Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

2.1 Sandi 8421 Sandi 8421 menyatakan masing-masing angka desimal dengan ekivalen biner 4-bitnya. Sebagai contoh, bilangan desimal 429 dirubah ke dalam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "2.1 Sandi 8421 Sandi 8421 menyatakan masing-masing angka desimal dengan ekivalen biner 4-bitnya. Sebagai contoh, bilangan desimal 429 dirubah ke dalam."— Transcript presentasi:

1 2.1 Sandi 8421 Sandi 8421 menyatakan masing-masing angka desimal dengan ekivalen biner 4-bitnya. Sebagai contoh, bilangan desimal 429 dirubah ke dalam ekivalen binernya sbb: Jadi dalam sandi 8421, bilangan menyatakan bilangan 429 desimal sandi 8421 identik dengan biner sampai bilangan desimal 9. oleh karena itu sandi ini disebut 8421 dimana bobot-bobot dalam suatu kelompok adalah 8, 4, 2, dan 1. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa untuk bilangan 0 sampai 9 sandi 8421 sama dengan sandi biner tetapi mulai angka desimal 10, 11, 12 dst akn berbeda dengan nilai binernya, sebagai contoh desimal 12 = 1100 biner. Tetapi dalam sandi 8421 angka 12 = Sandi BCD sandi 8421 adalah salah satu dari jenis sandi BCD, selain sandi 8421 ada beberapa jenis sandi BCD diantaranya: BAB II SANDI BINER Goto menu

2 2.3 Sandi – Sandi BCD 4-bit lain Sandi 2421 pada dasarya perubahan nilai desimal ke sandi 2421 ini sama dengan merubah desimal ke sandi 8421, hanya yang mebedakan adalah nilai konversi dari sandi 2421 menjadi nilai desimalnya. Seperti pada tabel di bawah ini: semua sandi di dalam tabel merupakan sandi berbobot, artinya semua kelompok bilangan sandi tersebut merupakan bobot dari bilangan desimal yang diwakilinya. Desimal Goto menu

3 2.3.2 Sandi Ekses -3 Sandi ekses-3 merupakan sandi BCD penting lainnya. Untuk mengkodekan sebuah bilangan desimal ke dalam bentuk ekses-3 nya, tambahkan 3 kepada masing – masing angka desimalnya sebelum mengubah ke biner, sebagai contoh: 17 desimal dirubah menjadi ekses setelah kita tambahkan dengan 3 maka bilangan tersebut menjadi 4 10, setelah itu barulah kita rubah masing – masing angkanya kedalam biner 4 bit menjadi: maka bilangan 17 desimal = ekses-3 Goto menu

4 BAB III GERBANG LOGIKA Pada bab ini kita akan mempelajari bagaimana sebuah operasi biner di wujudkan dalam sebuah rangkaian elektronika, dengan menggunakan gerbang logika sebagai komponen mediatornya. Gerbang (Gate) adalah suatu rangkaian logika dengan satu keluaran dan satu atau beberapa masukan; sinyal keluaran hanya terjadi untuk kombinasi-kombinasi sinyal masukan tertentu. 3.1 Jenis – Jenis Gerbang Logika Gerbang OR Gerbang OR adalah sebuah gerbang dasar logika yang mempunyai fungsi dan simbol seperti di bawah ini: Gambar3a. Gerbang OR 2 input Q = A + B, dimana A, B : input / masukan Q: output / keluaran Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan table kebenaran : Goto menu

5 tabel kebenaran gerbang OR 2 input Tabel di atas memperlihatkan kondisi masukan – keluaran pada suatu gerbang OR. Marilah kita kaji bersama: gerbang OR memberikan keluaran ‘1’ apabila salah satu atau semua masukannya adalah ‘1’. Dengan perkataan lain bahwa gerbang Or merupakan gerbang salah satu atau semua. ABQ Goto menu

