Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Doa untuk Istri dan Anak. www.themegallery.com 25:74.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Doa untuk Istri dan Anak. www.themegallery.com 25:74."— Transcript presentasi:

1 Doa untuk Istri dan Anak

2 25:74

3 Bagian PERTAMA

4 وَالَّذِيْنَ يَرْغَبُوْنَ إِلَى اللهِ فِي دُعَائِهِمْ وَمَسْأَلَتِهِمْ بِأَنْ يَقُوْلُوا: ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا مَا تَقَرَّ بِهِ أَعْيُنِنَا مِنْ أَنْ تَرَيْنَاهُمْ يَعْمَلُوْنَ بِطَاعَتِكَ Orang-orang yang mengharapkan kepada Allah di dalam doa mereka dan permintaan mereka dengan mengatakan: “Robbana karuniakanlah kepada kami dari istri-istri dan keturunan kami apa yang membuat indah mata kami dari melihat mereka mengerjakan ketaatan kepadaMu”

5 مَنْ يَعْمَلُ لَكَ بِالطَّاعَةِ فَتَقَرَّ بِهِمْ أَعْيُنِنَا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ Mengamalkan bagiMu dengan ketaatan sehingga senanglah mata kami dengannya di dunia dan di akhirat

6 حدثني أحمد بن المقدام، قال: ثنا حزم، قال: سمعت كثيرا سأل الحسن، قال: يا أبا سعيد، قول الله:( هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ ) في الدنيا والآخرة؟ قال: لا بل في الدنيا، قال: وما ذاك؟ قال: المؤمن يرى زوجته وولده يطيعون الله Bercerita kepadaku Ahmad bin Al- Muqaddam: aku mendengar banyak yang bertanya kepada Al-Hasan, “Duhai Abu Sa’id, firman Allah هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ di dunia apa di akhirat?” Jawabnya, “Di dunia”. Aku bertanya, “Kenapa demikian?” Jawabnya, “Mu’min melihat istrinya dan anaknya taat kepada Allah”

7 وإنما قرّة أعينهم أن يروهم يعملون بطاعة الله Tidak lain yang dimaksud menyenangkan mata mereka adalah melihat mereka mengerjakan ketaatan kepada Allah

8 يعبدونك فيحسنون عبادتك، ولا يجرُّون الجرائر Mereka menyembahMu dengan membaguskan ibadah kepadaMu, dan tidak menarik dosa-dosa يعبدونك يحسنون عبادتك، ولا يجرّون علينا الجرائر Mereka menyembahMu dengan membaguskan ibadah kepadaMu, dan tidak menarik atas kami dosa-dosa

9 Diberi Hidayah يَسْأَلُوْنَ اللهَ لِأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ أَنْ يَهْدِيَهُمْ لِلإِسْلاَمِ Mereka meminta kepada Allah untuk istri- istri dan keturunan mereka agar diberi hidayah kepada Islam

10 جلسنا إلى المقداد بن الأسود، فقال: لقد بُعث رسول الله صلى الله عليه وسلم على أشدّ حالة بُعث عليها نبيّ من الأنبياء في فترة وجاهلية، ما يرون دينا أفضل من عبادة الأوثان، فجاء بفرقان فَرق به بين الحق والباطل، وفرق بين الوالد وولده، حتى إن كان الرجل ليرى ولده ووالده وأخاه كافرا، وقد فتح الله قفل قلبه بالإسلام، فيعلم أنه إن مات دخل النار، فلا تقرّ عينه، وهو يعلم أن حبيبه في النار، وإنها للتي قال الله:( وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ )... الآية

11 Sedih karena Kafir Kami duduk bersama Muadz bin Al-Aswad, dia berkata: sungguh Rasulullah SAW diutus pada masa yang sulit. Nabi dari para nabi yang diutus pada masa jahiliyah. Tidak melihat peribadatan yang lebih utama dari pada penyembahan berhala. Maka beliau datang dengan furqan yang membedakan antara kebenaran dan kebatilan, dan memisahkan antara orang tua dan anaknya. Sehingga jika ada orang yang melihat anak, orang tua, dan saudaranya kafir, kemudian Allah benar-benar membuka lubuk hatinya kepada Islam, dan dia tahu bahwa ketika mati mereka masuk neraka, maka tidak akan menyenangkan matanya, karena dia tahu kekasihnya di neraka. Itulah yang dimaksud oleh firman Allah وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

