Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DISUSUN OLEH RUSANDI WELLY RISAKOTTA. Amanah Iman wisata jember.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DISUSUN OLEH RUSANDI WELLY RISAKOTTA. Amanah Iman wisata jember."— Transcript presentasi:

1 DISUSUN OLEH RUSANDI WELLY RISAKOTTA

2 Amanah Iman wisata jember

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13 Rukun Umrah  Niat Ihram  Thawaf  Sa’I  Tahallul  Tertib Miqot  Bagi jamaah umrah yang berangkat dari madinah maka miqotnya di Bir ali(12km dari Madinah-Makkah)  Bagi jamaah yang berangkat melauli pesawat maka miqatnya di Bandara King Abdul Aziz atau di atas pesawat pada garis sejajar dengan Qornul Manazil 1

14

15

16 4

17 5

18 6 Urutan mengerjakan Thawaf 1.Menuju garis START di sudut (Rukun) Hajar Aswad 2.Berdoa memulai Thawaf 3.Isyarat tangan saat segaris dengan rukun hajar aswad,mengecup tangan dan mengucap takbir 4.Mengelilingi ka’bah berlawanan arah jarum jamdapat berdoa apa saja & bahasa apa saja.berzikir atau diam saja.jika Thawaf Qudum(pertama kali memasuki masjid) disunahkan bagi laki2 untuk RAML(lari2 kecil) jika memungkinkan selama 3X putaran selanjutnya jalan biasa.bagi wanita hanya berjalan biasa 5.Di sunahkan membaca doa sapu jagat mulai rukun Yamani hingga kerukun Hajar Aswad di setiap putaran 6.Shalat sunah Thawaf di belakang Maqom Ibrahim setelah selesai 7X putaran Thawaf

19 7

20 8

21 9

22 10

23 11 Hikmah Thawaf Thawaf mengajarkan kita bahwa kita untuk dekat dengan NYA.maka kita harus dekat dengan mahluk NYA,serta melakukan kebaikan di tengah2 masyarakat sekitar.Thawaf juga mengajarkan kita bahwa manusia harus bersinergi untuk mewujutkan kebaikan dan berkerjasama di jalan ALLAH Thawaf juga mengajarkan kepada kita untuk terus berbuat baik walau terhimpit namun bibir tetap berzikir & memuji ALLAH artinya sesulit apapun dan sebesar apapun tantangan dan himpitan seorang muslim harus tetap ingat kepada ALLAH Motifasi dirinya dan lingkungannya untuk tetap berbuat baik.Muslim harus menjadi inspirasi dalam mewujudkan kebaikan di lingkungan sekitarnya Thawaf mengajarkan kepada kita untuk bergabung dengan mahluk & hamba NYA dalam berzikir,fikir dan ikhtiar untuk menciptakan kebaikan bersama.tidak menyendiri & mengasingkan diri.tetapi menjadi bagian dari jamaah & umat Sabda Rasulullah SAW “Barang siapa menyendiri,maka dia akan menyendiri ke Neraka”

24 12 Kesalahan dalam Thawaf Memulai Thawaf dari sebelum Hajar Aswad dan Rukun Yamani ini merupakan pebuatan yang berlebih-lebihan dalam agama yang dilarang oleh nabi.perbuatan ini dalam beberapa segi mirip seperti memulai puasa Ramadhan sebelum masuk bulan Ramadhan.yang jelas2 dilarang oleh nabi.adapun pengakuan sebagian jamaah bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya kehati2an(Ihtiyath) maka hal itu tidak bisa diterima.karena kehati2an yang sebenarnya & bermanfaat=mengikuti syari’at & tidak mendahului ALLAH dan RasulNya. Melakukan thawaf dalam keadaan ramai dan berdesak2an,hanya mengelilingi ka’bah dan tidak mengelilingi Hijir Ismail dan keluar melalui pintu yang diseberangnya.hal ini merupakan kesalahan yang besar dan tidak lah sah Thawafnya.karana masih belum mengelilingi seluruh Ka’bah karena Hijir Ismail merupakan bagian dari Ka’bah Thawaf dengan RAML(jalan cepat)pada seluruh putaran Thawaf

