Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KEWIRAUSAHAAN (2-1) PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI KELAS A SEMESTER GENAP 2012/2013 Pembina Mata Kuliah Ir. Imam Syafi’i, MS Ir. Sutjipto, MS Ir. Hidayat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KEWIRAUSAHAAN (2-1) PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI KELAS A SEMESTER GENAP 2012/2013 Pembina Mata Kuliah Ir. Imam Syafi’i, MS Ir. Sutjipto, MS Ir. Hidayat."— Transcript presentasi:

1

2 KEWIRAUSAHAAN (2-1) PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI KELAS A SEMESTER GENAP 2012/2013 Pembina Mata Kuliah Ir. Imam Syafi’i, MS Ir. Sutjipto, MS Ir. Hidayat Bambang S, MP Experience Is The Best Teacher

3 SILLABI KEWIRAUSAHAAN I. SUMBERDAYA MANUSIA WIRAUSAHA DAN KEWIRAUSAHAAN DI INDONESIA II. KONSEP KETERKAITAN BISNIS /WIRAUSAHA & INTUISI III. DUNIA KEWIRAUSAHAAN BIDANG AGRIBISNIS IV. HAKEKAT DAN ETIKA BERWIRAUSAHA V. PENGEMBANGAN POTENSI DIRI VI. STRATEGI MEMULAI BISNIS / WIRAUSAHA VII. MANAJEMEN RENCANA STRATEGIS VIII. PERENCANAAN KEUANGAN IX. PERENCANAAN PEMASARAN X. LOKASI & TATA RUANG KEGIATAN WIRAUSAHA XI. PERILAKU ETIKA & HUKUM BISNIS XII. MODEL-MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS / WIRAUSAHA

4 PERENCANAAN BISNIS/USAHA (BUSINESS PLAN) PERENCANAAN : Fungsi manajemen yang berhubungan dengan pemilihan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran. USAHA ATAU BISNIS : Semua kegiatan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok individu yang dilaksanakan secara legal dengan menggunakan dan mengkombinasikan sumberdaya atau faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan/atau jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh manfaat finansial, yaitu laba bisnis atau laba usaha (business profit).

5 PERENCANAAN USAHA (BUSINESS PLAN) PERENCANAAN USAHA : Sebagai proses penentuan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu. DALAM PERENCANAAN USAHA TERKANDUNG ADANYA: 1. Visi, yaitu cita-cita masa depan perusahaan yang akan melakukan usaha tersebut. 2. Misi adalah maksud khas atau unik dan mendasar yang membedakan perusahaan dengan perusahaan lain serta mengidentifikasikan ruang lingkup kegiatan usaha/perusahaan yang bersangkutan. 3. Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai dari usaha/ perusahaan tersebut. 4. Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan usaha dengan melibatkan semua sumberdaya atau faktor produksi yang dimiliki.

6 PERENCANAAN BISNIS/USAHA (BUSINESS PLAN) STRATEGI DALAM DUNIA BISNIS/USAHA 1. Defender, strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih dan mempertahankan pasar pada segmen sempit dari seluruh pasar potensial yang ada. 2. Prospector, strategi bisnis yang diarahkan secara agresif untuk meraih pasar seluas-luasnya melalui inovasi produk produk baru. 3. Analyzer, strategi bisnis yang dijalankan melalui imitasi, yaitu meniru apa yang dilakukan prospektor. Strategi bisnis seperti ini bertujuan meraih keuntungan dengan meminimalkan risiko. 4. Kepemimpinan dalam biaya (cost-leadership strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluas-luasnya melalui harga produk yang semurah- murahnya.

7 PERENCANAAN BISNIS (BUSINESS PLAN) STRATEGI DALAM DUNIA BISNIS 4. Kepemimpinan dalam biaya (cost-leadership strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluas-luasnya melalui harga produk yang semurah-murahnya. 5. Diferensiasi (differentiation strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluas- luasnya melalui keunikan produk yang dihasilkan. Keunikan tersebut bisa dicirikan oleh kualitas yang tinggi, pelayanan yang prima, maupun rancangan produk yang inovatif. 6. Fokus (focus strategy), strategi bisnis yang diarahkan dalam segmen pasar yang sempit yang dijalankan melalui fokus dalam kepemimpinan biaya (cost focus) atau fokus dalam diferensiasi (differentiation focus)

