Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disusun oleh : Muhammad Ilyas Winarto Eko W Sumanto Anas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disusun oleh : Muhammad Ilyas Winarto Eko W Sumanto Anas."— Transcript presentasi:

1 Disusun oleh : Muhammad Ilyas Winarto Eko W Sumanto Anas

2  Pendahuluan  Kembali kepada Al-Quran dan Hadits  Adab dan Sikap dalam Ikhtilaf

3  Sudah kita ketahui bersama bahwa sumber hukum dan pedoman hidup dalam Islam adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah  Dimasa Rosululloh setiap perbedaan pendapat selalu kembali kepada beliau sehingga sirnalah perselisihan diantara para sahabat  Sepeninggal Rosululloh muncullah perbedaan pendapat dikalangan para ulama

4  Nash atau dalil dalam suatu masalah tidak sampai kepada seseorang sehingga keliru dalam mengambil suatu keputusan atau memberikan fatwa.  Hadits (dalil) telah sampai kepada seseorang yang kebetulan keliru dalam mengambil suatu keputusan, namun ia kurang percaya kepada pembawa berita atau yang meriwayatkan hadits.  Dalil (hadits) telah sampai kepada orang tersebut, namun ia keliru dalam memahaminya.  Dalil telah sampai kepadanya tapi sudah dinasakh, namun ia tidak mengetahui dalil yang menasakhnya.  Hadits (dalil) telah sampai kepadanya, namun ia lupa terhadap dalil tersebut.

5  Segala perbedaan pendapat harus dikembalikan kepada Al- Qur’an dan Assunah (QS. Al-A’raf: 3)  Siapa saja yang diajak untuk mengamalkan al-Qur’an dan as- Sunnah tapi kemudian malah menghalang-halangi maka ia termasuk golongan orang munafik. (QS. An-Nisa: 61)  Allah ta’ala mengaitkan sikap mengembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya dengan keimanan. (QS. An-Nisa: 59)  Ancaman keras bagi orang-orang yang tidak mengamalkan sunnah, apalagi jika ia menganggap pendapat seseorang lebih baik daripada sunnah beliau (QS. Al-Hasyr: 7)  Allah bersumpah bahwa mereka tidak beriman sehingga mereka menjadi Nabi shallallahu’alaihi wasallam sebagai hakim dalam segala permasalahan yang mereka perselisihkan. (QS. An-Nisa: 65)

6  Meyakini bahwa khilaf para ulama bukan karena menyengaja menentang dalil, namun karena sebab-sebab yang sudah kita sebutkan.  Kita mengikuti pendapat yang lebih kuat dari sisi dalil.  Selain Rasulullah, tidak ada jaminan terbebas dari kesalahan.  Perkataan para imam madzhab untuk meninggalkan pendapat yang menyelisihi dalil.  Dianjurkan untuk Keluar dari Lingkup Perselisihan

7 STAI AL-HIDAYAH BOGOR 2013 PRODI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDIN


Download ppt "Disusun oleh : Muhammad Ilyas Winarto Eko W Sumanto Anas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google