25 13

26 14 Kesalahan dalam Thawaf Sebagian jamaah haji memegang seluruh rukun Ka’bah,bahkan mungkin memegang seluruh tembok Ka’bah dan mengusapnya,Rasulullah SAW tidak memegang Ka’bah kecuali dua Rukun Yamani(Hajar aswad yang terletak pada rukun Yamani bagian timur)dan rukun Yamani bagian barat Berjalan membelakangi Ka’bah atau Ka’bah berada disebelah kanan.ini membatalkan Tawaf Menghususkan do’a tertentu pada setiap putaran.tidak pernah sebutkan dari Rasulullah bahwa dalam Thawaf ada doa Khusus disetiap putaran.Seorang yang sedang thawaf hendaknya berdoa apa saja yang disenanginya dari kebaikan Dunia Akhirat,dan menyebut nama ALLAH dengan Dzikir atau membaca Al-Qur’an Thawaf berombongan di bawah pimpinan seorang komando yang membacakan doa untuk mereka dengan suara keras.tidak tau apa yang sedang dibaca dan diikuti oleh rombongannya dengan satu suara.sehingga mengganggu saudara2 kita yang lain.Rasulullah SAW pernah mendatangi orang2 yang sholat dengan suara keras dalam bacaan mereka,dan Beliau bersabda:”masing-masing anda sedang bermunajat kepada Tuhan,hendaknya masing2jangan saling bersuara kerasdalam bacaan Al Qur’an”

27 15

28 16 Hikmah Sholat di belakang Maqam Ibrahim Sholat di belakang Maqam Ibrahim mengajarkan kepada kita bahwa mengisaratkan kepada kitaberada di barisan Nabi IbrahimAS Mengambil bagian dalam Tauhid,menarik batas yang tegas antara Haq(Kebenaran) dan kebatilan.jalan hidup yang bersih & Steril dari kesyirikan & kesesatan Bertekad untuk menghabiskan waktu kita untuk mendukung pihak yang berjuang menegakaan kebenaran,keadilan & kesejahteraan

29 17 Beberapa Kesalahan dalam sholat sunah Thawaf (Di belakang Maqom Ibrahim) Angapan bahwa Sholat 2rakaat harus dilakukan dekat maqom Ibrahim sehingga terjadi desak-desakan menyakiti & menggangu orang lain yang sedang thawaf,angapan yang seperti ini adalah angapan yg kurang benar.karena sholat 2 rakaat setelah thawaf sah dilakukan di mana saja di Masjidil Haram.bisa dibelakang maqom Ibrahim sehingga posisi maqom Ibrahim terletak antara dia dan Ka’bah meskipun agak jauh.bisa juga di halaman (lingkaran) Masjid atau bisa pula diserambi masjid.sehingga dapat terhindar dari aniaya orang lain,tidak menyakiti dan disakiti oleh orang lain,dan dapat sholat dengan Khusyuk dantenang Sebagian jamaah setelah selesai melakukan sholat 2 rakaat,berdiri dan berdo’a bersama- sama dengan suara keras dibawah pimpinan komando mereka sehinga menggangu orang lain yang sedang solat di belakangMaqom padahal ALLAH SWT berfirman ” Berdoalah kepada Tuhanmudengan berendah diri dan suara lembut,sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”(Al-A’raf:55)

30 18 Minum Air ZAMZAM Setelah selesai shalat di belakang maqam Ibrahim,kita dianjurkan untuk minum air Zamzam.ini bermakna bahwa dalam berjuang di jalan ALLAH menegakan Keadilan dan mewujudkan kebaikan.kita juga perlu beristirahat Ibadah tidak mesti semuanya berisi aktifitas pengabdian,tetapi dapat juga dengan beristirahat.kita memberikan hak kepada tubuh kiya untuk kembali menjadi segar,namun dalam beristirahat juga tetap dalam Dzikir & doa kepada ALLAH,itu sebabnya dalam meminum air Zamzam ada doa yang dipanjatkan Sunah Rasulullah SAW dalam meminum air Zamzam Berdiri menghadap Qiblat Berdoa

