Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ARTIFICIAL INTELLIGENCE. Kelompok 5 Whitny Pelealu 1501180161 Ruth Ditaria 1501202881 Rafed Ramzi1501165305 Bobi Rudiyanto Dio Pramono.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ARTIFICIAL INTELLIGENCE. Kelompok 5 Whitny Pelealu 1501180161 Ruth Ditaria 1501202881 Rafed Ramzi1501165305 Bobi Rudiyanto Dio Pramono."— Transcript presentasi:

1 ARTIFICIAL INTELLIGENCE

2 Kelompok 5 Whitny Pelealu Ruth Ditaria Rafed Ramzi Bobi Rudiyanto Dio Pramono

3  Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AL) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. - kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya  Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Definisi

4  H. A. Simon [1987] : “ Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang -dalam pandangan manusia adalah cerdas”  Rich and Knight [1991]: “Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.”

5  Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf. Warren McCullochWalter Pitts  Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini.Ferranti Mark IUniversity of ManchesterChristopher Strachey Dietrich Prinz Sejarah

6 Pengertian AI berdasarkan Sudut Pandang AI terbagi menjadi 2 yaitu : 1. AI Konvensional 2. Kecerdasan komputasional (CI, Computational Intelligence)

7 Perbandingan AI – Pemograman konvensional

8 Tujuan Kecerdasan buatan (Winston dan Prendergast)  Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)  Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)  Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial)

9 Perspektif Pandangan AI  Perspektif Kecerdasan (Intelligence) : AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia.  Perspektif bisnis : AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna dan metodologi yang menggunakan tool-tool tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis.  Perspektif pemrograman (Programming) : AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan masalah proses pencarian (search).

10  Perspektif penelitian (research) : 1. Riset tentang AI dimulai pada awal tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat program permainan (game) catur membuktikan teori dan general problem solving (untuk tugas tugas sederhana). 2. “Artificial intelligence” adalah nama pada akar dari studi area. Perspektif Pandangan AI(Cont...)

11 Jenis – jenis AI Dalam perkembangannya kecerdasan buatan dapat dikelompokkan :  Sistem Pakar (Expert System) komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan para pakar sehingga komputer memiliki keahlian menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlian yang dimiliki pakar.  Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing) user dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari, misal bahasa inggris, bahasa indonesia, dan sebagainya.  Pengenalan Ucapan (Speech Recognition) manusia dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan suara.  Robotika & Sistem Sensor.

12 Jenis – Jenis AI (Cont...)  Computer Vision menginterpretasikan gambar atau objek-objek tampak melalui komputer.  Intelligent Computer-Aided Instruction komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih & mengajar.  Game Playing.  Soft Computing. sebuah inovasi dalam membangun sistem cerdas.

13  Logika Fuzzy/Fuzzy Logic (mengakomodasi ketidaktepatan).  Jaringan Syaraf Tiruan/Neurall Network (menggunakan pembelajaran).  Probabilistic Reasoning (mengakomodasi ketidakpastian).  Algoritma Genetika/Evolutionary Computing (optimasi). Metodologi

14 Aplikasi-aplikasi dari AI  Game Playing  Sistem Bahasa Alami  Sistem Perancangan dan Pembuatan CAD/CAM  Sistem Pakar VLSI  Sistem Pakar Reparasi Perangkat Keras  Manajemen Data Cerdas  Sistem Otomatisasi Kantor  Analisa Kecerdasan Militer  Kendali dan Pemanggilan Disk Video  Kendali Robot,dll

15 Input-Output Model

16 Input-Output Model(Cont...1) Machine Vision Bertujuan pada pengenalan pola dalam beberapa jalan yang sama sebagai kegiatan sistem visual/indera manusia. Robotics Difokuskan pada produksi alat-alat mekanik yang dapat mengendalikan gerak. Speech Processing Bertujuan pada pengenalan dan sintesa pembicaraan manusia.

17 Input-Output Model(Cont...2) Theorem Proving Usaha untuk membuktikan secara otomatis masalah- masalah dalam matematika dan logika. General Problem Solving Bertujuan pada pemecahan kelas-kelas dari masalah-masalah yang ditekankan dalam sebuah Bahasa formal. Pattern Recognition Difokuskan pada pengenalan dan klasifikasi dari pola-pola.

18 Game Playing Pembuatan program-program bermain permainan. Machine Learning Bertujuan pada produksi mesin-mesin yang mengakumulasi pengetahuan dengan contoh-contoh observasi. Learning Merupakan sebuah persoalan sulit untuk program AI, dalam mencapai kesuksesan diperlukan dalam pemecahan persoalan. Input-Output Model(Cont...3)

19 Planning Merupakan aspek pendukung terpenting untuk mendesain atau merancang robot-robot dengan kemampuan menyelesaikan tugas mereka dengan tingkat fleksibilitas dan tanggap terhadap dunia luar. Neural Network atau Parallel Distributed Teknik-teknik terbaik untuk merepresentasikan pengetahuan dan merancang algoritma pencarian yang hati-hati untuk implementasi kecerdasan. Input-Output Model(Cont...3)

20  AI lebih bersifat permanen  AI Menawarkan Kemudahan untuk digandakan dan disebarkan  AI dapat lebih murah daripada kecerdasan alami  AI bersifat konsisten dan teliti  AI dapat didokumentasi Keunggulan AI

21 Sumber  AI.pdf AI.pdf  https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source =web&cd=9&sqi=2&ved=0CIEBEBYwCA&url=https%3A %2F%2Fwebdosen.budiluhur.ac.id%2Fdosen%2F930011%2 FKuliah%2Fbuku_AI.PDF&ei=SP5CU5qPD4SCrAezgoH4 DQ&usg=AFQjCNHm8AvmNvgrShaLKn9Gauiprew- oA&sig2=j-rkG6EdwbuokLEP6afjmw&cad=rja https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source =web&cd=9&sqi=2&ved=0CIEBEBYwCA&url=https%3A %2F%2Fwebdosen.budiluhur.ac.id%2Fdosen%2F930011%2 FKuliah%2Fbuku_AI.PDF&ei=SP5CU5qPD4SCrAezgoH4 DQ&usg=AFQjCNHm8AvmNvgrShaLKn9Gauiprew- oA&sig2=j-rkG6EdwbuokLEP6afjmw&cad=rja 


Download ppt "ARTIFICIAL INTELLIGENCE. Kelompok 5 Whitny Pelealu 1501180161 Ruth Ditaria 1501202881 Rafed Ramzi1501165305 Bobi Rudiyanto Dio Pramono."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google