Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KOMPUTER DAN MASYARAKAT BISNIS E-BUSSINES Sesi – 6 MATA KULIAH KOMPUTER DAN MASYARAKAT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KOMPUTER DAN MASYARAKAT BISNIS E-BUSSINES Sesi – 6 MATA KULIAH KOMPUTER DAN MASYARAKAT."— Transcript presentasi:

1 KOMPUTER DAN MASYARAKAT BISNIS E-BUSSINES Sesi – 6 MATA KULIAH KOMPUTER DAN MASYARAKAT

2 Definisi E-Business Begitu banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini adalah beberapa di antaranya: E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk Cases in Electronic Commerce. McGraw-Hill) E-business adalah mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan, pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis. Istilah e-business pertama kali digunakan salah satunya oleh IBM pada tahun (SearchCIO.com) E-bisnis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan keutungan dari suatu bisnis. (http://www.wisegeek.com/what- is-ebusiness.htm)

3 E-commerce vs. E-business E-Commerce (Electronic Commerce) Mencakup segala kegiatan jual beli dan pertukaran informasi bisnis secara elektronik, termasuk internet E-Business Memiliki definisi yang lebih luas daripada e- Commerce Mencakup segala aspek yang ada di dalam e- Commerce, plus bagaimana cara menjalankan bisnis (proses internal di dalam organisasi)

4 4 Electronic Commerce Internet berkembang menjadi saluran distribusi global utama untuk produk, jasa, lapangan pekerjaan bidang manajerial dan profesional Dampaknya mengubah perekonomian, struktur pasar dan industri, produk dan jasa serta aliran distribusinya, segmentasi pasar, nilai bagi konsumen, perilaku konsumen, lapangan pekerjaan dan pasar tenaga kerja Dampaknya juga terjadi pada masyarakat dan politik, dan perspektif kita terhadap dunia dan diri kita didalamnya.

5 Transformasi Ekonomi Menuju “Digital Economy”. Source : AT Kearney World Economy Digital Economy Global Economy Industrial Economy Service Economy Agricultural Economy

6 Transformasi Bisnis bergeser dari model bisnis konvensional (brick and mortar)  online model. Toko Tradisional Online Stores Information Technology Digitalization

7 Generasi 1: Internet sebagai media promosi perusahaan melalui situs web atau brosur elektronis. Perusahaan di Indonesia paling banyak berada pada tahapan ini. Generasi 3: Layanan informasi yang terintegrasi, secara otomatis tanpa intervensi manusia. Content juga bersifat personalized sesuai keinginan pengguna. Informasi diakses menggunakan bermacam media, misalnya seluler (handphone). Generasi 2: Pengguna telah dapat melakukan pemesanan produk melalui internet (aplikasi E-Commerce). Namun deal- nya tetap membutuhkan manusia sebagai decision maker. PERKEMBANGAN E COMMERCE

8 Electronic Commerce: Definisi dan Konsep (lanjut) E-commerce dapat didefinisikan dari beberapa perspektif: –Komunikasi: pengiriman barang, jasa, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau sarana electronik lainnya –Perdagangan: penyediaan sarana untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi melalui Internet atau fasilitas online lainnya

9 Electronic Commerce: Definisi dan Konsep (lanjut) –Proses Bisnis: menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui jaringan elektronik, menggantikan proses bisnis fisik dengan informasi –Layanan: cara bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus meningkatkan mutu dan kecepatan layanan bagi konsumen

10 Electronic Commerce: Definisi dan Konsep (lanjut) –Pembelajaran: sarana pendidikan dan pelatihan online untuk sekolah, universitas, dan organisasi lain termasuk perusahaan –Kolaborasi: metoda kolaborasi antar dan intra organisasi –Komunitas: tempat berkumpul (mangkal) bagi anggota suatu masyarakat untuk belajar, mencari informasi, melakukan transaksi, dan berkolaborasi

11 Perbandingan komersil murni dengan e-commerce dapat dilihat berdasarkan –Product –Process –Delivery agent Komersil Tradisional : Seluruh dimensi dilakukan secara fisik EC murni: Seluruh dimensi dilakukan secara digital Electronic Commerce merupakan beberapa disiplin ilmu –Marketing/Pemasaran –Ilmu Komputer –Psikologi dan perilaku Konsumen –Keuangan –Ekonomi –Sistem Informasi Manajemen –Audit dan Akuntansi –Manajemen –Etika dan hukum Bisnis –Lain-lain

12 Struktur dan Klasifikasi e- Commerce Dua tipe umum e-commerce: –business-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual e-tailing: ritel online, biasanya B2C –business-to-business (B2B): perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan lain.

