Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ahmad Aulia Jusuf Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2009 DARI KONSEP MENJADI SALAH SATU METODA UNTUK MEMPELAJARI FUNGSI GEN All.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ahmad Aulia Jusuf Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2009 DARI KONSEP MENJADI SALAH SATU METODA UNTUK MEMPELAJARI FUNGSI GEN All."— Transcript presentasi:

1 Ahmad Aulia Jusuf Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2009 DARI KONSEP MENJADI SALAH SATU METODA UNTUK MEMPELAJARI FUNGSI GEN All images in this document is removed due to copyright restriction TIKUS TRANSGENIK ( TRANSGENIC MICE )

2 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo2 Agenda  Pendahuluan  Definisi  Tujuan  Metoda  Persiapan  Tahapan pembuatan  Penutup

3 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo3 Pendahuluan  Penelitian “menyingkap” fungsi suatu gen  Invitro  Transfeksi  Gen ditransfeksikan kedalam sel tertentu pada media kultur  Belum tentu sesuai dengan fungsinya pada individu  Invivo 1  Transgenik  Eksogen  Endogen (overekspresi)  Gene disruption / gene knock out  Gen endogen dibuat tidak aktif __________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ____ 1 Aguzzi A, Brandner S, Isenmann S, Steinbach JP, and Sure U : Transgenic and gene disruption techniques in the study of neurocarcinogenesis. Glia 1995: 15:

4 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo4 ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ _____ 2 Jusuf, A.A : Transgenic and gene disruption techniques from a concept to a tool in studying the basic pathogenesis of various human disease. Medical Journal Of Indonesia. 1998: 7; 2 : Brinster R, Chen H, Trumbauer M et al : Somatic expression of herpes thymidine kinase in mice following injection of a fusion gene into eggs. Cell 1981: 27: Palmitter R.D and Brinster R.L: Germ-line transformation of mice. Annu. Rev. Genet 1986: 20; Jaenisch R : Transgenic animals. Science 1988: 240; Hanahan D. : Transgenic mice as probes into complex system. Science 1989: 246; Hogan B, ConstantiniF, Lacy E. : Manipulating the mouse embryos: A laboratory manual.2nd Ed.New York : Cold Spring Harbor: 1994  Sejarah 2,3,4,5,6  Palmitter dan Brinster (1981)  membuat transgenic mice  Insersi gen thymidine kinase dari virus herpes kedalam sel telur tikus yang telah dibuahi  Palmitter (1986), Jaenisch (1988) dan Hanahan (1989)  Gordon dkk pada tahun 1983, Hogan dkk 1994  Penyuntikan gen ke dalam pronukleus zigot Pendahuluan

5 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo5 _____________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ____ 1 Aguzzi A, Brandner S, Isenmann S, Steinbach JP, and Sure U : Transgenic and gene disruption techniques in the study of neurocarcinogenesis. Glia 1995: 15: Jusuf, A.A : Transgenic and gene disruption techniques from a concept to a tool in studying the basic pathogenesis of various human disease. Medical Journal of Indonesia. 1998: 7; 2 :  Tikus transgenik ( Transgenic mice ) 1,2  Suatu organisma (tikus) yang genom (susunan gen) nya telah dimodifikasi secara artifisial yaitu dengan cara rekayasa genetik ( genetic engineering) dan dapat diturunkan  expression of exogenous gene  over-expression of endogenous gene Definisi

6 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo6 Definisi  Tikus transgenik ( Transgenic mice )  Fragmen DNA atau gen yang dimasukkan kedalam suatu sel  diligasikan secara ujung ke ujung ( end to end ) kesuatu tempat tertentu di dalam suatu kromosom secara acak oleh ensim ligasi intraselular sehingga gen atau fragmen DNA itu akan tersusun secara tandem 2,9 ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ _____ 2 Jusuf, A.A : Transgenic and gene disruption techniques from a concept to a tool in studying the basic pathogenesis of various human disease. Medical Journal of Indonesia. 1998: 7; 2 : Albert, B., Bray, D., Lewis, J., Raff, M., Roberts, K., Watson, J.D. (1994), Cellular Mechaninsm of development in Molecular Biology of The Cell., 3rd Ed., Garland Publishing, New York and London, pp.

