Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN."— Transcript presentasi:

1

2 LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

3 LAPORAN POSISI KEUANGAN Laporan posisi keuangan (neraca), melaporkan aset, liabilitas dan modal entitas pada tanggal tertentu.

4 Merupakan sumber informasi utama tentang posisi keuangan entitas karena merangkum elemen yang berhubungan langsung dengan pengukuran posisi keuangan yaitu aset, liabilitas dan ekuitas. LAPORAN POSISI KEUANGAN

5 Kegunaan Laporan Keuangan Secara umum Bertujuan untuk menilai risiko-risiko entitas dan arus kas masa depan.

6 Kegunaan Laporan Keuangan 1. Mengevaluasi struktur pendanaan. Yaitu informasi tentang perbandingan sumber pendanaan melalui utang dibandingkan dengan ekuitas

7 Kegunaan Laporan Keuangan 2. Menganalisis likuiditas (seberapa cepat suatu aset dapat terealisasi atau dikonversi menjadi kas atau suatu liabilitas dapat terbayar).

8 Kegunaan Laporan Keuangan.. Pihak kreditor biasanya sangat tertarik dengan informasi tentang rasio likuiditas jangka pendek karena berguna untuk menilai kemampua entitas dalam mengembalikan pinjaman secara tepat waktu.

9 3. Menilai Solvabilitas Solvabilitas adalah kemampuan entitas membayar hutangnya pada saat jatuh tempo. Dan dapat diukur berdasarkan tingkat utang jangka panjang yang dimiliki entitas.

10 Entitas yang memiliki rasio utang yang tinggi berarti memiliki solvabilitas yang rendah dibandingkan dengan entitas dengan rasio utang yang rendah.

11 Keterbatasan Laporan Keuangan  Pilihan pengukuran beberapa aset tertentu berdasarkan biaya perolehan atau biaya perolehan terdepresiasi bukan pada nilai kininya. Hal ini kurang mencerminkan nilai wajar dari aset.

12 Keterbatas laporan keuangan  Tidak diperkenankan mengakui aset tak berwujud yang mengandung nilai manfaat, namun sulit diukur nilainya secara objektif karena dihasilkan secara internal misalnya (merek yang dihasilkan secara internal)

13 Keterbatas laporan keuangan  Rekayasa keuangan yang seringkali memungkinkan dilakukan untuk menghasilkan pembiayaan of balance sheet

14 Keterbatasan laporan.....  Beberapa pengukuran nilai untuk beberapa unsur dilaporan posisi keuangan melibatkan pertimbangan dan estimasi, misalnya penentuan masa manfaat aset tetap dan estimasi kewajiban garansi.

15 UNSUR-UNSUR LAPORAN POSISI KEUANGAN (NERACA) Laporan posisi keuangan terdiri dari : 1. (Aset) Kemungkinan untuk mendapatkan manfaat ekonomi dimasa depan yang diperoleh atau dikendalikan oleh entitas tertentu sebagai hasil dari transaksi atau kejadian masa lalu.

16 Laporan posisi keuangan terdiri dari : 2. Liabilitas / Kewajiban Kemungkinan adanya pengorbanan ekonomi dimasa yang akan datang yang timbul dari kewajiban masa kini dari sebuah entitas lain dimasa depan sebgaai hasil dari transaksi atau kejadian di masa lalu.

17 Laporan posisi keuangan terdiri dari: 3. Ekuitas Pemilik Sisa hak kepemilikan atas aktiva suatu entitas setelah kewajiban (aktiva - kewajiban). Di Indonesia istilah ekuitas untuk menyatakan modal yang bersumber dari laba yang ditahan dan agio saham.

18 MODAL Untuk menyatakan modal saham atau mengidentifikasi pemilik perusahaan perseorangan atau persekutuan.

19 LAPORAN POSISI KEUANGAN Suatu laporan mengenai posisi keuangan perusahaan (neraca) pada saat tertentu (Aset, kewajiban / libilitas dan ekuitas pemilik)

20 Laporan Posisi Keuangan Aset: Merupakan harta perusahaan (investasi didalam perusahaan)

21 LAPORAN POSISI KEUANGAN Passiva merupakan sumber-sumber yang digunakan untuk investasi tersebut dan terdiri dari dua golongan: 1.Kewajiban pada pihak luar perusahaan yang disebut hutang / liabilitas. 2.Kewajiban pada pemilik perusahan yang disebut ekuitas pemilik.

22 CONTOH TABEL LAPORAN POSISI KEUANGAN AKTIVA = KEWAJIBAN / LIABILITAS + EKUITAS PEMILIK Aset lancar Investasi Jangka - Panjang/Penyertaan Aset tetap berwujud Aset tetap tak berwujud Aset lain Hutang Lancar Hutang Jangka Panjang Modal Saham Agio Saham

23 Sifat utama Aset:  Mempunyai kemungkinan manfaat dimasa yang akan datang berbentuk kemampuan (baik sendiri atau kombinasi dengan aset lain) untuk menyumbang aliran kas masuk dimasa yang akan datang baik langsung maupun tidak langsung.

24  Suatu perusahaan tertentu dapat memperoleh manfaatnya dengan mengawasi aset tersebut. Sifat utama Aset:

25 Sifat Utama Aset Transaksi-transaksi yang menyebabkan timbulnya hak perusahaan untuk memperoleh dan mengawasi manfaat tersebut.

26 Aset Lancar Uang kas dan aset-aset lain atau sumber – sumber yang diharapkan akan dapat direalisasi menjadi uang kas atau dijual atau di konsumsi selama siklus usaha perusahaan yang normal.

27 ASET LANCAR  Kas atau yang setara dengan kas seperti cek, wesel.  Surat-surat berharga yang merupakan investasi jangka pendek (obligasi).  Piutang dagang dan piutang wesel  Piutang pegawai, piutang anak perusahaan yang pencairannya 1 tahun atau kurang.

28  Piutang angsuran yang akan dilunasi dalam waktu satu (1) tahun  Persediaan barang dagangan, bahan baku, barang dalam proses, barang jadi, bahan pembantu seperti suku cadang untuk pemeliharaan alat- alat atau mesin.  Biaya-biaya yang dibayar dimuka. Aset lancar

29 ASET TIDAK LANCAR Aset yang tidak termasuk dalam klasifikasi aset tidak lancar dimasukkan kedalam kategori aset tidak lancar. Investasi seperti:  Surat berharga utang (Obligasi)  Akuisisi saham perusahaan lain  Property, pabrik dan perlatan (aset tetap)  Aset tidak berwujud (franchise, hak cipta, formula, waralaba dan lain sebagainya).  Aset tidak lancar lainnya (Aset pajak penghasilan tangguhan).

