Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN ) MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN )

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN ) MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN )"— Transcript presentasi:

1 MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN ) MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN )

2 Format BP ( Sederhana ) RINGKASAN1 1 LATARBELAKANG 1.1. Latarbelakang motivasi usaha 1.2. Justifikasi pemilihan usaha / produk 1.3. Tujuan usaha 2 2ANALISIS PRODUK 2.1. Nama produk & karakteristiknya 2.2. Nama bahan baku & bahan pembantu 2.3. Keunggulan produk 2 3ANALISIS PEMASARAN 3.1. Gambaran umum pasar 3.2. Wilayah pemasaran 3.3. Permintaan pasar 3.4. Penetapan harga jual 3 4ANALISIS PRODUKSI 4.1. Uraian ciri produk 4.2. Kegunaan produk 4.3. Proses produksi ( bagan ) 4.4. Kapasitas produksi 4.5. Biaya 4 5ANALISIS KEUANGAN 5.1. Biaya Investasi, Modal Kerja & biaya produksi 5.2. Nilai BEP & IRR 5 VACCUM FRYING BAWANG MERANG Proposal Bisnis 2). Plaza BAPINDO Lt. 12 Jl. Jend. Sudirman Kav 54 Jakarta Telp. (21) , Fax. (21) , 1).

3 Latarbelakang Bawang Merah Latarbelakang Bawang Merah Vacuum Frying Ekspor Vacuum Frying Ekspor 2. Panen Raya harga murah 1. Pusat petani Bawang 3. Bantu Petani Bawang Merah….? O o. Bawang Merah….? O o. Ide Bisnis :

4 Analisis Produk Bawang merah Vacuum Frying Analisis Produk Bawang merah Vacuum Frying VACUUM FRYING 1. BM Vacuum Frying Goreng Minyak Inovatif Why..? Inovatif Why..? 2. Alami, Non Kolesterol 3. Giz i tidak rusak

5 Analisis Pemasaran $ $ ?????? ?????? Bawang Goreng Rp. 5000,-

6 Organization Pemasaran Direktur / Manajer Administrasi & Keuangan Produksi

7 Analisis Produksi Uraikan Ciri-2 Produk Kegunaan Produk Kapasitas Produksi Biaya Proses Produksi (bagan)

8 Skema Produksi STOCK OF PRODUCTS Mall Carefour MESIN PENGUPAS PENCUCIAN MESIN PERAJANG VACUUM FRYING BAHAN BAKU PACKAGING PASAR : LOKAL & EXPORT DISTIBUTION KWALITAS EXSPORT

9 Analisis Keuangan 1. Aspek Pemasaran 2. Aspek Organisasi & manajemen 3. Aspek Produksi 4. Aspek Keuangan 5. Aspek Kelayakan Usaha  Sendiri.….  Investor  Bank  Sendiri.….  Investor  Bank  Tanah  Bangunan  Mesin / Peralatan  Peralatan Kantor  Alat angkut  Infrastruktur  Biaya pra operasi = Rp… Technical Input Analysis : Technical Input Analysis : Fund Input Analysis : Fund Input Analysis : Economic Output Analysis : Economic Output Analysis : Profit

10 Analisis Keuangan Jumlah Investasi Jumlah Investasi IRR BEP Untuk mengetahui berapa bunga pinjaman maksimum Untuk mengetahui berapa lama pinjaman dapat dikembalikan Apakah Investasi Layak..?

11 INVESTASI PABRIK VACUUM FRYING BAWANG MERAH KAPASITAS 2000 PC/HARI A INVESTASISATUAN JUMLAH 1 Sewa bangunan dan lahan tempat produksi, 5 Rp. 20 jtRp 100,000,000 2 Pembelian / pembuatan Mesin /peralatan produksi : pengupasRp 520,000,000 & pencucian, mesin perajang, vacuum frying, packing 3 Peralatan kantorRp 25,000,000 4 Alat angkutRp - 5 Biaya menambah Infrastruktur & sarana pendukungRp 20,000, , B MODAL KERJA Biaya untuk 3 bulan produksiRp 185,000,000 TOTAL INVESTASI 850,000,000 C BIAYA PRODUKSI PER-UNIT / PEACE 1 Upah buruh harian, manajemen bulanan Rp/pc Bahan baku dan bahan pembantu Rp/pc Energy listrik dengan tarif industri dari PLN & Gas LPG Rp/pc 60 4 Maintenance Cost & penggantian spare part mesin Rp/pc 50 5 Pakaging cost Rp/pc 80 6 Over head pabrik ( security, cleaning service, dll) Rp/pc 63 HPP ( HARGA POKOK PRODUKSI) PER -250 GRAM Rp/pc 1,233 Investasi, Modal Kerja & Biaya Produksi

12 Analsis Kelayakan Usaha No UraianPenjelasan 1 Metode Non-discounted Cash Flow ( Tanpa memperhitungkan nilai waktu uang ) Pay Back Period (PBP) Total Investasi PBP = x 1 tahun Net Income + Depres : Mengukur waktu, berapa lama investasi akan kembali. Semakin cepat pengembalian semakin baik. Kelemahannya : Tidak dapat menganalisa penghasilan usaha setelah modal kembali. Tidak mempertimbangan nilai waktu dari uang yang digunakan. 2 Metode Discounted Cash Flow (dengan memperhitungkan nilai waktu uang ) a). Net Present Value ( NPV ) C - C NPV = ( 1 + i ) ( 1 + I ) i = bunga tiap periode n = periode ( tahun, bulan ) - C = Modal / investasi C = hasil bersih ( proceed ) :NPV adalah nilai sekarang dari rencana Pendapatan Jika :  NPV = > Inpas  NPV > 0 (positif ) -----> untung  NPV rugi n n