8 BAGAIMANA MEMULAI RENCANA USAHA/BISNIS ? Sadarilah bahwa anda sendirilah yang akan terlibat dalam rencana usaha tersebut Sadarilah bahwa anda sendirilah yang akan terlibat dalam rencana usaha tersebut Pastikan bahwa rencana usaha anda telah dibuat sesuai dengan prosedur yang dapat diterima baik oleh anda sendiri, rekanan/mitra usaha penyedia modal dan sebagainya Pastikan bahwa rencana usaha anda telah dibuat sesuai dengan prosedur yang dapat diterima baik oleh anda sendiri, rekanan/mitra usaha penyedia modal dan sebagainya Pastikan bahwa masing-masing kebutuhan pokok yang terdapat dalam rencana usaha/bisnis anda telah direncanakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki Pastikan bahwa masing-masing kebutuhan pokok yang terdapat dalam rencana usaha/bisnis anda telah direncanakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki

9 Harus berusaha memiliki pengetahuan dasar berbisnis, Harus berusaha memiliki pengetahuan dasar berbisnis, pengetahuan dasar berbisnis me- rupakan salah satu pintu masuk untuk memulai bisnis. pengetahuan dasar berbisnis me- rupakan salah satu pintu masuk untuk memulai bisnis. Naluri, perasaan, ataupun intuisi bukanlah pengganti untuk pe- ngetahuan. Jadi harus mau belajar mendalami bisnis dengan ilmu pengetahuan. Naluri, perasaan, ataupun intuisi bukanlah pengganti untuk pe- ngetahuan. Jadi harus mau belajar mendalami bisnis dengan ilmu pengetahuan. SIKAP YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMULAI BERBISNIS

10 4. Satisfy. Modal utama dari sebuah usaha adalah rasa senang. Kita harus menyenangi bisnis yang kita kerjakan. Tanpa rasa cinta, kita akan mudah menyerah ketika harus menghadapi beragam persoalan. Jika kita sudah jatuh cinta pada sebuah usaha, masalah apapun tidak akan mematahkan semangat untuk terus berjuang meraihnya sampai sukses. SUKSES MEMULAI USAHA SENDIRI

11 Pentingnya Perencanaan Strategik Perencanaan strategi bisnis dapat menjadi blue print untuk meraih tujuan dan merencanakan pengembangan bisnis ke depan. Perencanaan strategik dapat memfokuskan pebisnis pada pendekatan pemasaran dan juga membantu sebuah tim yang dapat menunjang yang terdiri dari karyawan.

12 Cara Untuk Memasuki Dunia Usaha/Bisnis Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu usaha atau memasuki dunia usaha: 1. Merintis usaha baru (starting) Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri oleh seseorang. 2. Persekutuan (partnership), suatu kerjasama (asosiasi) dua orang a tau lebih yang secara bersama-sama menjalankan usaha bersama. 3. Perusahaan berbadan hukum (corporation), perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan modal saham-saham.

13 2. Dengan membeli perusahaan orang lain (buying) 3. Franchising (Kerjasama Manajemen/Waralaba) Wirausaha adalah seseorang yang mengorganisir, mengelola, dan memiliki keberanian menghadapi resiko. Sebagai pengelola dan pemilik usaha (business owner manager) atau pelaksana usaha kecil (small business operator), ia harus memiliki: Kecakapan untuk bekerja Kemampuan mengorganisir Kreatif Lebih menyukai tantangan

14 BentukKelebihanKekurangan Merintis usaha Gagasan Murni Bebas beroperasi Fleksibel dan mudah penggunaan Pengakuan nama barang Fasilitas inefisien Persaingan kurang diketahui Membeli perusahaan Kemungkinan sukses Lokasi sudah cocok Karyawan dan pemasok biasanya sudah mantap Sudah siap operasi Perusahaan yang dijual biasanya lemah Peralatan tak efisien Mahal Sulit inovasi Kerjasama manajemen Mendapat pengalaman dalam logo, nama, metoda teknik produksi, pelatihan dan bantuan modal Penggunaan nama, Merek yang sudah dikenal Tidak mandiri Kreativitas tidak berkembang Menjadi independen, terdominasi, rentan terhadap perubahan franchisor

15

16 9 Aspek Penting Sebelum Memulai Bisnis 1.Memahami konsep produk atau jasa secara baik 2. Membuat visi dan misi bisnis 3. Perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi sukses 4. Membuat perencanaan dan strategi bisnis yang efektif akan menghindari usaha daripada risiko bisnis dan keuangan.

