Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONVENSI HAK-HAK ANAK Dirangkum oleh A.Hadi Utomo DIVISI ADVOKASI HAK-HAK ANAK YAYASANA BINA SEJAHTERA INDONESIA (BAHTERA) Jl. Cijerah Gg. Alhidayah No.40.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONVENSI HAK-HAK ANAK Dirangkum oleh A.Hadi Utomo DIVISI ADVOKASI HAK-HAK ANAK YAYASANA BINA SEJAHTERA INDONESIA (BAHTERA) Jl. Cijerah Gg. Alhidayah No.40."— Transcript presentasi:

1 KONVENSI HAK-HAK ANAK Dirangkum oleh A.Hadi Utomo DIVISI ADVOKASI HAK-HAK ANAK YAYASANA BINA SEJAHTERA INDONESIA (BAHTERA) Jl. Cijerah Gg. Alhidayah No.40 RT 07/RW 04 Bandung

2 KEWAJIBAN NEGARA DALAM MEMENUHI HAK-HAK RAKYAT BERDASARKAN HAM International Covenant On Economic, Social And Cultural Rights (ICESCR) Kovenan Ekosob Ratifikasi Oleh RI melalui UU No 11 Tahun 2005 CRC Convention on the Rights Of The Child (KHA) OP : ARMED CONFLICT UU NO 9 TAHUN 2012 OP : JUAL,PROST,PORNO ANAK UU NO 10 TAHUN 2012 International Covenant On Civil & Political Rights (ICCPR) Kovenan Si-pol Ratifikasi Oleh RI melalui UU No. 12 Tahun 2005 Universal Declaration Of Human Rights

3 KEWAJIBAN ( OBLIGATION ) NEGARA TERHADAP RAKYAT MENURUT HAM :  MELINDUNGI (TO PROTECT)  MENGHORMATI (TO RESPECT)  MEMENUHI (TO FULFIL)

4 contoh : IMPLEMENTASI KEWAJIBAN NEGARA TERHADAP RAKYAT DALAM : MELINDUNGI (TO PROTECT), MENGHORMATI (TO RESPECT), MEMENUHI (TO FULFIL) MPR DPR (R) UU APBN PRESIDEN DIKNASDEPKESDEPSOSNAKER Departemen Lainnya:  Ekonomi, Perdagangan,  Pertahanan  Badan, Lembaga Negara DEPAG

5 KHA II. Definisi Anak I. Langkah-Langkah Implementasi Umur VIII. Langkah-langkah Perlindungan Khusus : 1.Anak dalam situasi darurat 2.Anak dalam situasi ekspl. : Eksploitasi ekonomi Drug Abuse Eks. Seksual, sexual abuse Penculikan, perdagangan dan trafiking Eks. Bentuk lain 3. Anak yang berkonflik dengan hukum 4. Kelompok minoritas & suku terasing III. Prinsip-Prinsip Umum KHA IV. Hak Sipil dan Kebebasan VII. Pendidikan, Waktu Luang & Kegiatan Budaya V. Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif VI. Kesehatan & Kesejahteraan Dasar 1 PEMBAGIAN CLUSTER DI DALAM KHA

6 CLUSTER I LANGKAH-LANGKAH UMUM IMPLEMENTASI Negara berkewajiban menyebarluaskan isi KHA dan diketahui secara luas : Dewasa, Anak. Negara berkewajiban membuat Report : PBB, Masyarakat  INITIAL REPORT  PERIODIC REPORT NEGARA Negara berkewajiban mengambil langkah-langkah :  Legislatif  Administratif  Dan Langkah-langkah lain (MAXIMUM EXTENT OF AVAILABLE RESOURCES)

7 CLUSTER II DEFINISI ANAK DAN PASAL-PASAL TERKAIT Tidak boleh ada hukuman mati atau hukuman seumur hidup 37.a Pasal 1 Setiap orang yang berusia dibawah 18 th, kecuali berdasarkan undang-undang yang berlaku, bagi anak ditentukan bahwa usia dewasa dicapai lebih awal. Negara menentukan : BATASAN USIA MINIMUM boleh bekerja Tak boleh ada rekrutmen Angkatan Bersenjata atau terlibat dalam permusuhan (di bawah usia 15 thn) Usia minimum anak dianggap tidak memiliki kapasitas pelanggaran hukum pidana a 28 Batasan usia wajib belajar & gratis

