Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TUGAS MATA KULIAH MANAGEMENT PRILAKU ORGANISASI PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAGEMEN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PASUNDAN BANDUNG 2014 Oleh : KETUA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TUGAS MATA KULIAH MANAGEMENT PRILAKU ORGANISASI PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAGEMEN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PASUNDAN BANDUNG 2014 Oleh : KETUA."— Transcript presentasi:

1

2 TUGAS MATA KULIAH MANAGEMENT PRILAKU ORGANISASI PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAGEMEN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PASUNDAN BANDUNG 2014 Oleh : KETUA : MULYONO (NIM : ) ANGGOTA : TERLAMPIR

3 Ketua : MULYONO( ) 1.AZLIMA MUBAROKAH ( ) 2. BUNGA PUTRI PERTIWI ( ) 3.DERRIS MARTIKA RAHMI ( ) 4.DICKY SUPRIATNA ( ) 5.ENUNG SOLEHATI ( ) 6.FITHRI NUR ROHMAH ( ) 7.HENDRIADY DE HEIZER ( ) 8.INDRA N ( ) 9.JEFFRY AUB (2013 ) 10.KENI KURNIASIH ( ) 11. LIA JUHRIAH ( ) 12. MYTHA ROFIYANTI ( ) 13. PRIATNA KESUMAH ( ) 14. R. WIWI WIRASAKTI ( ) 15. M. IMAM SOEDRAJAT ( )

4

5 Perilaku manusia sangat dipengaruhi dari jenis / type golongan darah, seperti :  Kepribadian  Perilaku  Kebiasaan  Kepemimpinan

6 Bahkan dalam tataran lain berkeyakinan bahwa setiap orang untuk jenjang ke pernikahan. 2 type golongan darah tidak boleh bertentangan, sebab jika kedua type bertentangan, maka akan berakibat cacat genetik total terhadap janin (Nomi dan Besher) 1983 “ You are Blood Type “. Golongan darah merupakan ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya.

7 Jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus (Faktor Rh). Di Dunia dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja jarang dijumpai. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat, anemia hemolisis, gagal ginjal, syok dan kematian.

8 Observasi D’Adamo dalam bukunya “Eat Right For Your Blood Type” tentang hubungan golongan darah dan kepemimpinan. D’Adamo memaparkan karakteristik pemimpin dunia melalui ciri-ciri genetik sesuai tipe golongan darah, seperti kepribadian, perilaku dan kebiasaan. Sebelumnya Tosjikata Nomi menulis buku tentang hubungan golongan darah dengan kepribadian (jenis pekerjaan, jodoh, dll).

9 Pada tahun 1983, Nomi dan Besher menulis buku “You Are Your Blood Type”. Masyarakat jepang banyak meyakini kebenaran teori ini. Bahkan keyakinan mereka hingga tataran menjalin hubungan pernikahan tipe golongan darah masing-masing mempelai tidak boleh bertentangan menikah Karena, jika 2 tipe golongan darah bertentangan menikah, maka mengakibatkan cacat genetic fatal terhadap janin. Teori ini bukan ramalan seperti dalam buku ilmu astrologi.

10 Golongan Darah Tipe O Karakteristik Kepemimpinan pada golongan darah tipe O, yang mewarisi sifat kepemimpinan dari ayah dan kakeknya, yaitu keinginan kuat untuk berhasil, yakin dan berkuasa (Powerful), logis dan strategik, inovatif, mempunyai pengikut, optimis serta segar bugar, sehat fisik dan mental, memiliki kekebalan kuat dan mampu menghilangkan pengaruh negatif stress dengan olah raga berat. Contoh Pemimpin tipe O yang khas di Indonesia adalah KH. Abdurrahman Wahid (Presiden ke IV Indonesia), Letjen Ali Salidikin (Mantan Gubernur DKI Jakarta), Prof. DR. Azyumardi Azra MA (Mantan Rektor UIN Syahid) dan DR.Ir. Ciputra (Entrepreneur Handal).

