Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing BAGIAN 2 LINGKUNGAN BISNIS Introduction to 1. Lingkungan Ekonomi 2. Lingkungan Industri.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing BAGIAN 2 LINGKUNGAN BISNIS Introduction to 1. Lingkungan Ekonomi 2. Lingkungan Industri."— Transcript presentasi:

1 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing BAGIAN 2 LINGKUNGAN BISNIS Introduction to 1. Lingkungan Ekonomi 2. Lingkungan Industri 3. Lingkungan Global

2 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Chapter 4 Economic Environment Introduction to

3 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Sasaran Pembelajaran  Identifikasi faktor-faktor ekonomi yang mempengaruhi kinerja bisnis.  Menjelaskan Bagaimana harga pasar ditentukan.  Menjelaskan bagaimana pemerintah mempengaruhi kondisi ekonomi.

4 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Ekonomi dan Nilai Perusahaan Economic Growth Interest Rates Inflation Demand for Firm’s Products Firm’s Revenue Firm’s Expense Firm’s Earnings Firm’s Value

5 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Ekonomi  Kondisi Makrorkonomi (Macroeconomic Conditions): - Merefleksikan seluruh ekonomi.  Kondisi Mikrorkonomi (Microeconomic Conditions): - Fokus pada bisnis atau perhatian pada industri.

6 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Faktor makroekonomi mempengaruhi kinerja bisnis  Pertumbuhan ekonomi.  Inflasi.  Tingkat bunga. Business Online

7 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Tiga Ukuran Pertumbuhan Ekonomi  Tingkat total produksi dari produk dan jasa : GDP adalah total nilai seluruh produk dan jasa yang dihasilkan domestik.  Pengeluaran Total: Total jumlah pengeluaran dalam ekonomi.  Alternatif indikator ekonomi : Tingkat Pengangguran.

8 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Resesi Pertumbuhan negatif diukur dengan Gross Domestic Bruto (GDP) selama 2 triwulan.

9 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Empat Jenis Pengangguran  Pengangguran Friksi (Frictional unemployment) –Orang-Orang diantara pekerjaan –Juga dikenal sebagai pengangguran alami.  Pengangguran musiman (Seasonal unemployment) –Orang-Orang yang tidaklah diperlukan selama beberapa musim.  Pengangguran siklus (Cyclical unemployment) –Menganggur dalam kaitan dengan kondisi-kondisi ekonomi lemah/miskin. –Mungkin merupakan indikator yang terbaik dari kondisi- kondisi ekonomi.  Pengangguran Struktural (Structural unemployment) –Menganggur dalam kaitan dengan tidak cukupnya ketrampilan kerja.

10 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Tren tiga tahunan Pengangguran di U.S. Business Online

11 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Inflasi U.S. dari waktu ke waktu Percent Year

12 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Faktor Ekonomi Makro : Inflasi Inflasi : Kenaikan tingkat harga umum atas produk dan jasa pada periode waktu tertentu. Perusahaan dipengaruhi oleh : Tingginya Biaya operasi. Tingginya Upah yang dibayar kepada pekerja. Tingginya penghasilan. Inflasi : Kenaikan tingkat harga umum atas produk dan jasa pada periode waktu tertentu. Perusahaan dipengaruhi oleh : Tingginya Biaya operasi. Tingginya Upah yang dibayar kepada pekerja. Tingginya penghasilan.

13 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Dua Bentuk Inflasi  Cost-push inflation –Tingginya harga disebabkan oleh tingginya biaya.  Demand-pull inflation –Tingginya harga disebabkan oleh kuatnya permintaan pelanggan atas produk.

14 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Tingkat Bunga : biaya pinjaman uang Perusahaan dipengaruhi oleh : Biaya bunga tinggi. ROI rendah. Derajat ekaspansi rendah.

15 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Faktor-faktor ekonomi mempengaruhi keuntungan perusahaan Economic Growth Interest Rates Inflation Revenue Interest Expense Operating Expenses Profit

16 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Penentuan Harga Pasar Skedul permintaan –Indikasi kuantitas produk yang diminta pada harga tertentu. Skedul penawaran –Indikasi kuantitas produk yang ditawarkan pada harga tertentu. Interaktsi penawaran dan permintaan –Equilibrium price: Harga pada kuantitas yang ditawarkan sama dengan kuantitas yang diminta.