8 CLUSTER III PRINSIP-PRINSIP UMUM KHA (Konvensi Hak Anak) The Best Interests of The Child : Pembuatan Policy,Pemisahan dari Orangtua (ps.9), Tanggungjawab Orangtua dibantu Negara (ps.18), Adopsi (ps 21), Pengadilan (ps 40. (2)(b)(iii), Pengungsi Anak (Komite Executive UNHCR) Non Diskriminasi * Lembaga Keluarga * Lembaga Masyarakat * Lembaga-lembaga Negara Dalam Proses Pembuatan Kebijakan * DPR,DPRD,Pemda * Yudikatif/Pengadilan Hak Hidup; Kelangsungan Hidup; Perkembangan Menghargai Pendapat Anak dalam:

9 CLUSTER IV CIVIL RIGHTS AND FREEDOM (Konvensi Hak Anak) 7. Birth Registration, Name, Nationality and Right to Know and be Cared For by Parents.  Hak atas akte kelahiran  Hak atas nama  Hak atas kebangsaan  Hak untuk mengetahui, diasuh orang tuanya. 8. Preservation of Identity  Identitas  Kewarganegaraan  Nama dan  Hubungan keluarga  Hak untuk mendapatkan bantuan dan perlindungan untuk memulihkan identitas anak (Jika identitas tersebut direnggut) 13. Child’s Right to Freedom of Expression  Kebebasan berekspresi  Mencari, menerima, memberi informasi dan gagasan, baik lisan maupun tulisan  Restriksi diatur dengan Undang- undang

10 Lanjutan CLUSTER IV CIVIL RIGHTS AND FREEDOM (Konvensi Hak Anak) 14. Child’s Right to Freedom of Thought, Consciense and Religion  Kemerdekaan berfikir  Hati nurani dan  Agama  Restriksi diatur dengan Undang- undang 15. Child’s Right to Freedom of Association and Peaceful Assembly  Kebebasan berserikat  Berkumpul dengan damai  Restriksi diatur dengan Undang-undang 16. Child’s Right to Privacy  Kehidupan privasi anak tidak boleh dicampuri secara tidak syah  Hak perlindungan hukum atas privasinya atau serangan atas privasinya tersebut

11 Lanjutan CLUSTER IV CIVIL RIGHTS AND FREEDOM (Konvensi Hak Anak) 17. Child’s Acces to Appropriate Information  Mengakui peran penting mass media  Menjamin bahwa anak dapat mengakses informasi :  Sumber-sumber nasional dan internasional demi keuntungan sosialbudaya anak (sesuai pasal 29)  Kerjasama internasional  Memproduksi dan menyebarkan bukuk bukuuntuk anak  Mendorong media memperhatikan kebutuhanlinguistik anak-anak minoritas dan anak-anak suku terasing 37 (a) Torture, Degrading Treatment and Deprivation of Liberty Negara wajib melindungi anak dari :  Siksaan  Perlakuan lain maupun hukuman yang kejam  Merendahkan martabat  Hukuman tidak manusiawi  Hukuman mati  Hukuman seumur hidup

12 CLUSTER V FAMILY ENVIRONMENT AND ALTERNATIVE CARE (Konvensi Hak Anak) 5. Parental Guidance and The Child’s Evolving Capacities Negara Wajib Menghormati :  Tanggung jawab  Hak-hak  Tugas-tugas orangtua atau keluarga yang lebih luas atau masyarakat atau wali yang syah dalam membimbing anak 9. Separation from Parents Negara Wajib Menjamin agar anak :  Tidak dipisahkan dengan orang tuanya secara ilegal  Menghargai hak anak berhubungan dan kontak pribadi dengan orangtuanya ketika dipisahkan  Jika dipisahkan oleh negara anak punya hak mendapat informasi (berdasarkan permintaan) tentang anggota keluarganya yang terpisah  Menjamin permintaan tersebut tidak membawa akibat buruk bagi anak maupun anggota keluarga lainnya KEWAJIBAN NEGARA

