Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

M.K. Dasar Teknologi Mikrobial Departemen Teknologi Industri Pertanian FATETA IPB 2011 TIN 232 2(2-0) M.O DIDALAM BAHAN PANGAN/ INDUSTRI PANGAN/BAHAN PENOLONG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "M.K. Dasar Teknologi Mikrobial Departemen Teknologi Industri Pertanian FATETA IPB 2011 TIN 232 2(2-0) M.O DIDALAM BAHAN PANGAN/ INDUSTRI PANGAN/BAHAN PENOLONG."— Transcript presentasi:

1 m.K. Dasar Teknologi Mikrobial Departemen Teknologi Industri Pertanian FATETA IPB 2011 TIN 232 2(2-0) M.O DIDALAM BAHAN PANGAN/ INDUSTRI PANGAN/BAHAN PENOLONG INDUSTRI PANGAN Kuliah ke-XII

2 OUTLINE Mikroorganisme (m.o) dalam bahan pangan Pencemaran dari sumber alam Tipe Fermentasi Contoh pemanfaatan m.o dalam industri pangan/BTP (bahan tambahan pangan)

3 M.O DI DALAM BAHAN PANGAN Merusak / merugikan (kebusukan, kerusakan produk) Menguntungkan (menghasilkan produk) Bahan pangan mengandung : - Karbohidrat - ProteinSubstrat untuk kehidupan m.o - Lemak - Air Sumber Pencemaran : - Pemilihan bahan - Proses pengolahan - Penyimpanan / pengemasan

4 Pencemaran dari sumber alam : 1)Sayur dan buah-buahan  Lingkungan tempat tumbuh - Tanah : Bacillus, Clostridium, dll - Kotoran hewan : Coliform, Micrococcus, dll - Air (pencuci, pelarut, pendingin) : Pseudomonas, Bacillus - Udara (debu, droplet-droplet air) : Cocci, Spora- spora, kapang  Cara penanganan  Kondisi penyimpanan Bacillus sp.Clostridium Pseudo monas

5 2) Biji-bijian & produk olahannya  Yang baru dipanen : Micrococcus, Bacillus dll  Produk olahan : Misalnya : roti A.niger, B.subtilis 3) Gula & Madu  Yang belum diproses (tebu  sukrosa) Leuconostoc, Candida, dll  Madu : Zygosaccharomyces, Torula A.niger Candida

6 4) Daging  (sumber pencemaran : penyembelihan, pengulitan, penanganan, pengolahan, dll)  M.O pencemar : Pseudomonas, Mucor 5) Ikan & Kerang  Pseudomonas, Eschericia, dll  Ikan olahan (ikan asap, ikan asin)  kapang Pseudomonas

7 6) Telur (sumber pencemaran : kotoran kandang, air pencuci, wadah, dll)  Pseudomonas, Salmonella, dll 7) Ternak Unggas  Pseudomonas, Candida

8 TIPE FERMENTASI

9 Tipe fermentasi glukosa yang umum adalah : 1.Fermentasi Homolaktat (lintasan yang paling sederhana; piruvat dikonversi langsung menjadi asam laktat ; tidak ada produksi gas; mikroorganisme : Lactobacillus, Streptococcus, Bacillus) 2.Fermentasi Alkohol (produk : etanol dan CO 2  khamir Saccharomyces sp.), 3.Fermentasi Heterolaktat (ethanol, CO 2, asam laktat; Leuconostoc and Lactobacillus), 4.Mixed acids fermentation (the characteristic tested for in the methyl red test; E. coli). 5.Butanediol fermentation (Acetoin, a precursor for butanediol, is produced; Enterobacter aerogenes), 6.Anaerobic butyric-butyric fermentation (organic solvents produced including butanol and butyric acid; Clostridium sp.), 7.Propionic acid fermentation (makes holes in Swiss cheese; Propionibacterium sp.).

