Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Koperasi dan Perbankan Koperasi dan Perbankan PNB 1605/ 3 (3 - 0) Tim Pengajar: Luh Putu Suciati

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Koperasi dan Perbankan Koperasi dan Perbankan PNB 1605/ 3 (3 - 0) Tim Pengajar: Luh Putu Suciati"— Transcript presentasi:

1 Koperasi dan Perbankan Koperasi dan Perbankan PNB 1605/ 3 (3 - 0) Tim Pengajar: Luh Putu Suciati Rudi Hartadi Jember, 18 February 2015

2 Ketentuan Perkuliahan Ketentuan Perkuliahan PNB Kehadiran “diharuskan”, minimal 75% dari 14 kali tatap muka (2 sks) dan 14 kali tatap muka 1 sks 2.3 sks mata kuliah : tatap muka di kelas 150 menit dan belajar mandiri 150 menit perminggu. 3.Penilaian didasarkan pada : a. Keaktifan dalam diskusi15 % b. Makalah kelompok 15 % c. Kuis10% d. UTS30% e. UAS30 %

3 Kompetensi Koperasi dan Perbankan PNB 1605 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan pengertian, konsep dasar, ideologi dan jatidiri koperasi serta asas dan sendi dasar koperasi, memahami manajemen koperasi dan aspek permodalan serta peran koperasi dalam agribisnis dan agroindustri, mampu memahami berbagai lembaga keuangan perbankan dan non perbankan, sistem keuangan (valas dan pasar modal), Arsitektur Perbankan Indonesia (API); Peran Bank Sentral dalam Stabilisasi Perekonomian; berbagai produk perbankan dan berbagai kasus lembaga keuangan

4 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajara n Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 1Mahasiswa mampu memahami konsep dasar koperasi, sejarah dan ideologi dan jati diri koperasi Indonesia  Kontrak perkuliahan  Pengertian Umum Koperasi  Konsep koperasi  Sejarah Perkoperasian di Indonesia  Landasan Koperasi Indonesia (Historis Perundangan),  Tutorial  Diskusi  Studi literatur  Diskusi kelompok hasil identifikasi perkembangan koperasi  Membagi orang  Membuat paper kelompok hasil identifikasi permasalahan koperasi berdasarkan referensi yang ada  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

5 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajaran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 2Mahasiswa memahami prinsip dasar, ideologi dan jati diri koperasi  Prinsip Koperasi  Ideologi dan jati diri koperasi  Tutorial  Diskusi  Studi literatur  Membagi orang  identifikasi penerapan prinsip, ideologi dan jatidiri koperasi berdasarkan referensi yang ada (membedakan UU Koperasi No. 17 tahun 2012 yang dibatalkan MK dengan UU no, 25 tahun 1992)  Diskusi kelompok hasil identifikasi  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

6 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajaran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 3Mahasiswa mampu memahami fungsi koperasi, asas dan sendi dasar koperasi serta dapat mengidentifikasi berbagai jenis koperasi  Fungsi Koperasi di Indonesia,  Azas dan Sendi Dasar Koperasi di Indonesia  Jenis, bentuk dan cara penjenjangan  Tutorial  Diskusi  Studi literatur  Membagi orang  Membuat paper identifikasi fungsi koperasi berdasarkan jenis, bentuk dan jenjangnya menggunakan referensi yang ada  diskusi kelompok hasil identifikasi  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

7 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajaran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 4Mahasiswa mampu memahami manajemen koperasi, hubungan sumberdaya dalam organisasi koperasi dan aspek kewirakoperasi an  Manajemen koperasi  Hubungan dan pembagian kerja  kewirakoper asian  Tutorial  Studi literatur  Game simulasi manajemen  Membagi kelompok untuk latihan simulasi manajemen game koperasi  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

8 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajar an Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 5Mahasiswa mampu memahami aspek permodalan koperasi dan cara pemupukan modal koperasi  Aspek permodalan koperasi  Perbedaan koperasi dengan lembaga keuangan lainnya  Tutorial  Studi literatur  Game simulasi permodal an  Membagi kelompok untuk latihan simulasi game permodalan koperasi  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

