Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AWAL MULA KEGAGALAN PENGASUHAN DAN PENDIDIKAN ANAK. berdampak pada : Anak Sebagai Pelaku,Korban, Saksi Oleh: Hadi Utomo

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AWAL MULA KEGAGALAN PENGASUHAN DAN PENDIDIKAN ANAK. berdampak pada : Anak Sebagai Pelaku,Korban, Saksi Oleh: Hadi Utomo"— Transcript presentasi:

1 AWAL MULA KEGAGALAN PENGASUHAN DAN PENDIDIKAN ANAK. berdampak pada : Anak Sebagai Pelaku,Korban, Saksi Oleh: Hadi Utomo

2 Konsep Pengasuhan Anak Berdasarkan Konvensi Hak-hak Anak TANPA KEKERASAN

3 KHA II. Definisi Anak I. Langkah-Langkah Implementasi Umum VIII. Langkah-langkah Perlindungan Khusus : 1.Anak dalam situasi darurat 2.Anak dalam situasi ekspl. : Eksploitasi ekonomi NARKOBA Eks. Seksual, sexual abuse Penculikan, perdagangan dan trafiking Eks. Bentuk lain 3. Anak yang berkonflik dengan hukum 4. Kelompok minoritas & suku terasing III. Prinsip-Prinsip Umum KHA IV. Hak Sipil dan Kebebasan VII. Pendidikan, Waktu Luang & Kegiatan Budaya V. Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif VI. Kesehatan & Kesejahteraan Dasar 1 PEMBAGIAN KELOMPOK (KLASTER) DI DALAM KHA

4 Pasal 6 KHA Hak Hidup, Kelangsungan Hidup dan Perkembangan Pasal 6 Pasal 5 Pasal 18 Tanggungjawab orang tua dalam mengasuh dan kemampuan perkembangan anak Tanggungjawab orangtua dibantu oleh Negara Gagal di Pasal 18 dan 5 KLASTER VIII  Narkoba  ABH atau Rentan Melakukan Pelanggaran Hukum  Eksploitasi Seksual  Eksploitasi Ekonomi  Trafiking  Anak Jalanan  Buruh anak  Permasalahan Lainnya

5 Pasal 18 Tanggung Jawab Orangtua Dibantu Oleh Negara :  Menjamin pengakuan prinsip persamaan tanggung jawab di antara orangtua dan Legal Guardians  Membantu orangtua dan Legal Guardians  Menjamin pengembangan keluarga, fasilitas dan pelayanan untuk perawatan anak Kewajiban Negara

6 PENCEGAHAN PRIMER : Memperkuat kemampuan masyarakat dalam melindungi dan mengasuh anak- anak mereka secara aman. Advokasi dan kampanye peningkatan kesadaran untuk perubahan sikap dan perilaku sosial masyarakat Memperkuat ketrampilan orangtua dalam mendidik anak Mem-promosikan bentuk-bentuk alternatif metode penegakkan disiplin dan menghindarkan hukuman badan serta Kesadaran masyarakat tentang : dampak buruk kekerasan terhadap anak Pasal 18

7 PREVENTIVE SEKUNDAIR / PENGURANGAN RESIKO/INTERVENSI AWAL Pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab mengembangkan program dukungan keluarga (family support), meliputi: 1.Pelayanan dukungan keluarga dalam bentuk mediasi dan nasehat hukum ketika keluarga menghadapi kekerasan dalam rumah tangga, pertengkaran, perceraian; 2.Pelayanan dukungan keluarga dalam meningkatkan ketrampilan menjadi orangtua dan keterampilan melindungi anak; Pasal 18

8 PREVENTIVE SEKUNDAIR/PENGURANGAN RESIKO/INTERVENSI AWAL. #2 3. Pelayanan dukungan keluarga dalam upaya penyembuhan salah satu anggota keluarga yang menghadapi masalah ketergantungan obat, minuman keras, berjudi, ketidakmampuan mengendalikan amarah; 4. Pelayanan dukungan keluarga untuk mendapatkan rujukan pada pelayanan lainnya, seperti dukungan ekonomi, tempat tinggal, jaminan sosial; dan 5. Pelayanan dukungan keluarga ketika terjadi reintegrasi sosial setelah anak berkonflik dengan hukum. Pasal 18