30 KEWAJIBAN LANCAR Kewajiban lancar atau kewajiban jangka pendek: kewajiban yang diharapkan akan dibayar dengan aset lancar atau dengan menciptakan kewajiban jangka pendek lainnya (dibayar maksimal dalam waktu 12 bulan).

31 Contoh Kewajiban Lancar Beban gaji, beban upah, beban bunga dan beban pajak. Juga termasuk kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam satu tahun. kewajiban tidak lancar lainnya.

32 KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Kewajiban yang tidak diharapkan akan dibayar dalam waktu 12 bulan (atau dalam 1 siklus operasi). Contohnya: utang jangka panjang, kewajiban sewa jangka panjang dan

33 Utang Jangka Panjang (long term debt) Wesel bayar jangka panjang, obligasi, hutang hipotik dan kewajiban sejenis yang tidak menggunakan aktiva lancar untuk membayarnya.

34 Utang Jangka Panjang Utang jangka panjang disajikan pada nilai sekarang yang telah didiskontokan yang sejak awal telah dihitung dari hasil penerbitan utang tersebut. Jika jumlah yang dipinjam tidak sama dengan jumlah yang akan dibayar berarti ada diskon (disagio) atau premi (agio). Kewajiban Sewa Guna Usaha Jangka Panjang (Long Term Lease Obigations).

35 EKUITAS PEMILIK Metode untuk melaporkan ekuitas pemilik bervariasi tergantung bentuk usaha perusahaan. Perorangan (Proprietorships), persekutuan (Partnerships) dan perseroan (Corporations):

36 Ekuitas Pemilik Perusahan Perorangan (bentuk akun modal tunggal) Persekutuan (Akun modal dibentuk untuk masing-masing sekutu/partner).

37 Ekuitas Pemilik...metode.. PERSEROAN (akun modal pemegang saham/stockholders)/akn modal pemilik atau ekuitas pemilik.

38 Dalam menyajikan modal pemilik di neraca terdapat perbedaan antara modal yang berasal dari investasi pemegang saham yang disebut modal kontribusi dan modal yang berasal dari laba ditahan / retained earnings.

39 Modal Kontribusi (Contributed Capital) Modal konstribusi atau modal disetor disajikan dalam neraca dalam dua bagian yaitu: modal saham (capital stock) dan tambahan modal disetor (additional-paid in capital).

40 Jumlah yang dilaporkan dineraca menggambarkan jumlah lembar saham yang diterbitkan dikali nilai nominal (par value) atau nilai yang ditetapkan.

41 Jenis Modal Saham  Saham istimewa (preferred Stock)  Saham, Biasa (common stock)

42 LABA DITAHAN (RETAINED EARNING) Laba ditahan / saldo laba adalah jumlah laba masa lalu yang tidak dibagikan kepada pemegang saham. Kelebihan pembayaran dividen atau kerugian yang terjadi beberapa tahun akan menghasilkan saldo laba ditahan yang negatif atau disebut defisit.

43 Laba ditahan dapat berkurang karena: penebusan/penarikan kembali modal saham dan penerbitan dividen saham (Stock dividens).

44 Saham Treasury Saham perusahaan yang dibeli kembali oleh perusahaan yang bersangkutan ( disebut juga saham beredar yang diperoleh kembali) pada hakekatnya mengembalikan dana kepada pemegang saham.

45 KEGUNAAN LAPORAN POSISI KEUANGAN 1. mengevaluasi struktur pendanaan (Melihat perbandingan antara sumber pendanaan melalui utang dan ekuitas)

46 Menganalisis likuiditas Likuiditas adalah seberapa cepat waktu yang diperlukan sampai suatu aset dapat terealisasi atau dikonversi menjadi kas atau suatu liabilitas (kewajiban dapat terbayar.

47 Menganalisis likuiditas... Kreditur biasanya tertarik dengan informasi tentang rasio likuiditas jangka pendek yang informasinya dapat mereka gunakan untuk menilai kemampuan entitas membayar pinjaman dan bunga secara tepat waktu).

48 Kegunaan Menilai Solvabilitas Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan membayar utangnya pada saat jatuh tempo. Biasanya diukur dengan tingkat utang jangka panjang yang dimiliki oleh entitas. Jika rasio utang tinggi berarti solvabilitasnya rendah begitu juga sebaliknya.

49 Kegunaan Menilai fleksibitas keuangan Likuiditas dan solvabilitas akan menetukan fleksibiltas keuangan entitas. Yaitu mengukur kemampuan entitas mengambil tindakan tertentu sebagai respon terhadap kebutuhan dan peluang yang ada. Entitas dengan tingkat utang yang tinggi lebih tidak fleksibel jika dibandingkan dengan entitas dengan tingkat utang yang rendah, begitu juga sebaliknya.

50 PENGAKUAN, PENGUKURAN DAN PELAPORAN Statement FASB no 5 memberikan pedoman dalam menentukan infomasi apa yang harus dimasukkan dalam laporan keuangan dan kapan informasi tersebut dimasukkan.

51 Kriteria Pengakuan Pengakuan adalah proses pencatatan suatu pos dan pelaporan pos tersebut sebagai salah satu unsur dalam laporan keuangan. Pengakuan meliputi: - Pencatatan awal suatu pos / akun - Pencatatan setiap perubahan yang terjadi atas pos/akun tersebut

52 Kriteria pengakuan terhadap suatu pos adalah: 1. Defenisi (agar suatu unsur dapat dilaporkan sebg aset maka unsur harus memenuhi defenisi sbg aset) 2. Dapat diukur 3. Relevansi 4. Keandalan

53 Agar sutu pos / akun dapat diakui secara formal maka pos tersebut harus memenuhi salah satu defenisi mengenai unsur laporan keuangan:

54 Contoh Piutang usaha, harus memenuhi defenisi sebagai aktiva untuk dapat di catat dan dilaporkan dalam neraca. Pengakuan pendapatan harus memenuhi syarat:

55 Proses memperoleh pendapatan Telah diterima secara kas atau aktiva lain setara dengan kas atau pendapatan tersebut telah direalisasi atau dapat direalisasi.

56 Atribut pengukuran: 1. Biaya historis (historical cost) 2. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost) 3. Nilai pasar saat ini (Current market value) 4. Nilai bersih yang dapat direalisasikan 5. Nilai sekarang yang didiskontokan.

