Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

4/9/2015 1 Ana Kurniawati. Materi Kuliah 4/9/2015 2 1. Pengantar Pengolahan Citra 2. Konsep Dasar Pengolahan Citra 3. Representai Citra 4. Konvolusi 5.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "4/9/2015 1 Ana Kurniawati. Materi Kuliah 4/9/2015 2 1. Pengantar Pengolahan Citra 2. Konsep Dasar Pengolahan Citra 3. Representai Citra 4. Konvolusi 5."— Transcript presentasi:

1 4/9/2015 1 Ana Kurniawati

2 Materi Kuliah 4/9/2015 2 1. Pengantar Pengolahan Citra 2. Konsep Dasar Pengolahan Citra 3. Representai Citra 4. Konvolusi 5. Peningkatkan Mutu Citra 6. Segmentasi Citra

3 Materi Kuliah 4/9/2015 3 7. Analisis Citra 8. UTS 9. Kompresi 10. Pewarnaan Citra 11. UAS

4 4/9/2015 4

5 A. CITRA 4/9/2015 5 Menurut Kamus Webster Citra (image) adalah suatu representasi, kemiripan, atau imitasi dari suatu objek atau benda Secara harpiah citra adalah gambar pada bidang dwimatra (dua dimensi). Secara matematis citra merupakan fungsi menerus (continue) dari intensitas cahaya pada bidang dwimatra.

6 A. CITRA 6 Citra – Suatu signal dua-dimensi yang dapat diobservasi oleh sistem visual manusia Citra Digital – Representasi citra melalui proses sampling berdasarkan ruang dan waktu

7 A. CITRA 4/9/2015 7 Citra dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu : 1. citra tampak Contoh : Optik berupa foto, Analog berupa sinyal video seperti gambar pada monitor televisi.

8 Contoh citra tampak (foto) 4/9/2015 8

9 A. CITRA 4/9/2015 9 2. citra tak tampak. Contoh : data gambar dalam file (citra digital), dan citra yang direpresentasikan menjadi fungsi matematik.

10 A. CITRA 4/9/2015 10 Untuk dapat dilihat mata manusia, citra tak tampak ini harus diubah menjadi citra tampak, misalnya dengan menampilkannya di monitor, dicetak di atas kertas dsb.

11 A. CITRA 4/9/2015 11 Yang dapat diolah dengan komputer hanyalah citra digital. Citra lain agar dapat diolah dengan komputer harus diubah terlebih dahulu menjadi citra digital, misalnya dengan cara dipindai (scan), membuat dalam bentuk numeris. Pengubahan ini disebut pencitraan (image).

12 A. Citra 4/9/2015 12 Proses Terjadinya Citra Sumber cahaya menerangi objek, objek memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tersebut. Pantulan cahaya ini ditangkap oleh alat-alat optik, misalnya mata pada manusia, kamera, pemindai (scanner), dan sebagainya, sehingga bayangan objek yang disebut citra tersebut terekam

13 Formasi Citra 13 Cahaya dipancarkan dari sumber cahaya Cahaya dipantulkan oleh object. Cahaya yg dipantulkan ditangkap oleh mata atau camera Cahaya adalah radiasi elektromagnetis yang menstimulir respons visual, dan diekspresikan sebagai distribusi energi spectral L( ), dimana  adalah panjang gelombang antara 350nm – 780 nm.

14 A. Citra 4/9/2015 14 Citra yang dimaksud pada kuliah ini adalah citra diam (still images). Citra diam adalah citra tunggal yang tidak bergerak. Citra bergerak (moving images) adalah rangkaian citra diam yang ditampilkan secara beruntun, sehingga memberi kesan pada mata kita sebagai gambar yang bergerak.

15 A. Citra 4/9/2015 15 Setiap citra dalam rangkaian disebut frame. Gambar- gambar yang tampak pada film layar lebar atau televisi pada hakikatnya terdiri atas ratusan sampai ribuan frame.

16 B. Defenisi Pengolahan Citra 4/9/2015 16 Seringkali citra yang kita miliki mengalami penurunan mutu (degradasi), misalnya mengandung cacat atau derau (noise), warnanya terlalu kontras, kurang tajam, kabur (blurring), dan sebagainya.

