Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

6/8/20151 Konsep Dasar Ekonomi DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes Kuliah Ekokes Cianjur 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "6/8/20151 Konsep Dasar Ekonomi DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes Kuliah Ekokes Cianjur 2014."— Transcript presentasi:

1 6/8/20151 Konsep Dasar Ekonomi DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes Kuliah Ekokes Cianjur 2014

2 Pokok Bahasan  Definisi/Ontologi Ilmu Ekonomi  Cara pandang Ekonomi  Positive dan normative ekonomi  Walfare economic  Perangkap dalam pemikiran ekonomi  Pendekatan Ekonomi 6/8/20152Kuliah Ekokes Cianjur 2014

3 Ontologi Ekonomi  Mengapa mempelajari ekonomi? 1. mempermudah mencari uang 2. khawatir digilas oleh hukum penawaran dan permintaan 3. untuk mempelajari hubungan resesi dengan masa depan mereka 4. untuk memudahkan memahami hubungan konsep ekonomi dengan kesehatan 5. dll 6/8/20153Kuliah Ekokes Cianjur 2014

4  Apakah ilmu ekonomi? –Kebutuhan individu atau masyarakat sangat banyak –Bahkan keinginan Individu atau masyarakat bisa tidak terbatas –Namun realita hidup: sumberdaya yang tersedia terbatas: –Intinya, memahami bagaimana masyarakat mengalokasikan sumber daya yang langka 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur 20144

5  Menanyakan, apa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi. 3 Pertanyaan: 1. Barang apa yang perlu diproduksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut 2. Bagaimana cara memproduksinya 3. Bagaimana membagi-bagi barang tersebut  Mempelajari perdagangan di antara bebagai negara  Bagaimana memilih sumber daya yang langka atau terbatas (tenaga, mesin, dll) untuk memproduksi dan menyalurkannya.  Mempelajari tentang uang, suku bunga, modal dan kekayaan 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur 20145

6 Valuable commodities: a. Produk atau komoditas apa yang perlu diproduksi ? b. Berapa banyak ? Bagaimana memproduksinya ? a. Siapa yang produksi ? b. Dengan sumberdaya apa ? c. Dengan teknologi apa ? Untuk siapa ? a. Bagaimana distribusinya ? b. Apakah adil dan merata ? c. Bagaimana dengan penduduk miskin ? 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur 20146

7 Jadi:  Ringkasnya: Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang perilaku masyarakat dalam menggunakan sumberdaya yang langka dalam rangka memproduksi berbagai komiditi, kemudian menyalurkannya kepada berbagai individu dan kelompok yang ada dalam suatu masyarakat. 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur 20147

8 Pendekatan telahaan: Positive economics & Normative Economics Dermarkasi telahaan: a. Ekonomi mikro: (Adam Smith, 1776) b. Ekonomi makro: (Keyness 1936) Teori pasar Efisiensi principles: Pareto optimum Penawaran dan permintaan Pertumbuhan ekonomi Dll 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur 20148

9 Positive economy & Normative Economy Positive economy: a. Menjelaskan fenomena/kegiatan ekonomi apa adanya b. Tidak menilai apakah kegiatan tersebut buruk atau baik Normative economy  welfare economics: a. Menjelaskan bagaimana seharusnya kegiatan ekonomi di rencanakan dan dilakukan b. Menggunakan norma-nilai tertentu sebagai patokan  misalnya: pemerataan, kemandirian, sustainability

10 Welfare economics Telahaan ekonomi (1) positive economics (what has happened) (2) normative economics (what it should be) Welfare economics: cabang I. Ekonomi yang membahas issue normative (Stiglitz) Tujuan WE: optimalisasi antara efisiensi dan distribusi pendapatan (kesejahteraan)

11 E. Mikro (sejak Adam Smith, 1776): Unit analisis perilaku: pasar, perusahaan, rumah tangga/individu  fungsi produksi, harga input produksi (land, labor, capital), S, D, market equilibrium atau menyelidiki ilmu ekonomi dengan mikroskop. E. Makro (sejak Keyness, 1936): Unit telahaan: kinerja sistem ekonomi secara keseluruhan  pertumbuhan, siklus bisnis, inflasi, pengangguran, investasi,konsumsi, saving, peran bank mengatur uang dan inflasi : * S/D Tenaga kerja  employment, S/D Uang, Belanja pemerintah

12  Pendekatan Ilmiah: 1. pengamatan. Berbagai peristiwa ekonomi khusunya dari catatan historis. Misalnya inflasi,masyarakat umum, bankir, pemimpin. “Barang siapa melupakan masa lalu akan dikutuk untuk mengulangi masa itu” 2. Analisis Ekonomi. Catatan sejarah tersebut perlu ditambah analisis ekonomi. Analisis ekonomi adalah pendekatan yang berangkat dari seperangkat asumsi dan kemudian menurunkan secara logis ramalan- ramalan yang dapat dipercaya tentang perilaku ekonomi masyarakat, perusahaan atau ekonomi secara keseluruhan 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur

