Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OPERASI ARITMETIKA. Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu: Menggunakan sintaks untuk melakukan operasi aritmetika.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OPERASI ARITMETIKA. Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu: Menggunakan sintaks untuk melakukan operasi aritmetika."— Transcript presentasi:

1 OPERASI ARITMETIKA

2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu: Menggunakan sintaks untuk melakukan operasi aritmetika Menggunakan kaidah konvensi penamaan pada pemrograman

3 Outline Materi Operator Numerik Assignment Statement Assignment Expressions Arithmetic Expressions Operator Shorthand Operator Increment dan Decrement Konvensi Penamaan

4 Operator Numerik OperatorDeskripsiContohHasil +Penambahan (Addition) Pengurangan (Subtraction) 34.0 – *Pengalian (Multiplication) 300 * /Pembagian (Division) 1.0 / %Sisa Hasil Bagi (Remainder) 20 % 32

5 Operator Numerik 4 tipe data bilangan bulat pada Java: byte, short, int, dan long 2 tipe data bilangan desimal pada Java: float, dan double Penggunaan bilangan desimal double lebih akurat daripada float Hasil pembagian dari 2 bilangan bulat adalah bilangan bulat –Contoh: 5/2 = 2 (bukan 2.5), hasilnya dibulatkan ke bawah

6 Operator Numerik Pada pernyataan “luas = 3.14 * rad * rad;”  Luas, 3.14, rad, rad  operand  *  operator  =  pernyataan assignment Operand dapat berbeda tipe data, Java akan mengkonversi ke tipe data terbesar (widening a cast) secara otomatis Contoh: byte i = 100; long k = i * 3 + 4; //  i dikonversi ke long, hasil k berupa long double d = i * k / 2 ; //  i dan k dikonversi ke double, hasil d berupa double

7 Operator Numerik Operator % adalah sisa hasil bagi / modulo / remainder Dapat digunakan untuk bilangan bulat positif/negatif ataupun desimal Contoh: 10%7 = 3 (Keterangan: 10 / 7 = 1, dan sisa 3) 6 % 7 = 6 (Keterangan: 6 / 7 = 0, dan sisa 6) -7 % 3 = -1 (Keterangan: -7 / 3 = -2, dan sisa -1) -12 % 4 = 0 (Keterangan: -12 / 4 = -3, dan sisa 0) 20 % -13 = 7 (Keterangan: 20 / -13 = -1, dan sisa 7) -26 % -8 = -2 (Keterangan: -26 / -8 = 3, dan sisa -2)

8 Operator Numerik Pada 20 % -13 = 7 20 = dividend (yang dibagi) -13 = divisor (pembagi) 7 = hasil Modulo/remainder akan menghasilkan bilangan negatif jika dividendnya negatif Modulo/remainder bermanfaat dalam programming –Contoh: Pencarian bilangan genap/ganjil, Pencarian hari pada kalendar

9 Assignment Statements Digunakan untuk pemberian nilai Menggunakan (=) sebagai assignment operator Assignment statements adalah: Variabel = expression Contoh: luas = 3.14 * radius * radius; Assignment statements ExpressionVariabel Assignment operator

10 Assignment Expressions Expression dapat berupa assignment statements, disebut assignment expressions Contoh: r = j = k = 1; Assignment statements Assignment ExpressionVariabel Assignment operator

11 Arithmetic Expressions Expressions yang melibatkan operator numerik Contoh: Arithmetic Expressions: (3+4*x)/5 – 10*(y-5)*(a+b+c)/x+9*(4/x+(9+x)/y) Operasi dalam tanda kurung (…) akan dieksekusi terlebih dahulu Memungkinkan tanda kurung yang bersifat nested

12 Arithmetic Expressions Setelah operator tanda kurung (…), prioritas eksekusi adalah * dan /, lalu + dan – Jika ada > 1, prioritas eksekusi dari kiri ke kanan Java mengacu pada operator precedence dan associativity saat mengeksekusi expressions

13 Arithmetic Expressions

14 Operator Shorthand Variabel yang digunakan, dimodifikasi, dan di-assign ulang pada variabel yang sama Contoh: i = i + 8 Dapat digantikan menjadi i += 8 += disebut addition assignment operator dalam bentuk ringkas (shorthand operator) Operator tidak dipisahkan spasi (harus +=, bukan + =)