9 Tertiary Interventions Respond terhadap kondisi anak yang telah mengalami resiko serius dan kekerasan atau exploitasi atau penelantaran. Hal itu memerlukan RANGKAIAN INTERVENSI : Yang dilakukan masyarakat : Mediasi, Konseling, Nasehat, Monitoring masyarakat Yang dilakukan negara : Supervisi dan Dukungan Keluarga, Program Pendidikan Orangtua, Konseling Untuk Anak dan Keluarga, Program Therapi Penyembuhan, Shelter/Panti Sementara atau Permanen Dalam Pengasuhan Alternatif, Keputusan Pengadilan Setelah Melalui Asesmen Dan Rekomendasi Dinsos Pasal 18

10 Pasal 6 Pasal 25 Periodic Review Mekanisme Komplain : Pengasuhan oleh Keluarga dan atau Kerabat Pengasuhan Alternatif Peranan PEKSOS

11 KHA II. Definisi Anak I. Langkah-Langkah Implementasi Umum III. Prinsip-Prinsip Umum KHA IV. Hak Sipil dan Kebebasan VII. Pendidikan, Waktu Luang & Kegiatan Budaya V. Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif VI. Kesehatan & Kesejahteraan Dasar 1 Konvensi Hak-hak Anak Klastering VIII. Langkah-langkah Perlindungan Khusus : 1.Anak dalam situasi darurat 2.Anak dalam situasi ekspl. : Eksploitasi ekonomi Drug Abuse/NARKOBA Eks. Seksual, sexual abuse Penculikan, perdagangan dan trafiking Eks. Bentuk lain 3. Anak yang berkonflik dengan hukum 4. Kelompok minoritas & suku terasing Pasal 12 Menghargai Pandangan Anak Pasal 2 Non Diskriminasi Pasal 3 Kepentingan Terbaik Bagi Anak Pasal 6 Hak Hidup Kelangsungan Hidup dan Perkembangan Pasal 12 Menghargai Pandangan Anak Pasal 13 Kebebasan Berekspresi Pasal 14 Kebebasan Berfikir, Berkeyakinan dan Beragama Pasal 15 Kebebasan Berorganisasi Pasal 9.2 Ketika Dipisahkan Dari Orangtua Pasal 21.a Adopsi Pasal 37 Hukuman Seminimum Mungkin, Pertimbangan, Khati-hatian, Kesejahteraan Anak Pasal 40 Upaya Menjauhkan Peradilan Formal Pasal 12 Menghargai Pandangan Anak: Kebebasan Berekspresi Kebebasan Berfikir; Berkeyakinan dan Beragama Kebebasan Berorganisasi Ketika Dipisahkan Dari Orangtua Adopsi Hukuman Seminimum mungkin, Pertimbangan, Kehati-hatian dan Kesejahteraan Anak Upaya Menjauhkan Peradilan Formal

12 I. Langkah-langkah Implementasi Umum VII. Pendidikan, Waktu Luang & Kegiatan Budaya V. Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif VI. Kesehatan & Kesejahteraan Dasar VIII. Langkah-langkah Perlindungan Khusus : 1.Anak dalam situasi darurat 2.Anak dalam situasi ekspl. : Eksploitasi ekonomi Drug Abuse Eks. Seksual, sexual abuse Penculikan, perdagangan dan trafiking Eks. Bentuk lain 3. Anak yang berkonflik dengan hukum 4. Kelompok minoritas & suku terasing Pasal 12 Menghargai Pandangan Anak: Kebebasan Berekspresi Kebebasan Berfikir; Berkeyakinan dan Beragama Kebebasan Berorganisasi Ketika Dipisahkan Dari Orangtua Adopsi Hukuman Seminimum mungkin, Pertimbangan, Kehati-hatian dan Kesejahteraan Anak Upaya Menjauhkan Peradilan Formal Pasal 19 Child Abuse VIII. Langkah-langkah Perlindungan Khusus : 1.Anak dalam situasi darurat 2.Anak dalam situasi ekspl. : Eksploitasi ekonomi Drug Abuse Eks. Seksual, sexual abuse Penculikan, perdagangan dan trafiking Eks. Bentuk lain 3. Anak yang berkonflik dengan hukum 4. Kelompok minoritas & suku terasing

