Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

In View of Islamic Morality menempatkan akhlak manusia dalam kesempurnaan syariat Islam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "In View of Islamic Morality menempatkan akhlak manusia dalam kesempurnaan syariat Islam."— Transcript presentasi:

1 In View of Islamic Morality menempatkan akhlak manusia dalam kesempurnaan syariat Islam

2

3 Islam 3 dimensi Hubungan manusia dengan dirinya Hubungan manusia dengan sesamanya Hubungan manusia dengan Khaliqnya

4 Islam adalah solusi Peraturan Islam dibangun atas dasar ruhi, yakni berdasarkan akidah Aspek kerohanian dijadikan sebagai asas peradabannya, asas negara dan asas syariat Islam Islam memecahkan problematika manusia dengan metoda yang sama

5 Akhlak Akhlak adalah bagian dari rincian-rincian hukum Dalam fiqih tidak dibuat satu bab pun yang khusus membahas akhlak Syariat Islam tidak menjadikan akhlak sebagai bagian khusus yang terpisah

6 Akhlak dan masyarakat Akhlak tidak mempengaruhi tegaknya suatu masyarakat, bangkit maupun jatuhnya Yang menggerakkan masyarakat bukanlah akhlak, melainkan peraturan-peraturan yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat itu, pemikiran-pemikiran, dan perasaan yang melekat pada masyarakat tersebut

7 Dakwah akhlak Akhlak merupakan hasil pelaksanaan perintah-perintah Allah SWT, yang dapat dibentuk dengan cara mengajak masyarakat kepada akidah dan melaksanakan Islam secara sempurna

8 Dakwah akhlak Lebih dari itu dapat menjauhkan masyarakat dari satu-satunya metode dakwah yang dapat menghasilkan penerapan Islam, yaitu tegaknya Daulah Islamiyah Dakwah hanya pada pembentukan akhlak dapat memunculkan anggapan bahwa dakwah Islam adalah dakwah untuk akhlak saja

9 Akhlak dan syariat Islam Syariat Islam, pada saat mengatur hubungan manusia dengan dirinya, melalui hukum-hukum syariat yang berkaitan dengan sifat-sifat akhlak, tentu tidak menjadikan hal itu sebagai aturan tersendiri, seperti halnya ibadah dan mu’amalat Syara’ telah menjelaskan sifat-sifat yang dianggap sebagai akhlak yang baik dan sifat-sifat yang dianggap sebagai akhlak buruk. Menganjurkan berlaku baik dan melarang berbuat buruk Akhlak adalah bagian dari syariat Islam. Bagian dari perintah-perintah Allah dan larangan- larangan-Nya. Akhlak harus ada serta nampak pada diri setiap muslim, agar sempurna seluruh amal perbuatannya dengan Islam, dan sempurna pula dalam melaksanakan perintah-perintah Allah

10 Membentuk masyarakat Untuk merealisirnya tidak dilakukan dengan jalan dakwah kepada akhlak, melainkan dengan metoda mewujudkan perasaan dan pemikiran Islam di tengah-tengah masyarakat Sebagai langkah awal, harus dipersiapkan suatu kelompok dakwah yang berlandaskan Islam secara keseluruhan, yang individu-individunya merupakan bagian dari jama’ah, bukan individu yang terpisah Mereka mengemban dakwah Islam di tengah-tengah masyarakat, mewujudkan perasaan dan pemikiran Islam. Sehingga seluruh anggota masyarakat akan memiliki akhlak, setelah mereka beramai-ramai kembali kepada Islam

11 Surah al Furqan ayat Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. 64. Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. 65. Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْناً وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَاماً.63. وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّداً وَقِيَاماً 64. وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً65

12 Surah al Furqan ayat Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. 67. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. 68. Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً.66. وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَاماً 67. وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهاً آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَن 68 يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَاماً

13 Surah al Furqan ayat (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, 70. Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 71. Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan Taubat yang sebenar-benarnya.. يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَاناً 69. إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلاً صَالِحاً فَأُوْلَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً 70. وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحاً فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَاباً 71

14 Surah al Furqan ayat Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya. 73. Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat- ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang- orang yang tuli dan buta. 74. Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.. وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَاماً 72. وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمّاً وَعُمْيَاناً 73. وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً 74

15 Surah al Furqan ayat Mereka Itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang Tinggi (dalam syurga) Karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan Ucapan selamat di dalamnya, 76. Mereka kekal di dalamnya. syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.. أُوْلَئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوا وَيُلَقَّوْنَ فِيهَا تَحِيَّةً وَسَلَاماً 75. خَالِدِينَ فِيهَا حَسُنَتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً 76

16 Islam adalah karunia terbaik Walhasil akhlak tidak dapat dijadikan dasar bagi terbentuknya suatu masyarakat. Akhlak adalah salah satu dasar bagi pembentukan individu. Masyarakat tidak dapat dipebaiki dengan akhlak, melainkan dengan dibentuknya pemikiran-pemikiran, perasaan-perasaan Islami, serta diterapkannya peraturan Islam di tengah-tengah masyarakat itu Memiliki sifat-sifat akhlak merupakan pemenuhan terhadap perintah Allah atau menjauhi larangan-Nya, bukan karena akhlak ini membawa manfaat atau madlarat dalam kehidupan

17 kesimpulan Pemikiran mendasar di dalam akhlak adalah bahwasanya akhlak harus disandarkan kepada akidah Islamiyah. Setiap mukmin hendaknya mempunyai sifat akhlak tidak lain sebagai perintah dan larangan Allah SWT

18 ISLAM punya SOLUSI Islam ADALAH Solusi


Download ppt "In View of Islamic Morality menempatkan akhlak manusia dalam kesempurnaan syariat Islam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google