57 BENTUK LAPORAN POSISI KEUANGAN PERUSAHAAN ASING Tethro Corporations Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2011 TANPA KLASIFIKASI DENGAN KLASIFIKASIAset Gedung dan peralatanAset Aset lancar: - Akumulasi Penyusutan (228,600)Kas Kas Investasi Surat Berharga Aset tidak berwujud Piutang ( dikurang penyi piutg tak tergaih ) Investasi Persediaan Investasi Surat Berharga67.350Beban dibayar dimuka Persediaan Total Aset lancar Tanah37.800Aset tidak lancar: Aset tidak lancar lain37.800Investasi Beban dibayar dimuka32.900Tanah Piutang (- penyisihan ptg tak tertagih) Gedung dan peralatan (dikurang) Akum penyusutan Aset tidak berwujud Aset tidak lancar lain Total Aset tidak lancar Total Aset Total Aset

58 Lanjutan Tethro Corporations Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2011 TANPA KLASIFIKASIDENGAN KLASIFIKASIKewajiban Utang Usaha Kewajiban lancar: Biaya yg masih harus di bayar Wesel bayar Utang Obligasi Utang Usaha Bagian lancar utang jk panjang62.000Bi yang mash harus dibayar Kewajiban pajak tangguhan Bag lancar utang jk panjang Obligasi Sewa Jangka Panjang Kewajiban lancar lain Wesel bayar – lancar50.000Total Kewajiban lancar Wesel bayar tidak lancar Kewajiban tidak lancar: Kewajiban lancar lain28.600Wesel bayar Kewajiban tidak lancar lain72.500Kewajiban sewa guna usaha- jangka panjang Obligasi sewa jangka panjang Kewajiban Pajak tangguhan Kewajiban tidak lancar lain Total Kewajiban tidak lancar Total Kewajiban Total kewajiban

59 Lanjutan Tethro Corporations Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2011 TANPA KLASIFIKASIDENGAN KLASIFIKASI Modal Pemegang SahamModal Pemegang saham Tambahan modal disetor Modal Kontribusi: Saham biasa Saham biasa Tambahan modal disetor Laba ditahan Laba ditahan Total laba pemegang saham Total modal pemegang saham Total Kewajiban dan modal pemegang-Total kewajiban dan modal - Saham pemegang saham

60 Analisis Laporan Posisi Keuangan Tujuan mengklasifikasi dan mengurutkan komponen dalam neraca adalah untuk membuat neraca lebih mudah digunakan.

61 Analisis...lap keuangan Dari tampilan neraca perusahaan fiktif diatas, neraca sebelah kiri hanya berisi daftar aset, kewajiban dan modal dalam urutan berdasarkan huruf dan sifatnya sederhana.

62 Analisis lap keuangan Neraca sebelah kanan menggunakan bentuk klasifikasi dan urutan yang telah dijelaskan sebelumnya.

63 Informasi neraca dianalisi dengan dua cara : 1. Hubungan antara jumlah- jumlah di neraca 2. Hubungan antara jumlah- jumlah dineraca dan laporan laba-rugi.

64 RASIO KEUANGAN Secara umum, hubungan antara jumlah-jumlah pada laporan keuangan disebut : Rasio Keuangan

65 HUBUNGAN ANTARA JUMLAH-JUMLAH PADA LAPORAN POSISI KEUANGAN Rasio-rasio keuangan membandingkan nilai sebuah komponen neraca dengan informasi lain tentang struktur keuangan dan operasional suatu usaha

66 meliputi : likuiditas, tingkat utang /leverage keseluruhan dan bauran aset.

67 Contoh rasio keuangan.. 1. Likuiditas Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk melunasi kewajiban jangka pendeknya. Banyak perusahaan yang memiliki potensi jangka panjang yang bagus namun hancur akibat masalah likuiditas jangka pendek.

68 Likuiditas..... Indikator umum dari likuiditas perusahaan adalah Rasio Lancar (current ratio) dengan membagi total aset lancar dengan total kewajiban lancar,. Untuk Tethronics rasio lancarnya adalah:

69 Likuiditas.... Aset lancar Rasio lancar = 1,80 Kewajiban lancar Rasio lancar untuk perusahaan yang sukses biasanya lebih kecil dari 1,0. (ini hanya aturan umum). Yang paling tepat adalah rasio lancar tahun ini dibandingkan dengan rasio lancar tahun lalu.

70 Likuiditas......lanjutan Rasio lain yang digunakan untuk mengukur likuiditas perusahaan adalah rasio cepat (quick ratio), caranya : Aser Lancar –Persediaan – Rasio cepat = 1,149 Kewajiban lancar

71 Rasio cepat menunjukkan seberapa baik sebuah perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan aset yang dapat diubah menjadi kas tanpa mengalami kesulitan. Analisis ini bisa digunakan oleh bank yang akan memberikan pinjaman berjangka waktu tiga bulan, atau pemasok yang ingin melakukan penjualan kepada perusahaan dalam jangka pendek.

72 2. Tingkat Utang (leverage) keseluruhan Perbandingan jumlah kewajiban terhadap jumlah aset yang ada pada perusahaan memberikan indikasi sejauhmana dana yang dipinjam digunakan untuk mendanai (leverage) investasi pemilik dan meningkatkan ukuran perusahaan. Rasio yang digunakan untuk mengukur leverage adalah rasio utang (debt ratio) yang dihitung sebagai total kewajiban dibagi total aset.

73 Tingkat Utang Untuk tetronics rasio leveragenya adalah: Total Kewajiban Rasio Utang = 0,56 Total Aset Dari pembagian diatas diketahui tetro meminjam 56 % dari dana yang dibutuhkan untuk membeli asetnya. Semakin tinggi rasio menunjukkan semakin besar pula kemungkinan utang tidak bisa dikembalikan. Dan aturan umum rasio utang seharusnya dibawah 50%.

74 3. BAURAN ASET Bauran aset (Aset mix) Bauran aset tergantung pada jenis industri atau perusahaan, bank sebagian besar bauran asetnya adalah investasi keuangan, pinjaman atau kredit yang diberikan atau surat berharga. properti, pabrik dan peralatan merupakan bagian kecil dari aset bank. Bandingkan dengan perusahaan listrik maka bauran asetnya pasti berbeda dengan bank.

75 Bauran Aset Bauran aset dihitung dengan membagi tiap jumlah aset dengan total aset, conto berikut dari tetronics untuk aset berupa bangunan dan peralatan adalah : Bangunan dan peralatan =0,38 Total Aset Artinya : tetronics memiliki 38 persen aset dalam bentuk bangunan dan peralatan.

76 HUBUNGAN ANTARA JUMLAH-JUMLAH PADA NERACA DAN LAPORAN LABA-RUGI Rasio keuangan yang membandingkan jumlah-jumlah pada neraca dan laporan laba rugi menyajikan informasi tentang keseluruhan profitabilitas perusahaan dan seberapa efisien aset telah digunakan.

