Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Firdan A.R(1001492) Ivan N(1001900) Windi F (1000790)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Firdan A.R(1001492) Ivan N(1001900) Windi F (1000790)"— Transcript presentasi:

1 Firdan A.R( ) Ivan N( ) Windi F ( )

2 MALAYSIAINDONESIA Tujuan Pendidikan di Negara Malaysia  Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebuah kementerian di Malaysia yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pendidikan yang berkualitas kelas dunia untuk mengembangkan potensi individu sepenuhnya dan memenuhi aspirasi negara Malaysia. Tujuannya adalah untuk:kementerian di MalaysiapendidikanMalaysia  melahirkan bangsa Malaysia yang taat setia dan bersatu  melahirkan insan yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, berketerampilan, dan sejahtera  menyediakan sumber tenaga manusia untuk kebutuhan kemajuan negara  memberi peluang pendidikan kepada semua warga Malaysia.warga  SEBAGAIMANA termaktub dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.  Sejalan dengan itu, pada periode , Kementerian Pendidikan Nasional menetapkan visi Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif. Insan Indonesia cerdas komprehensif adalah insan yang cerdas spiritual, cerdas emosional, cerdas sosial, cerdas intelektual dan cerdas kinestetis. Tujuan pendidikan nasional

3 MALAYSIAINDONESIA  a. Pendidikan prasekolah  b. Pendidikan Rendah  c. Pendidikan Menengah  d. Pendidikan Pra-universiti  e. Pengkajian tinggi  Jenis pendidikan  a. Sekolah Kebangsaan  b. Sekolah Kluster/unggulan  c. Sekolah Jenis Kebangsaan . Sekolah Wawasan untuk berbagai kalangan  e. Sekolah Agama Islam  f. Sekolah Bestari  g. Sekolah Teknik dan Vokasional  h. Sekolah Berasrama Penuh  Pendidikan anak usia dini  Taman-kanak  Pendidikan dasar SD dan MI  Pendidikan Menengah SMP dan MTSN  SMA,MA,SMK dan SMF  Perguruan tinggi

4 MALAYSIAINDONESIA  Malaysia kualifikasinya harus sudah S1 (untuk guru SD sampai SMA), pendidikannya didapatkan di Institut Pendidikan Guru (IPG) bila ingin menjadi guru sekolah dasar (disini disebut sekolah rendah) ataupun di fakultas pendidikan di universitas bila ingin menjadi guru SMP dan SMA (disebut sekolah menengah). Untuk IPG maka itu berada dibawah Kementrian Pelajaran Malaysia (KPM), sedangkan yang fakultas pendidikan di universitas, induknya adalah Kementrian Pengajian Tinggi (KPT).  Guru PAUD/TK/RA  Guru SD/MI  Guru SMP/MTs  Guru SMA/MA  Guru SDLB/SMPLB/SMALB  Guru SMK/MAK Sedangkan kepala sekolah

5 KUALIFIKASI KEPALA SEKOLAH Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau non kependidikan pada peguruan tinggi yang terakreditasi. Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 56 tahun. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun menurut jenjang sekolah masing-masing. Untuk taman kanak kanak atau Raudhatul Athfal (TK/RA) memiliki pengalaman mengajar sekurang- kurangnya 3 tahun di TK/RA. Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negri sipil (PNS) dan non PNS disertakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang.

6

7  MALAYSIA pendidikan dasar berkisar antara RM 50 sampai RM 75 (Rp – ) per tahun tiap siswa. Bila orang tua siswa membeli semua buku pelajaran, harganya berkisar antara RM 80 samai RM 125 per siswa per tahun.  INDONESIA  Sistem Pembiayaan Pendidikan Menurut Ketentuan UU dan Implementasinya di Sekolah Sistem pembiayaan pendidikan di Indonesia sekarang menurut ketentuan Undang-Undang (UU) no. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) fasal 46 menyebutkan bahwa pendanaan pendidikan menjadi tangung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat.

8 KESIMPULAN Pendidikan di Indonesia dan Malaysia memiliki sejarah yang panjang mulai dari masa sebelum merdeka dan setelah merdeka. Perkembangan pendidikan ini banyak mendapat pengaruh dari bangsa yang menjajah di kedua negara ini. Untuk jenjang pendidikan di Indonesia dan Malaysia pada dasarnya adalah sama yaitu terdiri dari jenjang pendidikan prasekolah, dasar (rendah), menengah dan tinggi. Setiap negara memiliki kebijakan wajib belajar untuk warganya masing-masing. Setiap keluarga yang memiliki anak diwajibkan untuk menempuh pendidikan seperti yang ditetapkan pemerintah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Untuk setiap jenjang pendidikan terdapat evaluasi hasil belajar melalui ujian baik itu di tengah semester maupun di akhir semester. Melalui ujian akan diketahui sejauh mana kemampuan dan seberapa banyak yang dapat diserap oleh anak serta dapat diketahui kesiapan anak untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Masalah pendidikan merupakan masalah yang penting bagi setaip negara maka diperlukan pengelolaan yang serius dan matang dari pihak-pihak yang terkait.


Download ppt "Firdan A.R(1001492) Ivan N(1001900) Windi F (1000790)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google