Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KESANTUNAN EJAAN DAN ISTILAH. EJAAN EJAAN MERUPAKAN TATA CARA PENULISAN HURUF, KATA, DAN KALIMAT SESUAI DENGAN STANDARDISASI YANG TELAH DISEPAKATI DALAM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KESANTUNAN EJAAN DAN ISTILAH. EJAAN EJAAN MERUPAKAN TATA CARA PENULISAN HURUF, KATA, DAN KALIMAT SESUAI DENGAN STANDARDISASI YANG TELAH DISEPAKATI DALAM."— Transcript presentasi:

1 KESANTUNAN EJAAN DAN ISTILAH

2 EJAAN EJAAN MERUPAKAN TATA CARA PENULISAN HURUF, KATA, DAN KALIMAT SESUAI DENGAN STANDARDISASI YANG TELAH DISEPAKATI DALAM KAEDAH BAHASA INDONESIA.

3 PROSES TERCIPTANYA EJAAN EJAAN VAN OPHUYSEN, EJAAN REPUBLIK/ EJAAN SUWANDI, EJAAN MELINDO (MELAYU-INDONESIA) DAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN (EYD).

4 KAEDAH PEMAKAIAN HURUF ABJAD YANG DIPAKAI TERDAPAT 26 HURUF. 21 HURUF KONSONAN DAN 5 HURUF VOCAL Q DAN Z KHUSUS UNTUK NAMA DAN KEPERLUAN ILMU ADA HURUF DIFTONG PENGUCAPAN PERTAMA TINGGI DAN HURUF KEDUA RENDAH AI, AU, DAN OI. ADA JUGA EMPAT EJAAN KONSONAN KHUSUS NY, SY, KH, DAN NG.

5 PEMENGGALAN KATA HURUF KONSONAN DI ANTARA HURUF VOKAL (VKV) MAKA PEMENGGALAN DILAKUKAN SEBELUM HURUF KONSONAN (V-KV) DUA HURUF KONSONAN DI ANTARA HURUF VOKAL (VKKV) MAKA PEMENGGALAN TERJADI DI ANTARA KONSONAN (VK-KV) TIGA HURUF KONSONAN DI ANTARA HURUF VOKAL (VKKKV) MAKA PEMENGGALAN TERJADI DI ANTARA K 1 DAN K 2 (VK-KKV) APABILA ADA SUATU KATA TERDIRI DARI DUA UNSUR, MAKA PEMENGGALAN TERJADI DI ANTARA UNSUR-UNSUR ATAU GABUNGAN UNSUR APABILA DI TENGAH ATAU DI AKHIR KATA ADA HURUF VOKAL BERURUTAN MAKA PEMENGGALAN TERJADI DI ANTARA KEDUA HURUF VOCAL.

6 ISTILAH ISTILAH ADALAH KATA ATAU FRASA YANG DIPAKAI SEBAGAI NAMA ATAU LAMBANG YANG DENGAN CERMAT MENGUNGKAPKAN MAKNA KONSEP,PROSES,KEADAAN ATAU SIFAT YANG KHAS DALAM ILMU PENGETAHUAN,TEKNOLOGI, DAN SENI.

7 ISTILAH UMUM DAN ISTILAH KHUSUS ISTILAH UMUM ISTILAH YANG BERASAL DARI BIDANG TERTENTU YANG MENJADI UNSUR KOSAKATA UMUM. MISALNYA: DAYA BELI, TAKWA. ISTILAH KHUSUS ISTILAH YANG MAKNANYA TERBATAS PADA BIDANG TERTENTU. MISALNYA: KURTOSIS, PLEISTOSEN.

8 SYARAT ISTILAH YANG BAIK 1.ISTILAH YANG DIPILIH ADALAH KATA ATAU FRASA YANG PALING TEPAT UNTUK MENGUNGKAPKAN KONSEP TERMAKSUD DAN TIDAK MENYIMPANG DARI MAKNA ITU. 2.ISTILAH YANG DIPILIH ADALAH KATA ATAU FRASA YANG PALING SINGKAT DIANTARA PILIHAN KATA YANG TERSEDIA YANG MEMPUNYAI RUJUKAN YANG SAMA. 3.ISTILAH YANG DIPILIH ADALAH KATA ATAU FRASA YANG BERKONOTASI BAIK. 4.ISTILAH YANG DIPILIH ADALAH KATA ATAU FRASA YANG BENTUKNYA SETURUT KAIDAH BAHASA INDONESIA.