77 1. Efisiensi. Neraca Tethro corporations diatas memiliki aset sebesar , apakah telah digunakan secara efisien? Harus diketahui perputaran aset (aset turnover) caranya: Penjualan Perputaran Aset = 2,05 Total Aset Rasio perputaran aset tethro sebesar 2,05 artinya: untuk setiap Dolar aset tethro mampu menghasilkan penjualan sebesar $ 2,05. semakin tinggi perputaran aset, maka semakin efisien perusahaan tersebut dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan penjualan.

78 HUBUNGAN ANTARA JUMLAH-JUMLAH....lanjutan 2. Profitablitas Keseluruhan Laba bersih Tethro sebesar , apakah jumlah tersebut besar? Tergantung, jika tethro adalah perusahaan kecil laba diatas adalah besar namun jika Tethro adalah perusahaan besar maka laba tersebut adalah kecil. Untuk mengukur dengan tepat maka laba harus dibandingkan dengan beberapa ukuran dari jumlah investasi. Yaitu : 1. Tingkat pengembalian Aset. Laba bersih Tingkat pengembalian aset = 7,7% Total Aset

79 Profitabilitas Artinya setiap 1 dolar aset menghasilkan 7,7 sen laba bersih, angka tersebut harus dievaluasi dan dibandingkan dengan tingkat pengembalian aset tethro pada tahun sebelumnya dan tingkat pengembalian perusahaan lain dalam industri yang sama.

80 2. Tingkat pengembalian modal Laba bersih Tingkat pengembalian modal = 17,6% M odal pemegang saham Artinya : para pemegang saham tethro akan memperoleh 17,6 sen untuk setiap investasi modal. Perusahaan dengan tingkat pengembalian modal dibawah 15% berarti memiliki kinerja yang buruk dan nilai diatas 15 % menunjukkan kinerja yang baik.

81 Catatan atas laporan keuangan Catatan atas laporan keuangan memuat informasi yang berhubungan dengan asumsi- asumsi yang diambil, metode akuntansi yang diterapkan dan informasi lain yang relevan bagi mereka yang menggunakan laporan keuangan.

82 Catatan atas lap keuangan..... Infromasi penting yang terdapat dalam laporan keuangan adalah: Penjelasan tentang kebijakan akuntansi, rincian dari jumlah rangkuman, pengungkapan atas hal- hal signifikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dan informasi pendukung lain yang disyaratkan oleh Standar FASB dan SEC.

83 Jenis-jenis catatan yang biasa dimasukkan sebagai pendukung atas laporan keuangan dasar 1. Ringkasan tentang kebijakan akuntansi yang signifikan. 2. Informasi tambahan baik numerik maupun deskriftif untuk menjelaskan jumlah saldo yang disajikan pada laporan keuangan, biasanya neraca.

84 Jenis-jenis Informasi mengenai hal-hal yang tidak dilaporkan pada laporan keuangan karena tidak memenuhi kriteria pengakuan tetapi masih dipertimbangkan sebagai hal yang signifikan bagi para pemakai dalam pengambilan keputusan. 2. Informasi pendukung tambahan yang diberikan oleh FASB atau SEC atau IAI untuk memenuhi prinsip-prinsip pengungkapan penuh.

85 Penjelasan jenis-jenis catatan atas laporan keuangan 1. Ringkasan kebijakan akuntansi yang signifikan. contoh pengungkapan kebijakan akuntansi yang diminta termasuk kebijakan mengenai anak perusahaan yang dimasukkan dalam laporan konsolidasi, metode penyusutan (menggunakan metode apa?), metode penilaian persediaan (FIFO, LIFO, Average) dan cara pengakuan pendapatan.

86 Penjelasan jenis-jenis Informasi tambahan untuk mendukung jumlah total. Catatan tambahan memberikan informasi kuantitatif dan naratif untuk menjelaskan jumlah saldo pada laporan. Contohnya, hanya ringkasan total saldo untuk properti, pabrik dan peralatan, serta kewajiban jangka panjang dalam neraca, penjelasan dua komponen tersebut berdasarkan kategori biasanya disajikan dalam neraca.

87 Penjelasan jenis Informasi unsur yang tidak dimasukkan dalam laporan keuangan Informasi yang mungkin relevan untuk pengguna seperti kerugian kontijensi yang mungkin tidak terjadi atau kewajiban kontijensi yang mungkin terjadi tapi jumlahnya tidak memadai maka tidak relevan dimasukkan dalam laporan keuangan tapi berguna bagi pemakai, maka dimasukkan dalam catatan laporan keuangan.

88 CONTOH CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PT Unilever Indonesia Tbk dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Maret 2008 Dan 2007 Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13 Juni 2000, yang diaktakan dengan akta No. 82 tanggal 14 Juni 2000 dari notaris Singgih Susilo SH. Perseroan juga bertindak sebagai distributor utama untuk produk-produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian pemasaran. Akta ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Republik Indonesia dengan surat keputusan No. C HT TH Perseroan mulai beroperasi secara komersial tahun Kantor Perseroan berlokasi di Jalan Jendral Gatot Subroto Kav.15, Jakarta. Pabrik Perseroan berlokasi di Jalan Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O, Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, Jawa Barat dan Jalan Rungkut Industri IV No Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

89 Pada tanggal 22 November 2000, Perseroan mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT Anugrah Indah Pelangi, untuk mendirikan sebuah perusahaan baru dengan nama PT Anugrah Lever (“PT AL”) yang bergerak dalam bidang produksi, pengembangan, pemasaran dan penjualan kecap, sambal dan saus lainnya dengan merek Bango, serta merekmerek lainnya di bawah lisensi Perseroan kepada PT AL. Sejak awal bulan Agustus 2007, Perseroan meningkatkan penyertaan modal pada PT Anugrah Lever menjadi 100%, yang juga mengakhiri perjanjian kerja sama antara Perseroan dan PT Anugrah Indah Pelangi tersebut di atas. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, Perseroan sedang dalam proses pengalihan sebagian saham yang dimilikinya ke pihak lain dalam rangka memenuhi ketentuan dalam Undang- undang Perseroan Terbatas.

