satu unit dengan unit yang lainnya. c.Menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian. d.Menjelaskan struktur dan fungsi dari masing-masing unit dalam kondisi statis. e.Digunakan oleh ilmu-ilmu sosial, seperti geografi, sosiologi, politik, ekonomi, anthropologi dan arkeologi. Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

4 2.Cara Berpikir Diakronis/Kronologis 1.Mempelajari kehidupan sosial secara memanjang dan berdimensi waktu. 2.Memandang masyarakat sebagai sesuatu yang terus bergerak dan memiliki hubungan kausalitas atau sebab akibat. 3.Menguraikan proses transformasi yang terus berlangsung dari waktu ke waktu kehidupan masyarakat secara berkesinambungan. 4.Menguraikan kehidupan masyarakat secara dinamis. 5.Digunakan dalam ilmu sejarah. Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

5 Sebenarnya, konsep berpikir sinkronis dan diakronis saling melengkapi satu dengan lainnya. Dengan menghubungkan konsep berpikir sinkronis dan diakronis, maka akan diperoleh pemahaman bukan hanya tentang “apa” yang terjadi, tetapi juga “mengapa” sesuat terjadi. Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

6 Karena pada dasarnya, tidak pernah ada sebuah sistem sosial yang mapan. Dalam sebuah sistem sosial akan selalu terjadi proses dinamis, pertumbuhan, dan perkembangan. Dengan demikian dapat diketahui kecenderungan-kecenderungan gerak dan perubahan masyarakat serta ke arah mana pertumbuhan dan perkembangan sebuah masyarakat. Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

7 3.Pendekatan Multidimensional Dalam ilmu sejarah, kerangka berpikir sinkronis juga diperlukan untuk melengkapi pemahaman yang lebih baik. Dalam hal ini dikenal dengan pendekatan multi-dimensional. Sejarah selain dipandang sebagai proses yang dinamis, juga memperhatikan aspek dalam kehidupan sosial yang turut mempengaruhi gerak pertumbuhan dan perkembangan sejarah. Dengan mempelajari sejarah secara multi-dimensional, maka akan tampak rangkaian peristiwa yang saling terkait antara satu aspek dengan aspek yang lainnya sehingga memperluas keunikan dari setiap peristiwa sejarah. Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

8 Rangkuman : 1.Sejarah adalah kisah atau cerita yang mengupas peristiwa manusia pada masa lampau. 2.Sejarah terwujud oleh unsur manusia, tempat, dan waktu. 3.Guna mempelajari sejarah secara kritis diperlukan konsep sinkronis dan diakronis dalam mempelajari sejarah. 4.Konsep berpikir sinkronis dan diakronis saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya. 5.Dengan melakukan pembahasan yang lebih utuh tentang kehidupan sosial masyarakat. Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan

9 1.Apakah yang kamu ketahui tentang istilah sejarah? 2.Mengapa diperlukan pendekatan multi-dimensional dalam mempelajari sejarah? 3.Konsep berpikir sinkronis mengamati kehidupan sosial secara... 4.Konsep berpikir diakronis mengamati kehidupan sosial secara... Apakah Sejarah Itu? Apakah Sejarah Itu? BAB I BAB I BAB I BAB I Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Rangkuman a. b. Latihan


Download ppt "Konsep Berpikir Sinkronis dan Diakronis Bab I A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? A.Apakah Sejarah Itu?Apakah Sejarah Itu? B.Konsep Berpikir Sinkronis."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google