15 Operator Shorthand OperatorNameExampleEquivalent +=Addition assignmentA += 8A = A + 8 -=Substratction assignmentA -= 8A = A – 8 *=Multiplication assignmentA *= 8A = A * 8 /=Division assignmentA /= 8A = A / 8 %=Remainder assignmentA %= 8 A = A % 8 Contoh: A = A – 3  A -= 3 B = B % 7  B %= 7 C = C * 8  C *= 8

16 Operator Increment dan Decrement Operator shorthand untuk menaikan dan menurunkan 1 nilai Sering digunakan dalam perulangan Operator: ++ dan -- Dalam notasi prefix (di awal) dan postfix (di akhir) Operator tidak dipisahkan spasi (harus ++, bukan + +)

17 Operator Increment dan Decrement OperatorNameDescription ++varpreincrementNilai var ditambahkan 1 dahulu, lalu pengoperasian var++postincrementPengoperasian dahulu, lalu nilai var ditambahkan 1 --varpredecrementNilai var dikurangi 1 dahulu, lalu pengoperasian var--postdecrementPengoperasian dahulu, lalu nilai var dikurangi 1

18 Operator Increment dan Decrement Contoh 1: int i = 10; int newNum = 10 * i++; sama dengan int i = 10; int newNum = 10 * i; i = i + 1; Contoh 2: int i = 10; int newNum = 10 * (++i); sama dengan int i = 10; i = i + 1; int newNum = 10 * i; Contoh 3: double x = 1.0; double y = 5.0; double z = x-- + (++y); sama dengan double x = 1.0; double y = 5.0; y = y + 1; double z = x + y; x = x – 1;

19 Operator Increment dan Decrement

20 Awal i=8; dan j=3; i+=(++j); Sama dengan: j=j+1;  j=4 i=i+j;  i=12 i+=(j++); Sama dengan: i=i+j;  i=16 j=j+1;  j=5

21 Did You Know? Statements/Expressions bisa dilakukan langsung di dalam System.out.println(…); Contoh: System.out.println(i=10); System.out.println(++i); System.out.println(i%=2); System.out.println(i=i+(i=5)); System.out.println(i=(i=1)+2);

22 Did You Know?

23 Penggunaan tanda petik (“) pada System.out.println(…) menyatakan string Penggunaan (+) pada System.out.println(…) berarti menyambungkan 2/lebih string Contoh: System.out.println(“Hasil penjumlahan i+j=”+i+j); berbeda dengan System.out.println(“Hasil penjumlahan i+j=“+(i+j));

24 Did You Know?

25 Advanced Learning Konvensi Penamaan Variabel dan Fungsi –Lowercase untuk penamaan variabel dan fungsi, jika lebih dari 1 kata, gabungkan dan gunakan huruf kapital untuk kata kedua dan berikutnya –Contoh: radius, area, showInputDialog, println, nextInt Konvensi Penamaan Class –Menggunakan huruf kapital untuk setiap awal kata –Contoh: ComputeArea, JOptionPane, System, Math, Scanner Konvensi Penamaan Konstanta –Menggunakan huruf kapital semua dan setiap kata dipisahkan underscore ( _ ) –Contoh: PI, MAX_VALUE

26 Advanced Learning Konvensi penamaan ini menggunakan standar Java Memudahkan programmer lain saling membaca kode Jangan memberikan nama class yang sudah ada di Java –Contoh: Math, System –Class akan dipelajari lebih lanjut di Algoritma dan MOOP 2 Hindari untuk menyingkat penamaan –Contoh: numberOfStudents akan lebih baik (deksriptif) daripada numStuds, numOfStuds, atau numOfStudents

27 Advanced Learning Sebaiknya konsisten terhadap indentansi dan spasi –Contoh: int i= 3+4 * 4  bad style int i = * 4  good style Ada 2 jenis block style yang popular –Next-line style public class Test { public static void main(String[] args) { } –End-of-line style public class Test { public static void main(String[] args) { }

28 Referensi Introduction to Java Programming. 7ed. Liang p58-81 Java Software Solutions. 5ed. Lewis & Loftus p96-99, p Java A Beginner’s Guide. 3ed. Herbert p52-55, p58-68 Dasar Pemrograman Java 2. Abdul Kadir p42-61 The Complete Referenc Java. 5ed. Herbert p58-62


Download ppt "OPERASI ARITMETIKA. Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu: Menggunakan sintaks untuk melakukan operasi aritmetika."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google