Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DEWI NURUL MUSJTARI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DEWI NURUL MUSJTARI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA."— Transcript presentasi:

1 DEWI NURUL MUSJTARI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

2 Suatu Perjanjian antara dua pihak atau lebih yang mengikatkan diri bagi yang satu menyerahkan benda, bagi yang lain menyerahkan harga benda

3  Pasal 1457 – 1540 KUH Perdata  Pengertian Jual-beli diatur pada Pasal 1457 KUH Perdata  Unsur yg terdapat dalam Perjanjian Jual- Beli: a. Benda b. Harga  Pada hakekatnya yang diserahkan bukan sekedar benda tetapi hak milik benda tersebut

4  Merupakan Perjanjian Timbal-Balik (bilateral), maksudnya pada kedua belah pihak terdapat hak dan kewajiban  Bentuknya adalah bebas, tidak terikat pada bentuk-bentuk tertentu  Consensual, artinya perjanjian itu tidak cukup dengan kata sepakat antara kedua belah pihak. Hak Milik baru dapat beralih setelah adanya penyerahan

5  Ada dua kewajiban pokok, hal ini diatur dalam Pasal 1474 KUH Perdata: a. Penyerahan, pada dasarnya adalah penyerahan yuridis, sebab penyerahan nyata tidak mungkin berdiri sendiri tanpa penyerahan yuridis; Pasal 1475 – 1483 : penyerahan nyata Pasal 1484 – 1490 : peralihan benda tetap (penyerahan yuridis) b. Menjamin/Menanggung, diatur dalam Pasal

6  Harus menanggung terhadap penjualan barang yang dijual oleh pengadilan karena penjualan itu merupakan proses yang dikalahkan dalam sidang, barang yang dijual itu disita (penjualan eksekutorial)  Menanggung beban yang ada pada barang yang dijual itu (terkait dengan barang sebagai jaminan)  Menanggung cacat tersembunyi

7  Adalah cacat pada barang dalam perjanjian jual-beli yang menyebabakan barang itu tidak dapat digunakan lagi sesuai dengan sifatnya dan mengurangi nilai barang itu.  Merupakan jenis wanprestasi yang bersifat khusus.  TUGAS: Carilah perbedaan antara wanprestasi, cacat tersembunyi dan kesesatan/kekhilafan.

8  Adalah perjanjian antara dua orang atau lebih yang mengikatkan diri bagi pihak yang I menyerahkan barang pada pihak lain menyerahkan harga sewa untuk waktu tertentu  Ada tiga unsur perjanjian:  a. Unsur benda  b. Harga sewa  c. Waktu tertentu

9  TIMBAL-BALIK: karena kedua belah pihak mempunyai kewajiban  BEBAS: perjanjian sewa-menyewa itu tidak terikat pada bentuk-bentuk tertentu.

10  Jual-beli tidak memutuskan sewa- menyewa

11  Menyerahkan/memberikan kenikmatan seluruh/sebagian benda dalam keadaan terpelihara;  Memelihara barang yang disewakan dengan baik sehingga barang itu dapat dipakai sesuai dengan tujuannya;  Berusaha agar penyewa dapat menikmati barang dengan tenang dan tentram serta aman.

12  Harus menanggung barang yang disewa itu sebagai bapak rumah yang baik  Apabila terjadi kerusakan maka penyewa yang mengganti  Penyewa wajib membayar harga sewa (tidak hanya uang tetapi bisa juga jasa)  Menyerahkan kembali barang yang disewanya kepada pemilik.


Download ppt "DEWI NURUL MUSJTARI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google