90 Pada tanggal 3 Juli 2002, Perseroan mengadakan perjanjian kerjasama dengan Texchem Resources Berhad, untuk mendirikan sebuah perusahaan baru dengan nama PT Technopia Lever (“PT TL”) yang bergerak dalam bidang distribusi, ekspor dan impor barang dagangan dengan merek Domestos Nomos. Pada tanggal 7 November 2003, Texchem Resources Berhad mengadakan perjanjian Jual – Beli Saham dengan Technopia Singapore Pte. Ltd., dimana Texchem Resources Berhad setuju untuk menjual penyertaannya di PT Technopia Lever kepada Technopia Singapore Pte. Ltd. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 8 Desember 2003, Perseroan telah mendapat persetujuan pemegang saham minoritas untuk mengakuisisi saham PT Knorr Indonesia (“PT KI”) dari Unilever Overseas Holdings Limited (pihak yang mempunyai hubungan istimewa). Akuisisi ini dinyatakan efektif pada saat perjanjian jual beli saham antara Perseroan dan Unilever Overseas Holdings Limited ditandatangani pada tanggal 21 Januari DAN SETERUSNYA.

91 2. Ikhtisar kebijakan akuntansi yang penting 2. Summary of significant accounting policies Laporan keuangan konsolidasian PT Unilever Indonesia Tbk dan anak perusahaan (bersama-sama disebut “Grup”) telah disusun oleh Direksi dan diselesaikan pada tanggal 25 April Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan anak perusahaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

92 a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian a. Basis of preparation of the consolidated financial statements Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan dasar harga perolehan, kecuali untuk aktiva tetap tertentu yang telah dinilai kembali sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku (lihat Catatan 2i) dan instrumen derivatif yang disajikan sebesar nilai wajarnya. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun berdasarkan konsep akrual kecuali untuk laporan arus kas konsolidasi. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan metode langsung (direct method), dan arus kas dikelompokkan atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, bank dan investasi jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang, setelah dikurangi cerukan, jika ada. DAN SETERUSNYA

93 BENTUK NERACA NERACA DAPAT DISUSUN DALAM DUA BENTUK YAITU : BENTUK SKONTRO DAN BENTUK STAFFEL. BILA NERACA DISUSUN DALAM BENTUK SKONTRO POS- POS DALAM NERACA DILAPORKAN DALAM POSISI HORISONTAL DALAM DUA SISI YANG BERHADAPAN, SISI DEBET SEBELAH KIRI YANG BERISI AKTIVA ATAU ASSET DAN SISI KREDIT DISEBELAH KANAN YANG BERISI KEWAJIBAN DAN MODAL (PASSIVA). DALAM BENTUK STAFFEL POS-POS NERACA DILAPORKAN DALAM POSISI VERTIKAL, SISI ATAS DIGUNAKAN UNTUK MELAPORKAN POSISI AKTIVA ATAU ASSET DAN SISI BAWA DIGUNAKAN UNTUK MELAPORKAN POSISI PASSIVA ATAU KEWAJIBAN DAN MODAL.

94 ILUSTRASI NERACA BENTUK SKONTRO PT INDO MULYA NERACA PER 31 DESEMBER 2011 Dalam ribuan rupiah AKTIVAPASSIVA AKTIVA LANCAR Kas Surat-surat Berharga Piutang Dagang Cad Pengh Piutang Piutang Karyawan Piutang Bunga Persd Barang Jadi Persed Barang dalam proses Persed Bahan Baku Perlengkapan Iklan dibayar dimuka Jumlah Aktiva Lancar 45, KEWAJIBAN DAN MODAL Kewajiban Jangka Pendek: Utang Dagang Wesel Bayar Bunga belum dibayar Utang Bank segera jatuh- tempo Sewa dierima dimuka Jumlah Kewajiban Jangka Pendek Kewajiban Jangka Panjang: Hutang Wesel Jangka Panjang Hutang Hipotik Hutang Obligasi Jumlah Kewajiban Jangka Panjang Jumlah Kewajiban

95 Sambungan Ilustrasi AKTIVAPASSIVA Aktiva tetap: Tanah Bangunan Akumulasi Depresiasi Mesin Akumulasi Depresiasi Kendaraan Akumulasi Depresiasi Peralatan Akumulasi Depresiasi Jumlah Aktiva Tetap Berwujud: JUMLAH AKTIVA Modal Sendiri: Moal saham Saham belum terjual Modal Saham Beredar Saham Perbendaharaan Premium Saham Jumlah Moal Saham Laba belum dibagikan: Telah ditentukan- penggunaannya: Belum ditentukan Penggunaanya Jumlah laba belum dibagikan/LYD: Jumlah Modal Sendiri Jumlah modal dan kewajiban

96 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS DISUSUN BERSAMA-SAMA DENGAN LAPORAN NERACA, LABA RUGI DAN LAPORAN ARUS KAS. TUJUAN LALAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI TENTANG HAL-HAL YANG MENYEBABKAN PERUBAHAN EKUITAS PERUSAHAAN. 1. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PERUSAHAN PERORANGAN UD SALWA LAPORAN PERUBAHAN MODAL PERIODE 2011 Modal Ny Salwa per 1 Januari 2011 Laba bersih 2011 Pengambilan pribadi (prive) ny Salwa Modal 31 Desember

97 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PERUSAHAAN PERSEKUTUAN PERSEKUTUAN ALI DAN REKAN LAPORAN PERUBAHAN MODAL SEKUTU PERIODE 2011 Tuan AliTuan RudiJumlah Modal Sekutu per 1 Januari 2011 Pembagian Laba bersih 2011 Pengambilan pribadi (prive) Modal Sekutu 31 Desember ( ) ( ) ( ) Contoh laporan perubahan ekuitas pada koperasi: KOPERASI “SETIA KAWAN” LAPORAN PERUBAHAN SISA HASIL USAHA PERIODE 2011 Sisa Hasil Usaha per 1 Januari 2011 Laba bersih Periode 2011 Pembagian Sisa hasil Usaha Penambahan Sisa Hasil Usaha Sisa Hasil Usaha Per 31 Desember ( )

98 Laporan Arus KAS

99 Laporan Arus KAs Laporan Arus Kas Berguna untuk menjelaskan perubahan pada kas atau setara kas (Cash Equivalent) dalam periode tertentu.

100 Setara Kas Investasi jangka pendek yang amat likuid yang bisa segera ditukar dengan kas.

101 Agar setara kas:  Dapat dengan segera diubah menjadi kas  Sangat dekat dengan masa jatuh temponya sehingga kecil risiko terjadi perubahan nilai akibat perubahan suku bunga.

102 Contoh Investasi dengan masa jatuh tempo tiga bulan atau kurang yang dapat dikategori setara kas (obigasi, tiga bulanan atau yang dibeli tiga bulan sebelum jatuh tempo, dana pasar uang dan dan efek/surat berharga komersial).

103 ARUS KAS SEBAGAI ALAT PERAMALAN Arus kas merupakan alat peramalan yang baik dalam meramalkan atau menganalisis apakah rencana-rencana operasi, investasi dan pendanaan konsisten dan dapat dijalankan.

