Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Komunikasi Non-Verbal Tujuan agar mahasiswa memahami : 1.Definisi dan batasan komunikasi non verbal 2.Perbedaan antara komunikasi verbal dan non verbal.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Komunikasi Non-Verbal Tujuan agar mahasiswa memahami : 1.Definisi dan batasan komunikasi non verbal 2.Perbedaan antara komunikasi verbal dan non verbal."— Transcript presentasi:

1 Komunikasi Non-Verbal Tujuan agar mahasiswa memahami : 1.Definisi dan batasan komunikasi non verbal 2.Perbedaan antara komunikasi verbal dan non verbal 3.Jenis-jenis dan fungsi-fungsi komunikasi non verbal Sumber: Senjaya,

2 Kasus  Baca kasus Dewi Perawan di Nepal  Sumber: Majalah Tempo

3 Komunikasi Non Verbal  Menggunakan lambang seperti gerak tubuh (gesture), warna, sikap duduk atau berdiri, jarak dll Setiap pesan komunikasi dihasilkan dari fungsi-fungsi :  7% pernyataan verbal  38% bentuk vokal  55% ekspresi wajah Jadi, mempelajari komunikasi non verbal artinya memahami apa yang dirasakan secara nyata oleh orang lain

4 Definisi Komunikasi Non-Verbal  Pesan-pesan yang diekspresikan secara sengaja atau tidak sengaja melalui gerakan/ tindakan/perilaku atau suara2 atau vokal yang berbeda dari penggunaan kata- kata dalam bahasa  Makna dari tindakan-tindakan itu tidak tergantung dari makna isi gerakan2 tsb, tetai tergantung pada intepretai dari orang-orang lain yang mengamatinya

5 Batasan Komunikasi Non-verbal  Selalu berada dalam konteks  Perilalu non-verbal adalah perilaku normal  Tindakan non-verbal saling terintegrasi. Contoh: rasa marah diikuti dengan tutur kata kasar, suara keras, ekspresi wajah tegang, gerakan tubuh emosional  Pesan komunikasi non-verbal bermakna rangkap  Perilaku non-verbal selalu dikomunikasikan: diterima- diintepretasikan-umpan balik  Berada dalam satu aturan: tergantung pada nilai dan norma dalam masyarakat  Komunikasi non-verbal sangat menentukan  Perilaku non-verbal sangat terpercaya, karena ada 2 alasan: pesan verbal lebih mudah dimanipulasi dan perilaku non-verbal sering muncul secara tidak sengaja

6 Jenis-jenis Komunikasi Non-Verbal  Komunikasi tubuh  Komunikasi ruang  Diam  Paralanguage  Komunikasi temporal (waktu)

7 Komunikasi Tubuh  Gesture/isyarat: emblem, ilustrator, penampilan afeksi, regulator, adaptor  Komunikasi wajah (1) rasa senang/ tidak senang dengan tertawa, tersenyum, cemberut, berbesar hati dll; (2) rasa dominan/menurut dengan postur tubuh yang santai, suara yang keras, gaya engatur, menjaga jarak; (3) aktivitas fisik dan psikis/mental dengan kecepatan rata- rata bicara dan tinggi rendah suara

8 Persoalan komunikasi wajah  Keakuratan : ketidaksesuaian emosi dengan ekspresi wajah. Kebahagiaan memiliki keakuratan %; terkejut % dan kesedihan 19-88%  Pengaruh konteks  Universal atau relatif  Ekspresi sesaat. Kadang ekspresi wajah terbuka atau tersembunyi tergantung pada tingkat kesadaran seseorang terhadap tindakannya

9  Komunikasi mata: menghindar, marah, takjub, kagum, umpan balik, hakikat suatu hubungan, kedekatan fisik  Bahasa sentuhan: ungkapan seksual, menghibur/memberi dukungan, kekuasaan/dominasi

10 Komunikasi Ruang  Komunikasi jarak  Teritorial : ruang belajar, kamar, tempat duduk di sekolah tidak boleh disentuh orang lain  Estetika atau warna : menciptakan ruang agar punya arti dan keindahan  Jarak intim: karena meningkatnya hubungan psikologis. Fase sentuhan – 45cm  Jarak personal: batas pribadi seseorang yang tidak bisa disentuh orang lain cm  Jarak sosial: jarak dalam hub dengan orang lain, impersonal cm  Jarak publik: cm untuk mempertahankan diri dari ketakutan thd orang lain. Sementara cm jarak yang membatasi dengan kelompok besar orang

11 Diam  Memberi kesempatan berpikir  Menyakiti  Mengisolasi diri sendiri  Mencegah komunikasi: diam itu emans  Mengkomunikasikan perasaan: menolak dominasi  Tidak menyampaikan sesuatupun

12 Paralanguage Kecepatan berbicara, volme, ritme, resonansi, bentuk2 vokal (tertawa,pekikan, rintihan, semburan, rengekan, tinggi rendah suara)  Paralanguage dan persepsi. Orang sering menilai orang lain berdasarkan suara paralanguage. Pertama, suara merupakan gejala tipe kepribadian seseorang. Kedua, mengidentifikasi sikap emosional  Paralanguage dan percakapan. Suara dapat menjaga dan mengubah peran pembicara dan pendengar dalam percakapan. Misal, ingin lanjut berbicara atau ingin memberi kesempatan pada yang lain

13 Komunikasi Temporal (waktu) penggunaan waktu  Menunjukkan status. Seseorang tidak akan telat jika berhubungan dengan orang yang dianggap lebih berkuasa  Waktu dan kesesuaian, karenanya ada jam konsultasi

14 Fungsi Komunikasi Non-verbal  Repetisi  Kontradiksi  Subtitusi  Komplemen  Regulasi  Aksentuasi


Download ppt "Komunikasi Non-Verbal Tujuan agar mahasiswa memahami : 1.Definisi dan batasan komunikasi non verbal 2.Perbedaan antara komunikasi verbal dan non verbal."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google