Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

VI. SWAPS MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA ARGUMEN KEUNGGULAN KOMPARATIF MENENTUKAN TINGKAT BUNGA NOL LIBOR/SWAP PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA SWAP MATA UANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "VI. SWAPS MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA ARGUMEN KEUNGGULAN KOMPARATIF MENENTUKAN TINGKAT BUNGA NOL LIBOR/SWAP PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA SWAP MATA UANG."— Transcript presentasi:

1 VI. SWAPS MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA ARGUMEN KEUNGGULAN KOMPARATIF MENENTUKAN TINGKAT BUNGA NOL LIBOR/SWAP PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA SWAP MATA UANG PENILAIAN SWAP MATA UANG

2 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Swap: persetujuan antara dua perusahaan untuk menukar arus kas di masa mendatang. Persetujuan mendefiniskan tanggal kapan arus kas dibayar dan cara dalam mana arus kas tersebut dihitung. Tipe swap paling umum adalah swap tingkat bunga “plain vanilla”. Suatu perusahaan menyetujui untuk membayar arus kas sama dengan bunga pada tingkat tetap yang ditentukan sebelumnya atas prinsipal selama beberapa tahun.

3 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Sebaliknya, perusahaan tersebut menerima bunga pada tingkat mengambang atas prinsipal yang sama selama periode waktu yang sama. Swap tingkat bunga: pertukaran antara tingkat bunga mengambang dengan tingkat bunga tetap atas prinsipal angsuran tertentu. Tingkat bunga mengambang yang digunakan biasanya adalah LIBOR. LIBOR: tingkat bunga yang ditawarkan oleh bank-bank atas deposito dari bank-bank lain di pasar-pasar Eurocurrency.

4 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Sebagai tingkat bunga acuan utama untuk pinjaman bertingkat bunga mengambang dalam pasar keuangan domestik, LIBOR juga digunakan sebagai tingkat bunga acuan untuk pinjaman dalam pasar keuangan internasional. Prinsipal dalam transaksi swap digunakan hanya untuk perhitungan pembayaran bunga.

5 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Prinsipal itu sendiri tidak dipertukarkan. Alasan inilah yang digunakan mengapa diberi istilah notional principal. Penggunaan swap untuk mentransforma- si suatu kewajiban: pinjaman bertingkat bunga mengambang menjadi pinjaman bertingkat bunga tetap, dan sebaliknya. Penggunaan swap untuk mentransforma- si suatu aset: aset bertingkat bunga tetap menjadi aset bertingkat bunga mengambang, dan sebaliknya.

6 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Peranan intermediari keuangan: dilakukan oleh lembaga keuangan yang memasukkan dalam dua transaksi swap offsetting dengan perusahaan A & B. Lembaga keuangan ini akan mendapat keuntungan 3 atau 4 bp per tahun dari nilai prinsipal. Dalam masing-masing kasus, lembaga keuangan mempunyai dua kontrak terpisah, satu dengan perusahaan tertentu dan yang yang lain dengan perusahaannya lainnya.

7 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Lembaga-lembaga keuangan besar bertindak sebagai pembentuk pasar untuk swap. Mereka disiapkan untuk memasukkan dalam swap tanpa mempunyai swap yang berlawanan dengan pihak lainnya. Dalam kutipan perdagangan swap, ada tingkat bunga penawaran dan permintaan. Rata-rata tingkat bunga tetap penawaran dan permintaan rata- rata disebut tingkat bunga swap.

8 MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA Swap dapat dikarakteristikkan sebagai perbedaan antara obligasi tingkat bunga tetap dan tingkat bunga mengambang. B fix = nilai dasar obligasi bertingkat bunga tetap swap yang dipertimbangkan. B fl = nilai dasar obligasi bertingkat bunga mengambang swap yang dipertimbangkan. Karena swap bernilai nol, maka: B fix = B fl.

9 ARGUMEN KEUNGGULAN KOMPARATIF (1) Beberapa perusahaan berargumen, mempunyai keunggulan komparatif ketika meminjam di pasar bertingkat bunga tetap, sedangkan yang lain mempunyai keunggulan komparatif dalam pasar bertingkat bunga mengambang. Untuk mendapatkan pinjaman baru, perusahaan akan mencari pasar yang mempunyai keunggulan komparatif.

10 ARGUMEN KEUNGGULAN KOMPARATIF (2) Dengan demikian, swap digunakan untuk mentransformasi pinjaman bertingkat bunga tetap menjadi pinjaman bertingkat bunga mengambang, & sebaliknya. Kritik atas argumen keunggulan-komparatif: adanya perbedaan (spread) antara tingkat bunga yang ditawarkan kepada A & B berbeda, baik dalam tingkat bunga tetap maupun mengambang, akan memunculkan peluang arbitrasi.

