Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By Hollander, Denna, Cherrington Accounting, Information Technology, and Business Solutions, 2nd Edition Irwin/McGraw-Hill  The McGraw-Hill Companies,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By Hollander, Denna, Cherrington Accounting, Information Technology, and Business Solutions, 2nd Edition Irwin/McGraw-Hill  The McGraw-Hill Companies,"— Transcript presentasi:

1 By Hollander, Denna, Cherrington Accounting, Information Technology, and Business Solutions, 2nd Edition Irwin/McGraw-Hill  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Desain dan Analisis Sistem Dari Suatu Sistem Business Event Driven Bab 4

2  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Objektif n Objektivitas dari bab ini untuk membantu anda memahami langkah – langkah kunci di dalam mendesain dan menganalisis aplikasi teknologi informasi – IT.

3  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Analisis dan Desain Dari Suatu Aplikasi IT Business Event-driven n Merancang kualitas aplikasi IT memerlukan suatu pemahaman pengorganisasian termasuk didalamnya sasaran saat ini dan yang inginkan, strategi - strategi, rantai nilai, risiko - risiko, dan proses – proses bisnis n Terdapat banyak macam metode untuk menganalisis dan merancang sistem informasi. n Bagaimana para profesional melangkah dari suatu kebutuhan bisnis untuk informasi dalam menciptakan prasarana IT secara fisik dapat menyediakan suatu informasi ?

4  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Metode – Metode Desain dan Analisis Sistem n Gambar 1 masa sekarang systems analysis and design life cycle (SDLC) dari J.A. Hoffer, J.F. George, and J.S. Valacich n Gambar 2 menampilkan systems development process diperkenalkan oleh J.L. Whitten, L.D. Bentley, and V.M. Barlow n Pendekatan desain dan analisis lain, termasuk ä Disain dan analisa berorientasi-objek, ä Pembuatan prototype / bentuk dasar, ä Rekayasa sistem, ä Menggabungkan disain aplikasi, ä Disain keikutsertaan, ä Disain sistem pokok, ä Otomatisasi SDLC menggunakan alat-alat CASE

5 Implementation Maintenance Physical Design Logical Design AnalysisProject Identification and Selection Project Initiation J.A. Hoffer, J.F. George, and J.S. Valacich, Modern Systems Analysis and Design, Reading, Massachusetts: Addison Wesley, Langkah dari Systems Analysis and Design Life Cycle (SDLC) I. Phase Analisis – Menentukan persyaratan sistem dan persyaratan struktur dengan menciptakan model proses, model logika, dan model data konseptual. II. Phase Desain Logika – mengembangkan desain logika dari database dan merancang forms, laporan-laporan, penghubung, dan dialog – tanya jawab. III. Phase Desain Fisik – merancang file secara fisik, database, dan intruksi pemograman. IV. Phase Implementasi dan Pemeliharaan – melaksanakan sistem coding, testing, instalasi, dokumentasi, pelatihan user, mendukung user, dan pemeliharaan sistem.

6 The Systems Development Process J.L. Whitten, L.D. Bentley, and V.M. Barlow, Systems Analysis and Design, instructors ed., 3rd ed. Burr Ridge, Ill.: Richard D. Irwin, Systems Planning Proses pengembangan aplikasi terencana Systems Analysis Pernyataan Persyaratan bisnis Systems Design Pernyataan desain teknis Detail sistem yang berjalan dan pembatasan Systems Support Detail sistem yang berjalan dan pembatasan Systems Implementation Sistem informasi produksi

7  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Phase 1: Analisis Sistem n Langkah 1-A: Mendefinisikan persyaratan sistem n Langkah 1-B: Strukturisasi persyaratan sistem menggunakan pemodelan proses n Langkah 1-C: Strukturisasi persyaratan sistem menggunakan model-model logika n langkah 1-D: Strukturisasi persyaratan sistem menggunakan pemodelan data konseptual n Langkah 1-E: Pemilihan suatu strategi desain

8  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill LANGKAH I-A: Analisis Sistem - Mendefinisikan persyaratan sistem n Setelah organisasi memiliki : ä Identifkasi akan kebutuhan akan suatu proyek sistem dan ä dengan sukses membuat suatu kasus bisnis untuk membenarkan ivestigasi waktu dan kebutuhan dana untuk memulai suatu proyek, ä suatu team proyek mengorganisir dan merencanakan pekerjaan untuk diselesaikan. n Team mempertimbangkan biaya-biaya, manfaat-manfaat, kelayakan, tanggung jawab, dan timeline proyek. n Setelah detail – detail lengkap mereka menentukan persyaratan sistem: ä Apakah yang merupakan harapan-harapan dari sistem ini? ä Apa pekerjaan dan keputusan yang akan mendukung? ä Apa objektif yang akan membantu organisasi untuk memenuhi?

9  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Menentukan Persyaratan Sistem n Analisisn bisnis anda mennyoroti aktivitas yang suatu organisasi butuhkan untuk membentuk eficiensi dan efektifitan untuk memenuhi objektivitas. n Suatu sistem informasi perlu mendukung aktivitas-aktivitas ini. n Tambahkan proses informasi, termasuk penyimpanan data, dan aliran data, untuk analisis n Pertimbangkan permintaan lingkungan dan bayangkan cara-cara inovasi pada sistem untuk memungkinkan objektivitas organisasi dan proses – proses yang diinginkan.

