Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disusun Oleh: ICE TINCE

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disusun Oleh: ICE TINCE"— Transcript presentasi:

1 Disusun Oleh: ICE TINCE 21109023
FUNGSI AUDIT INTERNAL DALAM PENGENDALIAN INTERNAL DAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA BANK BUMN Disusun Oleh: ICE TINCE

2 FENOMENA Fenomena khusus dalam penelitian ini yang diangkat dari (www.detik.finance.com) pada tanggal 22 Juni 2011, yang dilontarkan langsung dari Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah mengenai Bank Indonesia (BI), banyaknya kasus fraud atau pembobolan bank akhir-akhir ini disebabkan karena lemahnya pengawasan internal dan pengendalian internal. Walau GCG (Good Corporate Governance) telah diterapkan dengan baik namun masih tetap kebobolan, Bank sentral meminta bank untuk introspeksi serta membenahi pengendalian internal dengan mengoptimalkan manajemen risiko. "Kasus-kasus yang terjadi merupakan kesempatan perbankan Indonesia untuk introspeksi untuk menyempurnakan pengawasan ke arah yang lebih berbasis risiko. Juga fokus pada aspek kepatuhan dan fungsional terutama risiko operasional untuk memitigasi risiko termasuk internal auditor.” Ditambah ada beberapa pejabat yang kelewat batas dengan dapat mudahnya memodifikasi data nasabah yang tidak diketahui pimpinan bank sehingga terjadi penarikan tanpa diketahui.

3 IDENTIFIKASI MASALAH Berdasarkan fenomena tersebut dihasilkan 3 identifikasi masalah sebagai berikut: Banyaknya kasus fraud atau pembobolan bank disebabkan karena lemahnya pengawasan internal dan pengendalian internal. Walaupun sistem good corporate governance telah diterapkan dengan baik, namun sistem bank di Indonesia masih tetap kebobolan. Banyaknya kasus kebobolan juga disebabkan antara lain adanya level top manajemen dalam melakukan review secara berkala terhadap kebijakan sistem prosedur SOP dan pengendalian internal, kemudian pengawasan internal yang kurang optimal serta adanya kelemahan implementasi kebijakan sistem dan prosedur serta SDM yang kurang menjalankan prinsip Know Your Employee.

4 RUMUSAN MASALAH Dalam penelitian ini dihasilkan 4 Rumusan masalah sebagai berikut: Seberapa besar pengaruh fungsi audit internal terhadap pengendalian internal pada Bank BUMN. Seberapa besar pengaruh fungsi audit internal dalam pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN. Seberapa besar pengaruh pengendalian internal dalam pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN. Seberapa besar pengaruh fungsi audit internal dan pengendalian internal terhadap pelaksanaan good corporate governance baik secara langsung ataupun tidak langsung pada Bank BUMN.

5 Objek Penelitian Metode Penelitian Sumber Data Populasi dan Sampel
Audit Internal, Pengendalian Internal dan Good Corporate Governance Metode Penelitian Menggunakan Metode deskriptif dan Verifikatif Sumber Data Data Primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data Populasi dan Sampel 4 Bank BUMN yang terdaftar di BEI: BRI, BTN, Bank Mandiri, BNI Sampel Menggunakan Sampel Jenuh atau Sensus

6 OPERASIONALISASI VARIABEL
Konsep Variabel Skala Audit Internal (X1) Menurut Lawrence B. Sawyer (2005:10) Audit Internal adalah sebuah penilaian yang sistematis dan objektif yang dilakukan auditor internal terhadap operasi dan kontrol yang berbeda-beda dalam organisasi. Ordinal

7 OPERASIONALISASI VARIABEL
Konsep Variabel Skala Pengendalian Internal (X2) Menurut COSO (Comunication Of Sponsoring Organization) dalam Santoyo Gondodiyoto (2009:153), “Internal Control adalah suatu proses, melibatkan board of director, manajemen, komite audit, internal audit dan seluruh anggota organisasi dan memiliki tiga tujuan utama, yaitu: efektivitas dan efisiensi operasi, mendorong kehandalan laporan keuangan, dan dipatuhi hukum dan peraturan yang ada.” Ordinal

8 OPERASIONALISASI VARIABEL
Konsep Variabel Skala Good Corporate Governance (Y) Menurut Moh. Wahyudin Zarkasyi (2008:36) mendefinisikan good corporate governance adalah suatu sistem (input, proses, output) dan seperangkat peraturan yang mengatur hubungan antara berbagai pihak yang kepentingan (stakeholders) terutama dalam arti sempit hubungan antara pemegang saham, dewan komisaris, dan dewan direksi demi tercapainya tujuan perusahaan. GCG dimasukan untuk mengatur hubungan-hubungan ini dan untuk memastikan bahwa kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat diperbaiki dengan segera. Ordinal

