Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KETAHANAN NASIONAL KETAHANAN NASIONAL OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KETAHANAN NASIONAL KETAHANAN NASIONAL OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) 1."— Transcript presentasi:

1 KETAHANAN NASIONAL KETAHANAN NASIONAL OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) 1

2 MATERI TANNAS  PENGANTAR  TANNAS  FILOSOFI DAN KONSEP DASAR TANNAS  ASTA GATRA TANNAS  GEOPOLITIK&GEOSTRATEGI  IMPLEMENTASI KONSEP TANNAS  TOLOK UKUR TANNAS  METODOLOGI PENGUKURAN  MODEL PENGUKURAN(MOMENT)  APLKS PENGUKURAN & HASIL  PENUGASAN 2

3  SUMBER HUKUM NAS  MELINDUNGI SEGENAP BI & SEL TUMPAH DARAH INDO  MEMAJUKAN JAH UMUM  MENCERDASKAN KHDP BGS  IKUT LAK KETERTBN DUNIA  SUMBER HUKUM NAS  MELINDUNGI SEGENAP BI & SEL TUMPAH DARAH INDO  MEMAJUKAN JAH UMUM  MENCERDASKAN KHDP BGS  IKUT LAK KETERTBN DUNIA UUD 1945 LAND. KONSTITUSIONAL UUD 1945 LAND. KONSTITUSIONAL  DASAR FALSAFAH, PE- DOMAN, PANDANGAN HIDUP, IDEOLOGI  PEMB NAS BERTUJUAN WUJUDKAN MASY JAH ADIL & MAKMUR  DASAR FALSAFAH, PE- DOMAN, PANDANGAN HIDUP, IDEOLOGI  PEMB NAS BERTUJUAN WUJUDKAN MASY JAH ADIL & MAKMUR PANCASILA LAND. IDIIL PANCASILA LAND. IDIIL  CARA PANDANG & SIKAP BGS INDO  UTAMAKAN PERSATUAN & KESATUAN BGS  KESATUAN IPOLEKSOSBUD HANKAM MELALUI BANGNAS  CARA PANDANG & SIKAP BGS INDO  UTAMAKAN PERSATUAN & KESATUAN BGS  KESATUAN IPOLEKSOSBUD HANKAM MELALUI BANGNAS WASANTARA LAND. VISIONAL WASANTARA LAND. VISIONAL  KONDISI DINAMIK BGS INDO  WUJUDKAN TANNAS MELALUI BANGNAS  KONDISI DINAMIK BGS INDO  WUJUDKAN TANNAS MELALUI BANGNAS TANNAS LAND. KONSEPSIONAL TANNAS LAND. KONSEPSIONAL PARADIGMA NASIONAL PARADIGMA NASIONAL

4  BAGAIMANA CARA SUATU NEGARA UTK MENCAPAI KEPENTINGANNYA YG DIDASARKAN KEPADA PERTIMBANGAN KONSTELASI GEOGRAFI  DAPAT DICAPAI, MELALUI TANNAS  SECARA KHUSUS  TANNAS IND (KONSEPSI TANNAS)  BAGAIMANA CARA IND SBG SATU NEGARA UTK MENCAPAI KEPENTINGANNYA DENGAN PERTIMBANGAN KONSTELASI GEOGRAFIS  BAGAIMANA CARA SUATU NEGARA UTK MENCAPAI KEPENTINGANNYA YG DIDASARKAN KEPADA PERTIMBANGAN KONSTELASI GEOGRAFI  DAPAT DICAPAI, MELALUI TANNAS  SECARA KHUSUS  TANNAS IND (KONSEPSI TANNAS)  BAGAIMANA CARA IND SBG SATU NEGARA UTK MENCAPAI KEPENTINGANNYA DENGAN PERTIMBANGAN KONSTELASI GEOGRAFIS  APA KEINGINN SATU NEGARA YANG DIDASARKAN PADA PERTIMBANGAN KONSTELASI EOGRGAFIS  SECARA KHUSUS  WAWAS NUSANTARA  APA YANG DIKEHENDAKI IND SBG SATU NEGARA YG DIDASARKAN PADA PERTIMB KONSTELASI GEOGRAFI, AN : MERDEKA, BERSATU, BER- DAULAT, ADIL DAN MAKMUR.  APA KEINGINN SATU NEGARA YANG DIDASARKAN PADA PERTIMBANGAN KONSTELASI EOGRGAFIS  SECARA KHUSUS  WAWAS NUSANTARA  APA YANG DIKEHENDAKI IND SBG SATU NEGARA YG DIDASARKAN PADA PERTIMB KONSTELASI GEOGRAFI, AN : MERDEKA, BERSATU, BER- DAULAT, ADIL DAN MAKMUR. GEOPOLITIK PENGANTAR 4 GEOSTRATEGI

