Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ekivalensi Nilai Dari Suatu Alternatif Nilai suatu alternatif : Ongkos atau keuntungan, tergantung wujud dari alternatif tersebut. Dalam pilihan alternatif.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ekivalensi Nilai Dari Suatu Alternatif Nilai suatu alternatif : Ongkos atau keuntungan, tergantung wujud dari alternatif tersebut. Dalam pilihan alternatif."— Transcript presentasi:

1 Ekivalensi Nilai Dari Suatu Alternatif Nilai suatu alternatif : Ongkos atau keuntungan, tergantung wujud dari alternatif tersebut. Dalam pilihan alternatif yang menyangkut pengadaan fasilitas (mesin atau peralatan), yang dibandingkan adalah ongkosnya. Dalam pengadaan dan penggunaan suatu mesin, timbul berbagai jenis ongkos yang biasanya bisa diklasifikasikan sbb : - Harga awal (harga terpasang) - Ongkos tahunan (operasi dan perawatan) - Harga akhir (harga jual pada akhir masa pakai) Alternatif-alternatif Ongkos berbeda sehingga agar bisa dibandingkan satu dgn lainnya Ada pembanding Nilai pembanding tersebut dapat berbentuk : 1. Ekivalensi Nilai Tahunan (Equivalent Uniform Annual Cost = EUAC) 2. Ekivalensi Nilai Sekarang (Present Worth Value) Kedua nilai pembanding tersebut bisa dihitung dengan menggunakan rumus-rumus bunga dan pengertian ekivalensi

2 Ekivalensi Nilai Tahunan – EUAC Misal : Sebuah mesin dengan data sbb : Harga awal: Rp ,- Ongkos tahunan: Rp ,- Masa pakai: 5 tahun Harga akhir: Rp ,- i: 20 % setahun Maka EUAC :

3 Ekivalensi Secara Tidak Langsung (Satu Demi Satu) A* 1 = P (A/P ; 20 %; 5) = (0,3348) = Rp ,- A* 2 = A 1 = ,- A* 3 = L (A/F ; 20 %; 5) = (0,13438) = Rp ,- Maka : A* 1 = A* 1 + A* 2 - A* 3 = – =

4 Ekivalensi Secara Langsung (Sekaligus) A* 1 = P (A/P; 20 %; 5) + A – L (A/F; 20 %; 5) = (0,3348) – (0,13438) = – = Bila siklus masa pakainya lebih dari sekali, misalnya 2 kali, maka ENT dari kedua siklus tersebut : A* siklus ke I bersambung dengan A* siklus ke II A* tidak berubah

5 Dalam EUAC/AW, jika nilai akhir ≠ 0 maka disebut dengan Capital Recovery Cost (CR) 1. CR= P (A/P ; i ; n) – S (A/F ; i ; n) 2. CR= (P – S) (A/P ; i ; n) + S i 3. CR= P i + (P – S) (A/F ; i ; n) Contoh : Harga awal mesin= $ n= 5 tahun S= $ i= 10 % Annual Depreciacy (straight line)= = $ Annual equivalent interest= $ (A/P ; 10 % ; 5) = $ 710 Total CR Cost= Annual depreciacy + Annual equivalent interest = $ $ 710 = $ 2.310

6 Rumus1 CR= $ (A/P ; 10 % ; 5) - $ (A/F ; 10 % ; 5) = $ (0,2638) - $ (0,1638) = $ Rumus 2 CR= (P – S) (A/P ; i ; n) + S i = ($ $ 2.000) (A/P ; 10 % ; 5) (10 %) = $ (0,2638) + $ (0,10) = $ Rumus 3 CR= P i + (P – S) (A/F ; i ; n) = $ (10%) + ($ $ 2.000) (A/F ; 10 % ; 5) = $ $ (0,1638) = $ Contoh Soal : i = 8 %

7 Rumus1 CR= $ (A/P ; 10 % ; 5) - $ (A/F ; 10 % ; 5) = $ (0,2638) - $ (0,1638) = $ Rumus 2 CR= (P – S) (A/P ; i ; n) + S i = ($ $ 2.000) (A/P ; 10 % ; 5) (10 %) = $ (0,2638) + $ (0,10) = $ Rumus 3 CR= P i + (P – S) (A/F ; i ; n) = $ (10%) + ($ $ 2.000) (A/F ; 10 % ; 5) = $ $ (0,1638) = $ Contoh Soal : i = 8 %