17 B. Defenisi Pengolahan Citra 4/9/2015 17 Agar citra yang mengalami gangguan mudah diinterpretasi (baik oleh manusia maupun mesin, maka citra tersebut perlu dimanipulasi menjadi citra lain yang lebih baik. Bidang studi yang menyangkut hal ini adalah Pengolahan Citra (Image Processing).

18 B. Defenisi Pengolahan Citra 4/9/2015 18 Pengolahan citra digital – melakukan operasi pengolahan signal digital pada citra digital.

19 B. Defenisi Pengolahan Citra 4/9/2015 19 Umumnya operasi-operasi pada pengolahan citra diterapkan pada citra bila : 1. Perbaikan atau memodifikasi citra perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas penampakan atau untuk menonjolkan beberapa aspek informasi yang terkandung didalam citra. 2. Elemen di dalam citra perlu dikelompokkan, dicocokkan, atau diukur. 3. Sebagian citra perlu digabung dengan bagian citra yang lain.

20 Sebelum diperbaiki Setelah diperbaiki 4/9/2015 20

21 Introduction to Digital Image Processing

22 B. Defenisi Pengolahan Citra 4/9/2015 22 Di dalam bidang komputer, ada tiga bidang studi yang berkaitan dengan data citra, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu : 1. Grafika Komputer (computer graphics). 2. Pengolahan Citra (image processing) 3. Pengenalan Pola (pattern recognition/ image interpretation).

23 B. Defenisi Pengolahan Citra 4/9/2015 23 Di dalam bidang komputer, ada tiga bidang studi yang berkaitan dengan data citra, namun tujuan ketiganya berbeda, yaitu : 1. Grafika Komputer (computer graphics). 2. Pengolahan Citra (image processing) 3. Pengenalan Pola (pattern recognition/ image interpretation).

24 1. Grafika Komputer (computer graphics). 4/9/2015 24 Bertujuan menghasilkan citra (lebih tepat disebut grafik atau picture) dengan prinsip-prinsip geometri seperti garis, lingkaran, dan sebagainya. Prinsip-prisip geometri tersebut memerlukan data deskriptif untuk melukis elemen-elemen gambar. Contoh data deskriptif adalah koordinat titik, panjang garis, jari- jari lingkaran, tebal garis, warna, dan sebagainya.

25 Data deskriptif Grafika Komputer Citra 4/9/2015 25

26 2. Pengolahan Citra 4/9/2015 26 Bertujuan memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau mesin (dalam hal ini komputer). Teknik-teknik pengolahan citra mentrans-formasikan citra menjadi citra lain. Jadi, masukannya citra keluarannya juga citra, namun citra keluaran mempunyai kualitas lebih baik daripada citra masukan.

27 Citra Pengolahan Citra 4/9/2015 27

28 3. Pengenalan Pola 4/9/2015 28 Mengelompokkan data numerik dan simbolik (termasuk citra) secara otomatis oleh mesin (dalam hal ini komputer). Tujuan pengelompokan adalah untuk mengenali suatu objek di dalam citra. Misalnya data masukan huruf “A”. Dengan menggunakan suatu algoritma pengenalan pola. Diharapkan komputer dapat mengenali bahwa karakter tersebut adalah “A”.

29 Citra Pengenalan Pola Deskripsi Objek 4/9/2015 29

30 C. Computer Vision dan Hubungannya dengan Pengolahan Citra. 4/9/2015 30 Computer Vision merupakan proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, klasifikasi, pengenalan (recognition), dan membuat keputusan. Vision = Geometry + Measurement + Interpretation

31 Proses-proses di dalam computer vision dapat dibagi menjadi 3 aktivitas, yaitu : 4/9/2015 31 1. Memperoleh atau mengakuisisi citra digital. 2. Melakukan teknik komputasi untuk memproses atau memodifikasi data citra (operasi-operasi pengolahan citra). 3. Menganalisis dan menginterpretasi citra dan menggunakan hasil pemrosesan untuk tujuan tertentu.

32 4/9/2015 32

33 D. Operasi Pengolahan Citra 4/9/2015 33 1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement) 2. Pemugaran citra (image restoration) 3. Pemampatan citra (image compression) 4. Segmentasi citra (image segmentation) 5. Pengorakan citra (image analysis) 6. Rekonstruksi citra (image reconstruction)

34 1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement) 4/9/2015 34 Bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter- parameter citra. Dengan operasi ini ciri-ciri khusus yang terdapat di dalam citra lebih ditonjolkan.