10  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Menyimpan data kejadian operasional Pemeliharaan data referensi tentang sumber daya, agen- agen, dan lokasi-lokasi Gambar 4-3 Model REAL Christopher Inc. Sumber daya Kejadian Agen Order personnel Customer Inventory Receive customer order includes takes places Cashier Collect payment CashBank is kept at increases takes in sends Shipping personnel Shipping firm Ship Order is made up of goes to executes carried by Christopher Inc. menyediakan topi baseball kepada team baseball liga utama untuk di jual di dalam ballparks mereka. Sementara menganalisis proses bisnis mereka, team analisis Christopher’s mengenali tiga aktivitas operasional kunci : terima order dari team-team baseball (siapa pelangan Christopher’s), topi dipaket dan dikirim kepada team-team (penjualan dari barang dagangan), dan menerima pembayaran dari team-team Melaporkan informasi bermanfaat ke informasi pelanggan

11  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Struktur Proses – Proses Informasi Recording Process Stimulus Response Notification Data  Melaksanakan masing-masing peristiwa operasi yang mencetuskan kebutuhan untuk merekam deskriptif data tentang peristiwa  Ketika data ditangkap selagi peristiwa operasi terjadi, proses perekaman dapat melaksanakan aturan bisnis yang ditetapkan oleh manajemen untuk masing-masing peristiwa operasi.  Aturan-aturan ini adalah petunjuk, patokan-patokan, kebijakan-kebijakan, dan/atau prosedur-prosedur yang diharapkan untuk meningkatkan mutu operasional dan informasi dengan mengurangi beberapa masalah seperti kesalahan-kesalahan, ketidakteraturan-ketidakteraturan, atau tipuan. Idealnya, eksekusi keterkaitan peristiwa operasi dan proses informasi terjadi secara serempak. Maintaining Process Stimulus Response Notification Data  Untuk mendukung suatu proses-proses bisnis, suatu sistem harus mengumpulkan data tentang sumber daya, agen-agen, dan lokasi-lokasi dengan menentukan kejadian operasional. Sistim itu harus mengizinkan data untuk menyimpan peristiwa.  Pemeliharaan referensi data melibatkan menambahkan, menghapus, atau memodifikasi data tentang sumber daya, agen-agen, dan lokasi-lokasi (eg., mengubah produk-produk yang ditawarkan oleh suatu penjual; mengubah suatu status perkawinan karyawan; dan menambahkan suatu penjual baru kepada daftar penjual).  Sasaran itu untuk memelihara akurat, lengkap, dan data tepat waktu tentang sumber daya, agen-agen, dan lokasi-lokasi yang terlibat di dalam kejadian operasional untuk proses yang anda sedang memperagakan - modeling Reporting Process Stimulus Data Response Notification  Proses-proses pelaporan mengambil dan mengubah data penyimpanan kejadian- kejadian, sumber daya, agen-agen, dan lokasi-lokasi ke dalam informasi, dan memformat informasi untuk presentasi kepada infromasi pelanggan.  Pandangan-pandangan ini terdiri atas keuangan dan ukuran kinerja dan boleh mengambil bentuk dari sumber dokumen hardcopy, laporan hardcopy, aliran data elektronik, atau query-query khusus - ad hoc.  Aliran data ini memberi hak tindakan-tindakan, menyediakan dokumentasi kepada fungsi bisnis yang lain atau kepada pihak luar, dan mendukung pengambilan keputusan strategis dan operasional.

12  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill LANGKAH I-B: Analisis Sistem – Strukturisasi Persyaratan Sistem Menggunakan Pemodelan Proses n Beberapa motode analisis menciptakan beberapa versi diagram alur data, termasuk ä Diagram alur data konteks - context data flow diagrams, ä Diagram alur data sistem fisik umum, diagran alur data sistem logika umum, dan ä Diagram alur data sistem logika usulan. n Sering kali, masing-masing diagram alur data termasuk suatu uraian dari setiap alur data.

13  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-4 Christopher Inc., Diagram Konteks O Sales / collection system Christopher Inc. memerlukan suatu sistim yang memungkinkan komunikasi dengan pelanggan- pelanggan beberapa kali selama proses (eg., pelanggan-pelanggan memasukkan data order seperti juga data pembayaran, dan Christopher Inc. pengiriman pengiriman balik, penjualan, penagihan, dan data pembayaran). Customers Order Shipping/Bill Payment Decision Makers Desired Information Christopher Inc. memerlukan suatu sistim yang dapat mengizinkan untuk mengirimkan data pengiriman kepada pembawa-pembawa mereka dan menerima konfirmasi-konfirmasi pengiriman dari pembawa- pembawa mereka. Carriers Shipping Data Confirmation Akhirnya, Sistem Christopher Inc. perlu mengizinkan akses oleh agen-agen internal (seperti manajemen dan pengambil- keputusan-pengambil-keputusan lain) kepada data dan informasi kritis. lingkaran menunjukkan pengolahan komputer  Suatu diagram konteks menunjukkan sumber dan tujuan-tujuan data yang di luar batasan-batasan atau lingkup dari sistim yang dianalisa..  Anda tidak menunjukkan penyimpan data dan aliran data di dalam batasan- batasan dari sistim.

14  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-5 Christopher, Inc. Level 0 Data Flow Diagram 1.0 Proses Order pelanggan 2.0 Proses Pengiriman Ke konsumen 3.0 Proses Pembayaran dari konsumen Konsumen Pembuat keputusan Orders Tagihan Pembayaran Permintaan informasi Pengiriman data permintaan Data pembayaran tiba Permintaan informasi Permintaan informasi

15  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-6 Christopher Inc., Level 1 Data Flow Diagram 1.1 Setujui dan rekam data order pelanggan Data order konsumen 1.2 Hasilkan informasi tentang order Order disetujui Data Order Mengirimkan Data Permintaan infromasi

16  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kamus Konteks n Beberapa analis-analis suka menambahkan lebih detil kepada konteks dan diagram alur data lain, dengan menyediakan elemen data bahwa terdiri dari alur data didalam diagram. Kita akan mengacu pada detail alur data ini seperti kamus konteks. Masing-masing isi kamus konteks terpisah dari didefinisikan oleh suatu tanda (=) dan menartikan pemakaian sebagai kelanjutan set dari lambang: – +Untuk menyambung unsur-unsur dari definisi – {} Untuk mengidentifikasi unsur-unsur pengulangan dari definisi