13 VIII. Langkah-langkah Perlindungan Khusus : 1.Anak dalam situasi darurat 2.Anak dalam situasi ekspl. : Eksploitasi ekonomi Drug Abuse Eks. Seksual, sexual abuse Penculikan, perdagangan dan trafiking Eks. Bentuk lain 3. Anak yang berkonflik dengan hukum 4. Kelompok minoritas & suku terasing Pasal 37. a Perlindungan dari Penyiksaan IV. Hak Sipil dan Kebebasan

14 PERLINDUNGAN ANAK DALAM SITUASI : PENGASUHAN KELUARGA/ASUH/ ANGKAT/WALI/ PANTI, ASRAMA ANAK, TAHANAN POLISI, TAHANAN IMIGRASI, PENJARA, BANGSAL ANAK DI RUMAH SAKIT, KLINIK KHUSUS/PERAWATAN KHUSUS, LEMBAGA PENDIDIKAN, PENGUNGSIAN, SITUASI KONFLIK PERLINDUNGAN ANAK DALAM SITUASI : PENGASUHAN KELUARGA/ASUH/ ANGKAT/WALI/ PANTI, ASRAMA ANAK, TAHANAN POLISI, TAHANAN IMIGRASI, PENJARA, BANGSAL ANAK DI RUMAH SAKIT, KLINIK KHUSUS/PERAWATAN KHUSUS, LEMBAGA PENDIDIKAN, PENGUNGSIAN, SITUASI KONFLIK PERLINDUNG AN DARI : KEKERASAN, PERLAKUAN SALAH, EXPLOITASI DAN PENELANTAR AN PERLINDUNG AN DARI : KEKERASAN, PERLAKUAN SALAH, EXPLOITASI DAN PENELANTAR AN PERLINDUNGAN ANAK DALAM SEMUA SITUASI KEHIDUPAN Koalisi.Doc./

15 Pasal 39 Re-Integrasi Sosial Pasal 27 Standar Kehidupan Yang layak FisikMental Spiritua l MoralSosial Pasal 39 Recovery dan Rehabilitasi Standar Capaian Rehabilitasi Para Korban

16 Rehabilitasi Untuk Para Korban : 19  Child Abuse - Fisik - Mental - Sexual - Neglect 37 (a)  Torture, Degrading Treatment or Inhuman, Deprivation of Liberty 22  Anak Korban Pengungsian 38  Anak Korban Bersenjata 32  Anak Korban Eksploitasi Ekonomi 33  Anak Korban Narkoba 34  Anak Korban Sexual Explotasi dan Sexual Abuse Rape Incest Harassement Sodomi 35  Anak Korban Trafficking Recovery dan Rehabilitasi Fisik  Kesehatan Metal Konseling Pribadi Konseling Kelompok Saran Support Keterampilan Korban Dan Keluarga Menerima dukungan Sosial, Medis dan Konseling Psikologis Mendapatkan Dampingan Guru dan Pekerja Sosial Mencegah Stigmatisasi terhadap korban dan keluarga korban Dukungan pemberdayaan Re-Integrasi Sosial Kembali ke masyarakat tanpa Stigma Dasar Rehabilitasi Meningkatkan Kesehatan Menghormati Harga Diri Anak Menghormati Martabat Anak Menghargai pendapat anak dalam proses rehabilitasi

17


Download ppt "AWAL MULA KEGAGALAN PENGASUHAN DAN PENDIDIKAN ANAK. berdampak pada : Anak Sebagai Pelaku,Korban, Saksi Oleh: Hadi Utomo"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google