13 3. Analisis Statistik. Pemahaman yang menyeluruh tergantung penggunaan data ekonomi dan analisis statistik. Disini membutuhkan ilmu probabilitas dan ekonometri. Mis, mengapa wanita bergaji 60% pria. Kumpulkan data sampel gaji laki dan perempuan dn berbagai karakteristik. Terapkan analisis statistik untuk menganalisis ini. 4. Eksperimen. Sangat sulit dibandingkan uji klinik atau lab karena menjaga pengaruh lain agar konstan. Keempat teknik ini membuat ilmu ekonomi berkembang 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur

14  Perangkap dalam pemikiran ekonomi 1. Kegagalan untuk menjaga “hal-hal lain tetap sama”. JIka mengadakan eksperimen, variabel yang sedang kita uji bisa kita ubah, sedangkan variabel lain dianggap tetap sama. Mis, dampak harga mobil atas jumlah yang dibeli. Anggapan pendapatan konsumen, harga bensin, suku bunga dan variabel lain tidak berubah. Pada hal dalam kenyataan hal ini selalu berubah 2. Kekeliruan Post Hoc. Kekeliruan yang paling sering terjadi dalam penelitian hubungan sebab akibat adalah kekeliruan post hoc. “Peristiwa A terjadi sebelum peristiwa B tidak membuktikan bahwa peristiwa A menyebabkan peristiwa B. Menyimpulkan bahwa setelah peristiwa menunjukkan akibat peristiwa adalah suatu kekeliruan post hoc. Dukun melakukan kekeliruan ini karena menyimpulkan bahwa kekuatan gaib menyebabkan kematian, hanya karena hal itu mendahului kematian. Demikian juga dengan ahli ekonomi yang mengasumsikan pemotongan pajak akan meningkatkan pendapatan negara, tanpa memperhatikan fakta bahwa pertumbuhan pendapatan masyarakat akan meningkatkan pendapatan pajak jika tidak dipotong. 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur

15 3. Seluruhnya & sebagian: kekeliruan komposisi. Ini terjadi bila sesuatu yang benar untuk sebagian dianggap juga benar pada keseluruhan. Mis, penonton berdiri saat nonton bola yang mau masuk dengan harapan pandangan akan lebih baik sehingga semua orang berdiri. Padahal sama saja dengan keadaan semula. Contoh lain, seorang petani jagung akan menanam dengan baik(pupuk, bibit dsb) sehingga panen akan lebih baik dan penghasilan bertambah. Tetapi jika semua petani berhasil meningkatkan output, maka harga jagun merosot. Jadi, apa yang bagus untuk perorangan, tidak otomatis bagus untuk seluruh kelompok 4. subjektivitas. Cara kita melihat fakta-fakta tergantung dari kacamata teori yang kita pakai. Marilah mawas diri dengan mempertanyakan subjektivitas kepercayaan dan filosofi kita sendiri, dan bersikap terbuka terhadap pandangany yang berbeda. 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur

16  Hukum Kelangkaan. Inti ilmu ekonomi.Jika barang dapat diproduksi dalam jumlah tak terbatas atau jika keinginan manusia dapat dipenuhi semuanya, orang tidak perlu melakukan efisiensi sumberdaya yang langka. Orang tidak perlu sibuk terhadap buruh dan efisiensi, pajak dan pengeluaran, tidak perlu perhatian distribusi pendapatan yang berbeda. Karena keterbatasan ini, kita perlu mempekajari bagaimana masyarakat memilih dari daftar barang dan jasa yang tersedia, bagaiman komoditi yang berbeda diproduksi dan ditetapkan harganya,dan siapa yang memperoleh barang yang diproduksi masyarakat. 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur

17  Penggunaan Ilmu Ekonomi. 1. Gambaran dan kebijakan dalam ilmu ekonomi. 1). Ilmu ekonomi membantu untuk memahami masyarakat dengan menggambarkan, menjelaskan, dan meramalkan perilaku ekonomi. Contoh, Penyebab kemiskinan. 2).Ilmu ekonomi Normative (tata nilai) dan positif (fakta). Apa penyebab kemiskinan di AS (positif). Ilmu ekonomi normative tidak dapat memberikan jawaban secara tepat. Mis: berapa sebaiknya inflasi dan lain-lain. 2. Ilmu Ekonomi di Pemerintahan. Apakah UMR dinaikkan? Demikian juga dengan aspek internasional. Kepala pemerintahan harus terus menerus membuat keputusan penting yang melibatkan ilmu ekonomi. Tdk perlu kepala pemrintahan menguasai ilmu ekonomi, tetapi mempunyai gabunagn otak penasehat ekonomi dalam mengambil kebijakan. 3. Mengapa para ahli ekonomi berbantah. Perbedaan yang muncul baik pada ilmu positf maupun normative. Kesimpulan: Mengapa kita mempelajari ilmu ekonomi adalah untuk memahami setiap gagasan generasi ahli ekonomi dan bagaiman mereka menerapkannya terhadap persoalan-persoaln hidup pribadi dan permasalahan nasional. 6/8/2015Kuliah Ekokes Cianjur


Download ppt "6/8/20151 Konsep Dasar Ekonomi DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes Kuliah Ekokes Cianjur 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google