12 Bukan Kecantikan dan Ketampanan لَمْ يُرِيْدُوا بِذَلِكَ صُبَاحَةً وَلاَ جَمَالاً وَلَكِنْ أَرَادُوا أَنْ يَكُوْنُوا مُطِيْعِيْنَ Tidak menghendaki dengan doa itu agar menjadi (bayi) yang cantik dan tidak pula (bayi) yang tampan, akan tetapi mereka menghendaki agar (bayinya) menjadi orang- orang yang taat

13 أَنْ يُرَي اللهُ الْعَبْدَ الْمُسْلِمَ مِنْ زَوْجَتِهِ، وَمِنْ أَخِيْهِ، وَمِنْ حَمِيْمِهِ طَاعَةُ اللهِ. لاَ وَاللهِ مَا شْيْء أَقَرَّ لِعَيْنِ الْمُسْلِمِ مِنْ أَنْ يَرَى وَلَدًا، أَوْ وَلَدَ وَلَدٍ، أَوْ أَخًا، أَوْ حَمِيْمًا مُطِيْعًا لله عز وجل Agar Allah memperlihatkan kepada hamba yang muslim: istrinya, saudaranya, dan kekasihnya mentaati Allah. Tidak, demi Allah, tidak ada sesuatu pun yang menyenangkan mata Muslim selain dari melihat anaknya, cucunya, saudaranya, kekasihnya adalah orang yang taat kepada Allah SWT

14 Bagian KEDUA

15 اجْعَلْنَا أَئِمَّةً يَقْتَدِي بِنَا مِنْ بَعْدِنَا Jadikanlah kami pemimpin yang dicontoh oleh generasi sesudah kami نَأْتَمُّ بِهِمْ، وَيَأْتَمُّ بِنَا مِنْ بَعْدِنَا Kami memimpin mereka, dan dia memimpin kami setelah kami

16 أَئِمَّةً نَقْتَدِي بِمَنْ قَبْلِنَا، وَنَكُوْنُ أَئِمَّةً لِمَنْ بَعْدِنَا Pemimpin yang menjadi contoh orang-orang sebelum kami, dan kami menjadi pemimpin bagi orang-orang setelah kami اجْعَلْنَا مُؤْتَمِيْنَ بِهِمْ، مُقْتَدِيْنَ بِهِمْ Jadikan kami orang yang memimpin dan menjadi contoh mereka

17 وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ الَّذِيْنَ يَتَّقُوْنَ مَعَاصِيْكَ، وَيَخَافُوْنَ عِقَابَكَ إِمَامًا يَأْتَمُّوْنَ بِنَا فِي الْخَيْرَاتِ، لِأَنَّهُمْ إِنَّمَا سَأَلُوا رَبَّهُمْ أَنْ يَجْعَلَهُمْ لِلْمُتَّقِيْنَ أَئِمَّةً وَلَمْ يَسْأَلُوْهُ أَنْ يَجْعَلَ الْمُتَّقِيْنَ لَهُمْ إِمَامًا، وقال:( وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا ) وَلَمْ يَقُلْ أَئِمَّةً Jadikanlah kami bagi orang-orang yang bertakwa, yang takut bermaksiat kepadaMu, takut hukumanMu. Imam yang … dalam kebaikan-kebaikan. Mereka meminta kepada Robb mereka agar menjadikan mereka sebagai pemimpin orang-orang yang bertakwa, dan tidak memintaNya agar menjadi orang-orang bertakwa sebagai imam mereka. Doanya, “Jadikanlah kami imam bagi orang-orang bertakwa”, dan tidak mengatakan pemimpin

18 أَئِمَّةً يَقْتَدِى بِنَا فِي الْخَيْرِ وَهَذَا لاَ يَكُوْنُ إِلاَّ أَنْ يَكُوْنَ الدَّاعِي مُتَّقِيًّاً قُدْوَةً؛ وَهَذَا هُوَ قَصْدُ الدَّاعِي Sebagai pemimpin yang menjadi contoh kami dalam kebaikan. Ini tidak akan terjadi kecuali menjadi DA’I yang bertakwa lagi teladan; inilah DA’I SEJATI

19 إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ: وَلَدٌ صَالِحٌ يَدْعُوْ لَهُ، أَوْ عِلْمٌ يَنْتَفَعُ بِهِ مِنْ بَعْدِهِ، أَوْ صَدَقَةٌ جَارِيَةٌ Apabila anak Adam meninggal, putuslah amalnya kecuali tiga: anak shalih yang mendoakannya, atau ilmu yang bermanfaat setelah kematiannya, atau shadaqah jariah


Download ppt "Doa untuk Istri dan Anak. www.themegallery.com 25:74."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google