7 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo7 Definisi Gen yang tersusun secara tandem gene

8 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo8 Definisi  Tikus transgenik ( Transgenic mice )  Integrasi transgen pada genom sel telur yang dibuahi (zigot) 2,3  integrasi fragmen DNA linier satu sama lain secara tandem oleh ensim ligase  fragmen DNA yang telah tersusun secara tandem ini akan terintegrasi di suatu tempat tertentu pada suatu kromosom tertentu secara random  Bila kromosom yang telah dimodifikasi ini terdapat pada sel-sel benih (spermatozoa atau ovum), maka transgen ini akan dapat diturunkan ke generasi tikus selanjutnya  Tikus yang mengandung transgen ini dikenal sebagai transgenic mice ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ _____ 2 Jusuf, A.A : Transgenic and gene disruption techniques from a concept to a tool in studying the basic pathogenesis of various human disease. Medical Journal Of Indonesia. 1998: 7; 2 : Brinster R, Chen H, Trumbauer M et al : Somatic expression of herpes thymidine kinase in mice following injection of a fusion gene into eggs. Cell 1981: 27:

9 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo9 Definisi  Kegunaan Tikus transgenik (Transgenic mice) 2,3,10  Model Hewan coba  mempelajari regulasi gen-gen yang terkait dengan perkembangan jaringan tubuh  mempelajari regulasi gen-gen yang berperan dalam oncogenesis  mempelajari gen-gen yang spesifik yang berperan dalam pertumbuhan jaringan tubuh tertentu  mempelajari fenotif gen pada jaringan tubuh  mempelajari efek zat atau senyawa tertentu dalam terapi penyakit __________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ___ 2 Jusuf, A.A : Transgenic and gene disruption techniques from a concept to a tool in studying the basic pathogenesis of various human disease. Medical Journal Of Indonesia. 1998: 7; 2 : Brinster R, Chen H, Trumbauer M et al : Somatic expression of herpes thymidine kinase in mice following injection of a fusion gene into eggs. Cell 1981: 27: Nagy A, Gertsenstein M, Vintersen K, Behringer R, Manipulating the mouse embryo: A laboratory manual. 3rd Ed New York: Cold Spring Harbor: 2003

10 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo10 Metoda Pembuatan Tikus Transgenik Metoda pronuclear microinjection dan Metoda insersi transgen kedalam ES cells ____________________________________________________________________________________________________________________________________ __ 18 Hanahan, D., Wagner, E.F., Palmiter, R.D. The origins of oncomice: a history of the first transgenic mice genetically engineered to develop cancer. Genes & Dev. 2007:21: Transgenic mice, diunduh dari htpp://cancer ucsd.edu/tgm/pronuclear.asp

11 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo11 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Pembuatan tikus transgenik merupakan proses yang sulit dan membutuhkan waktu yang lama  Serangkaian persiapan yang harus dilakukan adalah  Persiapan gen (transgen) yang akan dimasukkan ke dalam pronukleus telur tikus yang telah dibuahi (zigot)  Persiapan tikus yang akan digunakan  Persiapan alat dan bahan  Persiapan sistem deteksi ada tidaknya transgen dalam susunan genom ”calon” tikus transgenik (tikus yang berkembang dari zigot yang disuntikkan transgen)

12 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo12 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan gen (transgen)  Fragmen DNA atau gen ( transgen )  Promoter, complete protein coding region, sedikitnya satu intron dan polyadenylation site 11  Panjang DNA pada transgen tidak dibatasi, bisa dari beberapa kilo base pair (Kbp) hingga 1000 kb (Lamb et 1999) 13  Hal yang harus dipertimbangkan adalah vektor yang digunakan dan cara konstruksinya ______________________________________________________________________ 11 Brinster R, Allen J, BehringerR, Gelimas R et al.: Intron s increase transcriptional efficiency in transgenic mice. Proc Natl. Acad.Sci.USA 1988: 85; Chada K, Magram J, Raphael K, Radice G, Lacy E and Constantini F. Spesific expression of a foreign beta globin gene in eryrthroid cells of transgenic mice. Nature.1985: 314: Lamb B.T, Bardel K.A, Kulnane L.S. Anderson J.J, Holtz G, Wagner S.L, Sisodia S.S, and Hoeger E.J. Amyloid production and deposition in mutant amyloid precursor protein and presenilin-1 yeast artificial chromosome transgenic mice. Natl. Neurosci. 1999: 2;

13 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo13 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan gen (transgen)  Fragmen DNA atau gen (transgen)  Amplifikasi fragmen DNA menggunakan PCR  Metoda biologi molekular  Harus dipurifikasi dan bebas dari sekuens vektor prokariotik 12  Tidak mengganggu proses integrasi tetapi ekspresi dari transgen ______________________________________________________________________ 11 Brinster R, Allen J, BehringerR, Gelimas R et al.: Intron s increase transcriptional efficiency in transgenic mice. Proc Natl. Acad.Sci.USA 1988: 85; Chada K, Magram J, Raphael K, Radice G, Lacy E and Constantini F. Spesific expression of a foreign beta globin gene in eryrthroid cells of transgenic mice. Nature.1985: 314: Lamb B.T, Bardel K.A, Kulnane L.S. Anderson J.J, Holtz G, Wagner S.L, Sisodia S.S, and Hoeger E.J. Amyloid production and deposition in mutant amyloid precursor protein and presenilin-1 yeast artificial chromosome transgenic mice. Natl. Neurosci. 1999: 2;

