Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

WORKSHOP Pre SITAC & SITAC 1 dan 2 Noveber 2013 Jl.Raya Mtraman No.148,Perkantoran mitra matraman Blok.D1 Jakarta Timur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "WORKSHOP Pre SITAC & SITAC 1 dan 2 Noveber 2013 Jl.Raya Mtraman No.148,Perkantoran mitra matraman Blok.D1 Jakarta Timur."— Transcript presentasi:

1 WORKSHOP Pre SITAC & SITAC 1 dan 2 Noveber 2013 Jl.Raya Mtraman No.148,Perkantoran mitra matraman Blok.D1 Jakarta Timur.

2 2 Agenda AGENDA Latar Belakang Business Process Pre-SITAC (Pencarian Lahan) & Pre SITAC Standart Document Business Process SITAC (Pembebasan Lahan) & SITAC Standart Document Sharing masalah di lokasi siteSharing masalah perijinan dengan Pemda Diskusi Bebas

3 3 Latar Belakang

4 Pencarian Lahan (Pre SITAC) 4 Menerima SARF (I day) Pencarian Lahan & Surfey Kelayakan Teknis(FS) 1 site untuk 3 Candidat (2 day ) Evaluasi Lahan (2 day) Seleksi Lahan (1 day) Proses SITAC Verifikasi Awal Dok. Kepemilikan ( 2 day) Identifikasi Awal potensi Dukungan dan Ancaman terhadap proses akuisisi RESPONSIBILITY : SITAC SITAC & Operator

5 SARF 5 Menerima SARF SARF (Site Acquisition Request Form) setidaknya terdiri dari : 1.Nama Site 2.Region 3.Area lahan pencarian 4.Koordinat Bujur dan Lintang 5.Radius lahan pencarian 6.Tinggi Antenna yang akan dipasang (di atas permukaan tanah/Gedung) & Orientasi Antena 7.Cakupan sasaran lahan atau coverage area

6 Feasibility Survey 6 Kandidat lahan yang dianggap ideal adalah lahan yang : 1.Memenuhi kebutuhan objectif cakupan area yang ditetapkan oleh team Netwok Planning vendor Operator (biasanya dapat langsung dari RAE) 2.Memenuhi kebutuhan bebas halangan dari Tim Transmisi 3.Memenuhi kriteria konstruksi (lahan dapat dibangun) 4.Harga lahan yang akan diakuisisi sesuai dengan budget dari EBJ 5.Semua ijin-ijin yang diperlukan dapat didapatkan sesuai dengan durasi waktu yang ditetapkan (Ijin-ijin dapat diperoleh) Pencarian Lahan & Surfey Kelayakan Teknis(FS ) “Ingat ! Constructable,Leasable,Permittable

7 Feasibility Survey 7 SARAN-SARAN : Agar setiap team sejak awal membangun hubungan yang baik : 1.Mengetahui status sosial dari pemilik lahan yang akan kita sewa/beli (contoh : pengusaha, karyawan, petani, dll) 2.Mencari tahu bagaimana kehidupan bertetangga/bersosialisasi dari pemilik lahan kepada tetangga sekitar (apakah pemilik lahan sangat dihormati, tidak suka bersosialisasi,dll) 3.Ramah dan murah senyum 4.Bertingkah laku yang baik dan sopan 5.Di prioritaskan dalam pencarian lahan Private / Perorangan untuk memudahkan koordinasi dan pengurusan lahan Pencarian Lahan & Surfey Kelayakan Teknis(FS)

8 Evaluasi Lahan 8 Setelah team EBJ menerima Laporan Akuisisi Lahan berupa FSR dan SSR, team EBJ akan mendiskusikannya dengan pihak Operator, jika ditolak oleh Operator maka team EBJ akan meminta kembali kepada SITAC EBJ untuk melakukan Rehunting sesuai arahan dari pihak Operator Evaluasi Lahan

9 Seleksi Lahan 9 EBJ akan menyeleksi seluruh SSR yang diberikan mitra EBJ untuk semua SARF yang dialokasikan. Laporan SSR akan diranking bersama operator sesuai dengan kriteria terbaik dan disetujui oleh semua team investigasi. SITAC EBJ diharuskan melakukan pencarian kandidat lahan kembali jika laporan SSR tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan oleh EBJ. “Semua pekerjaan tambahan yang tidak teridentifikasi dan dilaporkan di dalam SSR akan menjadi tanggung jawab SITAC” Seleksi Lahan