17  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Contoh Masukan kamus Konteks n Sales-Invoice = Invoice # + Sale-Date + Register # + Customer Name + Salesperson Name + {Merchandise Name + Qty-Sold + Price + Item-Total} + Sale-Total n Customer-Profile = Report-Date + Name + State + Birth date + Telephone + {Merchandise Description + Qty-Sold} n Product-Sales = Report-Date + {Merchandise # + Merchandise Description + Qty-Sold + %Margin + $ Contribution} n Accounting-Revenue = Report-Date + Reporting-Period + Revenue for Reporting-Period n Sales-by-Salesperson = Report-Date + {Salesperson Name + {Merchandise-Description + Qty-Sold + $ Contribution} + Total Sales + Total Contribution

18  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Ketika anda sedang menciptakan diagram alur data atau work-flows untuk suatu proses bisnis, bagaimana anda mengetahui berapa banyak perekaman, pemeliharaan, dan proses pelaporan yang anda perlukan pada suatu aplikasi IT? Anda dapat menggunakan model REAL anda dan diagram konteks sebagai suatu pemandu. diagram konteks - context diagram inflow dan outflow untuk Record data kejadian Maintain sumber daya, agen, lokasi data Report dokumen sumber, queri, pelaporan Anda memerlukan satu proses perekaman di dalam aplikasi IT Anda untuk masing-masing objek peristiwa bisnis di dalam model aplikasi-aplikasi REAL Anda memerlukan satu proses pemeliharaan di dalam aplikasi IT Anda untuk masing-masing sumber daya, agen, dan objek lokasi di dalam model aplikasi-aplikasi REAL Banyaknya proses pelaporan yang diperlukan selama satu aplikasi adalah suatu fungsi banyaknya pandangan-pandangan yang diperlukan oleh informasi pelanggan. Anda akan memerlukan satu proses pelaporan untuk masing-masing memerlukan pandangan keluaran. Untuk membantu rencana anda, menentukan berapa banyak yang harus mengikuti dari tiga jenis pelaporan uraian keluaran yang dibutuhkan sebagai informasi pelanggan anda: Dokumen sumber: yang dicetak atau transmisi elektronik dokumentasi data peristiwa laporan-laporan Preformated: melaporkan secara teratur digunakan oleh informasi pelanggan Laporan-laporan khusus - ad hoc: melaporkan bahwa desain informasi pelanggan dan permintaan untuk menyediakan suatu pandangan baru atau suatu pandangan yang jarang digunakan Banyaknya proses pelaporan yang diperlukan selama satu aplikasi adalah suatu fungsi banyaknya pandangan-pandangan yang diperlukan oleh informasi pelanggan. Anda akan memerlukan satu proses pelaporan untuk masing-masing memerlukan pandangan keluaran. Untuk membantu rencana anda, menentukan berapa banyak yang harus mengikuti dari tiga jenis pelaporan uraian keluaran yang dibutuhkan sebagai informasi pelanggan anda: Dokumen sumber: yang dicetak atau transmisi elektronik dokumentasi data peristiwa laporan-laporan Preformated: melaporkan secara teratur digunakan oleh informasi pelanggan Laporan-laporan khusus - ad hoc: melaporkan bahwa desain informasi pelanggan dan permintaan untuk menyediakan suatu pandangan baru atau suatu pandangan yang jarang digunakan Langkah – langkah Prototipe Tambahan

19  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kasus penyimpanan penjualan eceran McKell's Checkpoint Menggunakan contoh penjualan eceran kita, aplikasi IT ingin mempunyai:: Satu proses perekaman (i.e., merekam data penjualan) untuk merekam satu peristiwa yang diminati Empat proses – proses pemaliharaan Pelihara data konsumen, Pelihara data barang dagangan, Pelihara data penjual dan Peliharan data register untuk menyimpan sumber daya, agen, dan data lokasi terbaru dan valid Proses pelaporan untuk menangani fungsi manajemen kunci: Faktur Penjualan - rekening pelanggan ; Profil Pelanggan -suatu pelaporan yang menyediakan informasi tentang pelanggan-pelanggan dan kebiasaan-kebiasaan pembelian mereka; Penjualan Produk -suatu pelaporan yang menyediakan margin dan kontribusi untuk masing-masing jenis tipe barang dagangan yang dijual; Pendapatan Akuntansi -suatu pelaporan yang menyediakan suatu kalkulasi hasil penjualan untuk suatu periode yang spesifik ; Menjual oleh Salesperson -suatu melaporkan bahwa detil barang dagangan dan sumbangan kepada hasil penjualan untuk masing- masing penjual)

20  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Langkah 1-C: Persyaratan membangun sistem menggunakan Model-Model Logika n Setelah diagram alir data lengkap bahwa secara grafik menunjukkan alir data untuk memenuhi persyaratan-persyaratan sistim, banyak analis menggunakan model logika untuk mewakili logika dari proses-proses informasi penanda di dalam diagram-diagram alur data. n Sasaran mereka untuk menghasilkan uraian-uraian dan diagram yang menyebutkan satu per satu logika yang terdapat di masing- masing proses penanda di dalam diagram-diagram alur data. n Teknik-teknik yang digunakan selama langkah ini memasukkan di dalamnya struktur bahasa Inggris, tabel keputusan, pohon keputusan, dan diagram transisi status atau tabel-tabel.. Kita akan ikhtisar hanya satu saja teknik-teknik ini: Struktur Bahasa Inggris.

