Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEGANGAN PERMUKAAN SIFAT CAIRAN : volume tetap volume tetap Bentuk mengikuti tempatnya Bentuk mengikuti tempatnya memiliki fluiditas memiliki fluiditas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEGANGAN PERMUKAAN SIFAT CAIRAN : volume tetap volume tetap Bentuk mengikuti tempatnya Bentuk mengikuti tempatnya memiliki fluiditas memiliki fluiditas."— Transcript presentasi:

1

2 TEGANGAN PERMUKAAN SIFAT CAIRAN : volume tetap volume tetap Bentuk mengikuti tempatnya Bentuk mengikuti tempatnya memiliki fluiditas memiliki fluiditas kerapatan agak besar kerapatan agak besar kompresibilitas kecil kompresibilitas kecil energi geraknya translasi, rotasi, vibrasi energi geraknya translasi, rotasi, vibrasi difusi agak cepat difusi agak cepat memiliki gaya tarik-menarik antar molekulnya memiliki gaya tarik-menarik antar molekulnya memiliki tegangan permukaan. memiliki tegangan permukaan.

3 FENOMENA TEGANGAN PERMUKAAN Nyamuk di atas permukaan air Nyamuk di atas permukaan air Silet dan jarum terapung di atas permukaan air Silet dan jarum terapung di atas permukaan air Deterjen membasahi pakaian Deterjen membasahi pakaian Alkohol dan antiseptik membasahi permukaan luka Alkohol dan antiseptik membasahi permukaan luka Butir-butir tanah yang basah saling menempel Butir-butir tanah yang basah saling menempel Tetesan air berbentuk bulat Tetesan air berbentuk bulat Permukaan zat cair mempunyai sifat ingin meregang => permukaannya seolah ditutupi lapisan elastis => karena adanya gaya tarik-menarik partikel sejenis di dalam zat cair sampai ke permukaan. Permukaan zat cair mempunyai sifat ingin meregang => permukaannya seolah ditutupi lapisan elastis => karena adanya gaya tarik-menarik partikel sejenis di dalam zat cair sampai ke permukaan.

4 Di dalam cairan => molekul ditarik oleh molekul lain yang sejenis dengan gaya yang sama ke segala arah => akibatnya tidak terdapat resultan gaya yang bekerja pada masing-masing molekul. Di permukaan cairan => molekul ditarik oleh molekul sejenis arah hanya ke samping dan ke bawah tidak ditarik oleh molekul di atasnya di atas cairan fase uap. Perbedaan gaya tarik Ada sisa gaya yang bekerja pada lapisan atas cairan. Gaya mengarah ke bawah Cairan berkontraksi

5

6 Tegangan permukaan permukaan cairan seolah ditutupi selaput elastis zat cair berusaha membentuk luas permukaan minimum bentuk bulat telur (sferik) Tegangan permukaan : gaya per satuan panjang pada permukaan cairan yang melawan ekspansi dari luas permukaan. Usaha yang diperlukan untuk memperbesar satu satuan luas permukaan cairan. γ = F ( d = 2 l ) = penambahan luas d permukaan N/m J/m 2 dyne/cmerg/cm 2

7 Meniskus dan Sudut Kontak Meniskus : gejala melengkungnya permukaan zat cair kettika bersentuhan dengan zat padat (dinding bejana). Meniskus : gejala melengkungnya permukaan zat cair kettika bersentuhan dengan zat padat (dinding bejana). Cekung => adhesi > kohesi => tepi permukaan cairan cenderung naik. Cekung => adhesi > kohesi => tepi permukaan cairan cenderung naik. Cembung => adhesi tepi permukaan cairan melengkung ke bawah Cembung => adhesi tepi permukaan cairan melengkung ke bawah Besarnya kecekungan & kecembungan permukaan cairan ketika bersentuhan dengan zat padat => tergantung besar kecilnya sudut kontak yang terbentuk. Besarnya kecekungan & kecembungan permukaan cairan ketika bersentuhan dengan zat padat => tergantung besar kecilnya sudut kontak yang terbentuk. Sudut kontak : sudut yang dibentuk permukaan cairan yang bersentuhan dengan permukaan bidang padatan. Sudut kontak : sudut yang dibentuk permukaan cairan yang bersentuhan dengan permukaan bidang padatan.

8 Cos  = γ padat – γ padat-cair γ cair Meniskus cekung =>  cairan membasahi permukaan padatan Meniskus cembung =>  > 90 o => cairan tidak membasahi permukaan padatan BahanSudut kontak Air – kaca Raksa –kaca Air – parafin Kerosin - kaca 0 o 140 o 107 o 26 o

9 Pengukuran Tegangan Permukaan 1. Metoda Kapiler prinsip : bila sebatang pipa kapiler dimasukkan ke dalam zat cair, maka permukaan cairan dalam pipa kapiler dapat mengalami kenaikan atau penurunan. Bila cairan membasahi bejana => cairan naik Bila tidak membasahi bejana => cairan turun Kapilaritas : proses naik turunnya cairan dalam pipa kapiler. Akibat tegangan permukaan (permukaan cairan yg menyentuh dinding sepanjang keliling pipa)

10

11 Akibat tegangan permukaan timbul gaya berlawanan Besarnya gaya ke atas => F1= 2 Л r γ cos  Besarnya gaya ke atas => F1= 2 Л r γ cos  Besarnya gaya ke bawah akibat berat cairan: Besarnya gaya ke bawah akibat berat cairan: F2 = d V g (V = Л r 2 h) F2 = d V g (V = Л r 2 h) F2 = Л r 2 h d g (d = rapatan cairan) F2 = Л r 2 h d g (d = rapatan cairan) F1 = F2 ( 2 Л r γ cos  = Л r 2 h d g) γ = r h d g 2 cos  2 cos 

