Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rini Nurahaju 2014 Bertanya dan Macam Pertanyaan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rini Nurahaju 2014 Bertanya dan Macam Pertanyaan."— Transcript presentasi:

1 Rini Nurahaju 2014 Bertanya dan Macam Pertanyaan

2 Macam wawancara Information giving Misal dirancang utk orientasi kary baru, melatih, memberi instruksi pd prlk ttt ; sales/publikasi Information gathering Dilakukan utk mendapat inform dari interviewee mis survey, pooling, journalistic, insurance, dll Selection Screening, placement kary dll Problem of interview’s behavior Appraisal, evaluative,performnance review, counselling dll Problem solving Bertujuan menyelsaikan mslh bersama, utk mendapatkan masukan Persuasion Jual produk atau jasa

3 Tahapan Pokok Wawancara Tahap pembukaan Tahap utama Tahap penutupan

4 Tahap pembukaan Memberi orientasi : Tujuan, bentuk dan topik wawancara Peran dan harapan kedua pihak Bagaimana informasi digunakan Berapa lama wawancara berlangsung

5 Tahap utama Mengungkap inti topik atau maksud wawancara Berdasar pada interview guide Memungkinkan berkembangnya probing / Inquiry

6 lanjutan Struktur outline wawancara dapat berbentuk : Topical sequence Pemilahan berdasar topik, misal atas dasar pertanyaan what, when, where, who, how, why Time sequence Topik terbagi atas urutan kronologis, misal sejak kelahiran, masa kanak2, usia SD, SMP dst Space sequence Misal dari bagian unit publikasi hingga unit produksi Cause to effect sequence Dari penyebab suatu gejela, mslh yg muncul hingga akibat yg timbul Problem solution sequence Diskusi seputar mslh yg ada ke solusi

7 lanjutan Skenario wawancara kmdn dikembangkan mjd rangkaian pertanyaan dlm wawancara Tdk terstruktur Terstruktur Sangat terstruktur

8 Tahap penutupan Tujuan yang harus dicapai : Mrpk akhir dari proses wawancara, tapi bukan akhir dari hub interviewer-interviewee Menunjukkan sikap saling menghargai dan saling menerima manfaat dari proses wawancara

9 Pertanyaan Alat utk menggali informasi dari pewawancara kpd klien dgn menggunakan kalimat pertanyaan Pertanyaan yg efektif harus mengacu pada tujuan interview dan data yg ingin diperoleh Tipe pertanyaan : Open dan close questions Primary dan secondary questions Neutral dan leading questions

10 Open dan close questions Open Bersifat bebas, memungkinkan jawaban yg luas Informasi yg didapat lbh banyak dan probing lbh mendalam Biasanya diawali dgn pertanyaan how, why, dll Close Bersifat terbatas, jawaban sempit dan mengarah, namun tdk sll dangkal Macam pertanyaan what, when, where, who

11 Primary dan secondary questions Primary Mengenalkan/mengawali suatu topik Kadang terkesan di luar konteks namun msh bs diterima Secondary Berusaha utk mendapat inform lbh lanjut dari klien Diperlukan ketika jawaban dari pertanyaan awal rg kengkap, dangkal, tdk jelas, tdk tepat, tdk relevan atau klien tdk menjawab Biasa disebut probing atau follow up question

12 lanjutan Contoh probing Incomplete answer Lalu..? ; ya..? ; lanjutkan …. Jawaban dangkal Apa yg terjadi kmdn?;bgmn respon anda?;mengapa? Jawaban tdk jelas Apa maksud anda dgn..? ; ketika anda bilang..apa artinya? Bisakah anda gambarkan..? Jawaban mengarah Apa yg anda rasakan? Bgmn pendapat anda ttg..? ; spt apa reaksi anda? Jawaban tdk relevan Apa sikap anda?

13 lanjutan Jawaban yg tdk tepat, gunakan reflective probing question yaitu utk double checking atau klarifikasi : maksud anda depresi? Merangkak atau ngesot? Dia marah pada almarhum? Reflective probing dilakukan bukan krn tdk percaya atau jebakan tapi krn keteratrikan pewawancara utk mendapat kejelasan Teknik lain dari reflective probes adalah mirror atau summary question

14 lanjutan Summary question Penting utk menghindari kesalahan interpretasi; uk menunjukkan bhw pewawancara memahami informasi scr benar Contoh : setelah sekian lama anda hidup tak menentu, lalu bertemu dgn teman lama, ia banyak memberi inspirasi. Anda lalu tergugah utk menyelsaikan skrpsi dan berakhir dgn memuaskan, begitu? Atau : jadi teman anda itu begitu penting?

