Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“Simon Petrus, apakah engkau mengasihi Aku?, Gembalakanlah domba-domba-Ku” KATEKESE : KOMPENDIUM KATEKISMUS GEREJA KATOLIK. PERAYAAN MISTERI KRISTEN “EKARISTI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“Simon Petrus, apakah engkau mengasihi Aku?, Gembalakanlah domba-domba-Ku” KATEKESE : KOMPENDIUM KATEKISMUS GEREJA KATOLIK. PERAYAAN MISTERI KRISTEN “EKARISTI."— Transcript presentasi:

1 “Simon Petrus, apakah engkau mengasihi Aku?, Gembalakanlah domba-domba-Ku” KATEKESE : KOMPENDIUM KATEKISMUS GEREJA KATOLIK. PERAYAAN MISTERI KRISTEN “EKARISTI KUDUS” 281.Dengan cara bagaimana Gereja berpartisipasi dalam kurban Sakramen Ekaristi? Dalam Sakramen Ekaristi, kurban Kristus juga menjadi kurban anggota-anggota tubuh-Nya. Kehidupan kaum beriman, pujian mereka, doa-doa, pekerjaan, dipersatukan dengan kehidupan Kristus. Sejauh merupakan sebuah kurban, Sakramen Ekaristi juga dipersembahkan untuk semua umat beriman, yang hidup dan yang mati, untuk pengampunan dosa-dosa semua orang dan untuk mendapatkan anugerah rohani dan jasmani dari Allah. Gereja di surga juga dipersatukan dengan persembahan Kristus ini. 282.Bagaimana Kristus hadir dalam Sakramen Ekaristi? Yesus Kristus hadir dalam Sakramen Ekaristi dalam cara yang unik dan tak tertandingi. Dia hadir dalam cara yang sungguh-sungguh, nyata, dan substansial, dengan Tubuh dan Darah-Nya, dengan Jiwa dan Keilahian-Nya. Karena itu dalam Sakramen Ekaristi, Dia hadir secara Sakramental, yaitu dalam rupa roti dan anggur ekaristi, Kristus penuh dan total, Allah dan Manusia. 283.Apa arti transubstansiasi? Transubstansiasi berarti perubahan seluruh substansi roti ke dalam substansi Tubuh Kristus dan seluruh substansi anggur ke dalam substansi Darah Kristus. Perubahan ini terjadi dalam doa Ekaristi melalui kata-kata Kristus dan karya Roh Kudus. Tetapi ciri khas luar roti dan anggur, yaitu “rupa Ekaristi” tetap tidak berubah. 284.Apakah pemecahan roti itu juga membagi Kristus? Pemecahan roti tidak membagi Kristus. Dia hadir secara penuh dan lengkap dalam setiap rupa Sakramen Ekaristi dan dalam setiap bagiannya. 285.Berapa lama kehadiran Kristus dalam Sakramen Ekaristi? Kehadiran Kristus terus berlanjut selama rupa Sakramen Ekaristi tetap ada. 286.Penghormatan macam apa yang selayaknya diberikan kepada Sakramen Ekaristi? Penghormatan yang layak diberikan kepada Sakramen Ekaristi, baik selama perayaan atau di luar itu, adalah penyembahan latria, yaitu penyembahan yang layak diberikan kepada Allah. Gereja sangat menghormati Hosti yang sudah dikonsakrir. Gereja membawanya kepada orang yang sakit dan mereka yang tidak mungkin berpartisipasi dalam perayaan Ekaristi; juga menakhtakan dalam adorasi umat beriman, dan mengaraknya dalam prosesi. Gereja menganjurkan umat beriman untuk mengunjungi dan menghormati Sakramen Mahakudus yang disimpan dalam tabernakel. 287Mengapa Sakramen Ekaristi Kudus itu Perjamuan Paskah? Sakramen Ekaristi Kudus itu perjamuan Paskah sejauh Kristus menghadirkan Paskah-Nya secara sakramental dan memberikan kepada kita Tubuh dan Darah-Nya, yang diberikan sebagai makanan dan minuman, yang mempersatukan kita dengan Diri- Nya dan satu sama lain dalam kurban-Nya. SELAMA PERAYAAN LITURGI BERLANGSUNG, MOHON HANDPHONE DIMATIKAN. Edisi : LXII/ 16 Juni 2013 HARI MINGGU BIASA XI “Dosamu telah diampuni, sebab engkau telah banyak berbuat kasih “ Bacaan Minggu ini, 16 Juni 2013 Bacaan Minggu Depan, 23 Juni 2013 Bacaan I : 2Sam 12: Bacaan I : Za 12:10-11; 13:1 II : Gal 2: II : Gal 3:26-29 Mzm 32: Mzm 63:2abcd.2e Bacaan Injil Luk 7:36-50 Bacaan Injil Luk 9:18-24 S eorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya : “Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.” Lalu Yesus berkata kepadanya : “Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu.” Sahut Simon : “Katakanlah, Guru.” “Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh. Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah diantara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?” Jawab Simon ; “Aku kira dia yang palng banyak dihapuskan hutangnya.” Kata Yesus kepadanya : ”Batul pendapat- mu itu.” Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon : “Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya. Engkau tidak mencium