11 Golongan Darah Tipe A Karakteristik Kepemimpinan pada golongan darah tipe A yaitu toleran, sensitif, sangat kooperatif, mempunyai bakat untuk mengutarakan pendapatnya dengan jelas (Narrative Intelligence), dapat mengontrol diri (Self Control) dan pintar (Smart) dalam menghadapi kehidupan yang kompleks. Namun kelemahannya adalah jika stress dan stress dipendamnya sendiri. Jika stressnya melampaui batas akan menumpuk pada dirinya dan suatu waktu akan meledak. Untuk menguranginya dengan melakukan teknik fokus dan relaksasi seperti yoga, meditasi, dzikir atau taichi. Contoh Pemimpin tipe A yang khas di Indonesia adalah KH. Prof. Ali Jafie; Taufiq Ismail (Penyair); Effendi Gazali PhD., MPS. ID (Pakar Komunikasi).

12 Golongan Darah Tipe B Karakteristik Kepemimpinan pada golongan darah tipe B yaitu bersikap sangant balans, fleksibel, sistematis, kreatif, memiliki kekuatan manajerial, dan lebih netral. Namun mereka membutuhkan keseimbangan antara aktivitas fisik dan mental, agar tetap sehat dan tajam pemikirannya. Kepemimpinan Tipe B ini pada umunya menjadi pemimpin di pemerintahan/general manager di perusahaan, bahkan posisi tertinggi seperti presiden/wakil presiden. Contoh Pemimpin tipe B yang khas di Indonesia adalah DR. Muh. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI ), Bima Arya Sugiarto (Direktur Eksekutif Lead Institute Paramadina), H. Wahfiudin SE. MBA (Ustad/ Praktisi Tasawuf), dr. Fahmi Idris M.Kes (Dosen FK UNSRI).

13 Golongan Darah Tipe AB Karakteristik Kepemimpinan pada golongan darah tipe AB yaitu tegas, cerdas, optimis, sangat kharismatik, toleran, kooperatif, balans, manajerial, memiliki kemampuan berbahasa, diplomatis dalam setiap situasi, tidak menaruh dendam jika dikecewakan. Kelemahannnya hanya di penyakit dirinya sendirinya, memiliki sistem kekebalan yang rapuh terutama dalam menghadapi stress. Sehingga dianjurkan untuk berolahraga sepeti yoga, meditasi, dzikir, taichi, golf, berenang, dansa, atau stretching. Contoh Pemimpin tipe O yang khas di Indonesia adalah Dr. Soewardjono Surjaningrat Sp.OG (Menteri Kesehatan ), Prof. Emil Salim (mantan Menteri Perhubungan RI), Arwin Rasyid SE. MBA (Dirut PT Telkom).

14 Golongan Darah Tipe A  1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.  2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.  3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten. 4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.  5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.  6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.  7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber'temperamen' sama. 

15 Golongan darah B  1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.  2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu- gebu namun cepat juga bosan.  3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.  4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.  5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.  6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

16 Golongan darah O  Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.  2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).  3. Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.  4. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, "loved by all". Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.  5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.  6. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.  7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.

17 Golongan darah AB  Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.  2. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati- hatian.  3. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.  4. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.  5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.  6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka. (Ilmu Warisan Leluhur)6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka. (Ilmu Warisan Leluhur)

18  Gol. darah O-negatif dapat menerima golongan darah A terdapat antigen A pada membran selnya => antibodi antigen B di serum darahnya. Sehingga, gol.darah A-negatif dapat menerima golongan darah A-negatif atau O- negatif.serum  Golongan darah B terdapat antigen B pada permukaan sel darah merahnya => antibodi antigen A di serum darahnya. Sehingga,gol.darah B-negatif hanya dapat menerima golongan darah B-negatif atau O-negatif  Golongan darah AB memiliki eritrosit antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi antigen A maupun B. Sehingga,gol darah AB-positif dapat menerima darah  Gol. darah ABO apapun disebut resipien universal. Namun,gol. darah AB- positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga,golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universaldarah dari sesama O-negatif.