13 Lanjutan CLUSTER V FAMILY ENVIROMENT AND ALTERNATIVE CARE (Konvensi Hak Anak) 10. Entering or Leaving Countries for Family Reunification  Reunifikasi keluarga (memasuki atau meninggalkan negara) ditangani secara positif, humanis dan sesegera mungkin  Menjamin bahwa permintaan tersebut tidak membawa dampak buruk bagi anak atau anggota keluarganya  Hak anak untuk meninggalkan atau memasuki negara (jika keduanya tinggal di negara yang berbeda)  Restriksi diatur dengan Undang-undang 11. Illicit Transfer and Non- Return of Children Abroad Negara Wajib memerangi :  Pengiriman gelap dan terkantung- katungnya anak di luar negeri  Melakukan perjanjian bilateral dan multilateral 18. Paren’s Joint Responsibilities Assisted by the State Tanggung jawab orangtua dibantu oleh Negara :  Menjamin pengakuan prinsip persamaan tanggung jawab di antara orangtua dan Legal Guardians embantu orangtua dan Legal Guardians enjamin pengembangan keluarga, fasilitas dan pelayanan untuk perawatan anak

14 20. Children Deprived of their Family Environment  Negara wajib memberi dukungan dan bantuan khusus bagi anak yang terpisah dari lingkungannya  Negara wajib menjamin adanya perawatan alternatif :  Panti Asuhan  Kafalah dalam hukum Islam  Adopsi  Mempertimbangkan kesinambungan pengasuhan anak dan latar belakang suku, agama, kebudayaan dan bahasa anak. 27. Child’s Right to an Adequate Standard of Living  Anak mempunyai Hak atas standard kehidupan yang layak untuk pengembangan fisik, mental spiritual, moral, sosial anak  Orangtua bertanggung jawab utama untuk menjamin Hak-hak anak dan Negara berkewajiban mendukung/membantu para orangtua dalam melaksanakan tanggung jawabnya terhadap anak-anak mereka :  Makanan  Pakaian dan  Perumahan  Hak anak atas pembiayaan anak oleh orangtua khususnya jika kedua belah pihak tinggal di Negara yang berbeda Lanjutan CLUSTER V FAMILY ENVIROMENT AND ALTERNATIVE CARE (Konvensi Hak Anak)

15 19. Child’s Right to Protection from all forms of Violence  Negara wajib mengambil langkah-langkah :  Administratif  Legislatif  Sosial  Pendidikan untuk melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.  all forms of physical or mental violence, injury or abuse, neglect or negligent treatment, maltreatment or exploitation, including sexual abuse, while in the care of parent(s), legal guardian(s) or any other person who has the care of the child. “Kekerasan mental” termasuk :  Tindakan merendahkan martabat  Pelecehan  Perlakuan salah secara verbal  Dampak isolasi  Praktek-praktek lain yang menyebabkan atau mengakibatkan kerugian psikis 21. Adoption Negara wajib :  Menjamin adopsi dengan mempertimbangan kepentingan terbaik bagi anak :  Disahkan oleh penguasa yang berwenang  Adopsi antar negara merupakan alternatif pengasuhan  Menjamin bahwa adopsi antar negara tidak dikomersilkan  Mendorong kerjasama internasional agar penempatan di negara lain dilakukan oleh negara yang berkompeten Lanjutan CLUSTER V FAMILY ENVIROMENT AND ALTERNATIVE CARE (Konvensi Hak Anak)

16 Lanjutan CLUSTER V FAMILY ENVIRONMENT AND ALTERNATIVE CARE (Konvensi Hak Anak) 39. Rehabilitation of Child Victims Mewajibkan negara mengambil langkah-langkah yang layak untuk membantu anak-anak yang menjadi korban :  Segala bentuk kekerasan,  penelantaran, eksploitasi, atau perlakuan salah (Article/pasal-pasal 19, 32, 33, 34, 35, 36)  Penyiksaan atau bentuk perlakuan atau hukuman lainnya yang kejam tidak manusiawi atau merendahkan martabat (Article/pasal 37)  Konflik bersenjata (Article/pasal 38) 25. Child’s Right to Periodic Review of Treatment Negara wajib melakukan Review periodic terhadap anak yang berada dalam penempatan (misalnya, Panti Asuhan dan sejenisnya)

