Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ILMU DAN PENELITIAN Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran 2) Penelitian ilmiah 3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian …next.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ILMU DAN PENELITIAN Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran 2) Penelitian ilmiah 3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian …next."— Transcript presentasi:

1 ILMU DAN PENELITIAN Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran 2) Penelitian ilmiah 3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian …next

2 Ilmu. Ilmu adalah pengetahuan tentang fakta, baik eksakta (natura) maupun sosial yang berlaku umum dan sistematik, sehingga dapat disimpulkan pernyataan- pernyataan berdasarkan kaidah-kaidah umum. Ilmu selain merupakan himpunan pengetahuan yang sistematis, juga merupakan suatu metodologi, dalam hal ini ilmu telah memberikan metode dan sistem, serta membentuk kebiasaan, meningkatkan kemampuan melakukan observasi, eksperimen, klasifikasi, analisis dan generalisasi.

3 Catatan : 1) Metodologi adalah model yang mengandung prinsip-prinsip teoritis dan kerangka yang memberikan petunjuk bagaimana penelitian dilakukan dalam suatu konteks paradigma tertentu. 2) Paradigma adalah sejumlah proposisi yang menjelaskan bagaimana ‘dunia’ dihayati 3) Metode adalah cara/prosedur dan alat/teknik untuk mengumpulkan data dan analisis data

4 Penalaran. Ilmu membantu meningkatkan kemampuan berfikir secara logis yang disebut penalaran. Proses berfikir logis adalah suatu refleksi yang teratur dan hati-hati yang lahir dari suatu keragu-raguan dan keinginan untuk memperoleh suatu ketentuan yang kemudian berkembang menjadi masalah yang khas, yang dipecahkan melalui penyelidikan berdasarkan metode tertentu, sehingga diperoleh kesimpulan tentatif. Dengan demikian, proses berfikir logis (penalaran) memiliki 2 (dua) unsur penting, yaitu : (1) Logis, dan (2) Analitis.

5 …Lanjutan : Penalaran. Rasio atau fakta (data empiris) merupakan sumber utama penalaran. Berfikir ilmiah merupakan gabungan antara penalaran secara deduktif dan induktif yang berkaitan erat dengan rasionalisme dan empirisme. Catatan : Induksi merupakan cara berfikir untuk menarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat individual. Sedangkan Deduksi merupakan cara berfikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus berdasarkan pernyataan yang bersifat umum.

6 Penelitian Ilmiah Penalaran dan observasi merupakan unsur dari Penelitian ilmiah. Penelitian memiliki makna penyelidikan, investigasi, pengujian/pemeriksaan, dan eksperimen yang dilakukan secara sistematis, teliti, kritis, objektif, dan logis. Penelitian bisnis adalah Penyelidikan atau investigasi terhadap suatu masalah tertentu yang dilakukan secara terorganisir, sistematis, berdasarkan data, kritis, dan objektif, dengan maksud untuk memperoleh jawaban/solusi atas masalah yang dihadapi manajemen.

7 …Lanjutan : Penelitian ilmiah. Kebenaran yang diperoleh melalui penelitian adalah suatu kebenaran yang telah ditemukan melalui proses ilmiah. Kebenaran ilmiah dapat diterima bila : 1)Adanya koheren, dimana suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan tersebut koheren atau konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Berfikir secara deduktif adalah menggunakan sifat koheren dalam menentukan kebenaran. (mahluk hidup mati, maka si polan akan mati) 2)Adanya koresponden, dimana suatu pernyataan dianggap benar bila materi pengetahuan yang terkandung dalam pernyataan tersebut berhubungan atau memiliki korespondensi dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut. Berfikir secara induktif adalah menggunakan sifat koresponden dalam menentukan kebenaran (ayam mati, singa mati, semua hewan akan mati) 3)Adanya sifat Pragmatis, dimana suatu pernyataan dipercayai benar karena pernyataan tersebut mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan praktis (teori X digunakan untuk mengembangkan teknik Z, dan secara ilmiah teknik Z terbukti benar dalam kehidupan sehari-hari ; maka teori X adalah benar)