14 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo14 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan gen (transgen)

15 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo15 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan gen (transgen)  Bila gen yang diinsersikan adalah gen endogen ( endogenous transgene )  Penyisipan oligonukleotida pada daerah transgen yang tidak ditranslasikan (untranslated region) 14,15  Menginsersikan gen kecil yang mengkode RNA yang pendek pada transgen tersebut 16 ______________________________________________________________________ 14 Peschon J.J, Behringer R.R, Brinster R.L, and Palmiter R.D. Spermatide-specific expression of protamine 1 in transgenic mice. Proc Natl.Acad.Sci.USA. 1987:84; Shi Y, Son H.J, Shahan K, Rodriguez M, Constantini F and Derman E. Silent genes in the mouse major urinary protein gene family. Proc Natl.Acad.Sci.USA. 1989:86; Krumlauf R, Hammer R.E, Tilghman S.M, and Brinster R.L Developmental regulation of alpha-fetoprotein genes in transgenic mice. Mol. Cell. Biol. 1985:5;

16 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo16 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan gen (transgen)  Bila gen yang diinsersikan adalah gen endogen (endogenous transgene)  Fusi epitope/peptida yang pendek dengan protein dari transgen  mempermudah pengenalan protein yang dikode oleh transgen menggunakan epitope-specific antibodi fusi antara protein yang dikode oleh transgen dengan protein ”green fluorescent Protein (GFP)” yang dikode oleh gen reporter alkaline phosphatase 17  protein kecil yang ”mendompleng” pada protein yang dikode oleh transgen mungkin berpengaruh terhadap fungsi protein yang dikode oleh transgen ______________________________________________________________________ 17 van Roessel P and Brand A.H. Imaging into the future: visualizing gene expression and protein interactions with fluorescent proteins.Nat.Cell.Biol. 2002:4; 15-20

17 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo17 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan gen (transgen)  Efisiensi transgen yang ditransfer dipengaruhi oleh beberapa faktor 8  Bentuk DNA  Bentuk linier dari DNA transgen akan meningkatkan efisiensi integrasi transgen  Konsentrasi DNA  Konsentrasi DNA yang rendah akan menurunkan efisiensi pengintegrasian transgen  Konsentrasi yang terlalu tinggi bersifat toksik bagi zigot  Konsentrasi DNA yang dianjurkan adalah nanogram/mikroliter  Kemurnian DNA  DNA yang diinsersikan harus bebas dari kontaminasi (sisa phenol, etanol atau ensim)  Buffer DNA  Buffer berperan dalam meningkatkan efisiensi pengintegrasian transgen pada hostnya  Pelarut yang sering dipakai adalah TE buffer yang mengandung 1mM EDTA. ____________________________________________________________________ 8 Hogan B, ConstantiniF, Lacy E. : Manipulating the mouse embryos: A laboratory manual.2nd Ed.New York : Cold Spring Harbor: Nagy A, Gertsenstein M, Vintersen K, Behringer R, Manipulating the mouse embryo: A laboratory manual. 3rd Ed New York: Cold Spring Harbor: 2003

18 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo18 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan tikus  Superovulated female mice  Kelompok tikus betina yang dibuat superovulasi ( superovulated female mice )  Menghasilkan telur yang dibuahi (zigot) dalam jumlah banyak  Pregnant Mare’s Serum Gonadotrophin (PMSG) serupa dengan hormon FSH stimulasi perkembangan dan pematangan telur tikus dalam jumlah banyak  Human Chorionic Gonadotrophin (HCG) menstimulasi ovulasi  Tikus dewasa dengan umur 4-8 minggu  Dikawinkan dengan tikus jantan kelompok fertile stud male mice cek plug kopulasi ( copulation plug ) besok paginya

19 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo19 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan tikus  Fertile stud male mice  Kelompok tikus jantan pengawin ( fertile stud male mice )  mengawini tikus betina superovulated female mice  berumur 6-8 minggu dan mempunyai penampilan reproduksi yang baik  Sterile male mice  kelompok tikus jantan yang telah disterilkan dengan cara vasektomi  dikawinkan dengan tikus betina pseudopregnant female mice  berumur sediktinya 2 bulan  Sebelum dipakai dicek ke ”steril” annya

20 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo20 Vasektomi Pada Sterile Male Mice

21 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo21 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan tikus  Pseudopregnant mice  kelompok tikus betina yang dibuat hamil palsu ( pseudopregnant female mice )  menerima zigot yang telah mengandung transgen dalam pronukleusnya  dikawinkan dengan tikus kelompok sterile male mice  berumur 6-8 minggu dengan berat badan antara gram  Untuk mempermudah transfer zigot disarankan untuk menggunakan tikus yang mempunyai infundibulum yang besar  strain ICR