10 Produk beralkohol (minuman): anggur, arak, brem bali → Saccharomyces cerevisiae Asam organik, mis : - Asam laktat : Lactobacillus - Asam asetat : Acetobacter - Asam sitrat : Aspergillus niger Pewarna angkak : Monascus purpureus Produk-produk Susu - Susu fermentasi (yoghurt, kefir), mentega, keju Makanan/produk tradisional : Tempe, Oncom, Kecap, tauco, tapai, natto, dll Jamur merang, jamur kayu M.O DI DALAM INDUSTRI PANGAN/BAHAN PENOLONG INDUSTRI PANGAN Beberapa produk telah ada sejak jaman dahulu (indigenous knowledge) Beberapa contoh adalah :

11 BAHAN BAKU : 1. barley 2. Hop (Humulus japonicus) : untuk stabilitas proses mikrobiologis, flavor unik MIKROORGANISME : Saccharomyces cereviseae, S. carlbergensis (S. uvarum) REAKSI : C 12 H 22 O 11 + H 2 O amylase 2 C 6 H 12 O 6 C 6 H 12 O 6 2C 2 H 5 OH + 2CO 2 zymase PRODUK BERALKOHOL

12

13 OPERATIONS IN A WINERY Saccharomyces sp.

14 ASAM ORGANIK Beberapa jenis asam organik diakumulasikan oleh beberapa mikroorganisme Dibentuk sejalan dengan pertumbuhan (metabolit primer) Beberapa yang bermanfaat dalam industri pangan : 1.Asam sitrat 2.Asam asetat 3.Asam laktat

15 ASAM SITRAT Disebut juga 2-hydroxy propane-1,2,3- tricarboxylic acid H 2 C-COOH HOC-COOH H 2 C-COOH Pertama kali ditemukan sebagai komponen dari lemon, kini diketahui sebagai senyawa antara dalam Siklus Krebs (TCA cycle) yang terjadi pada hampir seluruh organisme. Ditemukan pada tahun 1920 an sbg hasil mikroba Aspergillus niger (kemudian dinamakan Citromyces)  merajai produksi dunia Mikroorganisme lain : Khamir Candida catenula, C. guilliermondii, Yarowia lipolytica, C. tropicalis. A. niger

16 BIOSINTESA Glukosa Piruvat + Piruvat Media Sitoplasma Piruvat Asetil CoA CO2 Oksaloasetat malat sitrat Sitrat mitokondria Oksaloasetat Siklus TCA CO2

17 KONDISI OPTIMAL UNTUK PRODUKSI ASAM SITRAT Konsentrasi gula g/l Ion logamMn< M Zn < – M Fe < M Tekanan oksigen terlarut>10mbar pH Konsentrasi Phosphat g/l Garam amonium>2.0 g/l Waktu jam

18 Konsentrasi sukrosa (%) Yield Asam sitrat Pengaruh konsentrasi sukrosa terhadap Yield Asam Sitrat

19 DIAGRAM PRODUKSI ASAM SITRAT Persiapan bahan baku Fermentasi Persiapan inokulum kapang Pemisahan miselia kapang Penambahan Kapur (Ca) Dekomposisi Kalsium Sitrat H 2 SO 4 Pemurnian(decolorising, ion exchange Kristalisasi Asam sitrat

20 BEBERAPA JENIS SUMBER KARBON UNTUK PRODUKSI ASAM SITRAT Molases Bagasse Pati Sirup korma Cairan apel Gula Limbah kapas Cairan whey Limbah brewery Pulp ubi jalar Limbah cair nanas Ekstrak pisang Onggok dll

21 APLIKASI ASAM SITRAT : 1.Makanan (pengawet, pengasam) dan permen (21 % dari total produksi) 2.Minuman (45 % dari total produksi) 3.Farmasi (27 % dari total produksi)