8 Alternatif A : CR A = 5 juta (A/P ; 8 % ; 5) – 0,6 juta (A/F ; 8 % ; 5) = 5 juta (0,2505) – 0,6 juta (0,1705) = 1,3548 juta EUAC A = CR A + Biaya operasi/tahun = 1,3548 juta + 0,5 juta = 1,8548 juta Alternatif B CR B = 10 juta (A/P ; 8 % ; 15) – 1 juta (A/F ; i ; 15) = 10 juta (0,1168) – 1 juta (0,0368) = 1,2048 juta EUAC B = CR B + Biaya operasi/tahun = 1,2048 juta + 0,2 juta = 1,4048 juta EUAC A > EUAC B,, sehingga pilih alternatif B

9 Alternatif-alternatif yang mempunyai umur abadi n = ∞ dan S = 0 CR= (P – S) (A/P ; i ; n) + S i CR= P (A/P ; i ; n) S = 0 CR = P i n = ∞ Contoh : Bandingkan EUAC, I = 9 % Alternatif 1 : - Biaya awal investasi Rp 150 juta yang terdiri atas Rp 75 juta untuk tanah (abadi) dan RP 75 juta untuk bangunan yang memerlukan pembaharuan Rp 75 juta setiap 30 tahun S = 0 - Biaya pemeliharaan 10 tahun pertama Rp 10 juta/tahun, tahun berikutnya Rp 7 juta/tahun Alternatif 2: - Biaya awal investasi Rp 250 juta, yang terdiri atas Rp 100 juta tanah (abadi) dan Rp 150 juta untuk bangunan yang memerlukan pembaharuan Rp 150 juta tiap 50 tahun S = Rp 30 juta - Penerimaan bersih tiap-tiap pembaharuan Rp 120 juta - Biaya pemeliharaan Rp 4 juta/tahun

10 Jawab EUAC 1 = 75 jt (i) + 75 jt (A/P ; 9 % ; 30) + 7 jt + 3 jt (P/A ; 9 % ; 10) (i) = …… EUAC 2 = (150 – 30) jt (A/P ; 9 % ; 50) + 30 jt (i) jt (i) + 4 jt = ……. 1. Sebuah pabrik membangun instalasi penjernihan air bersih, biaya-biaya yang dipertimbangkan (dlm juta) i = 6 % per tahun

11 Jawab EUAC A = Rp 12 jt (A/P ; 6 % ; 45) + Rp 1,5 jt (A/P ; 6 % ; 15) + Rp ,- + Rp (A/G; 6 % ; 45) = Rp …… EUAC B = Rp 8 jt (A/P ; 6 % ; 30) + Rp 2 jt (A/P ; 6 % ; 20) + Rp ,- + Rp (A/G ; 6 % ; 60) = Rp ……. Jawab : EUAC (Y)= Rp 10 jt (A/P ; 16 % ; 6) + Rp 2 jt = Rp ……. 2. Jenis pengering dibandingkan biaya pemakaiannya

12 EUAC (Z)= Rp 15 jt (A/P ; 16 % ; 9) + Rp 1 jt = Rp ……. Jika dipakai kelipatan persekutuan 6 dan 9 = 18 EUAC (Y)= Rp 10 jt (A/P ; 16 % ; 18) + Rp 10 jt (P/F ; 16 % ; 6) (A/P ; 16 % ; 18) + Rp 10 jt (P/F ; 16 % ; 12) (A/P ; 16 % ; 18) + Rp 2 jt = Rp …. EUAC (Z)= Rp 15 jt (A/P ; 16 % ; 18) + Rp 15 jt (P/F ; 16 % ; 9) (A/P ; 16 % ; 18) + Rp 1 jt = Rp ….

13 1. Sebuah heat exchanger A : - harga awal: Rp 8,4 jt - n: 6 th - i: 16 % - A: Rp 17 jt/th - S: buah mesin X dan Y. Berapa EUAC jika : i = 8 % Berapa EUAC (1 siklus dan 3 siklus) 3. Sebuah pabrik hendak membeli satu jenis mesin dengan spesifikasi tertentu. Ada 2 merk dari jenis mesin tersebut yang memenuhi syarat, yaitu A dan B dengan data sbb : i = 8 %


Download ppt "Ekivalensi Nilai Dari Suatu Alternatif Nilai suatu alternatif : Ongkos atau keuntungan, tergantung wujud dari alternatif tersebut. Dalam pilihan alternatif."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google