19  Secara umum, golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia, meskipun di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan. Antigen A lebih umum dijumpai dibanding antigen B. Karena golongan darah AB memerlukan keberadaan dua antigen, A dan B, golongan darah ini adalah jenis yang paling jarang dijumpai di dunia. SwediaNorwegia  Ilmuwan Austria, Karl Landsteiner, memperoleh penghargaan Nobel dalam bidang Fisiologi dan Kedokteran pada tahun 1930 untuk jasanya menemukan cara penggolongan darah ABO.Karl LandsteinerNobelFisiologiKedokteran1930  Penyebaran golongan darah A, B, O dan AB bervariasi di dunia tergantung populasi atau ras. Salah satu pembelajaran menunjukkan distribusi golongan darah terhadap populasi yang berbeda-beda.

20 A. PENGERTIAN  Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah.darah karbohidratproteinsel darah merah  Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya.antigenantibodi

21 Dua jenis penggolongan darah yang paling penting adalah :  penggolongan ABO  Rhesus (faktor Rh). Di dunia ini sebenarnya dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian.antigenTransfusi darahanemia hemolisisgagal ginjalsyokkematian

22  Karl Landsteiner, seorang ilmuwan asal Austria yang menemukan 3 dari 4 golongan darah dalam sistem ABO pada tahun 1900 dengan cara memeriksa golongan darah beberapa teman sekerjanya. Percobaan sederhana ini pun dilakukan dengan mereaksikan sel darah merah dengan serum dari para donor.  Hasilnya adalah dua macam reaksi (menjadi dasar antigen A dan B, dikenal dengan golongan darah A dan B) dan satu macam tanpa reaksi (tidak memiliki antigen, dikenal dengan golongan darah O). Kesimpulannya ada dua macam antigen A dan B di sel darah merah yang disebut golongan A dan B, atau sama sekali tidak ada reaksi yang disebut golongan O.Dalam sistem ABO, golongan darah dibagi menjadi 4 golongan:

23 GolonganSel Darah MerahPlasma AAntigen AAntibodi A BAntigen BAntibodi B ABAntigen A dan BTidak ada antibodi OTidak ada antigenAntibodi anti A dan anti B

24 Ibu / AyahOABAB OOO, AO, BA, B AO, A O, A, B, ABA, B, AB BO, BO, A, B, ABO, BA, B, AB ABA, BA, B, AB

25  Rh atau Rhesus (juga biasa disebut Rhesus Faktor) pertama sekali ditemukan pada tahun 1940 oleh Landsteiner dan Weiner. Dinamakan rhesus karena dalam riset digunakan darah kera rhesus (Macaca mulatta), salah satu spesies kera yang paling banyak dijumpai di India dan Cina.  Pada sistem ABO, yang menentukan golongan darah adalah antigen A dan B, sedangkan pada Rh faktor, golongan darah ditentukan adalah antigen Rh (dikenal juga sebagai antigen D).  Jika hasil tes darah di laboratorium seseorang dinyatakan tidak memiliki antigen Rh, maka ia memiliki darah dengan Rh negatif (Rh-), sebaliknya bila ditemukan antigen Rh pada pemeriksaan, maka ia memiliki darah dengan Rh positif (Rh+).

26  Transfusi darah adalah proses menyalurkan darah atau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel darah merah.  Dalam transfusi darah, kecocokan antara darah donor (penyumbang) dan resipien (penerima) adalah sangat penting. Darah donor dan resipien harus sesuai golongannya berdasarkan sistem ABO dan Rhesus faktor.

27  Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian. Hemolisis adalah penguraian sel darah merah dimana hemoglobin akan terpisah dari eritrosit.  Pemilik rhesus negatif tidak boleh ditransfusi dengan darah rhesus positif. Jika dua jenis golongan darah ini saling bertemu, dipastikan akan terjadi perang. Sistem pertahanan tubuh resipien (penerima donor) akan menganggap rhesus dari donor itu sebagai benda asing yang perlu dilawan. Di dunia, pemilik darah rhesus negatif termasuk minoritas.