22 Fermentasi Asam Laktat - Dilakukan oleh beberapa fungi dan bakteri. - Lactic acid producing bacteria yang utama adalah Lactobacillus. - Bakteri lain: Leuconostoc mesenteroides, Pediococcus cerevisiae, Streptococcus lactis, Bifidobacterium bifidus. Beberapa produk khusus lainnya hasil Lactic acid fermentation : 1.Western world: yoghurt, sourdough breads, sauerkraut, cucumber pickles and olives 2.Middle East: pickled vegetables 3.Korea: kimchi (fermented mixture of Chinese cabbage, radishes, red pepper, garlic and ginger) 4.Russia: kefir 5.Egypt: laban rayab and laban zeer (fermented milks), kishk (fermented cereal and milk mixture) 6.Nigeria: gari (fermented cassava) 7.South Africa : magou (fermented maize porridge) 8.Thailand : nham (fermented fresh pork) 9.Philippines : balao balao (fermented rice and shrimp mixture)

23 ASAM CUKA = VINEGAR = ACETIC ACID 1.Dapat dibuat dari berbagai bahan yang mengandung gula, pati atau alkohol 2.Merupakan proses biokimia alami dimana alkohol dirubah menjadi asam cuka 3.Mikroorganisme : Acetobacter aceti 4.Metode produksi : fermentasi kultur terrendam (cair) (selama 1-10 minggu alkohol dari substrat akan diubah menjadi asam asetat oleh bakteri yang diberikan ke dalam drum/tangki fermentasi )

24 SUSU FERMENTASI Produk susu yang dibuat dari susu utuh (whole milk), skim milk, butter milk, cream dengan kultur bakteri asam laktat atau khamir atau kombinasi keduanya.  Contoh susu fermentasi : (1) Kefir (bahan : susu domba atau susu sapi) - m.o. : Sterptococci & khamir (“kefir grain”) - mengandung asam laktat 0.8%, etanol 1%, CO 2 (2) Koumiss (bahan : susu kuda) - m.o. : L.bulgaricus & khamir Torula - mengandung asam laktat, alkohol, CO 2

25 (3) Yoghurt (fluid dan semi padat) - m.o. : L.bulgaricus & S.thermophilus (1.5 – 3%) (1 : 1) - Inkubasi ºC, selama 2-3 jam (4) Susu Acidophilus - m.o. : L.acidophilus (inokulum 5%) - mengandung asam laktat 1 % - suhu fermentasi 37.8ºC (18-24 jam)

26 Yoghurt Turki; yogurtmak yang berarti "mencampur” ditemukan oleh Metchnikoff (eternal youth theory)  Nobel Prize Susu yang difermentasi oleh Lactobacillus bulgaricus (untuk produksi asam laktat) dan Streptococcus thermophillus (untuk menambah cita rasa dan aroma).

27 Yoghurt (lanjutan) Lactobacillus bulgaricus mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat sedangkan Streptococcus thermophillus mengubah protein susu (kasein) menjadi protein yang mempunyai rantai lebih pendek. ditambahkan pada susu dengan jumlah seimbang, lalu disimpan dalam suhu 40-45oC selama waktu tertentu

28 Yoghurt (lanjutan) Rasa dan aroma asam disebabkan oleh terjadinya peristiwa turunnya pH menjadi + 4,0 akibat aktivitas bakteri asam laktat Reaksi kimia yang terjadi pada pembuatan yoghurt: C12H22O11 + H2O  4CH3CHOHCOOH Laktosa air asam laktat

29 Diagram proses produksi yoghurt

30 TANGKI FERMENTASI YOGHURT Susu menjadi lebih kental dalam proses yoghurt

31 Pembuatan kefir sama dg yoghurt hanya digunakan starter berupa kefir grain

32 Mentega (Butter) Definisi : produk susu (cream) yang mengandung lemak susu tidak kurang dari 80%. Starter yang memproduksi aroma : L.citrovorum, L.dextranicum, S.diacetilactis (kadang-kadang tumbuh bersama S.lactis atau S.cremoris). Keju  Produk susu hasil penggumpalan kasein (protein susu) oleh enzim rennin ( atau pengganti rennin) atau oleh asam * Kultur bakteri asam laktatberbagai jenis keju