21  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Struktur English n Structured English digunakan untuk merencanakan dan membangun langkah-langkah sehimpunan instruksi komputer (sebuah program) tanpa menggunakan bahasa pemrograman. Structured English digunakan untuk menentukan logik terinci dari setiap proses informasi (Gambar 4-7). n Structured English fokus pada keringkasan dan kejelasan dokumen yang merupakan hal pokok dari sebuah proses informasi dan menghilangkan : ä kata sifat. ä Kata keterangan. ä Kalimat-kalimat gabungan. ä Ekspresi-ekspresi non-imperative (non-bentuk perintah). ä Semua kecuali sebuah himpunan terbatas struktur logik dan kondisional. ä Sebagian besar pemberian tanda baca. ä Detil-detil jenis catatan kaki.

22  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-7 Contoh Struktur Inggris Proses Input Output Data Karena masing-masing Pesanan Pelanggan dilakukan mengikuti: 1. Mencari Nama Pelanggan jika ditemukan Konfirmasikan info pelanggan dengan pelanggan jika tidak menemukan Masukkan data pelanggan 2. Periksa ketersediaan permintaan inventori jika tersedia Konfirmasikan informasi kepada kapal jika tidak tersedia Informasikan pelanggan dengan konfirmasi pesanan 3. Sediakan pelanggan dengan Order Confirmation 4. Kirimkan pemberitahuan untuk agen mengemasi

23  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Intruksi Struktur Inggris DO READ customer record BEGIN IF IF customer birthday month is January THEN GENERATE birthday card ELSE DO nothing END IF UNTIL End of file

24  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Risiko Peristiwa Bisnis n Sebagai tambahan untuk memasuk logika dalam melengkapi suatu tugas yang diinginkan, langkah ini menyediakan suatu peluang untuk berpikir tentang jalannya teknologi informasi dapat digunakan untuk membantu mengurangi risiko bisnis dan informasi. ä Satu peristiwa operasi yang terjadi di waktu atau urutan yang salah. ä Satu peristiwa operasi yang terjadi tanpa otorisasi yang tepat. ä Satu peristiwa operasi yang disertai agen internal yang salah. ä Satu peristiwa operasi yang disertai agen eksternal yang salah. ä Satu peristiwa operasi yang disertai sumber daya yang salah. ä Satu peristiwa operasi yang disertai jumlah sumber daya. ä Satu peristiwa operasi yang terjadi di lokasi yang salah.

25  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Risiko – Risiko Peristiwa Informasi Risiko peristiwa informasi memasukkan di dalamnya resiko-resiko yang berhubungan dengan taklengkap, taktepat, atau perekaman tidak syah, pemeliharaan, dan aktivitas informasi pelaporan :  Merekam resiko -Merekam resiko memasukkan di dalamnya data taklengkap, taktepat, atau takberlaku sekitar satu peristiwa operasi. Data yang tidak sempurna mengakibatkan tidak di rekamnya semua karakteristik yang relevan pada suatu peristiwa operasi ke dalam penyimpan data. Ketidaktepatan-ketidaktepatan dari merekam data bahwa tidak teliti mewakili - menunjukkan peristiwa. Takberlaku yang mengacu pada data yang direkam tentang suatu peristiwa yang dibuat.  Pemeliharaan risiko - Pemeliharaan risiko hal yang utama sama halnya dengan merekam risiko. Satu-satunya perbedaan adalah karena pemeliharaan data berhubungan dengan sumber daya, agen-agen, dan lokasi-lokasi dibandingkan dengan kejadian operasi.. ä Risiko-risiko pelaporan - Risiko-risiko pelaporan memasukkan di dalamnya data yang tidak sesuai digolongkan, tidak sesuai dengan meringkas, syarat kepada para pihak yang tidak syah, atau tidak menyiapkan dalam bentuk suatu cara yang tepat waktu..

26  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Langkah I-D: Analisis Sistem : Persyaratan membangun sistem menggunakan pemodelan data konseptual Berfokus kepada spesifik data yang anda ingin menangkap untuk menguraikan kenyataan dan menghasilkan keluaran-keluaran yang diperlukan kita menggunakan suatu model data konseptual.. n Model data konseptual menunjukkan kesatuan- kesatuan atau object yang anda ingin mengumpulkan tentang data, dan memutuskan tentang artinya dan hubungan timbal balik dari antara object data Untuk melengkapi langkah ini, kebanyakan analis- analis menggunakan salah satu dari dua teknik-teknik modeling : Entity-Relationship (E-R) or Object Oriented (OO).

27  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Contoh Entity n Person : EMPLOYEE, STUDENT, or PATIENT n Place : STATE, REGION, or COUNTRY n Object : MACHINE, BUILDING, or AUTOMOBILE n Event : SALE, REGISTRATION, or RENEWAL n Concept : ACCOUNT, COURSE, or WORK CENTER

28  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Entity Name Relationship Name ERD – Entity Relationship Data n Data Entity ä apapun, nyata atau abstrak, tentang yang kita ingimnkan untuk menyimpan data. ä Sinomim – sinomim memasukan jenis entity, kelas entity atau objek n Data relationship ä Suatu asosiasi yang alami bahwa ada diantara satu atau lebih entity ä Aktivitas bisnis atau peristiwa bahwa menghubungjan satu atau lebih entity

29  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Contoh Konsumen Tempat/ atau di tempatkan oleh Pesanan Berisi atau dimasukan oleh Pemasok

30  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kesatuan – kesatuan ; Entities n AGEN n Kesatuan-kesatuan yang menguraikan peran-peran yang dimainkan di dalam suatu sistim. Biasanya menunjukkan orang-orang atau organisasi-organisasi PELANGGAN, AGEN, BINATANG, PELAMAR/PEMINTA, PEMINJAM, ANAK, KELAS, KLIEN, PEMBORONG, KREDITUR, DEPARTEMEN, KARYAWAN, PEMBERI KERJA, INSTRUKTUR, MANAJER, KANTOR, PENJUAL, PENYALUR, REGU, PENJUAL

