Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERUMUSAN PANCASILA Anang Zubaidy Yogyakarta, 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERUMUSAN PANCASILA Anang Zubaidy Yogyakarta, 2013."— Transcript presentasi:

1 PERUMUSAN PANCASILA Anang Zubaidy Yogyakarta, 2013

2 Momen-momen Sejarah 7 September September 1944 Jenderal Kuniaki Koiso atas nama Kaisar Jepang mengeluarkan “janji kemerdekaan Indonesia di kemudian hari”. Jenderal Kuniaki Koiso atas nama Kaisar Jepang mengeluarkan “janji kemerdekaan Indonesia di kemudian hari”. 29 April April 1945 Dibentuk “Dokuritsu Zyumbi Tyoosakai” (BPUPKI) sebagai perwujudan janji kemerdekaan. Dibentuk “Dokuritsu Zyumbi Tyoosakai” (BPUPKI) sebagai perwujudan janji kemerdekaan. 28 Mei Mei 1945 Pelantikan BPUPKI yang diketuai oleh Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat. Pelantikan BPUPKI yang diketuai oleh Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat.

3 29 Mei – 1 Juni Mei – 1 Juni 1945 Sidang Pertama BPUPKI: Sidang Pertama BPUPKI: Yamin mengusulkan Peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri Ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat. Yamin mengusulkan Peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri Ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat. Mr. Soepomo menggagas konsep NEGARA INTEGRALISTIK bagi Indonesia merdeka dan mengusulkan Persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir dan bathin, musyawarah dan keadilan rakyat. Mr. Soepomo menggagas konsep NEGARA INTEGRALISTIK bagi Indonesia merdeka dan mengusulkan Persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir dan bathin, musyawarah dan keadilan rakyat. Ir. Soekarno mengusulkan 5 prinsip (kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa) Ir. Soekarno mengusulkan 5 prinsip (kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa) Gagal membuat kesepakatan mengenai dasar negara karena ada perbedaan tajam. Gagal membuat kesepakatan mengenai dasar negara karena ada perbedaan tajam. Dibentuk panitia 8. Dibentuk panitia 8.

4 18 – 21 Juni – 21 Juni 1945 Rapat Cuo Sangi In VII. Rapat Cuo Sangi In VII. Dihadiri oleh 38 orang anggota dipimpin oleh Soekarno Dihadiri oleh 38 orang anggota dipimpin oleh Soekarno Dibentuk panitia 9 oleh Soekarno Dibentuk panitia 9 oleh Soekarno 22 Juni Juni 1945 Lahir Piagam Jakarta (the Jakarta Charter) oleh Panitia 9. Lahir Piagam Jakarta (the Jakarta Charter) oleh Panitia 9. Isi Piagam Jakarta: Isi Piagam Jakarta: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya Kemanusiaan yang adil dan beradab. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Persatuan Indonesia Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

5 10 Juli Juli 1945 Sidang Pleno BPUPKI yang membahas laporan dari Panitia 9. Sidang Pleno BPUPKI yang membahas laporan dari Panitia Juli Juli 1945 Pengesahan Piagam Jakarta (the Jakarta Charter) sebagai dasar negara. Pengesahan Piagam Jakarta (the Jakarta Charter) sebagai dasar negara. 17 Juli Juli 1945 Sidang Pleno II BPUPKI mengesahkan rancangan UUD Sidang Pleno II BPUPKI mengesahkan rancangan UUD Agustus Agustus 1945 Pembubaran BPUPKI dan pembentukan PPKI (Dokuritsu Zumbi Iinkai) yang diketuai oleh Ir. Soekarno. Pembubaran BPUPKI dan pembentukan PPKI (Dokuritsu Zumbi Iinkai) yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

6 6 dan 9 Agustus dan 9 Agustus 1945 Hiroshima dan Nagasaki dibom oleh sekutu. Hiroshima dan Nagasaki dibom oleh sekutu. 14 Agustus Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. 17 Agustus Agustus 1945 Kemerdekaan RI. Kemerdekaan RI. Moh. Hatta mengaku mendapatkan informasi dari opsir kaigun (angkatan laut) bahwa kelompok Protestan dan Katholik tidak setuju dicantumkannya kalimat “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya”. Moh. Hatta mengaku mendapatkan informasi dari opsir kaigun (angkatan laut) bahwa kelompok Protestan dan Katholik tidak setuju dicantumkannya kalimat “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya”.

7 18 Agustus Agustus 1945 Pengesahan UUD setelah dilakukan penyempurnaan: Pengesahan UUD setelah dilakukan penyempurnaan: Dasar Negara Dasar Negara “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam” diganti dengan “Presiden ialah orang Indonesia asli” [Pasal 6 ayat (1)] “Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam” diganti dengan “Presiden ialah orang Indonesia asli” [Pasal 6 ayat (1)] Perubahan Pasal 29 ayat (1) yang disesuaikan dengan Dasar Negara yang telah disetujui Perubahan Pasal 29 ayat (1) yang disesuaikan dengan Dasar Negara yang telah disetujui Wakil presiden hanya satu orang dari yang semula diusulkan 2 orang. Wakil presiden hanya satu orang dari yang semula diusulkan 2 orang. Penambahan Bab tentang perubahan UUD. Penambahan Bab tentang perubahan UUD. Memilih Presiden dan Wakil Presiden yang pertama. Memilih Presiden dan Wakil Presiden yang pertama. Menetapkan berdirinya Komite Nasional sebagai Badan Musyawarah darurat. Menetapkan berdirinya Komite Nasional sebagai Badan Musyawarah darurat.

8 Sekian….


Download ppt "PERUMUSAN PANCASILA Anang Zubaidy Yogyakarta, 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google