17 5. Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan sistem akan menghindari usaha daripada risiko manajemen 9 Aspek Penting Sebelum Memulai Bisnis 6. Optimalisasi sumber daya manusia maka 50% usaha Anda sudah berhasil 7. Memahami pentingnya kreativitas, kepemimpinan dan proses pembuatan keputusan 8. Pengetahuan tentang pengelolaan keuangan dan pembiayaan 9. Pengetahuan Pemasaran, pelayanan dan product brand

18 SIKAP YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMULAI BISNIS Carilah jalan dari beberapa cara bisnis konvensional, dan cobalah. Di sini Anda tidak harus, dan memang tidak perlu langsung melakukan cara yang benar bukan? So, Business is Learning by Doing, isn't it? Carilah jalan dari beberapa cara bisnis konvensional, dan cobalah. Di sini Anda tidak harus, dan memang tidak perlu langsung melakukan cara yang benar bukan? So, Business is Learning by Doing, isn't it?

19 Jadilah orang yang kreatif, fleksibel, dan cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi, dengan mendapatkan informasi tentang pangsa pasar, dan peristiwa-peristiwa yang baru saja terjadi, yang sekiranya bisa mem-pengaruhi pangsa pasar itu. Jadilah orang yang kreatif, fleksibel, dan cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi, dengan mendapatkan informasi tentang pangsa pasar, dan peristiwa-peristiwa yang baru saja terjadi, yang sekiranya bisa mem-pengaruhi pangsa pasar itu. SIKAP YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMULAI BERBISNIS

20 Apa tujuan pribadi Anda untuk berbisnis sendiri ini? Apa yang Anda kehendaki dalam hidup? Jenis penghasilan seperti apa yang Anda inginkan? Di manakah Anda berada 5 tahun, 10 tahun mendatang ? Ini semua bisa menyatakan tujuan pribadi Anda

21 Punyai ide bisnis yang disertai hasrat membara atau "passion" pribadi untuk segera memulai dan mengoperasikannya. Punyai ide bisnis yang disertai hasrat membara atau "passion" pribadi untuk segera memulai dan mengoperasikannya. SIKAP YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMULAI BERBISNIS Hasrat pribadi ini semestinya menjadi bagian dari apa yang dikehendaki dalam hidup. Jika tidak, jangan harap bisa mengubah semua ide menjadi bisnis yang sukses. Hasrat pribadi ini semestinya menjadi bagian dari apa yang dikehendaki dalam hidup. Jika tidak, jangan harap bisa mengubah semua ide menjadi bisnis yang sukses.

22 Lihat kembali dan pikirkan pengalaman kerja Anda. Pengalaman kerja adalah bagian dari ide bisnis. Jika Anda ingin membuka sebuah bisnis, ada baiknya jika Anda ikut program "on the job training" atau magang kerja lebih dulu di bisnis yang sekiranya Anda inginkan. Lihat kembali dan pikirkan pengalaman kerja Anda. Pengalaman kerja adalah bagian dari ide bisnis. Jika Anda ingin membuka sebuah bisnis, ada baiknya jika Anda ikut program "on the job training" atau magang kerja lebih dulu di bisnis yang sekiranya Anda inginkan. SIKAP YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMULAI BERBISNIS

23 TAHAPAN MENYUSUN RENCANA BISNIS/USAHA Bidang usaha apa yg akan dijalankan? (jenis usaha, jenis produk/jasa, mengapa mrp bisnis yg menguntungkan, siapa calon pemasok) Apa visinya? Cara mencapai tujuan Aspek Pemasaran : segmentasi, targeting, positioning, marketing mix (4P) Aspek Lokasi : lokasi usaha, tempat usaha Aspek produksi :proses, kapasitas,bhn baku dll Aspek legalitas : perush. Perorangan, CV, FA, PT Aspek manajemen : struktur organisasi, job diskription, Aspek keuangan : modal awal, modal kerja

