Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kebijakan Akuntansi Perbankan. Sistematika Rekening Bank 1062 1 Aktiva Aktiva dalam Rupiah Kredit yang Diberikan Pihak tidak terkait dengan bank Rekening.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kebijakan Akuntansi Perbankan. Sistematika Rekening Bank 1062 1 Aktiva Aktiva dalam Rupiah Kredit yang Diberikan Pihak tidak terkait dengan bank Rekening."— Transcript presentasi:

1 Kebijakan Akuntansi Perbankan

2 Sistematika Rekening Bank Aktiva Aktiva dalam Rupiah Kredit yang Diberikan Pihak tidak terkait dengan bank Rekening Individual No. rubrik rekenin g Rubrik rekening 1Aktiva 2Kewajiban 3Ekuitas 4Pendapatan 5Beban 6Penyisihan penghapusan aktiva produktif 7Akumulasi penyusutan aktiva tetap 8Komitmen 9Kontijensi

3 Laporan Keuangan Bank Laporan keuangan bank dibuat tiap periode tertentu : Laporan keuangan bulanan Laporan keuangan triwulan Laporan keuangan tahunan

4 Laporan Keuangan Bulanan  Laporan Keuangan bank umum yang disampaikan oleh bank kepada Bank Indonesia untuk posisi bulan Januati sampai dengan Desember akan diumumkan pada home page Bank Indonesia  Format yang digunakan untuk laporan keuangan publikasi bulanan tersebut sesuai format pada laporan keuangan bulanan di bawah ini  Laporan keuangan bulanan merupakan laporan keuangan bank secara individu yang merupakan gabungan antara kantor pusat bank dengan seluruh kantor bank

5 Laporan Keuangan Triwulan  Laporan keuangan triwulan yang wajib disajikan adalah laporan keuangan untuk posisi akhir Maret, Juni, September, dan Desember  Laporan keuangan triwulan ini selain wajib diumumkan dalam surat kabar juga akan diumumkan dalam home page Bank Indonesia

6 Laporan Keuangan Triwulan Posisi Akhir Maret dan September a. Yang disajikan terdiri dari laporan keuangan bank secara individu dan laporan keuangan bank secara konsolidasi dengan anak perusahaan b. Wajib disusun dalam bahasa Indonesia dan angka yang disajikan dalam jutaan rupiah c. Format laporan keuangan triwulan merupakan standar minimal yang wajib dipenuhi. d. Pos-pos yg memiliki saldo nihil yg dilaporkan di surat kabar tetap harus dicantumkan dengan memberi (-) pada pos yg bersangkutan

7 e. Penyajian laporan keuangan triwulan: 1. Wajib disajikan sekurang2 nya dalam bentuk perbandingan dengan laporan pada periode yang sama tahun sebelumnya 2. Posisi pembanding hendaknya disajikan sesuai format yang sama dengan posisi laporan keuangan triwulan yang diumumkan 3. Khusus untuk perlakuan akuntansi yang baru berlaku dalam posisi laporan maka penyajian posisi pembanding hendaknya mengacu kepada PSAK 25 f.Bagi bank yang tidak memiliki anak perusahaan, kolom konsolidasi dapat ditiadakan

8 g. Untuk pengisian pemilik bank dalam format laporan keuangan publikasi triwulan, nama pemegang saham yg wajib dicantumkan adalah perorangan atau perusahaan yg memiliki saham sebesar 5% atau lebih dari modal bank, baik melalui atau tidak melalui pasar modal Laporan yang wajib disajikan dalam laporan keuangan publikasi triwulan sekurang- kurangnya terdiri dari: 1. Neraca 2. Perhitungan laba rugi dan saldo laba 3. Daftar komitmen dan kontijensi 4. Transaksi valuta asing dan derivatif 5. Kualitas aktiva produktif dan informasi lainnya 6. Perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum 7. Rasio keuangan

9 Laporan Keuangan Triwulan Posisi Juni  Bagi bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha, selain menyajikan laporan keuangan bank secara individual dan laporan keuangan bank secara konsolidasi dengan anak perusahaan, bank wajib menyajikan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan daftar komitmen dan kontijensi perusahaan induk di bidang keuangan yang merupakan hasil konsolidasi dari seluruh perusahaan di dalam klp bidang keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku  Neraca dan laporan laba rugi perusahaan induk keuangan atau perusahaan induk wajib disajikan dalam bentuk perbandingan dengan posisi yang sama pada tahun sebelumnya

10  Bagi bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha, selain menyajikan laporan keuangan bank secara individual dan laporan keuangan bank secara konsolidasi dengan anak perusahaan, bank wajib menyajikan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan daftar komitmen dan kontijensi perusahaan induk di bidang keuangan yang merupakan hasil konsolidasi dari seluruh perusahaan di dalam klp bidang keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku  Laporan keuangan sebagaimana dimaksud di atas wajib diaudit oleh akuntan publik Laporan Keuangan Triwulan Posisi Akhir Desember

11  Format neraca dan laporan laba rugi perusahaan induk di bidang keuangan atau perusahaan induk disesuaikan dengan neraca dan laporan laba rugi yang disajikan dalam laporan audit  Neraca dan laporan laba rugi perusahaan induk di bidang keuangan atau perusahaan induk wajib disajikan dalam bentuk perbandingan dengan posisi yang sama pada tahun sebelumnya.

12 Laporan Keuangan Tahunan  Memberikan informasi berkala mengenai kondisi bank secara menyeluruh, termasuk perkembangan usaha dan kinerja bank.  Selain disampaikan pada pemegang saham dan bank indonesia, laporan tahunan bank wajib disampaikan kepada lembaga lain yang berkepentingan, seperti YLKI, lembaga pemeringkat di Indonesia, asosiasi perbankan di Indonesia, Institut Bankir Indonesia, 2 lembaga penelitian di bidang ekonomi dan keuangan, dan 2 majalah ekonomi dan keuangan

13 Laporan keuangan tahunan sekurang-kurangnya adalah :  Neraca  Laporan laba rugi  Laporan perubahan ekuitas  Laporan arus kas  Catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi mengenai komitmen dan kontijensi


Download ppt "Kebijakan Akuntansi Perbankan. Sistematika Rekening Bank 1062 1 Aktiva Aktiva dalam Rupiah Kredit yang Diberikan Pihak tidak terkait dengan bank Rekening."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google