17 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Skedul permintaan Kuantitas permintaan meningkat atau menurun Ekualibirium harga meningkat atau menurun Contoh : Komputer menjadi sangat populer, karena permintaan meningkat. Kuantitas permintaan meningkat atau menurun Ekualibirium harga meningkat atau menurun Contoh : Komputer menjadi sangat populer, karena permintaan meningkat.

18 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Skedul Penawaran Kuantitas ditawarkan meningkat atau menurun. Ekualibirium Harga meningkat atau menurun. Contoh : Teknologi memberikan kontribusi kepada perusahaan untuk menghasilkan komputer dengan biaya yang lebih rendah, maka perusahaan adalah rela untuk menyediakan pada harga yang lebih rendah. Kuantitas ditawarkan meningkat atau menurun. Ekualibirium Harga meningkat atau menurun. Contoh : Teknologi memberikan kontribusi kepada perusahaan untuk menghasilkan komputer dengan biaya yang lebih rendah, maka perusahaan adalah rela untuk menyediakan pada harga yang lebih rendah.

19 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Faktor-faktor yang mempengaruhi harga pasar  Pendapatan pelanggan (Consumer Income).  Kesukaan Pelanggan (Consumer Preferences).  Biaya Produksi (Production Expenses).

20 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Dua Kebijakan Pemerintah yang mempengaruhi ekonomi  Kebijakan Moneter : Mengendalikan uang beredar. Menetapkan Cadangan Pemerintah Menaikkan atau menurunkan tingkat bunga  Kebijakan Fiskal: Mengendalikan Pajak dan pembelanjaan.  Kebijakan Moneter : Mengendalikan uang beredar. Menetapkan Cadangan Pemerintah Menaikkan atau menurunkan tingkat bunga  Kebijakan Fiskal: Mengendalikan Pajak dan pembelanjaan.

21 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Faktor-faktor yang mempengaruhi Suku Bunga  Kebijakan Moneter (Monetary Policy).  Pertumbuhan Ekonomi (Economic Growth).  Kemungkinan Inflasi (Expected Inflation).

22 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Revisi keputusan kebijakan fiskal Tarif pajak pribadi (Personal tax rates) Pajak perseroan (Corporate taxes). Bea cukai (Excise taxes). Anggaran Defisit (Budget deficit).

23 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Chapter 5 Industry Environment Introduction to

24 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Sasaran Pembelajaran 1.Identifikasi karakteristik industri yang mempengaruhi kinerja bisnis. 2.Jelaskan mengapa beberapa perusahaan lebih ditunjukkan kepada kondisi-kondisi industri. 3.Jelaskan bagaimana suatu perusahaan dapat bersaing di dalam industri nya.

25 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Capaian Perusahaan Industry demand Industry Competition Labor Environment Regulatory Environment Characteristics That Influence

26 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Capaian Perusahaan dan permintaan industri (Industry Demand) Dipengaruhi oleh: Kondisi Ekonomi Kependudukan Kesukaan pelanggan

27 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Capaian Perusahaan dan persaingan industri (Industry Competition) Dipengaruhi oleh: Baigan pasar perusahaan Tingkat persaingan Keunggulan persaingan

28 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Bagian Pasar Bagian Perusahaan dari total penjualan dalam industri 13% 17% 57% 13% Firm A Firm B Firm C Firm D

29 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Capaian Perusahaan dan Lingkungan pekerja (Labor Environment) Dipengaruhi oleh: Upah pekerja Kebutuhan skill Serikat kerja

30 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Capaian Perusahaan dan Lingkungan regulator (Regulatory Environment) Dipengaruhi oleh: Peraturan Pemerintah Peraturan Industri

31 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Pengaruh Industri atas capaian perusahaan Industry Demand Labor Environment Industry Competition Government Regulations Revenue Interest Expenses Operating Expenses Profits

32 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Pengaruh Kharakteristik Kunci kepada kondisi industri  Bagian pasar perusahaan.  Fokus Perusahaan pada industri utamanya.

33 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Perusahaan dengan Bagian pasar yang besar  Mendapatkan lebih Manfaat dari kenaikan permintaan industri.  Lebih Menderita akibat Penurunan permintaan industri.