5 PENGERTIAN  WAWASAN NUSANTARA  CARA PANDANG DAN SIKAP BANGSA INDONESIA MENGENAI DIRI DAN LINGKUNGANNYA YANG SERBA BERAGAM DAN BERNILAI STRATEGIS, DENGAN MENGUTAMAKAN PERSATUAN DAN KESATUAN WILAYAH DAN TETAP MENGHARGAI SERTA MENGHORMATI KEBHINEKAAN DALAM SETIAP ASPEK KEHIDUPAN NASIONAL UNTUK MENCAPAI TUJUAN NASIONAL. 5 WAWASAN NUSANTARA

6 PENGATURAN DAN PENYELENG- GARAAN KESEJAHTERAAN DAN KEAMANAN SECARA SEIMBANG, SERASI DAN SELARAS DALAM SELURUH ASPEK KEHIDUPAN NASIONAL KEULETAN DAN KETANG- GUHAN BANGSA YANG MENGANDUNG KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN KEKUATAN NASIONAL UNTUK MENJAMIN KELANGSUNGAN HIDUP BANGSA DAN NEGARA DALAM MENCAPAI TUJUAN NASIONAL. KEULETAN DAN KETANG- GUHAN BANGSA YANG MENGANDUNG KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN KEKUATAN NASIONAL UNTUK MENJAMIN KELANGSUNGAN HIDUP BANGSA DAN NEGARA DALAM MENCAPAI TUJUAN NASIONAL. SEBAGAI KONDISI KETAHANAN NASIONAL 6 SEBAGAI KONSEPSI

7  KESEJAHTERAAN DAN KEAMANAN  MENYELURUH TERPADU  MAWAS KE DALAM DAN KELUAR  KEKELUARGAAN ASAS-ASAS TANNAS 7

8  MANDIRI  DINAMIS  WIBAWA  KONSULTASI & KERJASAMA SIFAT TANNAS 8

9  IDEOLOGI  POLITIK  EKONOMI  SOSIAL BUDAYA  PERTAHAN & KEAMANAN  IDEOLOGI  POLITIK  EKONOMI  SOSIAL BUDAYA  PERTAHAN & KEAMANAN  GEOGRAFI  DEMOGRAFI  SUMBER KEKAYAAN ALAM  GEOGRAFI  DEMOGRAFI  SUMBER KEKAYAAN ALAM GATRA ALAMIAH RINCIAN GATRA 9 GATRA SOSIAL

10  LETAK PADA POSISI SILANG  JALUR EKONOMI  NEGARA KEPULAUAN  A LKI * RAWAN PENYELUDUPAN * JAMIN KEPENTINGAN NEGARA LAIN  BATAS WILAYAH  BELUM TUNTAS  KONSEPSI TATA RUANG  BELUM TUNTAS GATRA GEOGRAFI 10

11 JUMLAH PENDUDUK  PENDIDIKAN RELATIF RENDAH, AKAN MENJADI BEBAN PEMBANGUNAN JUMLAH PENDUDUK  PENDIDIKAN RELATIF RENDAH, AKAN MENJADI BEBAN PEMBANGUNAN11 KUALITAS PENDUDUK  MASIH TEGANTUNG PADA PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP PERSEBARAN PENDUDUK  TIDAK MERATA, URBANISASI KUALITAS PENDUDUK  MASIH TEGANTUNG PADA PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP PERSEBARAN PENDUDUK  TIDAK MERATA, URBANISASI

12 12 #LOKASI TIDAK MERATA  KESENJANGAN POTENSI #EKSPLOITASI TERUS MENERUS  YANG TIDAK TERBARUKAN MENIPIS  RUSAK LINGKUNGAN  MODAL, IPTEK DAN PASAR, MASIH KURANG #LOKASI TIDAK MERATA  KESENJANGAN POTENSI #EKSPLOITASI TERUS MENERUS  YANG TIDAK TERBARUKAN MENIPIS  RUSAK LINGKUNGAN  MODAL, IPTEK DAN PASAR, MASIH KURANG