10 Akuisisi Lahan (SITAC) 10 Negosiasi Harga ( 3 day) BAK (1 day) Ijin Warga (5 day) Soil Test / hammer test ( 2 day) RFC Submit Perijina n (1 day ) PKS ( 1 day) Resi IMB (7 day) IMB (7 day) BAST SITAC Verifikasi Dok. Kepemilikan ( 1 day) RESPONSIBILITY : EBJ SITAC MITRA SITAC EBJ

11 Negosiasi Harga 11 Negosiasi Harga 1.DATANG TEPAT WAKTU 2.SANTUN 3.JANGAN PERNAH SETUJU DENGAN HARGA AWAL YANG DITAWARKAN OLEH PEMILIK LAHAN

12 Negosiasi Harga 12 Negosiasi Harga Ketika kesepakatan harga telah dicapai, negosiator dan pemilik lahan harus mengisi dan menandatangani formulir Berita Acara Negosiasi (BAN), kemudian negosiator memberikan fotokopi Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta menjelaskan kepada pemilik lahan isi dari PKS tersebut dan meyakinkan pemilik lahan untuk tidak merubah isi dari PKS tersebut. SITAC harus memberikan BAN yang telah ditandatangani kepada PIMPINAN di EBJ, kemudian diproses untuk mendapatkan persetujuan dari Direksi EBJ. Jika terjadi penolakan, maka harus dilakukan renegosiasi atau melakukan negosiasi pada kandidat berikutnya.

13 1. Negosiasi Harga 13 Negosiasi Harga Penyebab harga sewa/beli MAHAL : 1.Area Perdagangan dan bisnis 2.Area yang banyak tower 3.Area perumahan elit 4.Dekat dengan jalan protokol 5.Dalam Kota Penyebab harga sewa / beli MURAH : 1.Area yang penduduknya jarang 2.Jarang ada tower 3.Bukan perumahan elit 4.Bukan jalan protokol 5.Pedesaan

14 2.BAK 14 BAK Tim Akuisisi lahan harus dapat meyakinkan pemilik lahan untuk menyetujui seluruh pasal-pasal dan syarat-syarat (isi) yang tertera pada BAK dan sedapat mungkin meghindari adanya perubahan isi dari BAK tersebut. SITAC EBJ harus menjelaskankan seluruh isi dari BAK kepada pemilik lahan sampai pemilik lahan benar-benar mengerti. Setelah pemilik lahan menandatangani BAK, SITAC EBJ harus segera mengumpulkan dokumen kepemilikan dari lahan yang akan diakuisisi dan membuat patok pada batas-batas lahan tersebut.

15 2.BAK 15 BAK DOKUMEN KEPEMILIKAN A.Pemilik Lahan Perseorangan 1. Sertifikat tanah 2. SPPT PBB/STTS 3. Surat Riwayat Tanah 4. Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Tanah 5. Surat Pernyataan Tidak Dijaminkan 6. Surat Persetujuan Pihak Terkait 7. KTP Pemilik Lahan, KTP Suami/Istri 8. Surat Nikah 9. Kartu Keluarga 10. Surat Pernyataan dari BPN yang menyatakan bahwa pemilik lahan adalah pemilik yang sah dari lahan yang akan diakuisisi.

16 2.BAK 16 BAK DOKUMEN KEPEMILIKAN B. Pemilik Lahan Badan Usaha 1. Akte Pendirian Perusahaan 2. AD(Anggaran Dasar)/ART(Anggaran Rumah Tangga) 3. SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) 4. SK (Surat Keputusan) Direksi/Perusahaan 5. KTP Direksi/Pejabat 6. Surat Kuasa (bila diperlukan)

17 2.BAK 17 BAK DOKUMEN KEPEMILIKAN C. Pemilik Lahan Telah Wafat 1. Fatwa Waris dan Surat Keterangan Kematian 2. Surat Kuasa Ahli Waris 3. Surat Persetujuan Ahli Waris 4. KTP Para Ahli Waris