34 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Pesaing dalam sebuah Industri Sebuah perusahaan harus melakukan dua tugas: Menilai pesaing. Mengembangkan Keunggulan kompetisi.

35 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Menilai Pesaing Di dalam suatu Industri Segmen berdasarkan jenis perusahaan Segmen berdasarkan kualitas yang dirasakan An important key to business success

36 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Mengembangkan Persaingan  Biaya produksi rendah (Low-cost production)  Kualitas yang baik (Better quality  Diferensiasi Produk (Product differentiation Business Online

37 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Chapter 6 Global Environment Introduction to

38 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Sasaran Pembelajaran Jelaskan mengapa perusahaan perhatian terhadap bisnis internasional. Uraikan bagaimana perusahaan melakukan bisnis internasional. Jelaskan bagaimana karakteristik asing dapat mempengaruhi suatu perusahaan bisnis internasional. Jelaskan bagaimana perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi perusahaan

39 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Pengaruh Nilai, Biaya dan Pendapatan sebuah perusahaan Kondisi Internasional Economic Conditions in Foreign Countries Exchange Rate Movements Foreign Demand for Firm’s Products Cost of Using Foreign Supplies or Other Foreign Resources Firm's Revenue Firm’s Expenses Firm's Earnings Firm's Value

40 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Mengapa turut dalam BisnisInternational Permintaan asing yang menarik. Kapitalisasi teknologi. Gunakan sumber daya murah. Aneka ragam secara internasional. Kombinasi dari alasan diatas Permintaan asing yang menarik. Kapitalisasi teknologi. Gunakan sumber daya murah. Aneka ragam secara internasional. Kombinasi dari alasan diatas

41 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Ekspansi asing di US Beberapa negara memiliki upah kerja yang sangat rendah yang mempengaruhi biaya produksi Beberapa negara asing membuat produk yang dirasakan berkualitas lebih bagus Beberapa negara memiliki upah kerja yang sangat rendah yang mempengaruhi biaya produksi Beberapa negara asing membuat produk yang dirasakan berkualitas lebih bagus

42 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Bagaimana Perusahaan Libatkan Bisnis International Impor (Importing). Ekspor (Exporting). Investasi Asing langsung (Direct foreign investment - DFI). Persekutuan Strategis (Strategic alliances).

43 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Impor Pembelian produk-produk asing untuk domestik. Hambatan perdagangan pemerintah Tariff (considered a tax) Quota (batasan jumlah produk yang dapat dibawa kedalam negara) Importing Considerations Hilangnya hambatan perdagangan AFTA (Asia Free Trade Agreement) NAFTA (North American Free Trade Agreement) 1. 2.

44 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Ekspor Penjualan Produk bukan untuk domestik tetapi dikirim dan dijual ke luar negeri Keunggulan absolut..kemampuan bangsa untuk menghasilkan suatu barang dengan murah dibanding negeri lain. Keunggulan komparatif..kemampuan bangsa untuk menghasilkan beberapa barang dengan lebih murah atau lebih baik daripada yang lain. Nilai Tukar Exporting Considerations

45 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Tren Ekspor dan Impor Tiga tahun terakhir Dollars In Billions Balance Of Trade Business Online: U.S. Census

46 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Investasi Asing Langsung (Direct Foreign Investment - DFI) Alat untuk memperoleh atau membangun cabang di satu atau lebih negara-negara asing.

47 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Kelayakan DFI  Suatu perusahaan yang telah sukses mengekspor ke negeri asing menginginkan pengurangan biaya-biaya transportasinya.  Suatu perusahaan yang sedang mengeksport produk diberitahukan bahwa pemerintah yang asing akan menerapkan hambatan perdagangan (trade barrier).  Suatu negeri asing dengan putus-asa sedang kekurangan teknologi lanjutan.  Perusahaan U.S. percaya perusahaan bisa mengurangi biaya tenaga kerja nya pergeseran fasilitas produksi (shifting production facilities).

48 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Persekutuan Strategis Strategic Alliances  Joint Venture  Kesepakatan antara dua perusahaan tentang produk/proyek tertentu  Alternative joint venture  Meliputi dua perusahaan dalam menghasilkan produk.  International licensing agreement  Perusahaan (licensor) mengijinkan perusahaan asing (pemegang lisensi) untuk menghasilkan produk nya.