2 LAGU-LAGU PERAYAAN LITURGI, MINGGU 16 JUNI Lagu Pembukaan: Kyrie: Gloria: Mazmur: Alleluya: Persembahan: Kudus: Bapa Kami: -- 9.Anak Domba Allah: Komuni: Lagu Penutup: 659 PENGUMUMAN GEREJA 1.Petugas Liturgi Minggu depan, 23 Juni 2013 :  Lektor: Sdr. James Napitu  Mazmur: Sdri. Leony  Dirigen: Ibu Ari  Kolektan : Bpk. Sujarwoko dan Bpk. Wanto  Dekorasi: OMK  Petugas Misdinar : Angel Augustin, Anggita, Silva, dan Tika. 2.PENGUMUMAN PERNIKAHAN Akan saling menerima Sakramen Pernikahan, antara BERNADETA SUSMIATI, putri dari keluarga bapak Yakobus Sukadi dan ibu Theresia Sutarmi dari Gereja Katolik Stasi Punggur, dengan BENEDIKTUS SLAMET WIDODO, putra dari keluarga bapak Fransiskus Borgia Subardi dan ibu Yuvita Sugisi dari Gereja Katolik St. Petrus, Stasi Natar. Misa Pemberkatan Sakramen Pernikahan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Juni 2013, pukul WIB, bertempat di Gereja Katolik Stasi Punggur. Bagi umat yang mengetahui halangannya, harap memberitahukan kepada Pastur Paroki (Pengumuman 3). 3.JADWAL LITURGI MINGGU DEPAN Minggu, 23 Juni 2013, pukul wib : Perayaan Misa Kudus (MISA STASI). 4.KOLEKTE HARI MINGGU, 9 JUNI 2013 : A. Kolekte: Rp ,- B. Dana Pembangunan dan perawatan Gereja: Rp ,- C. Sekolah Minggu: Rp ,- + Rp ,- (donatur dari NN) D.Donatur dari NN : Rp ,- E.PARKIR: Rp ,- Sumbangan dari NN u/ OMK: Rp , Aku, tetapi sejak Aku masuk, ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi. Sebab itu Aku berkata kepadamu : Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.” Lalu Ia berkata kepada perempuan itu : “Dosamu telah diampuni.” Dan mereka yang duduk makan bersama Dia, berfikir dalam hati mereka : “Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?” Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu : “Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat.” RENUNGAN : Hanya orang yang memiliki mata hatilah yang akan mampu mengenal setiap orang secara baik. Bila mata hati menjadi buta, orang akan cenderung menaruh prasangka buruk dan mudah mengadili sesamanya. Orang Farisi yang mengundang Yesus untuk makan bersama di rumahnya, nampaknya hanya ingin melihat sosok Yesus itu seperti apa. Ia sama sekali tidak mempunyai mata hati untuk dapat melihat Yesus sebagai seorang pribadi yang Maha Agung. Sehingga cara penerimaan terhadap Yesus pun menyalahi tradisi orang Yahudi. Ia tidak menyediakan air bagi Yesus untuk membasuh kaki-Nya sebelum memasuki rumah. Maka dengan masuknya seorang perempuan berdosa, sambil menangis membasahi kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya serta meminyakinya dengan minyak wangi, orang Farisi itu pasti berpikir ada sesuatu yang hebat dan mengagumkan dari Yesus. Disaat orang Farisi itu masih tercengang kagum, disaat itulah Yesus menyoroti bagaimana ia menerima Yesus dengan cara yang tidak beradat, dan kemudian Yesus mengungkapkan kuasa ke- Allahan-Nya dengan mengampuni dosa perempuan itu. Yesus yang kita yakini sebagai sang Juruselamat hanya bisa kita pahami kalau kita memiliki iman yang baik dan benar. Secara nyata Yesus tidak menampilkan sosoknya kepada kita seperti ketika Ia bersama keduabelas murid-Nya, tetapi Yesus hadirdalam orang-orang disekitar kita melalui mereka yang menderita dan membutuhkan pertolongan. Keyakinan akan iman merupakan daya yang mendorong seseorang untuk melakukan yang terbaik. Apalagi didasari oleh “kasih.” Perempuan yang dipandang hina karena segala dosanya, menunjukan kualitas kerendahan hati yang luar biasa. Dengan kesederhanaannya, ia melakukan perbuatan kasih apa adanya; perempuan itu membasahi kaki Yesus dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya. Hanya itu yang ia miliki. Yesuspun menegaskan, siapa yang melakukan banyak perbuatan kasih, maka dosanya diampuni. HARI RAYA LITURGI MINGGU INI : 1.Jumat, 21 Juni 2013 PERAYAAN WAJIB St. ALOYSIUS GONZAGA, Biarw. Bacaan I : 2Kor 11:18. 21b-30 Bacaan Injil : Mat 6:19-23.


Download ppt "“Simon Petrus, apakah engkau mengasihi Aku?, Gembalakanlah domba-domba-Ku” KATEKESE : KOMPENDIUM KATEKISMUS GEREJA KATOLIK. PERAYAAN MISTERI KRISTEN “EKARISTI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google