17 CLUSTER VI BASIC HEALTH AND WELFARE (Konvensi Hak Anak) CLUSTER VI BASIC HEALTH AND WELFARE (Konvensi Hak Anak) 6. (2) Child’s Right to life and Maximum Survival and Development Negara menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan anak semaksimal mungkin 23. Right of Disable Children Negara peserta mengakui Hak-hak anak Cacat untuk menikmati secara penuh kehidupannya :  Martabat  Meningkatkan rasa percaya diri  Partisipasi aktif di dalam masy. Hak anak cacat atas perawatan khusus Menjamin tersedianya kebutuhan khusus anak cacat  Gratis  Pendidikan  Pelatihan  Pelayanan kesehatan  Pelayanan rehabilitasi  Persiapan kerja  Kesempatan rekreasi  Kerjasama internasional

18 Lanjutan CLUSTER VI BASIC HEALTH AND WELFARE (Konvensi Hak Anak) Lanjutan CLUSTER VI BASIC HEALTH AND WELFARE (Konvensi Hak Anak) 24. Child’s Right to Health and Health Service Hak anak untuk menikmati standard kesehatan yang tertinggi Menjamin akses kesehatan tak tercabut Implementasi sepenuhnya atas hak ini khususnya :  Mengurangi angka kematian bayi dan anak  Menjamin bantuan medis dan kesehatan/PHC  Memerangi penyakit dan malnutrisi  Menjamin perawatan kesehatan bagi para ibu ketika sebelum dan sesudah melahirkan  Menjamin pendidikan kesehatan : o Preventif o Bimbingan dan o Pelayanan KB dan orangtua  Kerjasama internasional 26. Child’s Right to Benefit from Social Security Mengakui hak anak atas jaminan sosial termasuk asuransi sosial Melaksanakan realisasi penuh atas hak ini

19 Lanjutan CLUSTER VI BASIC HEALTH AND WELFARE (Konvensi Hak Anak) Lanjutan CLUSTER VI BASIC HEALTH AND WELFARE (Konvensi Hak Anak) 18. (3) Parent’s Joint Responsibilities, Assisted by the State Orangtua/Wali bertanggung jawab membesarkan dan mengembangkan anak Negara memberi bantuan kepada orangtua/wali yang syah Menjamin anak (orangtua yang bekerja) berhak memperoleh manfaat dan jasa pemeliharaan anak 27. (1-3) Child’s Right to an Adequate Standard of Living Mengakui hak anak atas standard kehidupan yang layak bagi perkembangannya :  Fisik  Mental  Spiritual  Moral  Sosial Negara harus mengambil langkah langkah untuk membantu orangtua dalam mengimplementasikan ini :  Gizi  Pakaian dan  Perumahan

20 CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) 28. Child’s Right toEducation Negara menjamin hak anak atas pendidikan a)Mewajibkan pendidikan dasar dan GRATIS b)Mendorong pendidikan menengah umum dan kejururan serta mempermudah akses bagi setiap anak c)Mempermudah akses ke pendidikan yang lebih tinggi dengan penyediaan fasilitas yang memadai

21 Mengambil langkah agar disiplin di sekolah dilaksanakan dengan cara yang sesuai dengan martabat anak dan KHA Kerjasama internasional dibidang pendidikan c) Menyediakan informasi dan panduan tentang pendidikan d) Mengambil langkah-langkah untuk mendorong kehadiran di sekolah dan penurunan tingkat putus sekolah Lanjutan CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) Lanjutan CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak)

22 CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) 29. The Aims of Education 1.Negara peserta menyepakati bahwa pendidikan anak diarahkan :  Pengembangan : oKepribadian oBakat oMental dan oFisik anak semaksimal mungkin  Pengembangan rasa hormat terhadap HAM (Hak Asasi Manusia) serta prinsip-prinsip yang tercantum dalam piagam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)  Pengembangan rasa hormat pada : oOrangtua anak oIdentitas budaya oBahasa oNilai-nilai dan oTahapan peradaban yang berbeda

23  Persiapan anak untuk hidup secara bertanggung jawab dalam masyarakat yang bebas  Pengembangan rasa hormat terhadap lingkungan alam 2. Memberi kebebasan kepada individu atau lembaga dalam mengarahkan atau mengembangkan Institusi Pendidikan sepanjang tidak bertentangan dengan pasal ini, serta standard minimum yang ditetapkan oleh Negara