28 Golongan Darah ResipienDonor Harus AB +Golongan darah mana pun AB -O -A -B -AB - A +O -O +A -A + A -O -A + B +O -O +B -B + B -O -B - O +O -O + O -

29  Selain hemolisis, ada kelainan genetik lain yang juga mengintai ibu (serta bayi yang tengah dikandung, bila kasus terjadi pada wanita atau ibu hamil). Terutama jika ibu berdarah rhesus negatif sedangkan suami berdarah rhesus positif. Masalah ini biasanya terjadi pada perkawinan antar bangsa.  Secara genetik, rhesus positif dominan terhadap rhesus negatif. Anak dari pasangan beda rhesus punya kemungkinan % berrhesus positif. Kemungkinan berrhesus negatif hanya 0-50%. Artinya rhesus si anak lebih mungkin berbeda dengan si ibu.  Jika tidak cepat ditangani, perbedaan rhesus antara calon bayi dengan ibu ini akan menimbulkan masalah. Lewat plasenta, rhesus darah janin akan masuk ke peredaran darah si ibu. Selanjutnya ini akan menyebabkan tubuh si ibu memproduksi antirhesus. Lewat plasenta juga, antirhesus ini akan melakukan serangan balik ke dalam peredaran darah si calon bayi. Sel-sel darah merah si calon bayi akan dihancurkan.

30  Pada kehamilan permata, antirhesus mungkin hanya akan menyebabkan si bayi lahir kuning (karena proses pemecahan sel darah merah menghasilkan bilirubin yang menyebabkan warna kuning pada kulit).  Tapi pada kehamilan kedua, problemnya bisa menjadi fatal jika anak kedua juga memiliki rhesus positif. Saat itu, kadar antirhesus ibu sedemikian tinggi, sehingga daya rusaknya terhadap sel darah merah bayi juga hebat. Ini bisa menyebabkan janin mengalami keguguran.  Jika sebelum hamil si ibu sudah mengetahui rhesus darahnya, masalah keguguran ini bisa dihindari. Sesudah melahirkan anak pertama, dan selama kehamilan berikutnya, dokter akan memberikan obat khusus untuk menetralkan antirhesus darah si ibu. Dengan terapi ini, anak kedua bisa diselamatkan.

31  Untuk alasan tersebut maka dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital health checkup) dan bagi ibu yang ingin memiliki bayi dan atau yang telah dinyatakan positif hamil untuk segera memeriksa kesehatannya.  Namun, satu masalah yang tersisa adalah test laboratorium saat ini belum memungkinkan untuk melihat perbedaan dengan lebih jelas antara genotip (Rh+/Rh-) dan (Rh+/Rh+), karena keduanya menghasilkan Rhesus faktor yang sama yaitu Rh+.  Jadi, golongan darah itu sangat penting untuk diketahui dan berguna untuk kehidupan. Ketahui golongan darah anda sekarang juga

32  Takeji Furukawa, seorang profesor asal Jepang, yang pada tahun 1927 memperkenalkan teorinya yang berjudul “The Study of Temperament Through Blood Type”. Teori ini ternyata sangat diterima oleh masyarakat di Jepang. Bahkan, pemerintah Jepang segera memerintahkan dibentuknya suatu komisi untuk menggunakan teori ini dalam membentuk serdadu-serdadu yang lebih tangguh.

33  Dalam menyusun teorinya, Furukawa meneliti beberapa sampel darah dari etnis manusia, yaitu Formosa (Taiwan) dan Ainu (Hokkaido – Jepang). Tujuannya adalah untuk meneliti mengapa orang- orang Taiwan pada saat itu terlihat mengalami perubahan perilaku, yang menjadi pemberontak dan sangat kejam, setelah pendudukan yang dilakukan oleh Jepang. Penelitian yang dilakukan Furukawa itu menemukan bahwa hampir sebagian besar bangsa Taiwan memiliki golongan darah O. Furukawa lalu mengambil kesimpulan bahwa sifat- sifat pemberontak itu ada dalam diri seseorang secara genetis

34  Hal ini membuat Furukawa lalu menyarankan agar bangsa Jepang meningkatkan jumlah pernikahan dengan ras Taiwan. Tujuannya adalah untuk mengurangi penduduk yang bergolongan darah O, sehingga orang-orang Taiwan berubah menjadi bangsa yang lebih ‘penurut’.  Penelitian itu lalu berkembang sampai sekarang. Penelitian yang dilakukan tidak lagi untuk kepentingan ‘penjajahan’, namun lebih untuk melihat kepribadian seseorang, yang bertujuan untuk mempermudah interaksi dengan orang-orang yang memiliki kepribadian berbeda.

