Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengendalian Mutu Bab. 19 Dr. Ir. Asep Handaya Saputra, M.Eng Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengendalian Mutu Bab. 19 Dr. Ir. Asep Handaya Saputra, M.Eng Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia."— Transcript presentasi:

1 Pengendalian Mutu Bab. 19 Dr. Ir. Asep Handaya Saputra, M.Eng Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia

2 Triple Contraint Quality Scope Time Cost Avneet Mathur

3 Definisi Mutu adalah “Sifat dan karakteristik produk atau jasa yang membuatnya memenuhi kebutuhan pelanggan atau pemakai” “Fitness for use”

4 Langkah Mengetahui Mutu Identifikasi Obyek Mengkaji Sifat Obyek: –Bentuk –Ukuran –Warna –Berat –Ketahanan –Kinerja –Dll Tambahan untuk fitness for use: Ketersediaan, kehandalan dan masalah pemeliharaan “To do the right thing right the first time”

5 Pengelolaan Mutu Proyek Meletakkan dasar Filosofi dan Kebijakan Mutu Proyek Memberikan Keputusan Strategis Mengenai Hubungan Antara Mutu, Biaya dan Jadwal Membuat Program Penjaminan dan Pengendalian Mutu Proyek (QA/QC) Implementasi Program QA/QC

6 Dasar Filosofi dan Kebijakan Mutu Proyek Perusahaan perlu mempunyai dokumen pedoman dasar, filosofi dan kebijakan mutu Pedoman ini memuat: Persyaratan dan Peraturan terkait Mutu Perlu dokumen spesifik untuk suatu proyek yang sedang ditangani

7 Keputusan Strategis Triple Constrain: Jadwal – Mutu – Biaya Pimpinan Proyek harus menggariskan bobot mutu relatif terhadap biaya dan jadwal Ini sebagai dasar pengelolaan proyek pada setiap tahapan

8 Membuat Program QA/QC Penjabaran pedoman dan filosofi Tidak bertentangan dengan program mutu perusahaan Dari pihak client/pelanggan, jika sudah ada program QA/QC dan terdokumentasi maka akan memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi

9 Implementasi Program QA/QC Melatih Personil Membuat Organisasi Sosialisasi arti dan maksud Program QA/QC

10 Penjaminan Mutu (QA) Tujuan Utama: mengadakan tindakan-tindakan yang dibutuhkan untuk memberikan kepercayaan kepada semua pihak yang berkepentingan (pelanggan) bahwa semua tindakan yang diperlukan telah dilaksanakan dan berhasil Keberhasilan bisa dilihat dari catatan dan dokumen Masalah Mutu  harus proaktif, tidak menunggu ataupun reaktif

11 Orientasi Mutu Dulu dan Sekarang Inspeksi Barang-barang mutu pabrik Memenuhi Spesifikasi Proses Fabrikasi Berdasarkan Empiris Pemisahan Perencanaan dan Implementasi Hubungan “tegang” dengan pemasok Melatih spesialis mutu Teknologi Klien Lingkungan Pabrik Perencanaan dan Pencegahan Barang dan Pelayanan Fitness for use Semua Proses Metodologi Statistik Partisipasi Kerja sama Memberikan Pengertian kpd semua pihak yg terkait Bisnis, pemasaran, biaya Semua pelanggan Lingkungan Perusahaan

12 PROGRAM QA/QC PROYEK Buku Pedoman dan Prosedur Perusahaan Tentang Mutu Persyaratan Menurut Peraturan Instansi yang Berwenang Persyaratan Perusahaan Tentang Mutu Persyaratan Perusahaan Tentang Mutu Proyek Program Mutu Proyek (QA) Persyaratan Menurut Peraturan yang Berlaku thd Proyek Program QC Proyek Rencana Tes dan Inspeksi Proyek

13 Organisasi QA/AC Proyek PIMPRO Manajer Engineering Kepala QA/QC Internal AuditInspektorQA & AdministrasiKalibrasi Manajer KonstruksiManajer Pengadaan Engineer SipilEngineer Listrik

14 Manfaat QA (1) Bagi Pemerintah –Menjaga dan Meyakinkan pekerjaan telah memenuhi standard dan regulasi –Memberikan kesempatan pemeriksaan dan pengujian sewaktu-waktu atas suatu potensi yg menimbulkan kecelakaan Bagi Kontraktor

15 Manfaat QA (2) Bagi Pemilik Proyek –Memberikan kepercayaan dan keyakinan bahwa instalasi yg dibangun akan berfungsi sesuai dengan harapan dalam keselamatan, operasi dan produksi selama kurun waktu yang telah ditentukan –Menyediakan dokumen bagi pihak pemerintah maupun pihak lain yang berkepentingan –Menyediakan data, hasil-hasil inspeksi, pengetesan dan perbaikan pada bagian yang spesifik dari instalasi. Ini berguna untuk pemeliharaan

16 Manfaat QA (3) Bagi Perancang Instalasi –Menjadi umpan balik pekerjaan desain engineering di masa depan Bagi Kontraktor –Jika mengikuti prosedur dan spesifikasi akan menghasilkan pekerjaan sekali jadi  tidak ada rework –Bila dilaksanakan dengan baik, akan mencegah mutu yang melebihi spesifikasi yang tercantum dalam kontrak EPC, berarti menghindari biaya yg tidak perlu

17 QA/QC Penjaminan Mutu (QA) adalah semua perencanaan dan langkah sistematis yang diperlukan untuk memberikan keyakinan bahwa instalasi atau sistem yang akan diwujudkan dapat beroperasi secara memuaskan. Pengendalian Mutu (QC) adalah bagian dari penjaminan mutu yang memberikan petunjuk dan cara-cara untuk mengendalikan mutu material, struktur, komponen atau sistem agar memenuhi keperluan yang telah ditentukan

18 Pengendalian Mutu (QC) Pengetesan Pengukuran Pemeriksaan: –Memantau kegiatan engineering –Pembelian –Manufaktur –Konstruksi –Kegiatan lain

19 Program QC a)Menentukan standar dan spesifikasi yang akan digunakan b)Mengukur dan menganalisis karakteristik obyek c)Membandingkan antara a) dan b) d)Mengambil kesimpulan dan keputusan dari langkah c e)Membuat catatan proses di atas

20 Metode QC Pengecekan dan Pengkajian Pemeriksaan/Inspeksi dan Uji Kemampuan Peralatan (peralatan berputar, vessel dll) Pengujian dengan Mengambil contoh (dengan Destruktif atau dengan NDT)


Download ppt "Pengendalian Mutu Bab. 19 Dr. Ir. Asep Handaya Saputra, M.Eng Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google