31  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kesatuan – kesatuan ; Entities n Sumber daya - RESOURCES n Kesatuan-kesatuan yang menguraikan berbagai hal yang terukur. berbagai hal Yang paling mudah terukur untuk mengidentifikasi karena anda dapat melihatnya.. ä BUKU, BAHAN KIMIA, KURSUS, DISK, PERALATAN, MESIN, MATERIAL, LOGAM, SUKU CADANG, PRODUK, PROGRAM, PELAYANAN, UNSUR POKOK, SARANA

32  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kesatuan – kesatuan ; Entities n Peristiwa - EVENTS n Kebanyakan peristiwa-kejadian mudah diidentifikasi karena bisnis merekam data dalam bentuk form atau file-file. n Peristiwa-kejadaian ditandai oleh suatu fakta yang terjadi atau mempunyai durasi ä PERSETUJUAN, APLIKASI, PERJANJAJIAN, PENUGASAN, BACKORDER, ANGGARAN, TUNTUTAN, KONTRAK, DEPOSITO, PENGELUARAN, PERAMALAN, FAKTUR, PEKERJAAN, LISENSI, PEMBAYARAN, PEMBELIAN PESANAN, REGISTRASI, RESERVASI, RESUME, SEMESTER, PENGIRIMAN, LANGKAH, TUGAS, UJIAN, PESANAN PEKERJAAN

33  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kesatuan – kesatuan ; Entities n Lokasi - LOCATIONS n Entity dapat menguraikan lokasi - lokasi ä CABANG, BANGUNAN, KAMPUS, KOTA, NEGARA, DAERAH, RUANG, RUTE, DAERAH PENJUALAN, ZONE SEKOLAH, PROVINSI, RUANG SIMPAN, DAERAH PEMBERI SUARA, ZONE GUDANG

34  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Entiti dan Kelas atau Kelompok Entity n Entiti suatu jenis yang dikelompokan ke dalam suatu kelompok kelas entity n Dengan demikian, penggolongan kelas entity EMPLOYEE merupakan kumpulan semua entiti EMPLOYEE n Kelas Entity digambarkan oleh struktur mereka n Suatu kejadian dari entity mewakili entiti tertentu seperti Customer 1234 dan digambarkan oleh nilai-nilai dari atribut- atributnya n Yang hanya dapat menentukan untuk membantu dalam mendapatkan kesatuan-kesatuan adalah suatu kesatuan yang biasanya merupakan nama benda ; INVOICE - FAKTUR n Kejadian dari entity diidentifikasi dalam jamak – faktur-faktur (Invoices)

35  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Atribut - Atribut n Atribut merupakan suatu pemilikan dari suatu kesatuan n Atribut Data menunjukan karakteristik yang bersifat umum kepada semua atau kebanyakan semua kejadian dari entity tertentu. n Termasuk sinonim-sinonim : properties, data elements, descriptors, dan fields n Atribut-atribut menerima nilai-nilai untuk masing- masing kejadian dari suatu entity. Satu atribut harus mempunyai nilai lebih atau satu nilai yang sah jika tidak merupakan suatu konstan.

36  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Identifier n Identifier adalah satu atribut atau kombinasi dari atribut dengan unik mengidentifikasi satu dan hanya satu kejadian dari suatu entity. n Sinonim termasuk key atau primary key ä Suatu contoh, Kejadian karywan dapat dikenali oleh SocialInsuranceNumber, EmployeeNumber atau EmployeeName ä Identifiers dari suatu kejadian entity terdiri dari satu atau lebih atribut-atribut entity ä Suatu identifier dapat bersifat unik atau tidak unik ä Identifiers terdiri atas dua atau lebihatribut-atribut yang disebut gabungan identifiers

37  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Relationships n Suatu hubungan adalah suatu asosiasi atau perhubungan antara dua atau lebih kesatuan n Entiti – kesatuan dapat dihubungkan dengan satu sama lain di dalam hubungan-hubungan (relationships). n Suatu hubungan dapat termasuk banyak kesatuan ; dan banyaknya kesatuan – entiti di dalam suatu hubungan adalah suatu derajat tingkat dari hubungan. ä Derajat tingkat 2 hubungan bersifat umum dan menyebutnyahubungan biner ä 1:1 one to one AUTO - ASSIGNMENT ä 1:N one to many DORM - OCCUPANT ä N:M many to many STUDENT - CLUB

38  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Derajat Tingkat Hubungan SALESPERSON ORDER SP-ORDER Degree 2 MOTHER FATHER CHILD PARENT Degree 3

39  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Tiga Tipe Dari Binary Relationships EMPLOYEE AUTO AUTO-ASSIGNMENT 1:1 DORMITORY STUDENT DORM-OCCUPANT 1:N STUDENT CLUB STUDENT-CLUB N:M These are often called HAS A relationships These are often called HAS A relationships Shows MAXIMUM cardinality Shows MAXIMUM cardinality may or may not must exist

40  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Relationships Lain DORMITORY STUDENT DORM-OCCUPANT 1:N Kardinalitas minimum Hubungan berulang STUDENT 1:N ROOMS-WITH EMPLOYEE DEPENDENT 1:N Hubungan lemah BUILDING APARTMENT 1:N ID Dependent entity

41 ERD: CUSTOMER SALESPERSON SALES-ORDER LINEITEM ITEM I:N N:1 I:N Semantic Object Model (SALSA)

42  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Access Database Relationships

43  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Diagram REAL Customer (Agent) Take Order (Event) Take Order (Event) SalesPerson (Agent) SalesPerson (Agent) Product-Item (Resource) Product-Item (Resource) List Items Ordered (Event) (1,1) (1,*) (1,1) (0,*) CUSTOMER (Customer#, CustomerName, Street, City, State, Zip) SALESPERSON (SalesPerson#, SalesPersonName) SALES-ORDER (Order#, Date, [Customer#], [SalesPerson#],Subtotal, Tax, Total) ITEM (Item#, Name, Description) (LineItem#, [Order#],Quantity, [Item#], ExtendedPrice) ITEMS-ORDERED