24 CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) CLUSTER VII EDUCATION, LEISURE AND CULTURAL ACTIVITIES (Konvensi Hak Anak) 31. Child’s Right to Leisure, Recreation and Culture Negara mengakui hak anak atas :  Waktu luang dan istirahat  Mengahargai dan meningkatkan hak anak untuk berpartisipasi secara penuh dalam ; oDunia seni oBudaya oRekreasi dan oWaktu luang

25 SPECIAL PROTECTION MEASURES LANGKAH-LANGKAH PERLINDUNGAN KHUSUS KHA : cluster VIII (D) Anak masyarakat Adat & Kelompok Minoritas (pasal 30) (A) Anak2 dalam situasi darurat ( Children in Situation of Emergency ) (22) Pengungsi:Refugee and IDPs: (Internally Displaced Peoples) (38) Anak dlm situasi konflik bersenjata (Children in Situation of Armed Conflict) (B) Anak yang berkonflik dengan Hukum (40; 37. a) : 37. b,c,d ; (39) Recovery & Rehabilitasi (C) Anak dalam situasi Exploitasi : 32: Exploitasi Ekonomi 33: Drug Abuse 34: Exp. Sexsual,sexsual abuse 35: Penculikan, Perdagangan dan Trafficking 36: Exploitasi Bentuk lain.

26 Lanjutan Cluster VIII 22. Refugee Children 1.Negara wajib mengambil langkah-langkah untuk menjamin anak yang mencari status pengungsi mendapat perlindungan yang layak dan bantuan kemanusiaan 2.Kerjasama dengan PBB dan lembaga internasional yang kompeten atau LSM untuk melindungi dan membantu anak dalam mencari orangtuanya atau anggota keluarga lainnya 3.Melakukan perlindungan terhadap anak yang terpisah dari orangtuanya seperti yang diperoleh oleh anak yang masih bersama orangtuanya

27 Lanjutan Cluster VIII 38. Protection of children Effected by Armed Conflict  Negara menghargai dan menjamin penghormatan atas hukum humaniter internasional  Menjamin anak di bawah 15 tahun tidak terlibat dalam permusuhan  Tidak merekrut anak di bawah 15 tahun dalam angkatan perang  Memprioritaskan anak yang lebih tua (antara 15 – 18 tahun) ke dalam dinas militer  Mengambil langkah untuk menjamin perlindungan dan perawatan bagi anak-anak yang diakibatkan oleh konflik bersenjata

28 Lanjutan Cluster VIII 39. Rehabilitation of Child Victims  Pasal 39 menuntut Negara mengambil langkah-langkah untuk membantu anak- anak yang menjadi korban  Segala bentuk :  Kekerasan  Penelantaran  Eksploitasi  Perlakuan salah (Pasal-pasal : 19, 32, 33, 34, 35, 36)  Penyiksaan atau bentuk perlakuan atau hukuman lainnya :  Yang kejam  Tidak manusiawi  Merendahkan martabat (Pasal 37)  Konflik bersenjata (Pasal 38)

29 Lanjutan Cluster VIII 37. Torture, Degrading Treatment And Deprivation of Liberty  Pasal 37 memberikan hak perlindungan kepada anak dari :  Siksaan  Perlakuan lain maupun hukuman yang kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabatnya  Hukuman mati  Hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan untuk bebas  Perampasan atas hak secara tidak sah ataupun sewenang-wenang

30 Lanjutan Cluster VIII 39. Rehabilitation of Child Victims  Negara wajib mengambil langkah untuk pemulihan fisik dan psikis serta reintegrasi sosial anak yang menjadi korban :  Penelantaran  Eksploitasi  Perlakuan salah  Penyiksaan  Hukuman yang kejam tidak manusiawi  Merendahkan martabat atau  Konflik bersenjata

31 Lanjutan Cluster VIII 40. Administration of Juvenile justice  Negara mengakui hak anak yang disangka, dituduh atau diakui telah melanggar hukum diperlakukan dengan cara yang sesuai dengan peningkatan martabat dan nilai anak yang memperkuat penghargaan anak pada hak-hak asasi manusia  Negara menjamin setiap anak yang disangka atau dituduh telah melakukan pidana setidaknya mendapat jaminan sebagai berikut :  Dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah menurut hukum  Diberitahu segera atas tuduhannya termasuk kepada orangtua atau walinya  Mendapat bantuan hukum dan bantuan lainnya ditangani oleh pihak yang berkompeten dan independen  Tidak dipaksa memberi kesaksian atau mengakui bersalah ; untuk memeriksa saksi yang memberatkan serta mendapatkan partisipasi dan pemeriksaan saksi atas namanya dengan memakai prinsip persamaan  Berhak atas kasasi  Mendapat bantuan interpreter gratis  Privasinya sepenuhnya dihormati