13 Klasifikasi EC menurut Pola Interaksi/Transaksi B2B dan B2C business-to-business-to-consumer (B2B2C): model EC dimana suatu perusahaan menjual produk atau jasa kepada perusahaan lain yang memiliki konsumennya sendiri consumer-to-business (C2B): model EC dimana individu menggunakan Internet untuk menjual produk atau jasa kepada perusahaan atau individu, atau untuk mencari penjual atas produk atau jasa yang diperlukannya

14 Klasifikasi EC menurut Pola Interaksi/Transaksi (lanjut) consumer-to-consumer (C2C): model EC dimana konsumen menjual (bertransaksi) langsung kepada konsumen lain –peer-to-peer (P2P): teknologi yang memungkinkan sesama komputer pada suatu jaringan untuk bertukar data dan proses secara langsung; dapat digunakan untuk C2C, B2B, dan B2C mobile commerce (m-commerce): transaksi dan aktivitas EC dilakukan dengan teknologi wireless (misal telepon selular)

15 Penggerak Kekuatan Electronic Commerce Dunia baru dalam Bisnis – Tekanan-tekanan Bisnis – Respon Organisasi/perusahaan – Peran Teknologi Informasi Tekanan-tekanan utama Bisnis – Tekanan pasar dan ekonomi Kompetisi yang kuat Ekonomi Global Kesepakatan perdagangan regional (misal. NAFTA) Biaya tenaga kerja yang sangat rendah di berbagai negara Perubahan yang cepat dan signifikan dalam market Pertumbuhan konsumen yang kuat – Tekanan-tekanan Teknologi Perkembangan teknologi yang sangat cepat Inovasi dan teknologi yang selalu cepat Informasi yang overload Biaya teknologi semakin murah dan pencapaian yang baik

16 Tekanan-tekanan Sosial dan Lingkungan Perubahan kekuatan pekerja secara alami Semakin pentingnya isu-isu etika dan undang-undang Tanggung jawab sosial yang semakin tinggi Perubahan politik yang sangat cepat Manfaat EC : A. Manfaat bagi Organisasi Memperluas pasar ke tingkat nasional dan internasional Berkurangnya biaya penciptaan, proses, distribusi, penyimpanan dan pengambilan kembali informasi berbasis kertas Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif

17 B. Manfaat bagi Konsumen –Memungkinkan konsumen untuk belanja atau melakukan transaksi selama 24 jam, sepanjang tahun dari berbagai tempat dan lokasi –Banyak pilihan yang tersedia bagi konsumen –Produk-produk yang lebih murah bagi konsumen dan layanan belanja di berbagai tempat serta dapat melakukan perbandingan harga/kualitas dengan cepat –Memberikan layanan antar dan jasa yang cepat (dalam beberapa kasus) –Konsumen dapat menerima informasi yang detail dan relevan dlm waktu singkat –Memungkinkan konsumen berinteraksi dengan konsumen lain dan bertukar pikiran berbagi pengalaman –Memudahkan melihat kompetisi harga untuk mendapatkan potongan yang berarti

18 C. Manfaat bagi masyarakat Memungkinkan sertiap orang bekerja di rumah dan mengurangi kegiatan shopping. mengurangi kemacetan lalu lintas, dan polusi udara yang rendah Memungkinkan orang-orang di belahan dunia dan wilayah yang jauh untuk menikmati produk yang tidak ada di negara mereka. Memberikan kemudahan fasilitas delivery dari jasa umum dan adanya pengurangan biaya. Meningkatkan efektiftivitas dan meningkatkan kualitas

19 Keterbatasan. Security and Privacy Ketidakpercayaan user dan resistensi, karena faktor : Konsumen tidak percaya: Wajah penjual tidak diketahui Ttransaksi tanpa kertas Uang elektris Perpindahan dari fisik ke toko virtual hal yang mungkin sulit Faktor keterbatasan lainnya : -Banyak undang-undang yang belum terpecahkan -Pengembangan dan perubahan EC yang sangat cepat -Kurangnya dukungan layanan -Terputusnya hubungan manusiawi -Mahal atau tidak nyamannya akses ke internet

20 Tantangan e-Commerce Keamanan Kepercayaan dan resiko SDM Model bisnis Budaya Otentikasi user Masalah organisasi Penipuan Akses Internet yang lambat Permasalahan hukum/legalitas

21 Peluang Pasar Indonesia yang besar Jenis layanan khas Indonesia yang hanya dimengerti oleh orang Indonesia

22 Pasar Indonesia yang besar Potensi –Jumlah penduduk Indonesia yang besar –Masih banyak yang belum terjangkau oleh Internet Jumlah pengguna Internet masih sekitar 30 juta orang –Market belum saturasi –Rentang fisik yang lebar merupakan potensi e-commerce

23 Layanan Khas Indonesia Orang Indonesia gemar berbicara (tapi kurang suka menulis / dokumentasi) Contoh layanan khas Indonesia –Wartel & Warnet –SMS –Berganti-ganti handphone (lifestyle?) –Games, kuis

24 Terima kasih


Download ppt "KOMPUTER DAN MASYARAKAT BISNIS E-BUSSINES Sesi – 6 MATA KULIAH KOMPUTER DAN MASYARAKAT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google