44  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-8 Contoh Hubungan Berualang Employee manages Employee manages

45  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Relationships n Digambarkan oleh kata kerja atau prasa kata kerja n Relationships berganda bersifat mungkin antara dua entity COURSESTUDENT Was Taken by Is Being Taken by

46  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Ordinalitas - Ordinality n Didefinisikan apakah hubungan antara entity adalah wajib atau opsional. n Ordinality menentukan nomor minimum dari kejadian dari satu entity relatif untuk yang lain. n Ordinality harus digambarkan ke dalam dua arah

47  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Kardinalitas - Cardinality n Menggambarkan nomor maksimum dari kejadian- kejadian dari satu entity suatu kejadian dari entity yang terkait n Ini adalah nomor disebelah kanan dari tanda titik dua di bawah. Ordinality adalah nomor disebelah kiri tanda titik dua. Customer Places Order Contains Products 1:1 0:M 1:M

48  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Relationships Dapat digambarkan Oleh Data n Secara nomor hubungan tidak dapat digambarkan oleh atribut – atribut data. n Bagaimanapun jika Cardinality banyak dikedua arah, suatu hubungan dengan sendirinya frekuensi yang digambarkan oleh atribut - atribut data. n Hubungan “Many to Many” n Suatu asosiatif entity adalah suatu atribut-atribut data entity yang menggambarkan suatu hubungan antara dua atau lebih entity dasar

49  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Ordered Product Many to Many Service Product Pesanan Is Placed For Pengiriman Faktur Requested Service 1:M OR 0:M AND 1:1 0:M

50  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Buatlah suatu tabel yang terpisah termasuk atribut kunci dari keduanya objek tabel. Buatlah suatu tabel yang terpisah termasuk atribut kunci dari keduanya objek tabel. Menghubungkan Objek Dengan Many to Many (*:*) Relationships

51  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Menghubungkan Objek Dengan One to One (1:1) Relationships tempakan Atribut kunci Dari manapun objek Di dalam tabel Yang lain tempakan Atribut kunci Dari manapun objek Di dalam tabel Yang lain Buat suatu tabel Yang terpisah Termasuk atribut Kunci dari keduanya objek Buat suatu tabel Yang terpisah Termasuk atribut Kunci dari keduanya objek Ketika anda sedang menghubungkan dua kejadian dengan suatu hubungan 1:1, baik tempatkan kunci dari tabel peristiwa sebelumnya kedalam tabel peristiwa yang berikutnya atau membuat tabel ketiga atau

52  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Menempatkan atribut kunci dari objek dengan 1 sisi dari cardinality kedalam tabel dari sisi many (*) dari cardinality. Menempatkan atribut kunci dari objek dengan 1 sisi dari cardinality kedalam tabel dari sisi many (*) dari cardinality. Jika anda mengikuti aturan yang ditetapkan dan menemukan Bahwa anda akan menempatkan kunci dari peristiwa Terjadi detik kedalam tabel dari peristiwa pertama, Menciptakan tabel yang terpisah termasuk atribut kunci dari kedua tabel peristiwa. Menghubungkan objek dengan One to Many (1:*) atau Many to One (*:1) Relationships

53  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-9 Model REAL Christopher Inc. Resources Events Agents Order personnel Customer Inventory Receive customer order includes takes places Cashier Collect payment CashBank is kept at increases takes in sends Shipping personnel Shipping firm Ship Order is made up of goes to executes carried by (1,*) (0,*) (1,1)

54  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Exhibit 4-10 Notasi yang berbeda untuk menunjukan Hubungan Kardinalitas (1,1) (1,*) (0,1) (0,*)

55  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-11 Atribut Entity Di Dalam Suatu Diagram ER Inventory Item # Inventory Item # Inventory Item # Inventory Item # Inventory Item # Inventory Item # Inventory Item #

56  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Exhibit 4-12 Contoh Hubungan Tabel Database Tabel konsumen

57 Tabel Penjulan (tanpa suatu tabel yang terpisah untuk sale-inventory *:* relationship):

58 Sales Event Table (*:*) Sale-Inventory Table

59  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar4-13 Christopher Inc. Struktur Peristiwa Logis – Pengambilan Order CUSTOMER Customer #, Name, Street Address, City, State, Zip, Telephone# Credit Rating, Credit Limit RECEIVE CUSTOMER ORDER Sales Order #, [Customer #], [Customer Order Representative Employee #], Date, Time, Instructions, Cancel by Date, Location or order EMPLOYEE, Employee #, Name, Address Telephone #, BirthDate Start date, Salary, ORDER/INVENTORY [Sales Order #], [Inventory item #], Quantity Ordered INVENTORY Inventory Item #, Description, Product Specification, Reorder Point, Current Price, Beginning Quantity, Beginning Quantity Date Legend RELATION Primary Key [Foreign Key]

60  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar4-13 Christopher Inc. Struktur Peristiwa Logis – Pengiriman SHIP ORDER Invoice #, [Sales Order #], [Customer #], [Shipping Personnel Employee #], [Shipping Firm ID #], Date, Time, Shipment tracking #, Sales Tax SHIPPING FIRM, Shipping Firm ID#, Shipping Firm Name, Address Telephone #, Contact Person Rate Information SHIP/INVENTORY [Invoice #], [Inventory Item #], Quantity Shipped, Price Each Inventory Customer Employee Sales Order

