Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Fermentasi berasal dari bhs Yunani : mendidih  Perombakan karbohidrat organik yang dilakukan oleh enzim dari bakteri/ragi/kapang.  Bakteri, ragi,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Fermentasi berasal dari bhs Yunani : mendidih  Perombakan karbohidrat organik yang dilakukan oleh enzim dari bakteri/ragi/kapang.  Bakteri, ragi,"— Transcript presentasi:

1

2  Fermentasi berasal dari bhs Yunani : mendidih  Perombakan karbohidrat organik yang dilakukan oleh enzim dari bakteri/ragi/kapang.  Bakteri, ragi, dan kapang dapat menghasilkan alkohol  Ragi yang sering digunakan secara komersial.  Hasil fermentasi : asam organik, alkohol, CO2, H2, atau senyawa non nitrogen.

3  Dalam merombak karbohidrat bakteri dapat secara aerobik atau anaerobik, sedangkan kapang dalam kondisi aerobik.  Fermentasi anaerobik contohnya fermentasi asam laktat, asam asetat, dll.  Pada perombakan gula bisa terjadi oksidasi komplit atau oksidasi sebagian.  Bakteri anaerobik melakukan fermentasi pada asam amino dan menghasilkan asam-asam organik.

4  Contoh, Clostridium propionicum berperan dalam reaksi : Alanin + 2H 2 O Amonia + Asam propionat+Asam Asetat  Peptococcus glycinophilus Glysin + 2H2OAmonia + Asam asetat  E. coli L. LysineAsam asetat + Asam butirat + Amonia

5  Clostridium tetanomorphum L. GlutamatAsam asetat + Asam butirat + H2 + CO2 + Amonia  Ragi (Saccharomyces cereviceae) dapat digunakan sebagai ragi roti atau ragi beer.  Ragi dapat melakukan fermentasi mollases atau grain pada kentang menghasilkan ethyl alkohol.

6  Clostridium butyricum KH asam butirat + asam organik lain Glukosa asam pyruvat  Clostridium acetobutylicum KH butyl alkohol + aceton  Bacillus macerans KHethanol + aceton

7  Propioni bacterium asam piruvatasam propionat + asam acetat + CO 2  Bakteri Asam Laktat (BAL)  Contoh : Lactobacillus sp. Streptococcus thermophilus

8  Terdapat 2 golongan BAL dalam fermentasi glukosa, yaitu : 1. Homofermentatif sp. Golongan BAL yang merombak glukosa menjadi asam laktat sebagai produk utamanya. Glukosa Asam laktat

9 2. Heterofermentatif sp. Golongan BAL yang merombak senyawa lain selain asam laktat Glukosa Asam laktat + Ethyl Alkohol + Asam asetat + Asam format + CO 2

10  Bakteri : Acetobacter aceti  Disebut : Mother of vinegar = biang cuka  Bahan : air nira, sari buah, alkohol  Reaksi : ethyl alkohol asam asetat

11  Salah satu cara untuk mengawetkan hijauan agar tahan lama dengan cara fermentasi secara anaerob.  Nilai gizi dapat dipertahankan.  Bahan yang ditambahkan : konsentrat (jagung, gandum, tetes, dedak)  Jumlah bakteri normal per gram material : x10 5

12 1. Pernafasan sel tanaman diteruskan dan menghasilkan CO 2, penggunaan KH sederhana. Air tanaman mengalir ke bawah sehigga material dipress disertai dengan peningkatan panas. 2. Pemebntukkan asam asetat dalam jumlah sedikit oleh grup Coli (waktu sebentar) 3. Pembentukkan Asam Laktat (tergantung keaktifan Lactobacillus dan Streptococcus).

13 4. Bila asam laktat telah mencapai puncak akan tetap konstan yaitu 1-1,5% dari material segar dengan pH<4,2 (mengambil waktu 3 minggu). 5. Pembentukkan asam butirat dari sisa KH disertai dengan deaminasi asam amino dan terbentuk asam lemak terbang (VFA), amonia, dll.

14  Tujuan silage : menghasilkan asam laktat yang cukup agar material silage tidak dirombak lebih lanjut oleh mikroorganisme lain. Ciri-ciri silage yag baik : 1. pH ≤ 4,5; makin rendah makin baik 2. Mengandung basa volatil yang rendah (≤0,5%) 3. Mengandung asam laktat ≥ 3-5% 4. Mengandung asam butirat ≤ 2%

15  Sifat silage : 1. Bau yang menyenangkan 2. Warna cerah sampai hijau tua 3. Cepat diterima oleh sapi 4. Mempunyai nilai cerna tinggi  Selama fermentasi berlangsung bakteri yang dikandung sekitar 2 x 10 9 /g silage

16 BakteriSenyawa yang Dihasilkan E. coliAsam format Asam asetat Asam laktat Asam suksinat Ethyl alkohol CO 2, H 2 A. aerogenesAsam format Asam asetat Asam laktat Asam suksinat Athyl alkohol CO 2, H 2, acethyl methyl carbinol

17  Protein dalam bentuk kompleks tidak dapat digunakan sebagai sumber makanan oleh mikroorganisme.  Bakteri yang bersifat menguraikan/memecah protein disebut bakteri golongan proteolitik.  Bakteri proteolitik dapat aerob atau anaerob. Contoh : B. subtillis (aerob, berspora); C. histolyticum & C. sporogenes (anaerob, berspora).