11 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (1) Ada hubungan antara pasar swap dengan LIBOR. LIBOR: tingkat bunga pada mana bank- bank berperingkat AA meminjam selama periode antara 1 dan 12 bulan dari bank lain. Tingkat bunga swap adalah rata-rata atas: 1. Tingkat bunga tetap yang pembentuk pasar swap dipersiapkan untuk membayar dalam pertukaran untuk menerima LIBOR (tingkat bunga penawarannya), dan

12 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (2) 2. Tingkat bunga tetap yang dipersiapkan untuk menerima dalam pengembalian untuk membayar LIBOR (tingkat bunga permintaannya). Seperti LIBOR, tingkat bunga swap bukan tingkat peminjaman bebas risiko, namun keduanya sangat erat dengan tingkat bunga bebas risiko. Lembaga keuangan dapat memperoleh tingkat bunga swap empat tahun atas prinsipa tertentu dengan:

13 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (3) 1. Meminjamkan prinsipal selama enam bulan pertama untuk peminjam AA dan kemudian meminjamkannya kembali periode enam bulan berturut-turutbagi para peminjam AA lain. 2. Memasukkan ke dalam swap untuk me- nukar pendapatan LIBOR dengan tingkat bunga swap lima tahun. Tingkat bunga swap < tingkat bunga pinjaman AA.

14 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (4) Para pedagang derivatif cenderung menggunakan tingkat bunga LIBOR sebagai pilihan untuk tingkat bunga bebas risiko ketika derivatif dinilai. Permasalahan penggunaan LIBOR: bahwa pengamatan langsung dimungkinkan hanya untuk berjatuh tempo sampai dengan 12 bulan. Para pedagang menggunakan tingkat bunga swap tingkat bunga nol berjangka lebih lama.

15 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (5) Nilai atas obligasi bertingkat bunga mengambang yang baru diterbitkan yang membayar LIBOR enam bulan selalu = nilai prinsipalnya (nilai pari) ketika LIBOR/ kurva nol swap digunakan untuk mendiskonto. Metode untuk menentukan LIBOR/kurva nol swap adalah meteode bootstrap yang digunakan untuk menentukan kurva nol Treasury. Tingkat bunga LIBOR mendefinisikan kurva nol sampai dengan satu tahun.

16 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (6) Tingkat bunga swap mendefiniskan obligasi ber- yield pari yang digunakan untuk menentukan tingkat bunga berjangka lebih panjang. Kontrak futures Eurodollar mendefinisikan tingkat bunga LIBOR forward untuk periode waktu tiga bulan mendatang. Misalkan, kontrak futures Eurodollar ke-I berjatuh tempo pada waktu T i (i = 1, 2, …). Ini biasanya diasumsikan bahwa tingkat bunga forward dihitung dari kontrak futures ke-I diterapkan secara nyata sampai periode T i sampai T i+1.

17 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (7) Hal ini memungkinkan prosedur bootstrap digunakan untuk menentukan tingkat bunga nol. Misalkan, F i adalah tingkat bunga forward dihitung dari kontrak futures ke-I dan R i adalah tingkat bunga nol pada jatuh tempo T i. Tingkat bunga satu hari mendatang: R i+1 = [F i (T i+1 – T 1 ) + R i T i ]/T i+1.

18 SIFAT DAN PENENTUAN TINGKAT BUNGA LIBOR/SWAP NOL (8) Di AS, tingkat bunga LIBOR spot secara khusus digunakan untuk mendefinisikan kurva nol LIBOR selama jatuh tempo sampai dengan satu tahun. Futures Eurodollar digunakan untuk jatuh tempo antara satu hingga du tahun, dan kadang-kadang untuk jatuh tempo sampai lima tahun. Tingkat bunga swap digunakan untuk menghitung kurva nol untuk jatuh tempo lebih lama.

19 PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA (1) Swap tingkat bunga bernilai nol, atau mendekati nol, ketika pertama kali diterbitkan. Setelah beberapa waktu, swap tingkat bunga dapat bernilai positif atau negatif. Ada dua pendekatan penilaian swap tingkat bunga: 1. Swap dipandang sebagai perbedaan antara dua obligasi, 2. Swap dipandang sebagai portofolio FRAs.