61  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill BANK Bank #, Bank Name, Address COLLECT PAYMENT Cash Receipt #, [Cash Account #], [Customer #], [Cashier Employee #], Date, Time, Amount Received, Electronic Funds Transfer # Gambar4-13 Christopher Inc. Struktur Peristiwa Logis –- Pengumpulan Tunai SHIP/COLLECT PAYMENT [Invoice #], [Cash Receipt #], Amount applied to this Invoice CASH Cash Account #, [Bank #], Type of Account Beginning Balance Date Customer Employee Shipping Order

62  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Exhibit 4-14 Menghubungkan proses perekaman pesanan dengan Data Repository Record Sale Order-Data INVENTORY ORDER CUSTOMER ORDER PERSONNEL ORDER-INVENTORY

63  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-15 Contoh proses-proses pemeliharaan dan akses data Update Bank Data Register-Data Update Customer Data Customer-Data Update Shipping firm Data Salesperson-Data Update Inventory Data Merchandise-Data INVENTORY BANK CUSTOMER SHIPPING FIRM

64  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-16 Contoh secara umum suatu laporan Sales-by- Salesperson Report Sale Request Sales-by- Salesperson report MERCHANDISE Sales-by-Salesperson = Report-Date + {Salesperson Name + {Merchandise-Description + Qty-Sold + $ Contribution} Total Sales + Total Contribution Sales-by- Salesperson SALE SALESPERSON SALE-MERCHANDISE

65  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Gambar 4-17 Evolusi Pemodelan AIS Stage 1 Sistem manual Stage 2 Sistem otomatisasi Stage 3 Sumber daya: Manual Proses: Perputaran Akt Penyimpanan data Journals & Ledgers Sumber daya: Information Technology Proses: Perputaran AKt Penyimpanan data (file) Journals & Ledgers Aplikasi IT Event Driven Sumber daya: Information Technology Proses: Record, Maintain, Report Data aktivitas bisnis Penyimpanan data: Business Activity Data Integrated Stores Bias: Laporan keuangan umum Bias: Laporan keuangan umum Bias: Mendukung perencanaan, Pengawasan & evaluasi Berbagai macam aktivitas Informasi konsumen

66  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping: Langkah Pendahuluan Langkah 1: Meninjau ulang proses bisnis dan mengidentifikasi peristiwa bisnis yang diminati.

67  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping: Langkah Pendahuluan Langkah 1: Meninjau ulang proses bisnis dan mengidentifikasi peristiwa bisnis yang diminati Langkah 2: Analisis masing-masing peritiwa untuk mengidentifikasi sumber daya, agen dan likasi peristiwa

68  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping: Langkah Pendahuluan Langkah 1: Meninjau ulang proses bisnis dan mengidentifikasi peristiwa bisnis yang diminati Langkah 2: Analisis masing-masing peritiwa untuk mengidentifikasi sumber daya, agen dan lokasi peristiwa. Langkah 3 : Identifikasi prilaku yang relevan, karakteristik, dan atribut – atribut dari peristiwa, sumber daya, agen dan lokasi.

69  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping: Langkah Pendahuluan Langkah 1: Meninjau ulang proses bisnis dan mengidentifikasi peristiwa bisnis yang diminati. Langkah 2: Analisis masing-masing peritiwa untuk mengidentifikasi sumber daya, agen dan lokasi peristiwa. Langkah 3 : Identifikasi prilaku yang relevan, karakteristik, dan atribut – atribut dari peristiwa, sumber daya, agen dan lokasi. Langkah 4 : Identifikasi hubungan langsung antara objek

70  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping: Langkah Pendahuluan Langkah 5: Mengesahkan model dengan orang bisnis. Langkah 1: Meninjau ulang proses bisnis dan mengidentifikasi peristiwa bisnis yang diminati. Langkah 2: Analisis masing-masing peritiwa untuk mengidentifikasi sumber daya, agen dan lokasi peristiwa. Langkah 3 : Identifikasi prilaku yang relevan, karakteristik, dan atribut – atribut dari peristiwa, sumber daya, agen dan lokasi. Langkah 4 : Identifikasi hubungan langsung antara objek

71  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Merencanakan Suatu Aplikasi Event-Driven ¶ Identifikasi kejadian bisnis yang diminati · Identifikasi sumberdaya, agen dan lokasi pada masing- masing peristiwa yang diminati ¸ Identifgikasi prilaku yang relevan, karakteristikdan atribut-atribut dari peristiwa, sumber daya, agen dan lokasi ¹ Identifikasi hubungan langsu antara objek º Mengesahkan model proses bisnis anda dengan orang bisnis Chapter2Chapter2 Chapter2Chapter2

72  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Merencanakan Suatu Aplikasi Event-Driven » Mendefinisikan lingkaup dari aplikasi IT ¼ Tingkatkan hubungan – hubungan pada model REALdengan penjelasan kardinalitas mereka ½ Merancang tempat penyimpanan data ¾ Menghubungkan dengan proses recording, maintaining, dan reporting kepada tempat penyimpanan data ¿ Membangun prototipe Chapter4Chapter4

73  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Toko Penjualan Eceran McKell’s Sale Customer Merchandise Salesperson Register

74  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Aplikasi Diagram Context EVENT-DATA Mendefinisikan berbagai aliran data untuk masing-masing peristiwa bisnis di dalam lingkup aplikasi MAINTENANCE-DATA Mendefinisikan berbagai alitan data berdasarkan aplikasi pemerilahran referensi data RESPONSES Mendefinikan berbagai aliran data tanggapan-tanggapan yang disediakan oleh aplikasi NOTIFICATIONS Mendefinisikan berbagai pemberitahuan yang disediakan oleh aplikasi REPORTS Mendefinisikan berbagai laporan yang disediakan oleh aplikasi Event-Data Reports Application Context Response Notification Maintenance-Data