8 Proposisi, dan Teori Dalam penelitian. Proposisi adalah pernyataan tentang sifat dari realita yang dapat diuji kebenarannya. Proposisi yang sudah dirumuskan sedemikian rupa dan sementara diterima untuk diuji kebenarannya disebut Hipotesis. Dalam ilmu sosial, proposisi biasanya diartikan sebagai pernyataan antara dua atau lebih konsep (misalnya : Teknologi informasi adalah salah satu faktor yang menentukan keandalan suatu Sistem Informasi Akuntansi)

9 …lanjutan : proposisi, … Teori adalah sebuah set konsep atau construct yang saling berhubungan ; set dari proposisi yang mengandung suatu pandangan sistematis dari fenomena. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan mengenai teori, yaitu : 1)Teori adalah sebuah set proposisi yang terdiri dari construct yang sudah didefinisikan secara luas dan dengan hubungan unsur-unsur dalam set tersebut secara jelas. 2)Teori menjelaskan hubungan antar variabel atau antar construct sehingga pandangan yang sistematis dari fenomena- fenomena yang diterangkan oleh variabel dapat terlihat dengan jelas. 3)Teori menerangkan fenomena dengan cara menspesifikasikan variabel-variabel yang berhubungan secara konseptual.

10 …lanjutan : proposisi, … Teori merupakan tool of science yang berperan sebagai berikut : 1)Teori sebagai orientasi utama dari ilmu. Fungsi utama dari teori adalah memberi batasan terhadap ilmu dengan cara memperkecil jangkauan dari fakta yang akan dipelajari. 2)Teori sebagai konsepsualisasi dan klasifikasi. Teori memberikan rencana konseptual dengan cara mengklasifikasikan fenomena-fenomena yang relevan secara sistematis. 3)Teori meringkas data. Dengan adanya teori, generalisasi terhadap hasil penelitian dapat dilakukan dengan mudah. 4)Teori memprediksi fakta. Pengikhtisaran fakta oleh teori akan menghasilkan uniformitas dari pengamatan-pengamatan. 5)Teori memperjelas celah kosong. Teori dapat memberikan petuntuk dan memperjelas aspek dari ilmu pengetahuan yang belum dieksplorasi.

11 …lanjutan : proposisi, … Peran teori dalam penelitian, yaitu : 1)Teori meningkatkan keberhasilan penelitian karena teori dapat merangkum temuan-temuan khas ke dalam satu kesatuan, serta memperjelas proses- proses yang terjadi di dalamnya. 2)Teori dapat memberikan penjelasan mengenai hubungan antar variabel yang sedang diteliti. Dilain pihak, penelitian dapat menguji teori, memperjelas konsep teori, mengubah fokus teori, atau mengembangkan teori yang sudah ada Dilain pihak, penelitian dapat menguji teori, memperjelas konsep teori, mengubah fokus teori, atau mengembangkan teori yang sudah ada

12 …lanjutan : proposisi, … Catatan : 1)Konsep adalah batasan atau definisi yang digunakan untuk menggambarkan secara abstrak keadaan, kejadian, kelompok, atau individu yang menjadi pusat perhatian. Misalnya : Partisipasi 2)Construct adalah konsep yang lebih rendah tingkat abstraksinya, Misalnya : construct dari Partisipasi adalah : Materi, karya, moril, tenaga.

13 Metode Penelitian. Secara umum, penelitian terdiri atas 2 tipe, yaitu : 1) penelitian dasar (basic research), dan 2) penelitian terapan (applied research). Penelitian dasar menghasilkan pengetahuan umum dan pengertian-pengertian mengenai alam serta hukum-hukumnya yang digunakan sebagai dasar dalam memecahkan masalah- masalah praktis secara parsial, dengan fokus kesinambungan dan integritas dari ilmu dan filosofi Penelitian terapan menghasilkan suatu pengetahuan aplikatif yang digunakan untuk memecahkan masalah secara keseluruhan.