31 19 URUTAN MENGERJAKAN SA’I 1.ISYARAT KE KA’BAH 2.MENUJU BUKIT SAFA 3.BERDOA MENJELANG SAMPAI BUKIT SAFA 4. BERDIRI DI BUKIT SAFA DENGAN MENGHADAP KA’BAH & BERDOA 5.BERJALAN MENUJU BUKIT MARWAH,SAMBIL BERDOA DAN BERDZIKIR 6.RAML(LARI-LARI KECIL)BAGI PRIA DIANTARA DUA LAMPU HIJAU.BAGI WANITA JALAN BIASA 7.BERDIRI DI BUKIT MARWAH DENGAN MENGHADAP KE KA’BAH & BERDOA 8.BERJALAN MENUJU BUKIT SAFA,SAMBIL BERDOA DAN BERDZIKIR 9.RAML(LARI-LARI KECIL)BAGI PRIA DIANTARA DUA LAMPU HIJAU.BAGI WANITA JALAN BIASA * DIULANG MULAI NO 4 *SAFA- MARWA = 4KALI * MARWA-SAFA = 3KALI

32 20

33 Amanah iman wisata jember 21

34 22 HIKMAH SA’I Umur akan bermakna jika di isi dengan usaha’usaha yang dimulai dari kesucian hati menuju kemenangan gemilang yang bertabur doa,karena sebaik baiknya usaha adalah usaha yang didahului dengan doa

35 23 Saat Rasulullah akan mengerjakan Haji,beberapa tokoh kafir Quraisy mengejek dan meragukan kemampuan Rasulullah SAW yang saat itu telah berumur 80tahun.mereka ingin mengetahui bagaimana Rasulullah SAW bersusah payahmengerjakan prosesi ritual umroh & haji karena faktor usia.Jibril AS memberitahukan rencana kafir quraisy kepada Rasulullah SAW.saat Thawaf Rasulullah SAW melakukan lari2 kecil yang membuat tokoh2 kafir ini kecewa.karena Rasulullah SAW tidak selemah yang dikira.demikian pula saat Sa’I mereka berlindung dibalik batu untuk mengintip Rasulullah SAW melakukan Sa’I. Rasulullah SAW melakukan Raml diantara 2 batu tersebut yang akhirnya membuat mereka kecewa. Tempat 2 batu tersebut sekarang ditandai dengan 2 pilar lampu hijaudimana disunahkan untuk pria melakukan Raml saat 3X putaran pertama Hikmahnya : Jangan tunjukan kelemahan dihadapan musush2 kita,sebaiknya tunjukan kekuatan yang kita miliki untuk mengentarkan mereka.jangan pula menampakan kelemahan saudara kita dimuka umum karena kelemahan mereka juga kelemahan kita sendiri.

36 24

37 25

38 26

39 27 TEMPAT BERSEJARAH DI MAKKAH Hijir Ismail : diantara rukun Iraqi & rukun Syami Ka’bah *Tempat mustajab berdo’a bekas rumah Nabi Ibrahim AS *Tempat Nabi Ismail Hidup & pekuburanya,juga pekuburan ibu Hajar *Merupakan bagian dari Ka’bah jika diridhoi akan dapat merasakan Angin Sorga *Selalu dijaga Malaikat yang selalu berkata “Kau telah mendapat Rahmat” *Hadis Rasulullah SAW:”aisya berkata”aku minta kepada Rasul agar dapat diberi izin masuk Ka’bah untuk sholat didalamnya,lalu beliau membawaku ke Hijir Ismail dan berkata”shalatlah kamu disini jika menginginkan shalat didalam Ka’bah karena ini termasuk bagian dari Ka’bah”