75  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Penjualan Eceran McKell’s Diagram Context EVENT-DATA Example= Sale-Data = Sale-Date + Register # + Customer # + Employee # + {Merchandise # + Qty-Sold} MAINTENANCE-DATA Example= Definitions of various data flows for maintaining customer, salesperson, and register reference data RESPONSE Example= Sales-Invoice = Invoice# +Sale-Date + Register # + Customer Name + Salesperson Name + {Merchandise Name + Qty-Sold + Price + Item-Total} + Sale-Total NOTIFICATION Example = Warehouse-notification = Invoice#+{Merchandise# + Qty-Sold} REPORT Example = Product-Sales = Report-Date + {Merchandise # + Merchandise Description + Qty-Sold + %Margin + $ Contribution} Accounting-Revenue = Report-Date + Reporting-Period + Revenue for Reporting-Period Sales-by-Salesperson = Report-Date + {Salesperson Name + {Merchandise-Description + Qty-Sold + $ Contribution} Total Sales + Total Contribution Customer-Profile = Report-Date + Name + State + Birthdate + Telephone + {Merchandise Description + Qty-Sold} Event-Data Reports Application Context Response Notification Maintenance-Data

76  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping :Langkah Tambahan Langkah 6: Gambarkan lingkup dari aplikasi. Langkah 7: Tingkatkan hubungan – hubungan model REAL dengan penjelasan kardinalitis mereka. objek 1(min, max) --- objek 2(min, max) minimum menandakan aturan bisnis maksimum membantu penetapan struktur data Keduanya membatu jejak audit struktur

77  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Penjualan Eceran McKell’s Model REAL dengan Kardinalitis Sale Customer Merchandise Salesperson Register (1,1) (0,*) (1,1) (0,*) (1,1) (1,*) (0,*)

78  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping :Langkah Tambahan Langkah 6: Gambarkan lingkup dari aplikasi. Langkah 7: Tingkatkan hubungan – hubungan model REAL dengan penjelasan kardinalitis mereka. Langkah 8: Desain struktur penyimpanan data tabel atau objek primary keys kunci – kunci ditempatkan Atribut non kunci

79  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Toko Penjualan Eceran McKell’s - Tabel Register(Register#, Merchandise(Merchandise#, Sale(Sale#, Customer(Customer#, Salesperson(Employee#, Sale-Merchandise([Sale#], [Merchandise#],

80  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Toko Penjualan Eceran McKell’s - Tabel Register(Register#, Merchandise(Merchandise#, Sale(Sale#, [Register#], [Customer#], [Employee#], Customer(Customer#, Salesperson(Employee#, Sale-Merchandise([Sale#], [Merchandise#],

81  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Toko Penjualan Eceran McKell’s - Tabel Register(Register#, Store, Date-Purchased, Cost,... Merchandise(Merchandise#, Description, Current-Price, Current-Cost,... Sale(Sale#, [Register#], [Customer#], [Employee#], Time,... Customer(Customer#, Name, Address, State, Zip, Birthdate, Telephone#, Marital-Status,... Salesperson(Employee#, Name, Commission-Rate,... Sale-Merchandise([Sale#], [Merchandise#], Qty-Sold, Historical-Cost, Historical-Price,...

82  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping :Langkah Tambahan Langkah 6: Definisikan luasnya suatu aplikasi. Langkah 7: Menambah relationships pada model REAL berdasarkan pendefinisian cardinalities. Langkah 8: Desain struktur data penyimpanan. Langkah 9: Hubungkan dengan proses – proses penyimpanan, pemeliharaan dan pelaporan untuk penyimpanan data. Menyalin peristiwa-peristiwa Maintain sumber daya, agen, dan lokasi Pelaporan (dokumen sumber, queries, laporan)

83  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Prototyping :Langkah Tambahan Langkah 10: Membangun prototype aplikasi. Langkah 6: Definisikan luasnya suatu aplikasi. Langkah 7: Menambah relationships pada model REAL berdasarkan pendefinisian cardinalities. Langkah 8: Desain struktur data penyimpanan. Langkah 9: Hubungkan dengan proses – proses penyimpanan, pemeliharaan dan pelaporan untuk penyimpanan data.

84  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Toko penjualan McKell’s Update Model REAL dengan Cardinalities Sale Customer Merchandise Salesperson Register (1,1) (0,*) (1,1) (0,*) (1,1) (1,*) (0,*) Receive Payment Receipts Clerk Cash (0,*) (1,1) (0,*) (1,1) Store (1,1) (0,*) (1,*)

85  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Tabel Toko Penjualan Eceran McKell’s Merchandise Customer Salesperson Sale-Merchandise Register We are able to satisfy multiple views by the data we collect : What happened? When? What resources were involved and how much? Where did it occur? Who was involved and what roles did they play? Sale

86 Langkah mengembangkan suatu Prototype Aplikasi IT 1. Build a table for each table defined using the REAL model, 2. Build a menu system that has the following choices: Record Event Data, Maintain Data, Reports, and Exit. 3. Develop the necessary forms and procedures to collect event data and store it in the appropriate tables. 4. Develop the necessary forms and procedures to maintain the resource, agent, and location tables. 5. Develop queries required to generate desired information. 6. Develop report formats for each report. 7. Write the procedures required to execute the queries and format the reports. 8. Link each recording, maintaining, and reporting form to the application menu defined in step 2. Each form becomes a choice under either the Record Event Data, Maintenance, or Reports menu options.

87  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill Customer Places Order Package and Deliver Product Receive Payment Salesperson Product Components Packager Carrier Customer Customer Payment Clerk Cash Package Customer Service Center Distribution Center Customer Returns Merchandise Returns Clerk Pemodelan Proses Bisnis REAL Proses Pengumpulan/Penjualan surat Pesanan

88  The McGraw-Hill Companies, Inc., 2000 Irwin/McGraw-Hill The End


Download ppt "By Hollander, Denna, Cherrington Accounting, Information Technology, and Business Solutions, 2nd Edition Irwin/McGraw-Hill  The McGraw-Hill Companies,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google