12 Untuk cairan yang membasahi bejana => ~ 0 Persamaan menjadi => γ= r h d g 2 Untuk cairan yang tidak membasahi bejana => cos  ~ negatif => h negatif, maka cairan ditekan dalam kapiler (menurun). Untuk cairan yang tidak membasahi bejana => cos  ~ negatif => h negatif, maka cairan ditekan dalam kapiler (menurun). Untuk perhitungan akurat => faktor koreksi r/ 3 untuk h Untuk perhitungan akurat => faktor koreksi r/ 3 untuk h Sehingga persamaan menjadi : Sehingga persamaan menjadi : γ = r (h+r/ 3 )(d c -d g ) g 2 Dengan metode perbandingan, γ zat lain dapat dihitung dengan persamaan : γ 1/ γ 2 = d 1 h 1 γ 1/ γ 2 = d 1 h 1 d 2 h 2 d 2 h 2

13 2. Metode Wihelmy Prinsip : berdasarkan gaya yang diperlukan untuk menarik pelat tipis dari permukaan cairan. Prinsip : berdasarkan gaya yang diperlukan untuk menarik pelat tipis dari permukaan cairan. Alat berupa lempeng tipis dari kaca, platina atau mika dilengkapi neraca. Alat berupa lempeng tipis dari kaca, platina atau mika dilengkapi neraca. Pelat digantungkan pada salah satu lengan neraca dan dimasukkan ke dalam cairan. Besarnya gaya tarik pada neraca yang digunakan untuk melepas pelat daripermukaan cairan dicatat. Pelat digantungkan pada salah satu lengan neraca dan dimasukkan ke dalam cairan. Besarnya gaya tarik pada neraca yang digunakan untuk melepas pelat daripermukaan cairan dicatat. Saat pelat terlepas => F = W + 2 l γ Saat pelat terlepas => F = W + 2 l γ Tegangan permukaan : γ = F – W Tegangan permukaan : γ = F – W 2l 2l Sudut kontak ~ 0, pengaruh ujung lempeng diabaikan. Sudut kontak ~ 0, pengaruh ujung lempeng diabaikan.

14 EFEK TEGANGAN PERMUKAAN  Jarum terapung di atas permukaan air  agar tidak tenggelam, maka gaya berat W harus diimbangi komponen gaya yang arahnya ke atas. 2Υ l cos θ = m g  Beberapa jenis serangga dapat berjalan di atas air  kaki serangga yang terapung berbentuk bola, maka Υ bekerja di semua titik di sekitar lingkarandengan jari-jari r, sehingga I = keliling lingkaran= 2 π r. 2 π r Υcos θ = m g 2 π r Υcos θ = m g

15 Perbedaan tekanan bagian dalam dan bagian luar gelembung sabun :  Tekanan bagian dalam > bagian luar  Gelembung sabun berbentuk bola  mendapat tekanan ΔP  Gaya yang diterima  ΔPπr 2  Gaya diimbangi oleh tegangan permukaan 2 buah dinding gelembung : ΔPπr 2 = 4Υπr ΔPπr 2 = 4Υπr ΔP= 4Υ/r ΔP= 4Υ/r  Untuk gelembung udara dalam cairan  1 lapisan ΔP = 2 Υ/r ΔP = 2 Υ/r

16

17 Faktor-faktor yang mempengaruhi tegangan permukaan Jenis cairan Cairan yang memiliki gaya tarik antar molekulnya besar  Υ besar Suhu Jika suhu naik  Υ turun Kenaikan suhu menyebabkan molekul-molekul cairan bergerak cepat  interaksi antar molekul berkurang. Pada suhu yang sama  Υ logam cair dan lelehan garam > cairan

18 TEGANGAN PERMUKAAN BERBAGAI CAIRAN Zat cairSuhu ( o C) Υ (dyne/cm) Raksa Air Plasma darah Darah Gliserin Minyak zaitun Benzena CCl 4 Etanol ,75 73,0 58,0 63,1 32,0 28,9 26,8 22,3

19 Zat terlarut tertentu elektrolit, non elektrolit  Υ naik Contoh : gliserin, sukrosa Surfaktan Perluasan film dengan pembentukan gelembung/busa Contoh : sabun, detergen, alkohol  Υ turun Kemampuan membasahi benda Υ kecil  kemampuan membasahi benda besar. Contoh : air panas dan air sabun, alkohol.

20 1. Sebuah pipa kapiler dengan diameter 0,67 mm dimasukkan ke dalam zat cair yang mempunyai rapatan 1,92 g/cm 3. Bila kenaikan cairan dalam kapiler 1,5 cm dan sudut kontak zat cair dengan dinding kapiler adalah 37 o C. Hitung tegangan permukaan zat cair ! 2. Kenaikan air dan benzena dalam kapiler yang sama masing- masing adalah 9,9 dan 4,5 cm. Jika pada 20 o C tegangan permukaan air 72,75 dyne/cm, rapatan air dan benzena masing-masing adalah 0,9982 dan 0,8785 g/cm 3. Hitung : a. Υ benzena b. jari-jari pipa kapiler !


Download ppt "TEGANGAN PERMUKAAN SIFAT CAIRAN : volume tetap volume tetap Bentuk mengikuti tempatnya Bentuk mengikuti tempatnya memiliki fluiditas memiliki fluiditas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google