40 28

41 29 TEMPAT BERSEJARAH DI MAKKAH *TPU Ma’la : 600m utara Masjidil Haram tempat dimakamkannya Khatijah,Qasim bin Muhammad(Putra Rasul),Abdul Muthalib Abi Thalib,Sabda Rasulullah SAW:”ALLAH akan membangkitakan dari bumi ini (pemakaman Ma’la) orang yang masuk surga tanpa hisab.tiap orang dari mereka membawa/membantu sebanyak orang wajah mereka cerah & bersinar bagaikan purnama(HR Abu Hafs) *Majid Abu Bakar: berada di selatan Masji dil Haram,dulunya merupakan rumah dari Abu Bakar Asy Syidiq RA & Bunda A’isyah RA *Ji’ranah: merupakan tempat Miqat tertinggi. 16km timur laut dari Masjidil Haram.tempat sumur Bir Toflah yang merupakan hasil pemukulan tongkat Rasulullah SAW saat kehabisan air sekembali perang Hunain. Nama Ji’ranah diambil dari nama wanita yang mengabdikan dirinya merawat Mesjit ini *Mesjid Jin: berada di kamp Ma’la di utara Masjidil Haram tempat dimana sekelompok Jin mendengar Rasulullah SAW membaca Qur’an saat menjadi Imam sholat Subuh, lalu mereka masuk Islam,diabadikan di Qur’an dalam QS Al Jin *Mesjid Ar Rayah: tempat Rasul bermalam sebelum menaklukan Makkah *Masjid St A’isyah: berada di Tanim di pinggir jalan Makkah-Madinah merupakan tempat Miqat.bermula dari bunda A’isyah yang saat berhalangan saat Haji Wada maka Thawafnya tertunda,saat suci maka Rasulullah memerintahkan Abdullah bin Abu Bakar untuk menemaninya berIhram di Miqat Tan’im ini

42 30 TEMPAT BERSEJARAH DI MAKKAH *Batas Haram :Tempat Nabi Adam AS berdoa kpd ALLAH untuk diselamatkan dari gogaan Iblis,ALLAH mengabulkan & menurunkan Malaikat untuk menjaga agar iblis tidak dapat masuk ke daerah tsb.tempat Malaikat berjaga sekarang ditandai menjadi Tugu batas tanah Haram hingga 8H(623M),non muslim masih diijinkan tinggal diMakkah karena tindakan munafik & mungkar maka tahun 9H ALLAh memeritahkan untukmelarang mereka memasuki Tanah Haram(QS At-Taubah:28) *Gua Hira: berada di Jabal Nur 5km timur laut Makkahdisebelah kiri perjalanan menuju Arofah.tempat turunya Wahyu pertama (QS Al-Alaq 1-5)pada 7 Ramadhan(6 Agustus 610M) *Gua Tsur :berada di jabal Tsur 7km tenggara Majidil Harammenuju Thaif.Tempat Rasulullah &Abu Bakar bersembunyi dari kejaran musyrikin Makkah,saat hijrah ke Madinah sekaligus pengkondisian menghadapi situasi yang extrem di abadikan dalam(QS At-Taubah 40) *Muhasir :berada diantara Mina-Muzdalifa tempat dihancurkanya pasukan bergajah Abrahah oleh burung Ababil saat akan menghancurkan Ka’bah di abadikan (QS Al Fill) *Jabal Rahmah :berada di Arofah,25km timur Masjidil Haramtempat dipertemukanya Nabi Adam AS dengan Siti Hawa setelah berpisah selama 200 th.Nabi Adam AS diturunkan di India & Hawa diturunkan di Iraq di bawah jabal Rahmah terdapat Batu hitam tempat Rasulullah SAW menyampaikan Khutbah Arofah saat Haji Wada’