9 Analisis Deskriptif Audit Internal
Indikator Skor Aktual Skor Ideal %Skor Aktual Informasi Keuangan dan Operasi 222 240 92,50 Risiko 186 77,50 Peraturan Eksternal 105 120 87,50 Kriteria Operasi 101 84,17 Sumber Daya 190 79,17 Tujuan Organisasi 213 88,75 Total 1017 1200 84,75

10 Analisis Deskriptif Pengendalian Internal
Indikator Skor Aktual Skor Ideal %Skor Aktual Lingkungan Pengendalian 218 240 90,83 Penaksiran Resiko 184 76,67 Aktifitas Pengendalian 158 65,83 Informasi dan Komunikasi 208 86,67 Monitoring 203 84,58 Total 971 1200 80,92

11 Analisis Deskriptif Good Corporate Governance
Indikator Skor Aktual Skor Ideal %Skor Aktual Memaksimalkan Nilai Perusahaan 154 240 64,17 Mendorong Pengelolaan Perusahaan 229 95,42 Mendorong Agar Organ Dalam Membuat Keputusan Dilandasi Nilai Moral 220 91,67 Meningkatkan Kontribusi Perusahaan Dalam Perekonomian Nasional 184 76,67 Meningkatkan Iklim Investasi Nasional 113 120 94,17 Menyukseskan Program Privatisasi 99 82,50 Total 999 1200 83,25

12 PEMBAHASAN Pengaruh Audit Internal Terhadap Pengendalian Internal pada Bank BUMN Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal memberikan pengaruh sebesar 36,9% terhadap pengendalian internal pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia, sedangkan sebesar 63,1% sisanya merupakan pengaruh faktor-faktor lain diluar audit internal, seperti komite audit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi audit internal berpengaruh terhadap pengendalian internal sesuai teori yang diungkapkan Mulyadi (2009:211) menjelaskan bahwa, tugas fungsi audit internal adalah menyelidiki dan menilai pengendalian intern dan efisiensi pelaksanaan fungsi berbagai unit organisasi.

13 PEMBAHASAN Pengaruh Audit Internal Terhadap Pelaksanaan Good Corporate Governance pada Bank BUMN Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung audit internal terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia = 8,7% dan pengaruh tidak langsung audit internal terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia = 10,8%. Jadi total pengaruh audit internal terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia = 8,7% + 10,8% = 19,5% dengan arah positif. Artinya semakin baik fungsi audit internal cenderung akan membuat pelaksanaan Good Corporate Governance juga akan membaik.

14 PEMBAHASAN Pengaruh Pengendalian Internal Terhadap Pelaksanaan Good Corporate Governance pada Bank BUMN Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung pengendalian internal terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia = 35,9% dan pengaruh tidak langsung pengendalian internal terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia = 10,8%. Jadi total pengaruh pengendalian internal terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia = 35,9% + 10,8% = 46,7% dengan arah positif. Artinya semakin baik pengendalian internal akan membuat pelaksanaan good corporate governance juga akan membaik.

15 PEMBAHASAN Pengaruh Audit Internal dan Pengendalian Internal Terhadap Pelaksanaan Good Corporate Governance pada Bank BUMN Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kontribusi atau pengaruh dari audit internal dan pengendalian internal secara bersama-sama terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia sebesar 66,2%, sedangkan sisanya sebesar 33,8% merupakan pengaruh faktor lain diluar kedua variabel tersebut, seperti komite audit. Artinya semakin baik fungsi audit internal dan pengendalian internal akan membuat pelaksanaan good corporate governance juga akan membaik.

16 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Fungsi audit internal secara parsial memberikan pengaruh rendah terhadap pengendalian internal pada Bank BUMN. Fungsi audit internal secara parsial memberikan pengaruh sangat rendah terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia. Pengendalian internal secara parsial memberikan pengaruh sedang terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN. Audit internal dan pengendalian internal secara bersama-sama memberikan pengaruh yang kuat terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN yang terdaftar di bursa Efek Indonesia, dibandingkan pengaruh faktor lain diluar kedua variabel tersebut, seperti komite audit. Diantara kedua variabel independen, pengendalian internal memberikan pengaruh yang lebih dominan terhadap pelaksanaan good corporate governance pada Bank BUMN dibandingkan fungsi audit internal.

17 Terima Kasih


Download ppt "Disusun Oleh: ICE TINCE"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google