32 Lanjutan Cluster VIII 32. Child Labour  Negara wajib melindungi anak dari eksploitasi ekonomi dan dari pekerjaan yang :  Berbahaya  Mengganggu pendidikan anak, atau  Merugikan kesehatan anak maupun perkembangan : oFisik oMental oSpiritual oMoral atau oSosial  Negara wajib mengambil langkah:  Legislatif  Administratif  Sosial dan pendidikan Untuk menjamin pelaksanaan, dan secara khusus memberikan:  Batas usia atau serangkaian batas usia minimum yang memberikan ketentuan perijinan untuk bekerja  Peraturan yang sesuai mengenai jam kerja dan kondisi pekerjaan  Hukuman atau sangsi yang sesuai untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan pasal ini

33 Lanjutan Cluster VIII 33. Children and Drug Abuse  Negara wajib mengambil semua langkah untuk :  Melindungi anak dari penggunaan obat- obatan jenis Narkotika dan Zat-zat psikotropika  Mencegah penggunaan anak-anak dalam produksi dan pengiriman illegal dari zat-zat ini  Perjanjian-perjanjian Internasional telah mengidentifikasi sekuruh obat bius dan zat-zat yang membutuhkan pengawasan, dalam pengelompokan yang masih luas berikut ini :  Opium, morfin dan alkaloid opium serta morfin sintetis (misalnya heroin)  Daun koka serta kokain  Produk Cannabis (mariyuana)  Obat-obatan psikotropika/ psikoaktif yang biasa menimbul- kan ketergantungan atau penyalahgunaan yang biasa menciptakan masalah-masalah sosial dan kesehatan masyarakat yang membutuhkan kontrol Internasional (obat penenang seperti barbiturat, stimulan seperti amfetamin dan halusinogen seperti LSD

34 Lanjutan Cluster VIII 34. Sexual Exploitation of Children  Mewajibkan Negara melaku- kan perlindungan bagi anak dari “segala bentuk eksploi- tasi maupun penyalahgunaan seksual”, yang membutuhkan langkah-langkah :  Nasional  Bilateral  Multilateral  Untuk melindungi anak dari tiga bentuk khusus (dan sering berkaitan), yakni : a)Bujukan (inducement) atau paksaan (coercion) terhadap anak untuk melakukan kegiatan seksual yang tidak sah b)Eksploitasi anak dalam pelacuran atau praktek seksual lainnya yang tidak sah c)Eksploitasi anak dalam pertunjukan serta segala bentuk pornografi

35 Lanjutan Cluster VIII 35. Preventation of Abduction, Sale and Trafficking Pasal 35 bertindak sebagai perlindungan sempurna bagi anak-anak yang beresiko terhadap penculikan, penjualan, dan trafficking anak untuk tujuan apapun dan dalam bentuk apapun 36. Protection from Other Form of Exploitation Negara melindungi anak dari segala bentuk eksploitasi lainnya, seperti :  Eksploitasi Media  Eksploitasi oleh para peneliti  Eksploitasi Sosial

36 Lanjutan Cluster VIII 39. Rehabilitation of Child Victims Negara wajib mengambil langkah untuk pemulihan fisik dan psikis serta reintegrasi sosial anak yang menjadi korban :  Penelantaran  Eksploitasi  Perlakuan salah  Penyiksaan  Hukuman yang kejam tidak manusiawi  Merendahkan martabat atau  Konflik bersenjata 30. Children of Minorities or of Indigenous People Negara menjamin hak anak anak dari kelompo minoritas dan terasing atas :  Budaya sendiri  Keyakinannya  Bahasanya

37 TERIMA KASIH SAMPAI KETEMU LAGI


Download ppt "KONVENSI HAK-HAK ANAK Dirangkum oleh A.Hadi Utomo DIVISI ADVOKASI HAK-HAK ANAK YAYASANA BINA SEJAHTERA INDONESIA (BAHTERA) Jl. Cijerah Gg. Alhidayah No.40."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google