14 …lanjutan : metode … Penelitian memiliki ciri yang merupakan kesimpulan mengenai ilmu dan pemikiran reflektif, yaitu : 1) Penelitian terfokus kepada masalah yang ingin dipecahkan 2) Penelitian mengandung unsur originalitas 3) Penelitian didasarkan kepada pandangan ‘ingin tahu’ 4) Penelitian dilakukan dengan pandangan terbuka 5) Penelitian didasarkan kepada asumsi bahwa suatu fenomena mempunyai hukum dan aturan (order) 6) Penelitian dimaksudkan guna menemukan generalisasi 7) Penelitian merupakan studi tentang sebab akibat/korelasional 8) Penelitian menggunakan pengukuran 9) Penelitian menggunakan teknik yang secara sadar diketahui.

15 …lanjutan : metode … Karakteristik utama dari penelitian ilmiah : 1) Bertujuan (purposiveness) 2) Dilakukan secara hati-hati (rigor) 3) Dapat diuji (testability) 4) Memiliki sifat replikasi situasi (Replicability) 5) Presisi (derajat akurasi berdasarkan sampel), dan meyakinkan (probabilitas kebenaran suatu estimasi/confidence level) (Precision and confidence) 6) Objektif (objectivity) 7) Dapat digeneralisasi (aplikabilitas hasil dari suatu tatanan ke tatanan lain (generalizability) 8) Simplisitas/kesederhanaan (parsimony)

16 …lanjutan : metode … Suatu penelitian dilaksanakan berdasarkan metode penelitian tertentu, sehingga peneliti memiliki panduan yang jelas mengenai bagaimana penelitian harus dilakukan. Metode penelitian berhubungan dengan prosedur (urutan/tahapan pekerjaan), dan teknik (cara pemilihan alat ukur). Metode penelitian yang ada lebih banyak didasarkan kepada sifat masalah, tempat, jangkauan waktu, dan area ilmu pengetahuan yang mendukungnya

17 …lanjutan : metode … Beberapa pandangan mengenai pengelompokan metode penelitian. Pendapat 1 : Metode penelitian dikelompokan kedalam 5 kelompok, yaitu : 1) Metode Sejarah 2) Metode Deskripsi : a. Metode Survey a. Metode Survey b. Metode Deskriptif berkesinambungan b. Metode Deskriptif berkesinambungan c. Metode Studi Kasus c. Metode Studi Kasus d. Metode Analisa Pekerjaan Dan Aktivitas d. Metode Analisa Pekerjaan Dan Aktivitas e. Metode Studi Komperatif e. Metode Studi Komperatif f. Metode Studi Waktu Dan Gerak f. Metode Studi Waktu Dan Gerak 3) Metode Eksperimen 4) Metode Grounded Research 5) Metode Penelitian Tindakan

18 …lanjutan : metode … Pendapat 2 : Metode Penelitian dikelompokan menjadi 3 kelompok utama : 1) Metode Deskriptif 2) Metode Pengujian Hipotesis (Ekspalanatif) 3) Metode Eksploratif Pendapat 3 : Metode Penelitian dikelompokan menjadi 4 kelompok, yaitu : 1) Metode Filosofis 2) Metode Deskriptif 3) Metode Sejarah 4) Metode Eksperimen Perbedaan pandangan tersebut lebih kepada fokus disiplin ilmu, sementara substansinya adalah sama, yaitu : menghindari cara berfikir spekulatif dan langkah trial and error, serta meningkatkan objektivitas.


Download ppt "ILMU DAN PENELITIAN Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran 2) Penelitian ilmiah 3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian …next."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google