104 Adalah sebuah prediksi atas laporan arus kas dimasa yang akan datang, jika operasi, investasi dan pendanaan dilaksanakan. Laporan arus kas pro forma

105 TIGA KATEGORI ARUS KAS Dalam Arus kas penerimaan dan pengeluaran kas dibagi menjadi : 1. Aktivitas Operasi 2. Aktivitas Investasi 3. Aktivitas Pendanaan

106 Aktivitas Operasi Transaksi - transaksi dan kejadian - kejadian yang akan menentukan laba bersih.

107 Contoh  Penerimaan Kas dari penjualan barang dagangan dan pemberian jasa = arus kas masuk utama.  Pembayaran untuk pembelian persediaan dan gaji, pajak, bunga sewa dan lain sebagainya = pengeluaran utama

108 LAPORAN ARUS KAS Arus Kas merupakan arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas yang dipengaruhi oleh 3 aktivitas yaitu: 1. Aktivitas operasi, yaitu aktivitas penghasil utama pendapatan perusahaan dan aktivitas lain yang bukan aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.

109 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI KAS MASUK (CASH IN FLOWS)KAS KELUAR (CASH OUT FLOWS) 1.Penerimaan kas dari langganan terkait transaksi 2.Penerimaan dari bunga pinjaman, dividen, royalti, free komisi dan lain2 3.Penerimaan kas dari perusahaan terkait klaim dan manfaat asuransi lainnya 4.Penerimaan kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi dan perdagangan. 5.Penerimaan kas lain yang bukan dari penerimaan kegiatan investasi dan pembiayaan 1.Pembelian barang dagangan, bahan baku dan jasa. 2.Pembayaran kepada suplier dan pegawai. 3.Pembayaran terkait asuransi, bunga kepada kreditor, sewa, royalti, fee, komisi, pajak, denda, dan kewajiban jangka pendek lainnya 4.Seluruh pembayaran lain yang tidak berasal dari investasi dan pembiayaan

110 AKTIVITAS INVESTASI 2. Aktivitas investasi yang utama adalah:  pembelian dan Penjualan tanah, bangunan, peralatan, dan aset lainnya yang dibeli untuk tidak dijual kembali.

111 Aktivitas investasi,,,, lanjutan Pembelian dan penjualan instrument keuangan yang tidak ditujukan untuk diperdagangkan seperti: memberi dan menagih pinjaman, sifatnya rutin dan menyebabkan adanya penerimaan dan pengeluaran kas.

112 AKTIVITAS INVESTASI 2. AKTIVITAS INVETASI : PEROLEHAN DAN PELEPASAN AKTIVA JANGKA PANJANG SERTA INVESTASI LAIN YANG TIDAK SETARA KAS Arus Kas dari Aktivitas Investasi KAS MASUK (CASH IN FLOWS) KAS KELUAR (CASH OUT FLOWS) 1.Penerimaan kas dari penjualan aktiva tetap dan tidak berwujud. 2.Penerimaan dari penjualan kembali investasi jangka panjang yang dimiliki perusahaan 1.Pengeluaran kas untuk membeli aktiva tetap, aktiva tak berwujud dan aktiva jangka panjang lainnya termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi dan aktiva tetap yang dibangun sendiri. 2.Pengeluaran kas terkait dengan peroleh surat surat berharga perusahaan lain dengan tujuan sebagai investasi jangka panjang. 3.Pembayaran lain yang tidak termasuk aktivitas operasi dan Pendanaan

113 AKTIVITAS PENDANAAN Transaksi dan kejadian saat kas diperoleh dari dan dibayarkan kembali kepada para pemilik (pendanaan dengan modal) dan para kreditor (pendanaan dengan utang)

114 Contoh: Kas yang dihasilkan dengan penerbitan saham dan obligasi. sifatnya sama untuk semua jenis industri. Tapi untuk aktivitas operasi dan investasi berbeda untuk industri contoh antara supermarket dengan Perusahaan bangunan.

115 AKTIVITAS PENDANAAN AKTIVITAS YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN DALAM JUMLAH SERTA KOMPOSISI MODAL DAN PINJAMAN PERUSAHAAN. ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN KAS MASUK (CASH IN FLOWS)KAS KELUAR (CASH OUT FLOWS) 1.Penerimaan Kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya. 2.Penerimaan kas dari emisi obligasi, wesel jangka panjang, hipotik dan pinjaman jangka panjang lainnya. 3.Penerimaan kas lainnya yang tidak termasuk sebagai penerimaan operasi dan investasi. 1.Pembayaran kas kepada pemegang saham untuk menarik atau menebus saham perusahaan 2.Pembayaran dividen saham dan bunga obligasi atau pinjaman jangka panjang lainnya. 3.Pembayaran kas untuk pelunasan obligasi, wesel, hipotik, dan pinjaman jangka panjang lainnya. 4.Pembayaran kas lain yang tidak termasuk aktivitas operasi dan investasi.

116 AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN NON KAS Beberapa aktivitas investasi yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan namun bukan kas dalam suatu periode.

117 CONTOH Pembelian peralatan menggunakan wesel bayar atau membeli tanah dengan cara menerbitkan saham. Aktivitas seperti ini harus diungkap secara terpisah baik dalam catatan atas laporan keuangan tapi tidak dalam laporan arus Kas

118 METODE MENGHITUNG DAN MELAPORKAN ARUS KAS 1. Metode Langsung Metode langsung pada dasarnya pemeriksaan kembali pos (akun) laporan laba rugi untuk melaporkan seberapa banyak kas yang diterima atau dikeluarkan sehubungan dengan pos tersebut.

119 2. Metode tidak langsung Dimulai dari laba bersih yang dilaporkan di laporan laba rugi dan menyesuaikan nilai akrual ini untuk setiap hal yang tidak mempengaruhi arus kas.