35 1. Kepribadian Golongan Darah A

36  Sifat yang paling terlihat dari golongan darah A adalah pemikir, kemana-mana selalu berpikir dan tidak pernah bisa berhenti, bahkan di toilet atau tidurpun dia masih berpikir.  Golongan darah A sangat hati-hati dan rinci dalam menyikapi segala hal, contohnya kalau mau bepergian, dia akan mempersiapkan semua hal dari mulai jadwal sampai perbekalan terperinci seperti nanti makan dimana, pakai baju apa, harus bawa uang berapa.  Apabila golongan darah A ingin membeli Gadget, maka dia akan memilih yang paling canggih dia bisa beli, semua fitur-nya akan dicoba dan sebisa mungkin tahu gadgetnya bisa melakukan apa saja.

37  Apabila golongan darah A menjadi pedagang, dia akan menawarkan barang dagangannya dengan cara menjelaskan dengan menguraikan keunggulan barang, bisa ini itu, dll.  Orang-orang golongan darah A cenderung tidak menyukai persahabatan dengan komunitas yang tidak sebidang, misal anak IT maunya berteman dengan anak IT lagi, anak Hukum dengan anak Hukum lagi. Apabila sesama golongan A bertemu, mereka cenderung mudah berteman.  Ketika menghadapi kesulitan, orang golongan darah A cenderung mencari sendiri jalan yang sederhana untuk menyelesaikannya karena tidak suka menyusahkan orang, namun apabila dia merasa masalahnya tidak bisa diselesaikan maka dia mudah stress ketimbang berusaha meminta tolong, bukan gengsi, melainkan mereka hanya tidak ingin menyusahkan.  Kelemahan golongan darah A adalah cinta, apabila dia sudah menemukan cinta sejatinya maka dia akan merasa siap.

38 2. Kepribadian Golongan Darah B

39  Kepribadian golongan darah B yang paling terlihat adalah kencederungannya untuk selalu mengikuti perasaannya dengan mengutarakan apa saja apa adanya, kalau dia merasa salah maka itu salah meski orang lain bilang benar.  Golongan darah B sangat kreatif menciptakan sesuatu yang baru, idenya segudang meski kadang tidak masuk akal, kemampuannya untuk menciptakan sesuatu yang baru merupakan bawa’an kepribadian mereka karena selalu saja mereka menemukannya.  Apabila golongan darah B ingin membeli Gadget, maka dia akan memilih gadget yang paling nyaman dipakai luar dalam, dengan fitur yang menyenangkan, bentuk & bahan gadget harus yang bagus. Kenyamanan adalah nomor 1 bagi mereka.

40  Apabila golongan darah B menjadi pedagang, dia akan memilih produk dengan kualitas tinggi, menjelaskan produk tersebut dari unsur kenyamanan-nya dan cenderung untuk mencari pembeli spesial ketimbang pembeli biasa, misal dia mau jual gadget, maka dia akan mencoba menawarkannya ke bos-bos ketimbang karyawan.  Ketika diberi pilihan, golongan darah B cenderung untuk mencari pilihan lain (out of the box), misal disuruh pilih mau makan nasi goreng atau mie goreng, maka mereka cenderung menanyakan bubur ayam. Mereka tidak suka hal yang berbau mainstream, karena itulah mereka cenderung memilih yang beda agar apa yang mereka miliki bersifat eksklusif.  Dalam pekerjaan, golongan darah B suka bersikap spontan dalam menyikapi masalah, ketika menghadapi masalah yang tidak bisa dia selesaikan biasanya dia akan berterus terang kepada atasan atau clientnya.  Kelemahan golongan darah B adalah harta, apabila dia mapan maka dia akan merasa siap.

41

42  Kepribadian golongan darah O adalah jiwa-nya yang pantang menyerah, tak heran populasi O di dunia ini paling banyak, dimana golongan lain sudah pada menyerah, golongan O masih tetap survive.  Golongan darah O sangat mementingkan posisi/jabatan dan lingkungan sosial, mereka selalu ingin terlihat positif dan berani mengorbankan banyak hal agar terlihat baik, karena itulah golongan darah O selalu tampak ramah, populer, dan menjadi pusat perhatian.  Apabila golongan darah O ingin membeli gadget, maka dia akan memilih gadget yang paling populer. Kadang mereka sendiri tidak mengerti betul dengan apa yang mereka beli, namun mereka senang ketika orang lain melihat dirinya menggunakan gadget yang membuat orang lain jealous.

