Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DUA PENDEKATAN BESAR: FAKTOR PERSONAL - Biologis - Sosiopsikologis FAKTOR SITUASIONAL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DUA PENDEKATAN BESAR: FAKTOR PERSONAL - Biologis - Sosiopsikologis FAKTOR SITUASIONAL."— Transcript presentasi:

1 DUA PENDEKATAN BESAR: FAKTOR PERSONAL - Biologis - Sosiopsikologis FAKTOR SITUASIONAL

2  William McDougall (psikolog):  Menekankan pentingnya faktor-faktor personal dalam menentukan interaksi sosial dan masyarakat.  Instink menentukan perilaku manusia (e.g. gregorious propensity, constructive propensity).

3  Edward Ross (sosiolog):  Menegaskan bahwa faktor situasional dan sosial yang membentuk perilaku individu.  (didukung populernya Behaviorisme).  Seseorang dapat berubah karena situasinya berubah, misal: anak yang penurut di rumah, tetapi menjadi agresif di sekolah.

4  Edward E. Sampson (1976):  Mempertanyakan apakah perspektif yang berpusat pada persona (person-centered perspective) atau perspektif yang berpusat pada situasi (situation-centered perspective) yang benar?111  Interaksi keduanya.

5  Perspektif yang berpusat pada persona mempertanyakan faktor-faktor internal apa saja (sikap, instink, motif, kepribadian, sistem kognitif) yang menjelaskan perilaku manusia.  Secara garis besar ada dua faktor:  Faktor biologis  Faktor sosiopsikologis

6  Menurut Wilson, perilaku sosial dibimibng oleh aturan-aturan yang sudah diprogram secara genetis dalam jiwa manusia yang disebut epigenetic rules.  Struktur biologis manusia – genetika, sistem syaraf, dan sistem hormonal – sangat mempengaruhi perilaku manusia.

7  Struktur genetis: mempengaruhi kecerdasan, kemampuan sensasi, dan emosi.  Sistem syaraf: mengatur pekerjaan otak dan proses pengolahan informasi dalam jiwa manusia.  Sistem hormonal: mempengaruhi mekanisme biologis, tetapi juga proses psikologis.

8  Menekankan pada pengaruh struktur biologis terhadap perilaku manusia.  Pengaruh biologis dapat berupa: - instink (species characteristic behavior) mis. agresivitas, merawat anak, dll. - motif biologis mis. kebutuhan makan, minum, sex, dll.

9  Proses sosial seseorang akan membentuk beberapa karakter, yang akhirnya akan mempengaruhi perilakunya.  Tiga komponennya: - komponen afektif: - komponen kognitif - komponen konatif

10 KOMPONEN AFEKTIF:  Merupakan aspek emosional.  Dalam hal ini tercakup: - MOTIF SOSIOGENESIS - SIKAP - EMOSI

11 KOMPONEN AFEKTIF:  Motif Sosiogenesis:  W.I. Thomas dan Florian Znaniecki:  Keinginan memperoleh pengalaman baru;  Keinginan untuk mendapat respons;  Keinginan akan pengakuan;  Keinginan akan rasa aman.

12 KOMPONEN AFEKTIF:  Motif Sosiogenesis:  David McClelland:  Need for achievement;  Need for affiliation;  Need for power.

13 KOMPONEN AFEKTIF:  Motif Sosiogenesis:  Abraham Maslow:  Safety needs;  Belongingness and love needs;  Esteem needs;  Self-actualization needs.

14 KOMPONEN AFEKTIF:  Motif Sosiogenesis:  Melvin H. Marx:  Kebutuhan organismis (curiosity, competence, achievement);  Motif-motif sosial (affiliation, power, independence).

15 KOMPONEN AFEKTIF: MOTIF SOSIOGENESIS  motif ingin tahu  motif kompetensi  motif cinta  motif harga diri dan kebutuhan mencari identitas  kebutuhan akan nilai, kedambaan, dan makna kehidupan  kebutuhan akan pemenuhan diri

16 KOMPONEN AFEKTIF: SIKAP  Kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir, dan merasa, dalam menghadapi objek, ide, situasi, atau nilai.  Sikap memiliki daya pendorong/motivasi.  Sikap relatif menetap.  Sikap mengandung aspek evaluatif.  Sikap timbul dari pengalaman.

17 KOMPONEN AFEKTIF: EMOSI  Dikatakan sebagai kegoncangan organisme yang disertai gejala-gejala kesadaran, keperilakuan, dan proses fisiologis.  Dengan adanya emosi, energi kita terbangkitkan, mendapat informasi, dari diri sendiri atau orang lain, dan mendapat informasi tentang keberhasilan kita.

18 KOMPONEN AFEKTIF: EMOSI  Emosi dapat dibedakan atas muatannya dan jangka waktu berlangsungnya.  Mood: emosi yang menetap selama berjam-jam atau beberapa hari.  Temperament: suasana emosi yang kronis dan menjadi bagian dari struktur kepribadian.

19 KOMPONEN KOGNITIF:  Berkaitan dengan aspek intelektual, yaitu: apa yang diketahui manusia.  Dalam hal ini: kepercayaan, yaitu suatu keyakinan benar atau salah terhadap sesuatu atas dasar pengalaman intuisi atau sugesti otoritas.

20 KOMPONEN KONATIF:  Berkaitan dengan aspek kebiasaan dan kemauan bertindak.  Kebiasaan adalah aspek perilaku manusia yang relatif menetap, bersifat otomatis, dan tidak direncanakan.  Kemauan adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan.

21  Edward G. Sampson:  Aspek-aspek objektif dari lingkungan:  Faktor ekologis  Faktor geografis  Faktor iklim dan meteorologis  Faktor desain dan arsitektural  Faktor temporal  Analisis suasana perilaku

22 Faktor teknologis  Faktor sosial  Strukttur organisasi  Sistem peranan  Struktur kelompok  Karakteristik populasi

23  Lingkungan psikososial seperti dipersepsi oleh kita:  Iklim organisasi dan kelompok  Ethos dan iklim institusional dan kultural  Stimuli yang mendorong dan memperteguh perilaku:  Orang lain  Situasi pendorong perilaku

24  FAKTOR EKOLOGIS  mis. kondisi alam atau iklim.  FAKTOR RANCANGAN  mis. penataan ruang.  FAKTOR TEMPORAL  mis. keadaan emosi.  SUASANA PERILAKU  mis. cara berpakaian, cara berbicara.

25  TEKNOLOGI  FAKTOR SOSIAL  sistem peran  struktur sosial  karakteristik individu  LINGKUNGAN PSIKOSOSIAL  persepsi seseorang terhadap lingkungannya  STIMULUS YANG MENDORONG DAN MEMPERTEGUH PERILAKU


Download ppt "DUA PENDEKATAN BESAR: FAKTOR PERSONAL - Biologis - Sosiopsikologis FAKTOR SITUASIONAL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google