22 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo22 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan alat dan bahan  Alat dan bahan untuk mengumpulkan telur tikus yang dibuahi (zigot)  Spuit disposible  Hormon Pregnant Mare’s Serum Gonadotrophin (PMSG)  Hormon Human Chorionic Gonadotrophin (HCG)  Larutan kultur  larutan D-PBS atau larutan lainnya ditambahkan bovine serum albumin (BSA), asam piruvat dan antibiotik (penisilin dan streptomisin)  Larutan kultur yang mengandung ensim hyaluronidase  Inkubator (temperatur 37C, dengan kelembaban 95% dan mengandung 5% CO2)  Surgical set termasuk watchmaker’s forceps  Alkohol 70%  Stereomikroskop  Mouth controlled pipette  35 mm petri dish

23 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo23 Mouth controlled pipette

24 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo24 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan alat dan bahan  Alat dan bahan yang dipakai untuk menginsersikan transgen ke pronukleus zigot  Holding pipette  pipet yang dipakai untuk “memegang” zigot selama proses penyuntikan transgen ke dalam pronukleus zigot Borosilicate glass capilary mechanical pipette puller  Injection pipette  pipet yang dipakai untuk memasukkan transgen kedalam pronukleus zigot  Glass capillary tubing dengan internal glass filament  mechanical pipette puller

25 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo25 Holding dan injection Pipette

26 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo26 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan alat dan bahan  Alat dan bahan yang dipakai untuk menginsersikan transgen ke pronukleus zigot  Mikroskop yang mempunyai mikromanipulator  Paraffin oil  Petri dish injection chamber  Transgen yang dilarutkan dalam buffer TAE

27 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo27 Persiapan Pembuatan Tikus Transgenik  Persiapan alat dan bahan  identifikasi ada tidaknya transgen pada tikus host  Southern blot  Northern blot  Western Blot

28 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo28 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik

29 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo29 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan hormon PMSG dan HCG

30 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo30 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Isolasi dan pengumpulan telur tikus yang dibuahi (zigot) dari superovulated female mice dengan plug kopulasi positif

31 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo31 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Isolasi dan pengumpulan telur tikus yang dibuahi (zigot) dari superovulated female mice dengan plug kopulasi positif

32 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo32 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Isolasi dan pengumpulan telur tikus yang dibuahi (zigot) dari superovulated female mice dengan plug kopulasi positif

33 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo33 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Isolasi dan pengumpulan telur tikus yang dibuahi (zigot) dari superovulated female mice dengan plug kopulasi positif

34 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo34 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Isolasi dan pengumpulan telur tikus yang dibuahi (zigot) dari superovulated female mice dengan plug kopulasi positif

35 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo35 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

36 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo36 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

37 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo37 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

38 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo38 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

39 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo39 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

40 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo40 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

41 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo41 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

42 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo42 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Penyuntikan transgen kedalam pronukleus telur tikus yang dibuahi (zigot)

43 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo43 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Transfer zigot yang telah mengandung transgen ke saluran telur (oviduct) pseudopregnant female mice

44 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo44 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Transfer zigot yang telah disuntikkan transgen ke saluran telur (oviduct) pseudopregnant female mice

45 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo45 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Transfer zigot yang telah disuntikkan transgen ke saluran telur (oviduct) pseudopregnant female mice

46 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo46 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Pemeliharaan “Calon” Tikus Transgenik

47 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo47 Tahapan Pembuatan Tikus Transgenik  Deteksi Transgen Pada “Calon” Tikus Transgenik

48 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo48 Penutup  Telah diuraikan tehnik pembuatan tikus transgenik (transgenic mice)  Pembuatan tikus transgenik membutuhkan proses yang panjang dan waktu yang lama  Kegunaan tikus transgenik  mempelajari regulasi gen-gen yang terkait dengan perkembangan jaringan tubuh dan gen-gen yang spesifik pada jaringan tertentu  Mempelajari fenotif gen pada jaringan tubuh

49 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo49 Penutup

50 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo50

51 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo51

52 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo52

53 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo53

54 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo54 Penutup “ Dan Allah telah meratakan bumi untuk kehidupan mahlukNya Dibumi itu ada keaneka ragaman buah-buahan Dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang Dan biji-bijian yang berkulit Dan bunga-bunga yang harum baunya Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS : Ar-Rahman (55) : 10-13)

55 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo55

56 Thursday,November 05, 2009Transgenic Mice/AAJ/Histo56


Download ppt "Ahmad Aulia Jusuf Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2009 DARI KONSEP MENJADI SALAH SATU METODA UNTUK MEMPELAJARI FUNGSI GEN All."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google