49 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Persekutuan Strategis Strategic Alliances France Coca-cola dikenal di Prancis pada tahun 1933 sebagai "Café de l'Europe" di Paris. Coca-cola pernah menjadi soft drink nomor satu di Paris sejak tahun 1966, dan total penjualannya berlipat ganda dalam delapan tahun. Coca- Cola Prancis menciptakan lebih dari 1000 pekerjaa dan menginvestasikan lebih dari 3 Milyar Francs di Prancis sejak tahun Sekarang, Pelanggan Perancis minum rata-rata 88 menyediakan produk Coca-Cola tiap tahunnya. Source: Coke Cola Web Page

50 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Lima Kharakteristik Negara Asing Argentina Italy Japan  Budaya (Culture)  Sistem Ekonomi (Economic System)  Nilai Tukar (Exchange Rates)  Kondisi ekonomi (Economic Conditions)  Resiko Politik (Political Risk)

51 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Tiga Sistem Ekonomi pokok  Kapitalisme (Capitalism)  Komunisme (Communism)  Sosialisme (Socialism) Sistem ekonomi merefleksikan derajat kepemilikan dan intervensi pemerintah.

52 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Kapitalisme Kepemilikan pemerintah minimal. Kebanyakan bisnis dimiliki oleh swasta. Pemilikmemiliki hak untuk bersaing dan ber- untung. Kepemilikan pemerintah minimal. Kebanyakan bisnis dimiliki oleh swasta. Pemilikmemiliki hak untuk bersaing dan ber- untung.

53 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Komunisme Pemerintah memutuskan produk apa yang diproduksi dan berapa jumlahnya. Pemerintah menyediakan jasa sebagai Pusat perencana Tidak memfokuskan pada keuntungan atau kepuasan pelanggan Pemerintah memutuskan produk apa yang diproduksi dan berapa jumlahnya. Pemerintah menyediakan jasa sebagai Pusat perencana Tidak memfokuskan pada keuntungan atau kepuasan pelanggan

54 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Sosialisme Bercorakkan antara kapitalisme dan komunisme Industri dasar dimiliki oleh pemerintah. Pemilik swasta mengoperasikan beberapa bentuk usaha. Tarif pajak tinggi dibebankan atas pendapatan. Pemerintah menawarkan manfaat kepada penganggur. Bercorakkan antara kapitalisme dan komunisme Industri dasar dimiliki oleh pemerintah. Pemilik swasta mengoperasikan beberapa bentuk usaha. Tarif pajak tinggi dibebankan atas pendapatan. Pemerintah menawarkan manfaat kepada penganggur.

55 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Perubahan Nilai Tukar dan Impor Exchange Rates and Importing Bagaimana perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi impor: Melemahnya dollar –Kebanyakan dollar dibutuhkan untuk membeli barang asing. –Keuntungan menurun untuk barang dagang yang sama. Menguatnya dollar –Sedikit dolar dibutuhkan untuk membeli barang asing. –Keuntungan meningkat.

56 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Perubahan Nilai Tukar dan Ekspor Exchange Rates and Exporting Bagaiman perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi eksportir: Melemahnya dollar –Mata uang asing membeli banyak barang dalam negeri. –Meningkatnya permintaan ekspor. Menguatnya dollar –Mata uang asing membeli sedikit barang dalam negeri. –Menurunnya permintaan ekspor.

57 MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing Hedging Melawan Mata Uang Asing Hedging Against Foreign Currency Hedge: melindungi dari perubahan nilai tukar. Forward contract: suatu pertukaran mata uang yang akan terjadi pada suatu perubahan yang ditetapkan dengan menilai pada waktu masa depan. Forward rate: : nilai tukar yang oleh bank akan ditawarkan pada waktu masa depan. Spot exchange rate : Kutipan nilai tukar untuk transaksi segera.


Download ppt "MultiMedia by Stephen M. Peters© 2001 South-Western College Publishing BAGIAN 2 LINGKUNGAN BISNIS Introduction to 1. Lingkungan Ekonomi 2. Lingkungan Industri."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google