120 Penyesuaiannya meliputi 3 hal dasar, yaitu : 1. Pendapatan dan beban yang tidak melibatkan arus kas masuk dan kas keluar. 2. Keuntungan atau kerugian karena aktivitas investasi atau aktivitas pendanaan 3. Penyesuaian untuk perubahan-perubahan dalam aset dan kewajiban lancar yang mengindikasikan sumber-sumber pendapatan dan beban-beban non kas

121 Aktivitas Operasi (Ilustrasi) Berikut data Orchard Blosso, Company yang digunakan untuk mengilustrasikan metode langsung dan tidak langsung. Orchard Blosso, Company Data Pilihan untuk Neraca dan Laporan Laba Rugi Akhir tahunAwal tahun Neraca: Kas Piutang Usaha Persediaan Utang Gaji Laporan Laba Rugi: Penjualan Harga Pokok Penjualan Beban Gaji Beban Penyusutan Laba bersih $ $ 150 (80) (30) $

122 METODE LANGSUNG Caranya : mengurutkan secara sistematis daftar akun dilaporan laba rugi dan menghitung berapa banyak kas yang dihubungkan dengan setiap akun. 1. PENJUALAN DAN KAS YANG DITERIMA DARI PELANGGAN. Saldo awal piutang usaha dan penjualan selama setahun menimbulkan tagihan yang potensial dari pelanggan. Saldo awal piutang mewakili piutang-piutang yang belum tertagih. Maka kas yang diterima dari pelanggal dihitung sebb:

123 Saldo awal piutang usaha40 +Penjualan 150 =Kas dari pelanggan190 -Saldo Akhir piutang Usaha 60 =Kas diterima dari pelanggan130 Perhatikan: Cara yang paling cepat adalah menyesuaikan angka penjualan Rp 150 dengan $20 perubahan dalam piutang usaha. Kenaikan dalam piutang usaha berarti mengurangi kas, maka $20 kenaikan piutang dikurangi dari $150 ( = 130).

124 Metode langsung...,, Harga pokok penjualan dan kas dibayar untuk persediaan Saldo akhir persediaan dan total harga pokok penjualan selama setahun menggambarkan jumlah total persediaan yang telah dibeli pada tahun sebelumnya oleh perusahaan. Maka persediaan yang telah dibeli tahun ini dapat dihitung sebagai berikut: Persediaan akhir75 + Harga Pokok Penjualan80 = Persediaan yang dibutuhkan155 - Persediaan awal100 - Persediaan dibeli tahun ini55

125 Metode langsung Beban Gaji dan kas yang dibayar untuk gaji Saldo awal utang gaji, bersama dengan beban gaji tahun tersebut merupakan kewajiban total kepada karyawan. Saldo awal hutang gaji menunjukkan jumlah kewajiban yang belum dibayar, maka kas yang dibyar untuk gaji pada karyawan adalah: Saldo awal utang gaji7 +Beban Gaji25 =Kewajiban total pada pegawai32 -Saldo Akhir utang gaji10 Kas dibayar untuk gaji22

126 Metode langsung..... Beban Penyusutan Pertanyaan: Berapa banyakkah kas yang dibayar untuk penyusutan? Tidak ada karena penyusutan adalah beban non- kas. Dalam laporan arus kas yang benar tidak ada baris untuk penyusutan. Contoh diatas hanya untuk mengilustrasikan bahwa tidak ada kas untuk pembayaran penyusutan. Orchard Blossom Company Laporan Arus Kas (sebagian) Aktivitas Operasi : Metode Langsung Kas diterima dari pelanggan Kas dibayar untuk persediaan Kas dibayar untuk gaji Kas dibayar untuk penyusutan Kas bersih dari aktivitas operasi 130 (55) (22) 0. 53

127 METODE TIDAK LANGSUNG Dalam metode tidak langsung laporan arus kas dimulai dengan laba bersih, yang memasukkan pengaruh bersih dari seluruh laporan laba rugi dan kemudian melaporkan penyesuaian yang diperlukan untuk mengubah seluruh angka-angka dalam laporan laba rugi menjadi laporan arus kas. Hanya penyesuaiannya saja yang dilaporkan. Dan cara terbaik adalah dengan melihat laporan labarugi akun demi akun.

128 Cara tidak langsung Penjualan Penyesuaian yang diperlukan: Peningkatan $20 pada piutang usaha berarti bahwa kas yang dikumpulkan kurang $20 dari jumlah penjualan sebesar $150. Maka penyesuaian yang diperlukan untuk mengubah laba bersih menjadi arus kas adalah dengan mengurangkan $20 peningkatan dalam piutang usaha. DI neraca Akhir tahun awal tahun Piutang usaha (meningkat sebesar dari 40 ke 60 $20 pada akhir tahun.)

129 Cara tidak langsung Harga Pokok Penjualan. Penurunan sebesar $25 dalam persediaan berarti walaupun harga pokok penjualan sebesar $80 telah dimasukkan dalam laporan laba rugi, namun kas yang digunakan untuk membeli persediaan kurang dari angka harga pokok penjualan. Maka angka $25 penurunan dalam persediaan perlu ditambahkan untuk mengubah laba bersih menjadi arus kas.

130 Cara tidak langsung BEBAN GAJI Laporan laba rugi memuat pengurangan sebesar $25 untuk beban gaji. Akan tetapi peningkatan sebesar $3 dalam utang gaji menunjukkan bahwa tidak semua dari $25 beban gaji telah dibayar dengan kas karena itu peningkatan sebesar $3 ditambah ke laba bersih.

131 Cara tidak langsung BEBAN PENYUSUTAN Beban penyusutan sebesar $30 adalah suatu beban non kas. Karena dalam laporan laba rugi angkanya dikurangkan untuk mendapatkan laba bersih, maka dalam laporan arus kas angka tersebut harus ditambahkan kembali ke laba bersih. Tambahkan $30 beban penyusutan ke laba bersih.

132 Cara tidak langsung......lanjutan Bagian aktivitas operasi dari laporan arus kas Orchard Blossom menggunakan metode tidak langsung sebagai berikut: Laba bersih15 + Penyusutan30 -Peningkatan dalam piutang usaha(20) +Penurunan dalam persediaan25 +Peningkatan dalam utang gaji3. Kas bersih dari aktivitas operasi53

133 Penyusutan bukan sumber kas tapi penambahan kembali ke dalam laba bersih untuk meniadakan pengaruh dari pengurangan beban penyusutan dalam laporan laba berih di laporan laba rugi. Harus di ingat :

134 Perbandingan Metode langsung dan tidak langsung Dengan menggunakan metode langsung arus kas dari operasi, setiap arus kas dilaporkan. Laporan Laba RugiPenyesuaianArus Kas dari Operasi Penjualan H pokok Penjualan Beban Gaji Beban Penyusutan Laba bersih 150 (80) (25) (30) $ ( peningkatan piutang Usaha ) +25 (penurunan dlm persediaan) +3 (peningkatan Utang Gaji) +30 (bukan pos arus kas) +39 (penyesuaian bersih) $ 130 kas ditagih dari plggn (55) Kas dibyr utk persdiaan (22) Kas dibayar utk gaji Arus kas dari operasi

135 Metode tidak langsung yang dilaporkan penyesuaian dan arus kas bersih (lihat huruf yang berwarna hijau). Laporan Laba RugiPenyesuaianArus Kas dari Operasi Penjualan H pokok Penjualan Beban Gaji Beban Penyusutan Laba bersih 150 (80) (25) (30) $ ( peningkatan piutang Usaha ) +25 (penurunan dlm persediaan) +3 (peningkatan Utang Gaji) +30 (bukan pos arus kas) +39 (penyesuaian bersih) $ 130 kas ditagih dari plggn (55) Kas dibyr utk persdiaan (22) Kas dibayar utk gaji Arus kas dari operasi

136 Kelebihan ke dua metode diatas... Metode langsung: sangat mudah dipahami Metode tidak langsung: metode ini menandai faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi.