43 31 TEMPAT BERSEJARAH DI MAKKAH Jabal Qurban: terletak di antara Mina- Muzdalifa di Jabal Qurban tempat Nabi Ibrahim AS melaksanakan perintah ALLAH menyembelih anaknya nabi Ismail Askemudian diganti dengan kibas(domba besar)dan menjadi dasar pengerjaan ibadah qurban bagi muslimin *Mesjid Namirah :berada di Arofah sebagian diluar batas area Arofah,hanya dipakai 1th sekali saat musim haji.nama Namira di ambil dari nama wanita yang mengabdikan dirinya merawat Masjid ini.dan beliau tidak dapat menemui wanita ini.Rasulullah bertanya kemana sang wanita setelah diberitau bahwa telah wafat dan Rasul berkata kenapa aku tidak diberi tau?kemudian beliau minta ditunjukan makamnya dan melakukan shalat jenasah *Museum Haramain: tempat menyimpan koleksi benda dari makkah & madinah.berada di barat laaut Masjidil Haram sebelah kiri jalan lama makkah-jeddah.kita dapat menjumpai benda-benda seperti Pintu Ka’bah,Kiswah(selubung Ka’bah)dan benda bersejarah lainya

44 32 Keistimewaan Arofah-Mina & Zamzam *SabdaRasulullah SAW: Arofah & Mina ibarat rahim seorang ibuyang dapat mengembang dan mengempis untuk dapat menampung jumlah jamaah yang ada,jika kita perhatikan Arofah & Mina tampak kecil dari segi luasnya hanya saja saat musim haji daerah ini masing masing dapat menampung 5juta jamaah itulah sebabnya Rasulullah mengibaratkan ke2 tenpat ini bagaikan Rahim ibu *Zamzam:saat musim haji dimana penduduk mekkah bercampur dengan 5juta jamaah lebuh dari penjuru dunia menggunakan zamzam untuk minum dan lainya ditambah dan disedot tiap hari untuk dibawa ke Masjid Nabawi,saat itu zamzam tidak kering padahal sumurnya hanya berukuran 6x4 dengan kedalaman 1.2m sebaliknya saat kondisi sepi sumur zamzam tidak meluber karena limpahanya.

45 Kumpulan Doa Umroh & Haji TATA CARA PELAKSANAAN UMRAH Pertama: Jika seseorang akan melaksanakan umrah, dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebelum berihram dengan mandi sebagaimana seorang yang mandi junub, dan memakai pakaian ihram. Kedua: Pakaian ihram bagi laki-laki berupa dua lembar kain ihran yang berfungsi sebagai sarung dan penutup pundak. Adapun bagi wanita, ia memakai pakaian yang telah disyari’atkan yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun tidak dibenarkan memakai cadar/ niqab (penutup wajahnya) Ketiga: Berihram dari miqat untuk dengan mengucapkan: لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً “labbaika Allahumma ‘umratan” (aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah). Keempat: Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain, maka dibolehkan mengucapkan persyaratan setelah mengucapkan kalimat di atas dengan mengatakan, اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي “Allahumma mahilli haitsu habastani” (Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku). Dengan mengucapkan persyaratan ini—baik dalam umrah maupun ketika haji--, jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasiknya, maka dia diperbolehkan bertahallalul dan tidak wajib membayar dam(menyembelih seekor kambing). 33

46 Kelima: Tidak ada alat khusus untuk berihram, namun jika bertepatan dengan waktu shalat wajib, maka shalatlah lalu berihram setelah shalat. Keenam: Setelah mengucapkan “talbiah umrah” (pada poin ketiga), dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Makkah: لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَك “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu). Ketujuh: Jika memungkinkan, seseorang dianjurkan untuk mandi sebelum masuk kota Makkah. Kedelapan: Masuk Masjidil Haram dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid: اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ. “Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).[1][1] Kesembilan: Menuju ke Hajar Aswad, lalu menghadapnya sambil membaca بِسْمِ اللهِ وَ اللهُ أَكْبَر “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu mencium tangan yang mengusap hajar Aswad. Jika tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan, namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat. Ini dilakukan pada setiap putaran thawaf. 34