15 lanjutan Pertanyaan tdk dijawab Menunggu (pause) ; terkadang klien perlu waktu sejenak, amati non verbal message Mengulang pertanyaan dgn cara yg sama atau Mengganti kalmat (rephrase) pertanyaan Menanyakan dgn hati-hati, mengaoa ia tdk mau menjawab, lalu lanjutkan dgn pertanyaan lain atau betapa pentingnya pertanyaan tsb

16 Alasan klien tdk menjawab Tdk tahu seberapa detil jawaban yg diharapkan Jawaban yg diminta tdk jelas : yes/no atau jawaban luas Tdk mengerti pertanyaan krn bhs atau kalimat Tdk memiliki informasi memadai atau lupa atau memang tdk tahu Menganggap jawaban tdk relevan utk kepentingan pewawancara Terkait dgn perasaan krn ada hambatan emosi akibat trauma, keterbatasan IQ, tradisi budaya (tabu dll), tdk terlatih Menganggap pewawancara tdk akan memahami jawaban yg diberikan krn terlalu teknis, terlalu pribadi, atau asing

17 Leading vs netral question Kamu suka warna hijau khan? Apa kamu suka warna hijau? Apa pendapatmu mengenai kenaikan harga BBM? Apa pendapatmu mengenai harga BBM? Kamu termasuk mhs yg aktif atau hanya kuliah saja? Kamu termasuk mhs yg aktif berorganisasi di kampus,kepanitiaan, organisasi di luar kampus, kuliah saja atau yg lain?

18 Phrasing question Setelah menentukan tipe pertanyaan yg akan diajukan, langkah berikut adalah menyusun kalimat tanya atau memilih kata yg sesuai Pertanyaan2 dpt mempengaruhi motivasi klien utk menjawab scr leluasa, tepat sasaran atau kelengkapan infromasi Ada 5 hal yg perlu dipertimbangkan : bahasa, relevansi, level of information, kompleksitas, accesibility

19 bahasa Penggunaan bhs yg sederhana atau kompleks, formal atau non formal perlu disesuaikan dgn kondisi dan kedudukan lawan bicara, konteks, dan topik. Jargon, slang, istilah teknis, pilihan kata utk anak, kata-kata tabu utk suatu budaya dsb perlu dikenali Kata2 yg sama mungkin bermakna beda atau kata berbeda memiliki makna yg sama dgn tingkat kedalaman yg berbeda Misal mencuri,mengutil,merampok punya kemiripan namun beda makna Sedih, nelangsa, terpukul, berbeda kedalamannya

20 relevansi Pertanyaan hrs dipertimbangkan relevansinya dgn topik atau kondisi lawan bicara. Pertanyaan yg tdk relevan dpt bermakna kasar atau sinis Pertanyaan usia, agama, penghasilan, tk pddk, orientasi partai,perlu dihindari jika tdk ada relevansinya

21 Level of information Pertimbangkan level mana informasi yg diharapkan Tingkat 3 membutuhkan pernyataan yg hati-hati ketika trust telah terbentuk

22 Kompleksitas Nyatakan pertanyaan scr lugas, mudah dicerna dan tdk berbelit2 Misal berapa minggu usia kehamilan lebih dicerna drpd berapa bulan usia anak yg akan masuk SD? Pertanyaan yg sulit dicerna membuat bisa tdk dijawab dgn tepat

23 accessibility Pertimbangkan hambatan sosial budaya,psikologis atau situasional Prtanyaan perlu memenuhi kesopanan, tdk tabu. Tdk menimbulkan rasa risih, dpt diterima oleh norma agama, tdk menyerang privacy Kondisi dan kedudukan lawan bicara juga menentukan pilihan pertanyaan

24 Reflection content Mendengarkan dgn hati2,lalu memberikan tanggapan mengenai inti pesan klien menggunakan kata-kata pewawancara Utk menunjukkan bhw pewawancara memahami inti pesan klien Sbg probing

25 Apa yg hrs dilakukan : Paraphrase & summary Paraprase adalah merefleksi isi pesan yg baru saja disampaikan Mengajak klien menyampikan infomasi/mslh lbh mendetail Summary adalah merefleksi serangkaian isi pesan scr singkat Mengaitkan berbagai elemen pesan mjd satu, mengidentifkasi tema utama, mengajak klien lbh fokus/mengerucutkan topik, melakukan review atau progress yg terjadi

26 lanjutan Pewawancara tdk menulang scr persis kata2 klien namun memahami inti pesan dan menyampaikan kembali dgn cra yg berbeda (restate the main idea) Jangan menambah atau mengubah makna/inti pesan

27 Peran paraphrase Menunjukkan bhw anda ada disana,mendengarkan dan berusaha memahami klien Menguji pemahaman anda terhadap pernyataan klien Mmbantu klien menyatukan pikiran2nya Membantu klien ketika perasaannya terancam Mengarahkan jalannya wawancara

28 lanjutan Misal : Ya, ini ttg anak saya. Umurnya 15 th dan bermasalah. Ia selalu keluar malam Apakah ia bermasalah dgn hukum? (fokus pada anak) Saya duga anda punya banyak masalah dengannya (keluar dari fokus) Anakmu jarang pulang menjadi masalah utamamu

29 lanjutan Tekankan pada aspek kognitif Itu berpengaruh pada kesehatan istriku. Ia pernah kena serangan jantung Jadi anda juga khawtir dgn kesehatan istri Kamu betul-betul khwatir dgn istri (ffeling) Anakmu pasti jadi mslh utama yg dipikirkan istrimu