137 Contoh 1 (ARUS KAS) SOAL: Berikut ini adalah informasi yang diperoleh dari analisa beberapa perkiraan PT Barata Kencana untuk tahun pembukuan yang berakhir pada 31 Desember 2009: 1. Penerimaan kas dari Penerbitan Obligasi Rp Beban penyusutan dan amortisasiRp Keuntungan dari penjualan peralatanRp Penerimaan kas dari penerbitan sahamRp Pengeluaran kas untuk pembelian perabot kantor Rp Penerimaan kas dari penjualan peralatanRp Pembayaran deviden tunaiRp Pembagian dividen sahamRp Laba bersihRp Kenaikan (penurunan) dalam aktiva lancar dan kewajiban lancar adalah sebagai berikut: 1. KasRp Piutang usahaRp Utang usahaRp Utang weselRp Utang pajak penghasilanRp ( )

138 PT BARATA KENCANA LAPORAN ARUS KAS UNTUK TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2011 Arus kas dari aktivitas operasi: Laba bersih + Penyusutan dan amortisasi Kenaikan utang usaha Kenaikan utang wesel -Penurunan utang pajak penghasilan Kenaikan piutang usaha keuntungan penjualan peralatan Arus kas bersih dari aktivitas operasi Arus kas dari aktivitas investasi: Kas dari penjualan peralatan Kas dibayar untuk membeli perabot kantor Arus kas bersih dari aktivitas investasi Arus kas dari aktivitas pembiayaan/pendanaan: Kas dari penerbitan obligasi Kas dibayar untuk dividen Kas dari penerbitan saham biasa Arus kas bersih dari aktivitas pembiayaan/pendanaan Kenaikan bersih kas Kas pada awal tahun Kas pada akhir tahun ( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )

139 CONTOH 2 (ARUS KAS) SOAL: Informasi berikut diambil dari Laporan keuangan PT Kencana Indah untukm tahuin berakhir tanggal 31 Desember 2011, Laba bersihRp PenjualanRp Harga Pokok PenjualanRp Beban penyusutanRp Beban OperasionalRp Beban BungaRp Dividen kasRp NERACA KOMPARATIF (UNTUK BEBERAPA AKUN TERTENTU MENUNJUKKAN SALDO SEBAGAI BERIKUT): 31 Desember Desember 2010 Piutang usaha Persediaan barang dagangan Utang usaha Utang Bunga Diminta: Dengan menggunakan metode langsung maupun tidak langsung, hitunglah jumlah kas bersih yang dihasilkan oleh (digunakan dalam) aktivitas operasi untuk tahun 2011 !

140 Solusi: METODE LANGSUNG Arus kas dari Operasi: Kas diterima dari pelangganRp ket (500 jt + 43 jt – 30 jt) Kas dibayar untuk persediaan barang daganganRp ( ) ket: 300 jt+50Jt-42.jt 59.4 jt-56 jt Kas dibayar untuk beban operasionalRp ( ) Kas dibayar untuk bungaRp ( ) ket (3.5. jt + 1 jt - 0) Arus kas bersih dari aktivitas operasi:Rp METODE TIDAK LANGSUNG: Arus kas dari aktivitas operasi: Laba bersihRp PenyusutanRp Penurunan piutang usahaRp Kenaikan persediaan barang daganganRp ( ) Penurunan Utang usahaRp ( ) Penurunan Utang BungaRp ( ) Arus kas bersih dari aktivitas operasiRp

141 Contoh 3 (Laporan Arus Kas) KARL MARK COMPANY NERACA KOMPARATIF PERIODE 31 DESEMBER 2011 (Dalam ribuan dolar) Kas Piutang usaha Persediaan barang dagang Biaya umum dibayar dimuka Aktiva tetap Akumulasi penyusutan aktiva tetap Total Aktiva Utang Usaha Utang Bunga Utang Pajak Penghasilan Utang Obligasi Saham Biasa Laba ditahan Total Kewajiban dan Ekuitas (527) (597)

142 KARL MARK COMPANY LAPORAN LABA-RUGI PERIODE 31 DESEMBER 2011 Dalam ribuan dolar Penjualan Harga Pokok Penjualan Laba Kotor Beban Operasional: Beban Penyusutan Beban Umum Beban Pajak Penghasilan Total Beban Operasional Laba Operasional Beban Bunga Laba Bersih (880) 420 (335) 85 (15) 70

143 Informasi berikut tersedia untuk tahun 2011: a. Aktiva tetap dijual sebesar nilai bukunya yaitu $ 200, aktiva tetap yang dijual ini memiliki nilai perolehan $ 330 b. Total deviden tunai yang dibayarkan sepanjang tahun 2011 adalah $ 75 c. Seluruh utang terkait langsung dengan pembelian persediaan barang dagang d. Seluruh pembelian aktiva tetap dilakukan secara tunai. e. Sepanjang tahun 2011 perusahaan menerbitkan saham biasa dan obligasi secara tunai. f. Sepanjang tahun 2011 tidak ada pembagian deviden saham kepada investor.

144 KARL MARK COMPANY LAPORAN LABA-RUGI PERIODE 31 DESEMBER 2011 (dalam ribuan dolar) Arus Kas dari Aktivitas Operasi: Laba bersih + penyusutan-Aktiva tetap Penurunan piutang usaha Kenaikan utang usaha Kenaikan utang bunga - Kenaikan persediaan barang dagangan Kenaikan biaya umum dibayar dimuka Penurunan utang pajak penghasilan Arus kas bersih dari aktivitas operasi Arus Kas dari aktivitas Operasi: Kas dari penjualan aktiva tetap Kas dibayar untuk membeli aktiva tetap Arus kas bersih untuk aktivitas investasi Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan/Pendanaan: Kas dari penerbtan Obligasi Kas dari penerbitan saham biasa Kas dibayar untuk dividen Kas bersih dari aktivitas pembiayaan/pendanaan Kenaikan kas bersih Kas pada awal tahun Kas pada akhir tahun (30) (8) (17) 200 (349) (75) 152 (149)


Download ppt "LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google