35 1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement) 4/9/2015 35 Contoh operasi perbaikan citra, yaitu : perbaikan kontras gelap/terang, perbaikan tepian objek (edge enhancement), penajaman (sharpening), pemberian warna semu (pseudocoloring), penapisan derau (noise filtering).

36 Contoh Perbaikan Kualitas Citra 4/9/2015 36

37 2. Pemugaran citra (image restoration) 4/9/2015 37 Bertujuan menghilangkan/meminimumkan cacat pada citra. Contoh operasi pemugaran citra : penghilangan kesamaran (deblurring), penghilangan derau (noise)

38 Contoh : 4/9/2015 38

39 3. Pemampatan citra (image compression) 4/9/2015 39 Operasi ini dilakukan agar citra dapat dipresentasikan dalam bentuk yang lebih kompak, sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit. Contoh metode JPEG

40 4. Segmentasi Citra (image segmentation) 4/9/2015 40 Bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini berkaitan erat dengan pengenalan pola.

41 5. Pengorakan citra (image analysis) 4/9/2015 41 Bertujuan menghitung besaran kuantitatif dari citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik pengorakan citra mengekstraksi ciri-ciri tertentu yang membantu dalam identifikasi objek. Contoh pengorakan citra : Pendeteksian tepi objek (edge detection), Ekstraksi batas (boundary), Representasi daerah (region).

42 6. Rekonstruksi Citra (image reconstruction) 4/9/2015 42 Bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. Operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis, misalnya foto rontgen dengan sinar X digunakan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.

43 E. Aplikasi Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola 4/9/2015 43 1. Bidang perdagangan : Pembacaan kode batang (bar code) yang tertera pada barang (umum digunakan pada pasar swalayan/supermarket), mengenali huruf atau angka pada suatu formulir secara otomatis. 2. Bidang militer : mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual, mengindentifikasi jenis pesawat musuh.

44 E. Aplikasi Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola 4/9/2015 44 3. Bidang kedokteran : pengolahan citra sinar X untuk mammografi (deteksi kanker payudara), Rekonstruksi foto janin hasil USG. 4. Bidang biologi : pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopik. 5. Komunikasi data : pemampatan citra yang ditransmisi.

45 E. Aplikasi Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola 4/9/2015 45 6. Hiburan : Pemampatan video (MPEG). 7. Robotika : Visualy-guided autonomous navigation. 8. Pemetaan : klasifikasi penggunaan tanah melalui foto udara/LANDSAT. 9. Geologi : mengenali jenis batu-batuan melalui foto udara/LANDSAT. 10. Hukum : pengenalan sidik jari, pengenalan foto narapidana.

46 DAFTAR PUSTAKA 4/9/2015 46 www.mdp.ac.id/materi/2011-2012-2/.../TI419-051038-521- 2.ppt www.mdp.ac.id/materi/2011-2012-2/.../TI419-051038-521- 2.ppt Buku Pengolahan Citra Rinaldi Munir http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/12/image- enhancement.html http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/12/image- enhancement.html http://viannr.blogspot.com/2011/12/tugas-pengantar- pengolahan-citra.html http://viannr.blogspot.com/2011/12/tugas-pengantar- pengolahan-citra.html

47 TUGAS 1 4/9/2015 47 Buat paper tentang contoh penggunaan Aplikasi Pengolahan Citra dalam kehidupan sehari-hari. Analisis aplikasi tersebut berdasarkan operasi dasar pengolahan citra. Outline Cover Daftar isi Contoh Aplikasi Citra Analisis aplikasi citra Daftar Pustaka Tata Cara Penulisan Kertas : A4 Spasi :1,5 Margin : 2,5 cm Nomor Hal : Bawah Tengah Dijilid : Lakban Minimal halaman : 5 Dikumpulkan : Hari Senin Tanggal 8 Oktober 2012 Presentasi


Download ppt "4/9/2015 1 Ana Kurniawati. Materi Kuliah 4/9/2015 2 1. Pengantar Pengolahan Citra 2. Konsep Dasar Pengolahan Citra 3. Representai Citra 4. Konvolusi 5."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google