18  Protein (first importance) dapat mengadakan presifitasi oleh garam, logam berat, (HgCl 2, AgNO 2 ), asam (tanin), zat warna, dan desinfektan.  Protein dipecah secara hidrolisa (penambahan air terhadap molekul yang diikuti dengan penguraian rantai dimana air itu masuk) oleh macam-macam mikroorganisme.  Hidrolisa protein merupakan aksi proteinase terhadap protein.

19  Proteinase memecah gugus –CO –NH dengan penambahan air hasilnya melepaskan gugusan carboxyl (-COOH) dan amine (-NH 3 ).  Enzim proteinase : pepsin, tripsin, papain, bromelin  Enzim peptidase : aminopolypeptidase, carboxyl peptidase, prolinase, dipeptidase  Protease adalah enzim yang menghidrolisis ikatan peptida.

20  Putrifikasi/pembusukan protein adalah perombakan protein oleh mikroorganisme dalam keadaan anaerob.  Dalam putrifikasi dihasilkan : sulfida, amine, alkohol, asam organik, indol, fenol, cresol, gas NH 3, methan, CO 2, H 2.  Decay adalah perombakan protein secara aerob.

21  Dalam keadaan anaerob nitrat direduksi mjd nitrit untuk mendapatkan sumber O 2.  Proses reduksi : Nitrat NitritN 2 bebas (DENITRIFIKASI)  S, Fe dioksidasi oleh bakteri untuk menghasilkan energi  H 2 S dioksidasi oleh mikroba “Beggiatoa” menghasilkan gugus –S bebas dan asam sulfat

22  Contoh lain mikroba pengoksidasi: Thiobacillus thiooksidans, Thiobacillus thioparus, Thiobacillus ferrooksidans  Nitrosococcus dan Nitrosomonas dapat mengoksidai amonia menjadi nitrit, kemudian oleh Nitrobacter dioksidasi lagi menjadi nitrat (NITRIFIKASI).  Nitrifikasi terjadi dalam tanah, air selokan, dan kotoran.

23  Udara mengandung ± 80% nitrogen, tanaman tidak mampu menggunakan N 2 bebas dari udara.  Dengan bantuan mikroorganisme N 2 di udara diikat dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman.  2 golongan bakteri yang mengikat N 2 udara : 1. Symbiotic Nitrogen Fixer (SNF)  Bakteri yang hidup pada bintil akar  Gram negatif,  aerobik

24 Contoh : R. leguminosarum, R. phaseoli, R. trifolii, R. lupini, R. japonicum (tan. Leguminosa) 2. Non-symbiotic Nitrogen Fixer (NNF)  Bakteri yang hidup bebas dalam tanah  Contoh : Clostridium pasteurianum (motil, gram positif, pembentuk spora, anaerob)

25  Peptonisasi : perombakan protein (hewan/tanaman) oleh bakteri saprofitik menjadi pepton kemudian mjd asam amino.  Ammonifikasi : Perombakan pepton mjd amonia  Nitrifikasi : Oksidasi amonia-nitrit-nitrat  Denitrifikasi : Reduksi nitrat-nitrit-N2 bebas  Hydrolisis Protein : Protein-pepton- polypeptida-dipeptida-asam amino.

26  Putrifikasi : Perombakan asam amino yang mengeluarkan bau busuk secara anaerob.  Decay : Perombakan asam amino secara aerob (tidak megeluarkan bau busuk).  Deaminasi : Bebasnya amonia dari gugusan asam amino oleh enzim deaminase seara aerob.  Decarboxylasi : Bebasnya CO 2 dari gugusan karboksil dan terbentuk amine.  Ptomaine : amine-amnine tertentu yag bersifat racun.  Denaturasi : Hilangnya atau rusaknya sifat- sifat bahan tersebut. Misalnya karena panas protein terdenaturasi.


Download ppt " Fermentasi berasal dari bhs Yunani : mendidih  Perombakan karbohidrat organik yang dilakukan oleh enzim dari bakteri/ragi/kapang.  Bakteri, ragi,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google