Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Bab 4 RECEIVABLE Klasifikasi Piutang Pengendalian internal Piutang Piutang Taktertagih Metoda Allowance Akuntansi Penghapusan Langsung Piutang Taktertagih.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Bab 4 RECEIVABLE Klasifikasi Piutang Pengendalian internal Piutang Piutang Taktertagih Metoda Allowance Akuntansi Penghapusan Langsung Piutang Taktertagih."— Transcript presentasi:

1 1 Bab 4 RECEIVABLE Klasifikasi Piutang Pengendalian internal Piutang Piutang Taktertagih Metoda Allowance Akuntansi Penghapusan Langsung Piutang Taktertagih Akuntansi Piutang Wesel Karakteristik Piutang Wesel

2 2 Klasifikasi Piutang Accounts Receivable –Penjualan barang dagangan secara kredit –Jangka waktu hari Notes Receivable –Instrumen formal tertulis –Jangka waktu > 6 hari Other Receivable

3 3 Piutang Taktertagih Pencegahan –Kontrol terhadap pemberian kredit –Penggeseran risiko kredit ke perusahaan lain (perusahaan kartu kredit) –Penjualan (factoring) piutang ke lembaga keuangan –Bagian penjualan kredit yang tidak tertagih merupakan biaya  bad debt expenses atau biaya kerugian piutang

4 4 Akuntansi Penyisihan Kerugian Piutang Pada saat ditaksir: (jurnal penyesuaian) –Biaya Kerugian Piutang Rp – Penyisihan KP Rp –Akun Penyisihan Kerugian Piutang merupakan akun kontra aktiva piutang. Selisih piutang dengan akun Penysihan KP disebut Net Realizable Value (NRV) Pada saat dihapus: –Penyisihan KPRp – Piutang UsahaRp

5 5 Debitur yang dihapus membayar: –Piutang Usaha Rp – Penyisihan KP Rp –Kas Rp – Piutang Usaha Rp

6 6 Estimasi Piutang Taktertagih Berdasar Penjualan –Matching biaya kerugian piutang dengan penjualan kredit untuk perioda yang sama –Menekankan pada laporan laba rugi Berdasar Analisis Piutang –Semakin besar dan semakin lama piutang semakin besar kemungkinan piutang tidak tertagih –Menekankan pada NRV dari piutang (neraca)

7 7 Akuntansi Penghapusan Langsung Piutang Kondisi: –Tidak mungkin menaksir biaya kerugian piutang cukup akurat –Hampir seluruh penjualan dilakukan secara tunai: restoran, kantor LBH, toko eceran dll –Dicatat saat dipastikan piutang tidak dapat ditagih: Biaya Kerugian Piutang xxx Piutang Usaha (mr. X) xxx Piutang Usaha (mr. X) xxx

8 8 Notes Receivable Tagihan yang didukung dengan nota formal Promes (promissory note) janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu saat diminta atau pada saat tertentu Pihak yang terlibat: –Payee: yang akan menerima pembayaran –Maker : yang membuat nota tagihan

9 9 Karakteristik Piutang Wesel: –Due date (maturity date) –Face Value (Nominal) –Interest –Maturity Value

10 Bab8-Receivable 10 Akuntansi Piutang Wesel Saat AR diubah Smenjadi NR Saat NR diterima pembayaran + bunga Bila NR didiskontokan –NR Diskonto  Contingent liability Saat NR Diskonto dibayar Bila NR Diskonto Dishonored

11 Bab8-Receivable 11 Latihan 1 Feb. Dijual barang secara kredit ke UD Ami Rp 8 juta (cost Rp4,5 juta) 15 Maret. Diterima promes 60 hari, 12% dari UD Ami untuk menutup utangnya 9 April, dihapus piutang kpd Doni Rp2,5 juta 21 April, diberikan pinjaman uang kpd Jinem Rp7,5 juta, diterima promes 90-hari 14% 14 Mei, diterima bunga yang jatuh tempo dari UD Ami dan promes baru 90-hari, 14% sebagai pengganti pinjamannya 13 Juni, Doni yang piutang dihapus tanggal 9 April membayar penuh hutangnya 20 Juni, Jinem tidak membayar promesnya (dishonored) 1 Augustus, UD Ami membayar promesnya tertanggal 14 Mei 19 Augustus, Diterima dari Jinem atas promesnya yang kadaluwarsa, ditambah bunga untuk 30 hari 15% dari nilai jatuh temponya. 16 Desember, diterima promes 0- hari, Rp12 juta, dari PT Gombal untuk menutup hutangnya 31 Desember, ditaksir 3% dari penjualan kredit sebear Rp1.375 juta untuk tahun ini tidak akan dapat ditagih


Download ppt "1 Bab 4 RECEIVABLE Klasifikasi Piutang Pengendalian internal Piutang Piutang Taktertagih Metoda Allowance Akuntansi Penghapusan Langsung Piutang Taktertagih."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google