18 2.BAK 18 BAK VERIFIKASI DOKUMEN KEPEMILIKAN Merupakan suatu keharusan untuk mengecek, memverifikasi dan juga mendapatkan dokumen kepemilikan yang diperlukan secara lengkap sebagai dasar yang kuat, aman dan efektif di dalam meneruskan proses site akuisisi berikutnya CEK ULANG !!! “ Nama Pemegang hak di BAK,KTP,KK dan SPPT “ (Jika ada pebedan, buat surat keterangan lurah bahwa dua nama tersebut adalah orang yang sama) “ Surat Ukur dan Gambar Situasi dengan Luas Lahan” (Jika ada pebedan, buat surat keterangan lurah bahwa luas lahan yang sebenarnya adalah luas lahan yang tercantum dalam sertifikat)

19 3. IJIN WARGA 19 Ijin Warga Keberhasilan dari proses akuisisi lahan sangat tergantung pada kemampuan tim akuisisi lahan untuk mendapatkan dukungan penuh dari warga di sekitar lahan yang diakuisisi. “SITAC EBJ DILARANG KERAS menyerahkan proses sosialisasi warga kepada pemilik lahan” SOSIALISASI

20 3. IJIN WARGA 20 Ijin Warga SOSIALISASI Selama proses sosialisasi,SITAC EBJ harus menjelaskan hal-hal sebagai berikut : ☻ Keuntungan bagi warga sekitar dengan hadirnya BTS (cakupan sinyal bagus, mendorong pertumbuhan ekonomi, dll). ☻ Struktur bangunan yang aman dan tidak akan memberi pengaruh yang negatif kepada warga (tidak ada bahaya radiasi, struktur fondasi yang kuat) Sosialisasi bisa dilakukan dengan metode Sosialisasi Terbuka, Sosialisasi dari rumah ke rumah, ataupun kombinasi keduanya. Pemilihan metode yang digunakan didasarkan pada pertimbangan terbaik dari SITAC EBJ sendiri dengan melihat kondisi di lapangan “Dalam Proses Sosialisasi disarankan untuk melakukannya bersama dengan pemilik lahan”

21 3. IJIN WARGA 21 Ijin Warga TANDA TANGAN FORM IJIN WARGA Setelah Warga yang termasuk dalam radius menadatangani form Ijin Warga, SITAC EBJ kemudian harus mendapatkan tandatangan dari RT, RW, Lurah, dan Camat. Setiap Warga yang menadatangani form Ijin Warga diwajibkan melampirkan Fotocopy KTP yang masih berlaku.

22 4. SOIL/HAMMER TEST 22 Soil/hammer Test Soil/Hammer Test dilakukan sebagai langkah untuk menjamin bahwa lahan yang nantinya akan dibangun tower sesuai dengan sifat tanah atau bangunan yang mempunyai kekuatan maksimal dan aman untuk ditempatkan BTS.

23 5. PERIJINAN 23 Perijinan Sebelum memulai konstruksi, ada sejumlah perijinan yang dibutuhkan dan harus didapatkan sesuai dengan yang disyaratkan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Perijinan yang dibutuhkan dapat berbeda dari daerah satu dengan daerah lain. Sangat penting bagi SITAC EBJ untuk dapat mengidentifikasi seluruh perijinan yang dibutuhkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku..

24 6. RFC 24 RFC RFC bukanlah akhir dari pekerjaan SITAC, Di tahapan ini team SITAC masih harus mengamankan berjalannya proses pembangunan tower hingga RFI, memastikan IMB Granted, hingga BAST SITAC

25 25 Sharing Masalah di Lokasi Site

26 26 Sharing Masalah Perijinan di Pemda

27 27 Diskusi Bebas

28 28 Penutup "" SINGA raja hutan,apalah artinya jika berada di dalam kandang""

29 29 Penutup "" Perubahan itu penting,untuk EBJ bisa lebih baik ""

30 MOTIFASI "" KITA SATU TUJUAN, MENGAPA TIDAK SATU SUARA ""


Download ppt "WORKSHOP Pre SITAC & SITAC 1 dan 2 Noveber 2013 Jl.Raya Mtraman No.148,Perkantoran mitra matraman Blok.D1 Jakarta Timur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google