Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB I IDEOLOGI PANCASILA. PENGERTIAN IDEOLOGI  Bahasa Yunani “idein” atau “idea” = ide/gagasan/ buah pikiran buah pikiran  Menurut asal kata “ide” =

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB I IDEOLOGI PANCASILA. PENGERTIAN IDEOLOGI  Bahasa Yunani “idein” atau “idea” = ide/gagasan/ buah pikiran buah pikiran  Menurut asal kata “ide” ="— Transcript presentasi:

1 BAB I IDEOLOGI PANCASILA

2 PENGERTIAN IDEOLOGI  Bahasa Yunani “idein” atau “idea” = ide/gagasan/ buah pikiran buah pikiran  Menurut asal kata “ide” = gagasan/buah pikiran “ideal”= sempurna, bagus sekali Ideologi adalah kumpulan ide/gagasan yang ideal (yang dicita-citakan) yang dapat dijadikan sebagai pedoman/pegangan hidup dan mempengaruhi kehidupan manusia

3 MANFAAT IDEOLOGI bagi manusia Sebagai pedoman/pegangan hidup Sebagai pedoman/pegangan hidup Memberikan arah hidup lebih baik Memberikan arah hidup lebih baik Menjadi sarana tercapainya tujuan hidup Menjadi sarana tercapainya tujuan hidup Memberikan motivasi/semangat hidup Memberikan motivasi/semangat hidup

4 bagi negara Sebagai pedoman/pegangan hidup bangsa Sebagai pedoman/pegangan hidup bangsa Memberikan arah hidup bangsa lebih baik Memberikan arah hidup bangsa lebih baik Menjadi sarana tercapainya tujuan hidup bangsa Menjadi sarana tercapainya tujuan hidup bangsa Memberikan motivasi/semangat/dinamikahidup bangsa Memberikan motivasi/semangat/dinamikahidup bangsa Sarana mempersatukan rakyat yang berbeda-beda Sarana mempersatukan rakyat yang berbeda-beda

5 IDEOLOGI PANCASILA SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA (sebagai dasar negara) Jepang menjajajah Indonesia,menjanjikan kemerdekaan Jepang ingkar janji dan menindas bangsa Indonesia protes menuntut kemerdekaan

6 Jepang membentuk BPUPKI (untuk mempersiapkan kemerdekaan) dasar negarahukum dasar (sidang I :(sidang II : 29 Mei – 1 Juni’45)10 – 17 Juli’45) Pancasila Konstitusi I/UUD 1945

7 Sidang I (dasar negara) Mr.Moh.Yamin Prof.Dr.Soepomo Ir.Soekarno (29 Mei 1945) (30 Mei 1945) (1 Juni 1945) (29 Mei 1945) (30 Mei 1945) (1 Juni 1945) Peri Kebangsaan Ketuhanan YME Kebangsaan Peri Kemanusiaan Rasa Kemanusian ( nasionalisme) Peri Ketuhanan Rasa Persatuan Perikemanusian Peri Kerakyatan Kerakyatan …. (internasionalisme) Kesejahteraan Rakyat Keadilan Sosial Mufakat/Demokrasi Kesejahteraan Sos Kesejahteraan Sos Ketuhanan Yang Ketuhanan Yangberkebudayaan PANCA SILA PANCA SILA

8 BPUPKI sepakat rumusan dasar negara diambil dari ide 3 tokoh (disusun dengan rumusan seperti dalam pembukaaan UUD 1945) dan diberi nama PANCASILA (sesuai usul Soekarno tgl 1 Juni 1945,sehingga 1 Juni sbg hari lahir Pancasila) Tanggal 22 Juni 1945 PIAGAM JAKARTA 1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya Sila 2 sd 5 sama

9 DISEPAKATI: rumusan Pancasila tetap dan tidak berubah rumusan yang benar:  sesuai pembukaan UUD 1945, alinea ke-4  Instruksi Presiden No. 23/1968 tanggal 13 April 1968

10 PANCASILA 1. Ketuhanan yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

11 FUNGSI PANCASILA Sebagai dasar negara (Pancasila menjadi sumber dari segala sumber hukum/ semua hukum bersumber pada Pancasila) Sebagai ideologi/pandangan hidup bangsa (Pancasila menjadi pedoman/pandangan hidup bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara )

12 Sebagai Jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia (Pancasila menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain) Sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia (Pancasila dibentuk berdasarkan perjanjian dan kesepakatan wakil-wakil rakyat Indonesia dalam sidang BPUPKI) Sebagai alat pemersatu bangsa (Pancasila bisa mempersatukan bangsa Indonesia yang beraneka ragam)

13 Alasan Pancasila menjadi ideologi bangsa Indonesia  Karena di dalam Pancasila terdapat ide/gagasan/nilai-nilai yang ideal (yang dicita-citakan bangsa Indonesia) dan dapat dijadikan sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, bernegara

14 II. IDEOLOGI LIBERAL DAN KOMUNIS A. IDEOLOGI LIBERAL B. IDEOLOGI KOMUNIS

15 LAHIRNYA IDEOLOGI LIBERAL Akhir abad 18 (di Eropa) revolusi ilmu pengetahuan perkembangan teknologi dan industri paham rasionalisme paham individualisme, materialisme (karena kemampuan individu, manusia sebagai makhluk pribadi lebih berpontensial) ideologi liberal (kebebasan individu)

16 INTI IDEOLOGI LIBERAL Kebebasan individu (manusia dipandang sebagai pribadi yang utuh yang selalu berjuang untuk dirinya sendiri) makhluk pribadi makhluk pribadi Manusia Manusia makhluk sosial (x) makhluk sosial (x)

17 Hubungan negara dengan agama (DALAM IDEOLOGI LiBERAL) Merupakan negara SEKULER ( negara memisahkan secara tegas urusan agama dengan urusan negara, urusan agama dianggap sebagai urusan pribadi bebas beragama ataupun atheis)

18 LAHIRNYA IDEOLOGI komunis Ideologi liberal (individualisme) kaya makin kaya, miskin makin miskin penderitaan rakyat usaha ingin menolong penderitaan rakyat paham tidak perlu mengutamakan pribadi, tetapi sosial/bersama ideologi komunis (sosialisme komunis)

19 INTI IDEOLOGI komunis Manusia adalah makhluk sosial, anti demokrasi, anti HAM (individualisme dianggap menimbulkan penderitaan, tidak mengakui hak milik pribadi, yang ada hak milik kolektif) makhluk pribadi (x) makhluk pribadi (x) Manusia Manusia makhluk sosial makhluk sosial

20 Hubungan negara dengan agama (DALAM IDEOLOGI komunis) Merupakan negara ATHEIS (tidak mempercayai adanya Tuhan, mereka menganggap manusia pada hakikatnya menciptakan dirinya sendiri dengan menghasilkan sarana-sarana kehidupan agama dianggap candu masyarakat)

21 Perbandingan ideologi PANCASILA, LIBERAL DAN KOMUNIS

22


Download ppt "BAB I IDEOLOGI PANCASILA. PENGERTIAN IDEOLOGI  Bahasa Yunani “idein” atau “idea” = ide/gagasan/ buah pikiran buah pikiran  Menurut asal kata “ide” ="

Presentasi serupa


Iklan oleh Google