9 ASPEK TATA BAHASA PERISTILAHAN 1.ISTILAH BENTUK DASAR 1.ISTILAH BENTUK DASAR DIPILIH DI ANTARA KELAS UTAMA 2.NOMINA, VERBA, ADJEKTIVA, DAN NUMERALIA. 2.ISTILAH BENTUK BERAFIKS 1.ISTILAH BENTUK BERAFIKS DISUSUN DARI BENTUK DASAR DENGAN PENAMBAHAN PREFIKS, INFIKS, SUFIKS DAN KONFIKS SETURUT KAIDAH PEMBENTUKAN KATA BAHASA INDONESIA. 2.PARADIGMA BENTUK BERAFIKS BER- 3.PARADIGMA BENTUK BERAFIKS MENG- 4.PARADIGMA BENTUK BERKONFIKS KE--AN 5.PARADIGMA BENTUK BERINFIKS -ER-, -EL-, -EM-, -IN-

10 ASPEK TATA BAHASA PERISTILAHAN 3.ISTILAH BENTUK ULANG 1.BENTUK ULANG UTUH 2.BENTUK ULANG SUKU AWAL 3.BENTUK ULANG BERAFIKS 4.BENTUK ULANG SALIN SUARA 4.SISTILAH BENTUK MAJEMUK 1.GABUNGAN BENTUK BEBAS DENGAN BENTUK BEBAS 1.BENTUK DASAR DENGAN BENTUK DASAR 2.BENTUK DASAR DENGAN BENTUK BERAFIKS ATAU SEBALIKNYA 3.BENTUK BERAFIKS DENGAN BENTUK BERAFIKS 2.GABUNGAN BENTUK BEBAS DENGAN BENTUK TERIKAT 3.GABUNGAN BENTUK TERIKAT DENGAN BENTUK TERIKAT

11 ASPEK TATA BAHASA PERISTILAHAN 5.ISTILAH BENTUK ANALOGI ISTILAH BENTUK ANALOGI BERTOLAK DARI POLA BENTUK ISTILAH YANG SUDAH ADA. 6.ISTILAH HASIL METANALISIS ISTILAH HASIL METANALISIS TERBENTUK MELALUI ANALISIS UNSUR YANG KELIRU 7.ISTILAH BENTUK SINGKATAN ISTILAH BENTUK SINGKATAN ADALAH ISTILAH YANG BENTUK PENULISANNYA DIPENDEKKAN MENURUT TIGA CARA 1.ISTILAH YANG BENTUK TULISANNYA TERDIRI ATAS SATU HURUF ATAU LEBIH YANG DILISANKAN SESUAI DENGAN BENTUK ISTILAH LENGKAPNYA. 2.ISTILAH YANG BENTUK TULISANNYA TERDIRI ATAS SATU HURUF ATAU LEBIH YANG LAZIM DILISANKAN HURUF DEMI HURUF. 3.ISTILAH YANG SEBAGIAN UNSURNYA DI TANGGALKAN

12 ASPEK TATA BAHASA PERISTILAHAN 8.ISTILAH BENTUK AKRONIM ISTILAH PEMENDEKAN BENTUK MAJEMUK YANG BERUPA GABUNGAN HURUF AWAL SUKU KATA, GABUNGAN SUKU KATA, ATAUPUN GABUNGAN HURUF AWAL DAN SUKU KATA DARI DERET KATA YANG DIPERLUKAN SEBAGAI KATA. 9.LAMBANG HURUF SATU HURUF ATAU LEBIH YANG MELAMBANGKAN KONSEP DASAR ILMIAH SEPERTI KUANTITAS DAN NAMA UNSUR. LAMBANG HURUF TIDAK DIIKUTI TANDA TITIK. 10.GAMBAR LAMBING TANDA YANG MELAMBANGKAN KONSEP ILMIAH MENURUT KONVENSI BIDANG ILMU YANG BERSANGKUTAN. 11.SATUAN DASAR SISTEM INTERNASIONAL SATUAN DASAR SISTEM INTERNASIONAL DINYATAKAN DENGAN HURUF LAMBANG.

13 ASPEK TATA BAHASA PERISTILAHAN 12.KELIPATAN DAN FRAKSI SATUAN DASAR UNTUK MENYATAKAN KELIPATAN DAN FRAKSI SATUAN DASAR ATAU TURUNAN DIGUNAKAN NAMA DAN LAMBANG BENTUK TERIKAT. 13.SISTEM BILANGAN BESAR SISTEM BILANGAN BESAR DI ATAS SATU JUTA. 14.TANDA DESIMAL SISTEM SATUAN INTERNASIONAL MENENTUKAN BAHWA TANDA DESIMAL BOLEH DINYATAKAN DENGAN KOMA ATAU TITIK.

14 TERIMA KASIH


Download ppt "KESANTUNAN EJAAN DAN ISTILAH. EJAAN EJAAN MERUPAKAN TATA CARA PENULISAN HURUF, KATA, DAN KALIMAT SESUAI DENGAN STANDARDISASI YANG TELAH DISEPAKATI DALAM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google