47 Ke sepuluh: Kemudian, memulai thawaf umrah 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula. Dan disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir. Ke sebelas: Disunnahkan pula mengusap Rukun Yamani pada setiap putaran thawaf. Namun tidak dianjurkan mencium rukun Yamani. Dan apabila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak perlu memberi isyarat dengan tangan. Ke dua belas: Ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca, رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ “Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka). (QS. Al Baqarah: 201) Ke tiga belas: Tidak ada dzikir atau bacaan tertentu pada waktu thawaf, selain yang disebutkan pada no. 12. Dan seseorang yang thawaf boleh membaca Al Qur’an atau do’a dan dzikir yang ia suka. Ke empat belas: Setelah thawaf, menutup kedua pundaknya, lalu menuju ke makam Ibrahim sambil membaca, وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى “Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat) (QS. Al Baqarah: 125). 35

48 Kelima belas: Shalat sunnah thawaf dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim[2], pada rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat Al Kaafirun dan pada raka’at kedua setelah membaca Al Fatihah, membaca surat Al Ikhlas.[3][2][3] Keenam belas: Setelah shalat disunnahkan minum air zam-zam dan menyirami kepada dengannya. Ketujuh belas: Kembali ke Hajar Aswad, bertakbir, lalu mengusap dan menciumnya jika hal itu memungkinkan atau mengusapnya atau memberi isyarat kepadanya. 36

49 SA'I UMRAH Ke delapan belas: Kemudian, menuju ke Bukit Shafa untuk melaksanakan sa’i umrah dan jika telah mendekati Shafa, membaca, إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ “Innash shafaa wal marwata min sya’airillah” (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah) (QS. Al Baqarah: 158). Lalu mengucapan, نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ “Nabda-u bimaa bada-allah bih”. Ke sembilan belas: Menaiki bukit Shafa, lalu menghadap ke arah Ka’bah hingga melihatnya—jika hal itu memungkinkan—, kemudian membaca: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ (3x) لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x) Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata. Dialah yang telah melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan tentara sekutu dengan sendirian.”[4][4] 37

50 Keduapuluh: Bacaan ini diulang tiga kali dan berdoa di antara pengulangan-pengulangan itu dengan do’a apa saja yang dikehendaki. Ke duapuluh satu: Lalu turun dari Shafa dan berjalan menuju ke Marwah. Keduapuluh dua: Disunnahkan berlari-lari kecil dengan cepat dan sungguh-sungguh di antara dua tanda lampu hijau yang beada di Mas’a (tempat sa’i) bagi laki-laki, lalu berjalan biasa menuju Marwah dan menaikinya. Ke duapuluh tiga: Setibanya di Marwah, kerjakanlah apa-apa yang dikerjakan di Shafa, yaitu menghadap kiblat, bertakbir, membaca dzikir pada no. 19 dan berdo’a dengan do’a apa saja yang dikehendaki, perjalanan (dari Shafa ke Marwah) dihitung satu putaran. Ke duapuluh empat: Kemudian turunlah, lalu menuju ke Shafa dengan berjalan di tempat yang ditentukan untuk berjalan dan berlari bagi laki-laki di tempat yang ditentukan untuk berlari, lalu naik ke Shafa dan lakukan seperti semula, dengan demikian terhitung dua putaran. Ke duapuluh lima: Lakukanlah hal ini sampai tujuh kali dengan berakhir di Marwah. Keduapuluh enam: Ketika sa’i, tidak ada dzikir-dzikir tertentu, maka boleh berdzikir, berdo’a, atau membaca bacaan- bacaan yang dikehendaki. 38

51 Keduapuluh tujuh:: Jika membaca do’a ini: اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ “Allahummaghfirli warham wa antal a’azzul akrom” (Ya Rabbku, ampuni dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa dan Maha Pemurah), tidaklah mengapa karena telah diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud dan ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya mereka membacanya ketika sa’i. Ke duapuluh delapan: Setelah sa’i, maka bertahallul dengan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul, dan yang mencukur gundul itulah yang lebih afdhal. Adapun bagi wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari. Keduapuluh sembilan: Setelah memotong atau mencukur rambut, maka berakhirlah ibadah umrah dan Anda telah dibolehkan untuk mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram. 39

52

53


Download ppt "DISUSUN OLEH RUSANDI WELLY RISAKOTTA. Amanah Iman wisata jember."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google