Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KATA, FRASA, KALIMAT. Kata adalah: Unsur bahasa yang diucapkan atau ditulis dan merupakan perwujudan kesatuan perasaan serta pikiran yang dapat digunakan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KATA, FRASA, KALIMAT. Kata adalah: Unsur bahasa yang diucapkan atau ditulis dan merupakan perwujudan kesatuan perasaan serta pikiran yang dapat digunakan."— Transcript presentasi:

1 KATA, FRASA, KALIMAT

2 Kata adalah: Unsur bahasa yang diucapkan atau ditulis dan merupakan perwujudan kesatuan perasaan serta pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa.

3 Jenis-jenis kata:

4 1. Kata dasar (aus): Kata-kata yang belum mendapat imbuhan (afiks)

5 2. Kata berimbuhan: Kata-kata yang sudah mendapat imbuhan (afiks).

6 Macam-macam Afiks: Prefiks (awalan) 1. me-N (menasal) awalan me dengan segala variasinya: mem, men, meng, menge, meny menye. 2. pe-N (penasal) awalan pe dengan segala macam variasinya: pen, pem, peng, penge, peny, penye. 3. ber, ter dll Infiks (sisipan); el, em, er Sufiks (akhiran); an, kan, i Konfiks (gabungan;awalan dan akhiran); me-kan, me-i, pe-an dll

7 3. Kata Ganti (pronomina): Kata yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu, seperti ini, itu

8 a. Kata ganti orang (pronomina persona): kata ganti yang digunakan untuk mengganti penunjuk orang;

9 Macam-macam : 1. orang 1 ; orang yang berbicara Tunggal (aku, saya), jamak (kami) 2.orang 2 ; orang yang diajak berbicara Tunggal (kamu, kau, engkau), jamak (kalian) 3. orang 3 ; orang yang dibicarakan Tunggal (dia), jamak (mereka)

10 b. Kata ganti kepunyaan: Kata ganti empunya/miliknya (….nya, ….ku)

11 c. Kata kerja: Kata kerja aus (kata kerja yang tanpa menggunakan awalan) Kata kerja aktif (kata kerja mengunakan awalan me, atau ber) Kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan objek) Kata kerja intransitif (kata kerja yang tidak membutuhkan objek)

12 4. Kata Tanya (introgatif): Kata berupa pertanyaan apa, siapa, dimana dll

13 KATA KERJA

14 Kata kerja Kata yang menyatakan makna perbuatan, pekerjaan, tindakan, proses, atau keadaan.

15 1. Kata kerja transitif: kata kerja membutuhkan kehadiran objek

16 a. Kata kerja ekatransitif: Kata kerja yang memiliki objek dan tak berpelengkap, mengandung 3 unsur S P O Contoh: Ayah membeli sepatu. Ibu mencuci piring.

17 b. Kata kerja dwitransitif: Kata kerja yang memiliki objek dan berpelengkap, jadi mengandung unsure SPO dan pelengkap, tetapi bermakna benefaktif (melakukan untuk orang lain) Contoh: Ayah membelikan baju adik. (Ayah membelikan baju untuk adik)

18 2. Kata kerja intransitive: Kata kerja yang tidak membutuhkan kehadiran objek

19 a. Kata kerja tak transitif: kata kerja yang tidak memiliki objek dan pelengkap hanya mengandung S P Contoh: Dia berjalan kaki Mereka bersenda gurau

20 b. Kata kerja semi transitif: Kata kerja yang tak berobjek, tetapi mengandung pelengkap. (S P Pel) Contoh: Botol itu berisi air putih Paman berkebun anggur

21 Perbedaan Objek dan Pelengkap dalam kalimat:

22 No.ObjekPelengkap 1.Kategori katanya berupa nomina (kata benda) Kategori katanya selain nomina, pelengkap dapat diisi oleh adjektiva (kata sifat) atau verba (kata kerja) 2.Berada langsung di belakang verba transitif aktif tanpa preposisi (kata depan; dari, dengan, di, ke). Contoh: Ronaldo menyundul bola. Berada langsung di belakang verba semi transitif/dwitransitif dan dapat didahului oleh preposisi. Contoh: a.Mereka bermain bola. (semi transitif) b.Ibu memerintahkan kakak bersenam pagi. (dwitransitif) c.Adik berkata bahwa kakak belum pulang. (bahwa=preposisi) 3.Dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif Contoh: a.Rudi menendang bola. (aktif) b.Bola ditendang Rudi. (pasif) Tidak dapat dijadikan bentuk pasif Contoh: a.Adik bermain bola basket b.Bola basket bermain adik. (?) 4.Dapat diganti dengan –nya Contoh: a.Adik menyantap makanan. b.Adik menyantapnya Tidak dapat diganti dengan –nya kecuali didahului oleh preposisi. Contoh: a.Negara ini berlandaskan hukum b.Negara ini berlandaskannya. (?)

23 Macam-macam kata berdasarkan kelas kata:

24 1. Kata benda (nomina): Contoh: rumah, roti, gelas dll Nomina tidak dapat bergabung dengan kata tidak

25 2. Kata sifat (adjektiva): Contoh: indah, pintar, mahal Ciri adjektiva: ….. + sekali

26 3. Kata kerja (verba) Contoh: bernyanyi, makan, membaca dll Ciri verba: sedang + ….

27 4. Kata keterangan (adverbia) Keterangan tempat: di kamar, di dapur, di sekolah Keterangan waktu: dua hari yang lalu, kemarin, jam Keterangan cara: dengan cepat, dengan lembut Keterangan alat: dengan ember, dengan cangkul Keterangan kesertaan: dengan mereka, bersamanya

28 4. Kata bilangan (numerial): Contoh: satu, empat belas, 204 Ciri numerial: sebanyak + ….

29 Frasa adalah: Gabungan kata yang menduduki satu jabatan tertentu dalam pola kalimat.

30 Macam-macam frasa:

31 1. Frasa verba: frasa yang intinya berupa kata kerja. Contoh: berjalan cepat, berkata benar, sedang membaca

32 2. Frasa adjectival: frasa yang intinya berupa kata sifat. Contoh: merdu sekali, sangat indah

33 3. Frasa nominal: frasa yang intinya berupa kata benda Contoh: banyak kemudahan, hak dan kewajiban

34 4. Frasa pronominal: frasa yang intinya berupa kata ganti. Contoh: kamu sekalian, kau dan aku

35 5. Frasa adverbial: frasa yang intinya berupa kata keterangan. Contoh: lebih kurang, di halaman belakang

36 6. Frasa numerial: frasa yang intinya berupa kata bilangan. Contoh: dua dan tiga, tiga atau empat

37 7. Frasa introgativa: frasa yang intinya berupa kata Tanya. Contoh: apa dan bagaimana

38 Contoh frasa dalam kalimat:

39 Jerawatnya tiga atau empat? f. numerial

40 Dokter muda itu dari kota Bandung. f. nomina f. adverbial


Download ppt "KATA, FRASA, KALIMAT. Kata adalah: Unsur bahasa yang diucapkan atau ditulis dan merupakan perwujudan kesatuan perasaan serta pikiran yang dapat digunakan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google