20 PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA (2) Penilaian dalam ketentuan harga obligasi, dapat ditentukan dengan menemukan bahwa swap di mana arus kas tetap diterima dan arus kas mengambang dibayarkan dapat dipandang sebagai posisi beli dalam obligasi bertingkat bunga tetap dan posisi jual dalam obligasi bertingkat bunga mengambang. Nilai swap tersebut: V swap = B fix – B fl. V swap = nilai swap, B fl = nilai dasar obligasi bertingkat bunga mengambang, B fix = nilai dasar pembayaran bertingkat bunga tetap.

21 PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA (3) Secara mirip, swap di mana arus kas mengambang diterima dan arus kas tetap dibayarkan adalah posisi beli dalam obligasi bertingkat bunga mengambang dan posisi jual dalam obligasi bertingkat bunga tetap, nilai swap tersebut: V swap = B fl – B fix. Nilai obligasi bertingkat bunga tetap, B fix, dapat ditentukan: R m = m(e rc/m - 1). Untuk menghitung nilai obligasi bertingkat bunga mengambang, perlu dicatat bahwa obligasi tersebut dengan segera bernilai pari setelah pembayaran bunga.

22 PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA (4) Nilai obligasi bertingkat bunga mengambang hari ini: (L + k * )e -r*t*. L= LIBOR, t * = waktu pertukaran pembayaran berikutnya, k * = pembayaran mengambang yang akan dibuat pada waktu t *, r * = tingkat bunga LIBOR/nol swap pada waktu t *. Suatu swap dapat dikarakteristikkan sebagai portofolio FRAs. FRA dapat dinilai dengan mengasumsikan bahwa tingkat bunga forward direalisasikan.

23 PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA (5) Prosedur penilaian swap tingkat bunga dengan ketentuan FRAs: 1. Gunakan LIBOR/kurva nol swap untuk menghitung tingkat bunga forward untuk masing-masing tingkat bunga LIBOR yang akan menentukan arus kas swap. 2. Hitung arus kas swap dengan asumsi bahwa tingkat bunga LIBOR akan = tingkat bunga forward. 3. Diskonto arus kas swap ini (menggunakan LIBOR/kurva nol swap) untuk mendapatkan nilai swap.

24 SWAP MATA UANG (1) Swap mata uang melibatkan pertukaran prinsipal & pembayaran-pembayaran bunga dalam satu mata uang untuk prinsipal dan pembayaran- pembayaran bunga dalam mata uang lain. Jumlah prinsipal biasanya dipertukarkan pada awal dan pada akhir berlakunya swap. Swap mata uang dapat digunakan untuk men- transformasi pinjaman dan aset dalam satu mata uang menjadi pinjaman dalam mata uang lain. Swap mata uang dapat dimotivasi oleh keunggulan komparatif.

25 PENILAIAN SWAP MATA UANG (1) Seperti swap tingkat bunga, swap mata uang tetap-untuk-tetap dapat didekomposisikan dalam yang lain perbedaan antara dua obligasi atau suatu portofolio atas kontrak tukar asing forward. Penilaian swap mata uang dapat dilakukan dengan dua pendekatan: 1. Penilaian dalam ketentuan harga obligasi, 2. Penilaian sebagai portofolio kontrak- kontrak forward.

26 PENILAIAN SWAP MATA UANG (2) Dalam pendekatan ketentuan harga obligasi, jika V swap sebagai nilai dalam US$ atas swap yang beredar di mana $ diterima dan mata uang asing dibayar: V swap = B D – S 0 B F. B F = nilai, yang diukur dalam mata uang asing, atas obligasi yang didefinisikan dengan arus kas asing atas swap; B D = nilai obligasi yang didefinisikan dengan arus kas domestik atas swap; S 0 = kurs tukar spot (US$/FX).

27 PENILAIAN SWAP MATA UANG (3) Secara mirip, nilai suatu swap di mana mata uang asing diterima dan US$ dibayar: V swap = S 0 B F – B D. Setiap pertukaran pembayaran dalam swap mata uang tetap-untuk-tetap merupakan kontrak forward. Kontrak tukar asing forward dapat dinilai dengan asumsi bahwa kurs tukar forward direalisasikan. Kurs tukar forward sendiri dapat dihitung dengan rumus: F 0 = S 0 (r-rf)T.

28 TUGAS TERSTRUKTUR Halaman , Questions & Problems, Nomor: 7.9, 7.10, 7.11, Selamat mengerjakan dan menikmati oleh-oleh kuliah ini di rumah. Terima kasih dan wasalam.


Download ppt "VI. SWAPS MEKANISME SWAP TINGKAT BUNGA ARGUMEN KEUNGGULAN KOMPARATIF MENENTUKAN TINGKAT BUNGA NOL LIBOR/SWAP PENILAIAN SWAP TINGKAT BUNGA SWAP MATA UANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google