33 PRODUKSI KEJU

34 Figure 2 shows a schematic diagram of the cheese manufacturing process. PRODUKSI KEJU

35

36 BakteriKegunaanProduk - Propionibacterium shermanii Flavor / aroma, pembentukan “eyes” Keju Emmenthal - Lactobacillus bulgaricusFlavor / aroma, keasamanYoghurt, kefir - Lactobacillus acidophilusKeasamanAcidophilus - Streptococcus thermophilus KeasamanYoghurt, Keju Cheddar, keju Emmenthal - Streptococcus diacetilactis Flavor / aroma, keasamanKeju, Cream Asam, Buttermilk asam -Leuconostoc citrovorum, -Lactobacillus dextranicum Flavor / aromaMentega, Cream Asam, Buttermilk asam - Streptococcus durans & - Streptococcus faecalis Flavor / aroma, Keasaman Keju Cheddar, K. Lunak Italia Beberapa kultur bakteri yang digunakan pada Unit Pengolahan Susu Sumber pustaka : Dairy Techn. (Dulay)

37 Makanan tradisional (Indonesia)  Oncom : - oncom hitam : Rhizopus oligosporus - oncom merah : Neurospora sitophila Kontaminasi : Aspergilus flavus racun aflatoksin  Tempe (kedelai ) - Rhizopus oryzae, R.arrhizus, R.oligosporus, banyak mengandung vit B12  Tempe bongkrek (ampas kelapa ) Rhizopus oligosporus, R.nodosus Kontaminasi ; - Pseudomonas cocovenans (racun : toksoflavin) - Asam bongkrek

38 DIAGRAM PROSES PRODUKSI TEMPE Kedelai Dicuci dan direndam lalu dikukus Didinginkan Pencampuran dengan ragi Pembungkusan dan inkubasi 1-2 hari Tempe

39  Kecap : Aspergillus sp, Rhizopus sp  Tauco : Rhizopus sp, Aspergillus sp  Tapai (tape) : Singkong dan ketan Rhizopus sp, Hansenula sp, Saccharomyces cerevisiae Kenali makanan tradisional hasil fermentasi dari negara-negara lain (TUGAS)

40 DIAGRAM PROSES PRODUKSI KECAP

41 BIOINDUSTRI JUGA DAPAT MENERAPKAN PRODUKSI BERSIH Lihat slide berikut dan analisis ! Tugas : buat contoh bioindustri lain yang juga terapkan produksi bersih !

42

43 DIAGRAM PROSES PRODUKSI TAPAI KETAN Reaksi yang terjadi ?  lihat slide penjelasan produksi alkohol

44 PEWARNA ANGKAK (red yeast rice) -Pewarna alami -Mikroorganisme : Monascus sp (M. purpureus (ungu), M. koaling (merah), M. barkari (kuning) Tiga warna angkak yang utama : 1.Jingga : monascorubin dan rubropunktatin 2.Merah : monascorubarin dan rubropunktamin 3.Kuning : monaskin dan angkaflavin Sifat pigmen angkak : 1.Kelarutan tinggi 2.Warna stabil 3.Mudah dicerna 4.Tidak bersifat karsinogenik

45 PRODUKSI ANGKAK : Pada umumnya menggunakan kultivasi substrat padat Media yang digunakan : beras, kentang, singkong tepung ketela, gaplek, sagu, campuran onggok dan ampas tahu. Secara komersil umumnya menggunakan beras

46 Beras Perendaman Pengukusan Inokulasi M.purpureus Inkubasi 3-6 hari Pengemasan Angkak (red yeast rice) Untuk inokulasi dapat digunakan produk angkak yang telah digiling sebagai starter

47 DIAGRAM PROSES MISO

48 PRODUKSI MUSHROOM (Pleurotus ostreatus = jamur tiram putih; champignon, jamur merang, dll) Substrat yang digunakan : -Jerami padi -Serbuk gergaji -Vermi compost dari kayu, limbah kertas, sisa media jamur, limbah pangan

49


Download ppt "M.K. Dasar Teknologi Mikrobial Departemen Teknologi Industri Pertanian FATETA IPB 2011 TIN 232 2(2-0) M.O DIDALAM BAHAN PANGAN/ INDUSTRI PANGAN/BAHAN PENOLONG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google