9 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelaj aran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 6Mahasiswa mengetahui berbagai macamusaha koperasi dan implementasi koperasi dalam agribisnis dan agroindustri  Usaha-usaha Koperasi di Indonesia  Implementasi Koperasi dalam agribisnis dan agroindustri  Tutorial  Diskusi  Studi literatur Diskusi kelompok dan presentasi hasil studi literatur  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

10 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelaja ran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 7Mahasiswa mampu mensintesaka n rancang bangun koperasi Rancang bangun koperasi di masa yang akan datang  Tutorial  Diskusi  Studi literatur  Presentasi makalah rancang bangun koperasi pertanian masa depan  Keaktifan kehadiran  Keaktifan diskusi  Ketepatan penjelasan

11 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajaran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 9  macam lembaga keuangan dan system keuangan di Indonesia.  Mempunyai sopan santun  Mampu berkomunikasi dengan baik  Lembaga Keuangan Bank: Bank Umum BPR  Studi literature  Presentasi Diskusi  Membagi 5 orang  Menyusun makalah Presentasi di depan kelas  Ketepatan penjelasan  Daya tarik komunikasi 10  Institusi keuangan dan Lembaga Keuangan Non Bank Asuransi  Leasing 11  Sistem Keuangan: Uang Pasar valuta asing (Valas) Kurs 12  Sistem Keuangan: Pasar modal

12 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajaran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 13  Menjelaskan institusi keuangan, API, dan bank sentral di Indonesia.  Mempunyai sopan santun  Mampu berkomunik asi dengan baik  Arsitektur Perbankan Indonesia (API)  Peran Bank Sentral dalam Stabilisasi Perekonomian  Studi literature  Presentasi  Diskusi  Membagi 3 orang  Menyusun makalah  Presentasi di depan kelas  Ketepatan penjelasan  Daya tarik komunikasi

13 Minggu Kemampuan akhir yang diharapkan Materi/Pokok Bahasan Strategi Pembelajaran Latihan yang dilakukan Kriteria Penilaian (Indikator) 14  Menjelaskan produk perbankan (simpanan, pinjaman dan jasa)  Menganalisis kasus- kasus keuangan dan perbakan  Mempunyai sopan santun  Mampu berkomunikasi dengan baik  Produk perbankan (Simpanan, Pinjaman dan Jasa)  Studi literature  Presentasi  Diskusi  Membagi 3 orang  Menyusun makalah  Presentasi di depan kelas  Ketepatan penjelasan  Daya tarik komunikasi 15  Kasus-kasus Keuangan dan Perbankan

14 Koperasi Dari Bahasa Inggris, Cooperation ( atau copetative) berarti Kerjasama, yakni kata co yang berarti bersama-sama dan operation yang berarti bekerja. Dari bahasa Belanda adalah Cooperatik. Koperasi bukan hanya berarti kerjasama, tetapi sudah merupakan lembaga ekonomi. Koperasi sering disebut sebagai organisasi yang ‘demokrasi’ dan ‘partisipatif’.

15 Koperasi Koperasi adalah salah satu bangun usaha yang secara legal ada dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945 pasal 33 ayat 1 berbunyi ; “Perekonomian disusun berdasarkan usaha bersama berdasar asas kekeluargaan”.

16 PENGERTIAN KOPERASI Definisi ILO (International Labour Organization) Definisi Chaniago Definisi Dooren Definisi Hatta Definisi Munkner Definisi UU No. 25/1992

17 Definisi ILO (International Labour Organization) Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalam koperasi, yaitu : Koperasi adalah perkumpulan orang-orang Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang

18 Definisi Arifinal Chaniago (1984) Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya

19 Definisi P.J.V. Dooren There is no single definition (for coopertive) which is generally accepted, but the common principle is that cooperative union is an association of member, either personal or corporate, which have voluntarily come together in pursuit of a common economic objective

20 Definisi Hatta (Bapak Koperasi Indonesia) Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua buat seorang’

21 Definisi Munkner Koperasi sebagai organisasi tolong menolong yang menjalankan ‘urusniaga’ secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang dikandung gotong royong

22 Undang-Undang Koperasi Nomor 25 Tahun 1992 : Koperasi  “Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan”.


Download ppt "Koperasi dan Perbankan Koperasi dan Perbankan PNB 1605/ 3 (3 - 0) Tim Pengajar: Luh Putu Suciati"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google