43  Apabila golongan O menjadi pedagang, dia akan fokus ke nilai penjualan, pokoknya harus untung besar dan mencapai target. Mereka adalah raja dalam menjual. Entah bagaimana caranya, mereka selalu menemukan cara untuk menjual sesuatu.  Apabila golongan O menghadapi masalah, dia akan mencoba mencari nasihat kesana kemari, sebanyak- banyaknya, kemudian dia akan menyimpulkan dari yang terbanyak karena mereka cenderung merasa lebih banyak maka lebih bisa dipertanggungjawabkan.  Kelemahan golongan darah O adalah tahta/kekuatan kontrol, apabila dia menyandang jabatan/punya wewenang maka dia akan merasa siap.

44

45  Kepribadian golongan darah AB adalah kombinasi dari semua golongan, namun karena semuanya bercampur, mereka sulit untuk fokus sehingga selalu saja memikirkan banyak hal yang membuat mereka jarang selesai mengerjakan pekerjaannya, biasanya mereka pandai membuat orang lain untuk mengerjakan hal-hal yang mereka inginkan sehingga mereka terlahir sebagai pemimpin setelah dewasa.  Ketika kanak-kanak, golongan AB terlihat plin-plan dalam menghadapi apapun, namun setelah dewasa dia menjadi pribadi yang paling konsisten.  Golongan darah AB sangat berprinsip fundamental yang kadang orang lain menganggap ortodok, misalnya mereka cenderung mematikan HP ketika bekerja agar tidak diganggu.

46  Apabilan golongan darah AB ingin membeli gadget, maka dia akan memilih gadget berdasarkan kebutuhan dasar, misal hanya panggilan telepon dan sms, maka mereka cenderung membeli gadget yang cuman bisa itu saja, mereka kurang suka pikirannya dijejali aksesoris.  Apabilang golongan darah AB menghadapi masalah, apabila dia belum dewasa maka dia akan mencoba untuk menyelesaikan semuanya sendirian, entah bagaimana caranya dia akan mempelajari sendiri dan mengerjakan sendiri namun apabila dia sudah dewasa maka dia akan mencoba mencari orang yang tepat untuk menanyakan solusinya kemudian mencari orang yang tepat juga untuk mengerjakannya.  Kelemahan golongan darah AB adalah konsistensi yang mudah luntur dan gampang diajak kesana kemari sehingga dia harus tinggal di lingkungan dengan keluarga dan pertemanan yang baik, apabila dia tinggal di lingkungan yang kondusif, maka dia akan merasa siap.

47  Golongan darah merupakan ciri khusus darah dari suatu individu  Jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus (Faktor Rh).  2 tipe golongan darah bertentangan menikah, maka mengakibatkan cacat genetic fatal terhadap janin.

48  Perbedaan golongan darah mempengaruhi kepribadian, perilaku dan kebiasaan serta kepemimpinan.  Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya  Kelemahan golongan darah A adalah cinta, apabila dia sudah menemukan cinta sejatinya maka dia akan merasa siap.  Kelemahan golongan darah B adalah harta, apabila dia mapan maka dia akan merasa siap.  Kelemahan golongan darah O adalah tahta/kekuatan kontrol, apabila dia menyandang jabatan/punya wewenang maka dia akan merasa siap.

49  Kelemahan golongan darah AB adalah konsistensi yang mudah luntur dan gampang diajak kesana kemari sehingga dia harus tinggal di lingkungan dengan keluarga dan pertemanan yang baik, apabila dia tinggal di lingkungan yang kondusif, maka dia akan merasa siap.  Kelemahan golongan darah B adalah harta, apabila dia mapan maka dia akan merasa siap.


Download ppt "TUGAS MATA KULIAH MANAGEMENT PRILAKU ORGANISASI PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAGEMEN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PASUNDAN BANDUNG 2014 Oleh : KETUA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google