13 GEOGRAFI DEMOGRAFI SKA  POSISI STRATEGIS BLM DIMANFAATKAN  BELUM TERIMPLEMENTASIKAN BATAS NEGARA SESUAI RENSTRA  PENDUDUK JUTA JIWA (2008)  KELOLA PERMSLH PENDDK BLM OPTIMAL (KURANG KOORDINASI)  TUMBUH & SEBAR PENDDK  TDK TERKENDALI  EKSPLOITASI TDK TERKENDALI  BERPELUANG  TERJDINYA GIAT ILLEGAL TINJAUAN TRI GATRA TINJAUAN TRI GATRA 13

14 14  P-4  BELUM SESUAI HARAPAN.  POLITICAL FRAME WORK LEMAH.  KRISIS MONETER  KRISIS MULTIDIMENSIONAL.  MASIH ADANYA INDIKASI PERILAKU KKN, PRIMORDIALISME SEMPIT & SENTIMEN KEDAERAHAN.  KONFLIK PERBATASAN & PULAUs TERLUAR PERLU DITANGANI DENGAN PERENCANAAN TERPADU.  P-4  BELUM SESUAI HARAPAN.  POLITICAL FRAME WORK LEMAH.  KRISIS MONETER  KRISIS MULTIDIMENSIONAL.  MASIH ADANYA INDIKASI PERILAKU KKN, PRIMORDIALISME SEMPIT & SENTIMEN KEDAERAHAN.  KONFLIK PERBATASAN & PULAUs TERLUAR PERLU DITANGANI DENGAN PERENCANAAN TERPADU.

15 1.DARI GATRA GEOGRAFI -> PERBATASAN DARAT & LAUT, SBG HALAMAN DEPAN NEG, PERLU DIAWASI & DIAMANKAN 2.DARI GATRA DEMOGRAFI -> PENDUDUK BELUM MERATA & KUALITAS RENDAH 3.DARI GATRA SKA -> MANAJEMEN PENGOLAHAN MASIH KURANG, SKA TERTENTU TELAH BERKURANG 1.DARI GATRA GEOGRAFI -> PERBATASAN DARAT & LAUT, SBG HALAMAN DEPAN NEG, PERLU DIAWASI & DIAMANKAN 2.DARI GATRA DEMOGRAFI -> PENDUDUK BELUM MERATA & KUALITAS RENDAH 3.DARI GATRA SKA -> MANAJEMEN PENGOLAHAN MASIH KURANG, SKA TERTENTU TELAH BERKURANG KONSEP TANNAS SBG PISAU ANALISIS 15

16 16 DARI GATRA IDEOLOGI  PEMBANGUNAN SBG PENGAMALAN PANCASILA MASIH KURANG. DARI GATRA POLITIK  KEMAUAN POLITIK MASIH KURANG & BELUM PRIORITAS. DARI GATRA EKONOMI  POTENSI EKO RENDAH DARI GATRA SOSBUD  ADA HUB EMOSIONAL DGN NEGARA TETANGGA, LAP KERJA TERBTAS. DARI GATRA HANKAM  SEBAGAI PINTU MASUK RENTAN, KEWASPADAAN & PUAN HANKAM TERBATAS. DARI GATRA IDEOLOGI  PEMBANGUNAN SBG PENGAMALAN PANCASILA MASIH KURANG. DARI GATRA POLITIK  KEMAUAN POLITIK MASIH KURANG & BELUM PRIORITAS. DARI GATRA EKONOMI  POTENSI EKO RENDAH DARI GATRA SOSBUD  ADA HUB EMOSIONAL DGN NEGARA TETANGGA, LAP KERJA TERBTAS. DARI GATRA HANKAM  SEBAGAI PINTU MASUK RENTAN, KEWASPADAAN & PUAN HANKAM TERBATAS.

17 17 Apabila anda gagal melakukan perencanaan yang baik, maka anda telah merencanakan kegagalan anda sendiri Apabila anda gagal melakukan perencanaan yang baik, maka anda telah merencanakan kegagalan anda sendiri

18 18 Sekian Terima kasih Sekian Terima kasih


Download ppt "KETAHANAN NASIONAL KETAHANAN NASIONAL OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) OLEH : DR. A. DIRWAN MSc. MARSEKAL PERTAMA TNI(P) 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google