6 3.1.2 Gerbang AND Gerbang AND adalah sebuah gerbang dasar logika yang mempunyai fungsi dan simbol seperti di bawah ini: Gambar3b. Gerbang AND 2 input Q = A x B, dimana A, B : input / masukan Q: output / keluaran Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan table kebenaran : Goto menu

7 tabel kebenaran gerbang AND 2 input Tabel di atas memperlihatkan kondisi masukan – keluaran pada suatu gerbang AND. Marilah kita kaji bersama: gerbang AND memberikan keluaran ‘1’ apabila semua masukannya adalah ‘1’. Dengan perkataan lain bahwa gerbang AND merupakan gerbang semua atau tak ada artinya jika tidak semua masukannya bernilai ‘1’ maka tidak akan ‘mengeluarkan’ (keluaran =‘0’) ABQ Goto menu

8 3.1.3 Gerbang NOT Gerbang NOT sebenarnya adalah gerbang dasar yang merupakan fungsi gerbang pembalik sinyal masukan, dimana semua kondisi masukan akan di balik, atau dengan kata lain kondisi keluaran selalu merupakan kebalikan dari kondisi masukan. Simbol dan fungsi gerbang NOT seperti yang di bawah ini: Gambar3c. gerbang INV / NOT Q = A (simbol garis diatas huruf A adalah menunjukkan nilainya adalah kebalikan) A : input / masukan Q: output / keluaran Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan table kebenaran : Tabel 5. tabel kebenaran gerbang NOT / INV Tabel 5. tabel kebenaran gerbang NOT / INV AQ Goto menu

9 3.1.4 Gerbang NOR Gerbang NOR merupakan gerbang dengan gabungan fungsi gerbang NOT dan OR, artinya bahwa gerbang NOR merupakan gerbang OR yang keluarannya dibalik dengan fungsi gerbang NOT. Simbol dan karakteristik gerbang NOR dapat dilihat spt dibawah: Gambar3d. Gerbang NOR 2 input Q = A + B A, B : input / masukan Q: output / keluaran Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan table kebenaran : Tabel kebenaran gerbang NOR 2 input ABQ Goto menu

10 3.1.5 Gerbang NAND gerbang NAND juga merupakan gerbang dengan fungsi gerbang gabungan antara gerbang AND dan NOT, dengan simbol dan fungsi: Gambar3e. gerbang NAND 2 input Q = A x B A, B : input / masukan Q: output / keluaran Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan table kebenaran : Tabel kebenaran gerbang NAND 2 input ABQ Goto menu

11 3.1.6 Gerbang XOR Disamping gerbang gerbang dasar yang sudah di bahas di atas terdapat juga gerbang logika khusus yang di sebut dengan gerbang Eksklusif OR atau disingkat XOR, dikatakan sebagai gerbang exklusif karena gerbang XOR memiliki fungsi yang tidak lazim seperti gerbang-gerbang lain, untuk lebih jelas marilah kita lihat lebih jauh tentang gerbang ini. Gambar3f. gerbang XOR 2 input Q = A  B A, B : input / masukan Q: output / keluaran fungsi matematik dari gerbang ini dapat di ganti dengan: Q = AB + AB Goto menu

12 Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan tabel kebenaran : Tabel kebenaran gerbang XOR 2 input ABQ Goto menu

13 3.1.7 Gerbang XNOR Gerbang XNO merupakan gerbang exlusif dengan fungsi yang hampir sama dengan gerbang sebelumnya yaitu XOR, hanya fungsinya merupakan kebalikan dari gerbang XOR. Gambar3g. gerbang XNOR Q = A  B A, B : input / masukan Q: output / keluaran Fungsi gerbang diatas dapat diganti dengan tabel kebenaran : Goto menu

14 Tabel kebenaran gerbang XNOR 2 input ABQ Goto menu


Download ppt "2.1 Sandi 8421 Sandi 8421 menyatakan masing-masing angka desimal dengan ekivalen biner 4-bitnya. Sebagai contoh, bilangan desimal 429 dirubah ke dalam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google