30 lanjutan Refleksi yg tepat dpt membantu klien membicarakan perasaan scr nyaman Mslh terbesar adalah anakku. Ia tidur di luar dan sy sdh tdk tahu apa yg hrs sy lakukan Tampaknya anda sdh putus asa menghadapi mslh ini (feeling) Situasinya pasti buruk sekali (feeling) Jadi perhatianmu yg utama adalah bgmn membantu dia (content)

31 lanjutan Mengarahkan wawancara Saya hrs menyesaikan mslh anak saya. Mungikn sy bisa melakukannya melalui masalah saat terikat dgn perfomance kerja Sy tdk yakin anak anda benar-benar perlu bantuan (tdk tepat) Ya, mslh kerja anda hrs mjd topik utama diskusi kita (menyimpang dari inti pesan) Mslh anak anda memang penting tapi mslh kerja anda juga penting (memberikan arah)

32 Merangkum / summarise Integrasikan scr sistematis topik2 yg penting dan sampaikan kembali Fungsi : Memberikan pandangan yg ringkas dan tepat dan membantu mengatur pikiran klien Membantu mereview pernyataan klien Mengeksplorasi tema2 yg penting Mengatur jalannya wawancara

33 Kapan melakukan summary? Ketika pernyataan klien terlau panjang, kacau, membingungkan Ketika pernyataan tdk terkait satu sama lain Menunjukkan arah dan kohrensi dari wawancara Berpindah dari satu fase ke fase beriktnya Mnyimpulkan proses wawancara Sbg introduction dgn cara menreview (menginagtkan) kembali sesi wawancara sebelumnya

34 Reflection feeling Mengidentifkasi perasaan / emosi klien dan menyatakannya Fungsi : Membantu klien menerima emosi dirinya dan mngeksplorasi feeling lbh mendalam Memahami emosi yg tersimpan Membantu klien menyadari emosi yg dialami Mengurai emosi yg rumit dan membingungkan Emosi / perasaan diperoleh dari : Pernyataan langsung klien Disimpulkan berdasar non verbal behavior Memperhatikan keterkaitan antar konteks dan content (verbal dan non verbal)

35 Bgmn memahami emosi klien Perhatikan tdk hanya pada apa yg disampaikan tapi bgmn pesan disampaikan Pahami berbagai macam emosi dan mixed emosi

36 Emosi dan turunannya Gembira : senang, sukacita, bahagia, tak terkira rasanya, melambung, optimis, semangat, bergairah Sedih : merana, ingin menangis, berduka, tdk ada yg mengerti Marah : ingin meledak, marah, jengkel, tersinggung,muntab, sampai ke ubun-ubun Bingung : tdk karu-karuan, tak tahu hrs berbuat apa, ngga ngerti, ngga paham, sumpek Putus asa : mau mati ssaja, bgmn ya. Terserah,pasrah,pikiran buntu, frustrasi, semua sdh dicoba, spt terjebak Lain-lain : khwatir, terharu, iba, cemas, takut

37 Mengidentifikasi feeling Ia menertawakan saya. Suamiku hanya duduk dan menertawakan. Sya merasa sangat tolol…merasa diremehkan Mengapa tdk minta dia berhenti Anda merasa dilecehkan Anda marah

38 Sbg respon atas berbagai pernyataan Apa yg bisa saya lakukan? Sy tdk punya uang, skill dan tdk ada yg mau bantu saya. Sy hrs melakukan ssesuatu tapi sy ngga tahu apa Sepertinya anda sangat kebingungan saat ini,sepertinya anda sdh putus asa (tdk tepat, hanya fokus di bagian akhir) Semuanya seperti menakutkan buat anda

39 Klien tdk memahami emosinya atau tdk tersentuh Sy nyalakan lampu dan melihatnya tergeltak di lantai. Ada darah berceceran. Sy tdk percaya pada penglihatanku Apa yg anda lakukan (mengabaikan fakta dan tdk mendorong pd ekslporasi feeling) Kamu pasti terpaku (identifikasi meleset) Kamu pasti terkejut dan shock

40 Mengenali dan merefleksi mixed emosi Ujian saya jelek. Saya akan pulang minggu depan. Sy sdh pengen ketemu ortu tapi sy tdk tahu mereka akan bilang apa ttg nilaiku? Pasti sangat menyenagkan bertemu ortumu lagi Kamu sedikit cemas menghadapi reaksi ortumu thd nilai Kamu sangt gembira akan ktemu ortu tapi juga cemas akan reaksi mereka

41 Tidak sesuai antara content dan konteks Seorang ibu janda sambilmenangis : saya gembira sekali anak saya akan kuliah Kamu pasti bangga padanya. Kuliah dimana? Kamu bahagia dia akan kuliah tapi akan kesepian tanpa dia Kamu tdk senang dgn keputusannya utk kuliah

42 Ketika emosi menghambat proses wawancara Klien diam selama beberapa menit Tdk akan sulit mengatakannya ; sy tdk bisa menolong sampai anda menyampaikannya Anda tampak sangat cemas dgn apa yg ingin anda sampaikan


Download ppt "Rini Nurahaju 2014 Bertanya dan Macam Pertanyaan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google