13 Analisis Kelayakan Usaha No UraianPenjelasan b). Profitability Index (PI) PV of Benefit PI = PV of Capital Cost Jika PI > 1, maka investasi dikatakan layak Jika PI < 1, maka investasi dikatakan tidak layak Jika PI = 1, maka investasi dikatakan BEP c). Internal Rate of Return (IRR) NPV 1 IRR = ( i1 + ( i 2 - i1 ) X 100 % NPV 1 - NPV 2 i 1 = % bunga untuk NPV 1 i 2 = % bunga untuk NPV 2 IRR adalah tingkat suku bunga dimana total pengeluaran ( investasi + lain2) = pendapatan atau NPV = 0 DF =. 1. ( 1 + i ) ⁿ

14 LABA RUGI PABRIK KRIPIK VACUUM FRYING BAWANG MERAH NoITEM SATUAN TAHUN KE- PATOKAN X I HASIL PENJUALAN ( INPUT ) s/d 12 NET SEAL / PENJUALAN BERSIH PER-TAHUNRp 392 1,196 1,236 1, % II. PENGELUARAN / BIAYA ( OUTPUT ) TOTAL PENGELUARAN (HPP ) PER-TAHUNRp % III PENDAPATAN GROSS PROFIT / LABA KOTOR Rp % Biaya umum, pemasaran, asuransi, maintenanceRp % bunga pinjaman bank (10%), dll LABA BERSIH SEBELUM PAJAK % PAJAK BADAN 5% ( progressive)5% % NET PROFIT / LABA BERSIH % DEPRESIASI s/d tahun ke-5 ( Banguan 10Th, mesin 5 th, elektrik 1 th ) Amortisasi ( biaya pendirisan perusahaan, dll) PROCEED = NET PROFIT + DEPRESIASI PER-TAHUN Tabel Laba -Rugi

15 Tahun ke- Investasi Proceeds ( Rp) ( Net profit + Depresiasi) 0Rp ,-- 1 DF ( discount Factor ) ,- 2DF = 10% , , , ,- 1. Pay Back Period ( PBP ). Jumlah investasi: Rp ,- Proceeds tahun ke-1: Rp ,- Investasi yg belum tertutup : Rp ,- Proceeds tahun ke-2: Rp ,- Investasi yg belum tertutup : Rp ,- Proceeds tahun ke-3: Rp ,- Sisa proceeds tahun ke-3: Rp ,- PBP = 2 tahun + (207 / 324 ) x 12 bulan = 2 tahun + 5 bulan. Feasibility Analysis

16 NPV & PI Thn ke :Proceeds ( Rp )DF = 10%PV proceeds (Rp) , , , , , , , , , ,- Total PV dari Proceed ,- Investasi ,- NPV = PV Proceeds – Investasi ,- 3. Profitability Index ( PI ) = PV dari proceeds / PV dari outlays = Rp ,- / Rp ,- = 1.54 Karena nilai PI-nya lebih besar dari 1, maka investasi layak untuk dilakukan. 2. Net Present Value ( NPV ) Karena NPV positif, maka investasi baik untuk dilakukan

17 IRR 4. Internal Rate of Return ( IRR ) Th ke-Proceeds, (Rp) DF 20 % PV 20% DF 40 % PV 40% , ,500,000, ,810, , ,611,111, ,300, , ,500,000, ,663, , ,356,481, ,296, , ,208,333, ,164,880 PV proceeds , Investasi ,- NPV ,-( ) NPV1 IRR = i1 + ( i2 – i1 ) X i1 = tingkat bunga ke-1, NPV1 – NPV2 i2 = tingkat bunga ke IRR = 20 % + ( 40% – 20%) X = 20% % = 31.52% – ( ),- Agar NPV = 0 berapa nilai suku bunga pinjaman..? ( PI = 2.2  NPV = 0 terletak antara 20% & 30%)

18 Break Even Point ( BEP ) NoITEMSATUAN TAHUN KE X I TOTAL PENDAPATAN PER-TAHUN ( INPUT ) Rp 392 1,196 1,236 1,238 II TOTAL PENGELUARAN PER-TAHUN Rp III PENDAPATAN BERSIH + DEPRESIASI /TAHUN IVINVESTASI 850Rp INTEREST / BUNGA BANK 10% ANGSURAN PER-TAHUN Rp NET PROFIT Rp JUMLAH BULAN ANGSURAN BULAN912 10= 44 BULAN BEP = 3 TAHUN + 8 BULAN

19 Analisis Keuangan NoURAIANNILAI 1PBP (Pay Back Period ) 2 Tahun + 5 Bulan 2NPV ( Net Present Value ) Rp ,- 3PI ( Provitability Index ) IRR ( Internal Rate Return) 31.5% 5BEP ( Back Even Point ) 3 Tahun + 8 Bulan

20 1. Kegagalan Adalah Menuju Keberhasilan Yang Permanen. 2. Kegagalan bisa diminimalisir dengan Perencaan yang matang. Motivasi

21


Download ppt "MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN ) MEMBUAT RENCANA BISNIS ( BUSINESS PLAN )"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google