24 PENTINGNYA PERENCANAAN BISNIS 1. Untuk memperoleh kredit 2. Untuk menyusun strategi usaha 3. Untuk memperoleh kontrak usaha 4. Untuk menarik karyawan kunci 5. Untuk memotivasi dan memfokuskan tim manajemen

25 BAGAIMANA MEMULAI RENCANA USAHA/BISNIS ? Sadarilah bahwa anda sendirilah yang akan terlibat dalam rencana usaha tersebut Sadarilah bahwa anda sendirilah yang akan terlibat dalam rencana usaha tersebut Pastikan bahwa rencana usaha anda telah dibuat sesuai dengan prosedur yang dapat diterima baik oleh anda sendiri, rekanan/mitra usaha penyedia modal dan sebagainya Pastikan bahwa rencana usaha anda telah dibuat sesuai dengan prosedur yang dapat diterima baik oleh anda sendiri, rekanan/mitra usaha penyedia modal dan sebagainya Pastikan bahwa masing-masing kebutuhan pokok yang terdapat dalam rencana usaha/bisnis anda telah direncanakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki Pastikan bahwa masing-masing kebutuhan pokok yang terdapat dalam rencana usaha/bisnis anda telah direncanakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki

26 Proses memulai & menjalankan Usaha secara Umum

27 TAHAPAN MENYUSUN RENCANA USAHA Bidang usaha apa yg akan dijalankan? (jenis usaha, jenis produk/jasa, mengapa mrp bisnis yg menguntungkan, siapa calon pemasok) Apa visinya? Cara mencapai tujuan  SMART Aspek Pemasaran : segmentasi, targeting, positioning, marketing mix (4P) Aspek Lokasi : lokasi usaha, tempat usaha Aspek produksi :proses, kapasitas,bhn baku dll Aspek legalitas : perush. Perorangan, CV, FA, PT Aspek manajemen : struktur organisasi, job diskription, Aspek keuangan : modal awal, modal kerja

28 PENTINGNYA PERENCANAAN USAHA 1. Untuk memperoleh kredit 2. Untuk menyusun sekutu strategi 3. Untuk memperoleh kontrak usaha 4. Untuk menarik karyawan kunci 5. Untuk memotivasi dan memfokuskan tim manajemen

29 IDENTIFIKASI KESEMPATAN BISNIS/USAHA Memilih kesempatan bisnis yang sesuai (Bidang Produksi atau Jasa (akan lebih baik bila didasarkan pada Kesenangan/hobby) Memahami & Meneliti Kesempatan Bisnis/usaha yg Dipilih Tujuan, Keinginan dan Kemampuan harus dijadikan dasar pertimbangan yang seksama secara logis & rasional Pilihan bisnis/usaha sebaiknya menyesuaikan dengan kemampuan menilai peluang, Mengukur Potensi Peluang Usaha dan Mengukur Kemampuan serta Potensi diri Menganalisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantangan (Swot Analysis) yang dihadapi dari bisnis/ usaha yang dipilih Mengukur Potensi Peluang Bisnis/Usaha Melalui : Mengukur kemampuan pasar, bahan baku dan lokasi usaha, pelayanan yang akan diberikan dan berbagai komponen pendukung usaha (keluarga, lembaga keuangan, teman dan sebagainya)

30 HAL POKOK YANG PERLU DIJABARKAN DALAM RENCANA USAHA/BISNIS Uraian singkat mengenai usaha (jenis, bentuk, alasan mendirikan usaha) Uraian singkat mengenai usaha (jenis, bentuk, alasan mendirikan usaha) Rencana pemasaran (Profil konsumen, ukuran, persaingan, Strategi) Rencana pemasaran (Profil konsumen, ukuran, persaingan, Strategi) Rencana Organisasi (proses produksi, manajemen usaha) Rencana Organisasi (proses produksi, manajemen usaha) Rencana keuangan (Jumlah modal, Sumber modal, perkiraan tingkat pengembalian, perkiraan laba/rugi) Rencana keuangan (Jumlah modal, Sumber modal, perkiraan tingkat pengembalian, perkiraan laba/rugi)


Download ppt "KEWIRAUSAHAAN (2-1) PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI KELAS A SEMESTER GENAP 2012/2013 Pembina Mata Kuliah Ir. Imam Syafi’i, MS Ir. Sutjipto, MS Ir. Hidayat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google